Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

AKHLAK DALAM ISLAM


PENGARUH PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP AKHLAK DALAM
PERGAULAN REMAJA

Di Susan oleh:
Nama

: Nikmatul Hidayah

Nim

: 4411412054

Makul

: Pendidikan Agama Islam

Rombel

: 68

MATA KULIAH UMUM/MKU


UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2012

KATA PENGANTAR

Pertama-tama saya mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT yang
telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan
makalah ini sebagai tugas akhir dari mata kuliah Pendidikan Agama Islam yang
berjudul PENGARUH PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP AKHLAK DALAM
PERGAULAN REMAJA Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada
baginda Rasul Muhammad Saw. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih
kepada seluruh pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah ini.
Makalah ini memuat tentang Akhlak dalam pergaulan remaja
mempengaruhi kepribadian yang sengaja dipilih karena menarik dan perlu dikaji
lebih dalam lagi. Saya adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam
berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan
sempurna, Begitu pula dengan makalah ini yang telah saya selesaikan. Tidak semua
hal dapat saya analisis dengan sempurna dalam karya ini.
Saran dan kritik yang membangun senantiasa saya nanti untuk memperbaiki
makalah akhir ini. Semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
bermanfaat. Terima kasih.

Semarang, 08 Desember 2012

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Membicarakan masa remaja memang sarat dengan pergaulan yang saat

ini mengundang persepsi negatif di kalangan masyarakat. Apalagi di era


Globalisasi dan modernisasi ini. Masa remaja merupakan masa yang paling
menentukan seseorang dalam pembentukan karakter dan kepribadian, karena
pada masa ini mereka atau para remaja sedang dalam pencarian jati diri atau
identitas diri. Akan tetapi kenyataanya saat ini adalah banyak para remaja
terutama remaja muslim yang justru tidak memanfaatkan masa remaja dengan
baik. Terkadang perbuatan mereka tidak didasari dengan nilai- nilai agama
sehingga mereka terjerumus pada pergaulan bebas.
Karakter dan kepribadian seorang remaja sangat erat kaitannya dengan
akhlak seseorang yang dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari terutama
dalam pergaulannya. Akhlak seorang remaja terbentuk dari lingkungan
keluarga yang merupakan lingkungan pertama untuk belajar. Selain itu,
lingkungan sekitar, sekolah, pergaulan dengan teman dan pengaruh media
elektronik juga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakternya.
Pergaulan remaja merupakan suatu kumpulan remaja yang memiliki
sebuah aturan dalam berkomunitas yang memungkinkan mereka untuk
bertindak tanpa memikirkan ajaran dan batasan dalam agama.
Perilaku remaja semakin meninggalkan norma-norma agama islam
yang ada. Khususnya para remaja muslim saat ini yang mulai terpengaruh

budaya barat yang tidak sesuai dengan agama islam sendiri.Mulai dari aspek
tutur kata, cara berpakaian dan perilaku yang sudah termaktub dalam AlQuran dan Hadits. Sayangnya kita tidak pernah menyadarinya. Pergaulan
remaja saat ini sering disebut dengan pergaulan bebas seperti free sex,
narkoba , geng motor, tawuran dan sebagainya. Bukankah sangat mengerikan
kejadian-kejadian di atas. Hal itu mendakan tidak adanya nilai-nilai pendidikan
islam pada kalangan remaja yang menjadi pedoman bagi mereka dalam
bergaul. Mereka sudah mengabaikan akan pentingnya agama bagi
kehidupannya. Mereka melakukan perbuatan yang hanya mengikuti hawa
nafsunya sendiri dan mengabaikan aturan Allah Swt.
Melihat semua masalah remaja diatas, saya merasa tergugah untuk
membahas secara detail bagaimana fenomena pergaulan bebas dan bagaimana
cara menghadapi masalah-masalah remaja khususnya remaja muslim di atas.
Oleh karena itu saya membuat makalah yang berjudul Pengaruh pendidikan
islam terhadap akhlak dalam pergaulan remaja

1.2 Rumusan Masalah


1.
2.
3.
4.

Apa Pengertian Akhlak?


Apa Pengertian pergaulan bebas di kalangan remaja?
Bagaimana kerusakan akhlak remaja dalam pergaulan?
Apa saja faktor yang menyebabkan rusaknya akhlak remaja saat ini?

5. Bagaimana solusi menghadapi akhlak remaja yang sudah tidak mengacu


pada ajaran agama?
1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian akhlak
2 Untuk mengetahui pengertian pergaulan bebas dalam remaja
3 Untuk memberikan gambaran tentang akhlak dalam pergaulan remaja
4 Untuk mengetahui dampak rusaknya akhlak remaja saat ini
5 Untuk memperbaiki akhlak remaja yang sudah tidak mengacu pada ajaran
agama
1.4

Manfaat

1. Mengetahui pentingnya pendidikan islam terhadap akhlak remaja


2. Mengetahui faktor yang meenyebabkan rusaknya akhlak remaja.
3. Dapat mengembalikan akhlak remaja agar sesuai ajaran agama islam.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian akhlak
Akhlak atau sistem perilaku terwujudkan melalui proses aplikasi sistem
nilai/norma yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Akhlak adalah sifat
yang tertanam dalam jiwa manusia, sehingga dia akan muncul secara spontan
bilaman adiperlukan, tanpa memerlukan pemikiran atau pertimbangan lebih
dahulu, serta tidak memerlukan dorongan dari luar. Akhlak islam bersifat
mengarahkan, membimbing, mendorong, dan membangun peradaban manusia

dan mengobati bagi penyakit sosial dari jiwa dan mental. Dalam pandangan
ulama klasik terutama al-Ghazali membagi akhlak pada akhlak mahmudah
(akhlak baik), Diantaranya yaitu, al-amanah (setia, jujur dan dapat dipercaya),
Al-sidqu ( berkata benar), Al-Adil (adil), Al-afwu (pemaaf), As-sabru (sabar).
Dan Akhlak mazmumah (Akhlak tercela), Diantaranya yaitu, Aninah (egois),
Al-bakhil ( kikir), Al-ghadab (pemarah), Al-kizb (dusta).
Menjadikan agama sebagai sumber akhlak adalah suatu kewajiban yang
berarti dalam bertingkah laku menjadikan Al-quran dan hadits sebagai
rujukannya. Islam meletakkan landasan bagi perbuatan manusia. Tak ada
satupun yang tidak dijadikan landasan perbuatan bagi perkembangan manusia
menuju tingkat kehidupan yang lebih tinggi. Akhlak adalah ajaran yang paling
mendasar. Jika menengok kepada ajaran islam dan kita mulai yang paling
dasar atau paling sederhana, kita akan mendapati bahwa akhlak merupakan
kepribadian Rasul Saw dan menjadi sifat dari ajaran islam yang dibawanya.
Seperti hadits rasul Sesungguhnya aku diutus ( tiada lain, kecuali) supaya
menyempurnakan akhlak yang mulia. Hadits ini menunjukkan bahwa tugas
dan misi kerasulan Muhammad Saw adalah menyempurnakan akhlak. Artinya,
akhlak memang menjadi risalah diutusnya Nabi Muhammad Saw, sebagai
penutup para nabi dan rasul. Menyempurnakan akhlak sudah barang tentu
menjadi tugas yang sangat berat.Namun Rasulullah berhasil mengemban misi
kerasulannya.
Ajaran islam bersumber kepada norma-norma pokok yang dicantumkan
dalam al-Quran dan sunnah Rasululloh Saw sebagai suri tauladan yang
member contoh dan mempraktekkan al-Quran, menjelaskan ajaran al-quran
dalam kehidupan sehari-hari.

Sesungguhnya telah ada pada diri rasul itu suri tauladan bagi
orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat
serta banyak berdzikir kepada Allah (QS. 33:21). Sehingga Rasulullah
disebut sebagai Al-quran berjalan, sebagai ummatnya kita dituntut untuk
berperilaku seperti yang diajarkan oleh rasulullah. Bahkan sejarah islam
mencatat bahwa Rasul adalah pribadi yang tak pernah meremehkan perkara,
misalnya dengan sabdanya : barang siapa tidak bersyukurdalam hal-hal
yang kecil maka ia tidak dapat bersyukur dalam hal-hal yang besar.
Karakteristik Akhlaqul karimah adalah mempunyai karakteristik yang
jelas dan nyata bagi pelakunya. Menurut M. Yatimin Abdullah, karakteristik
akhlaqul karimah mengacu pada karakteristik ajaran islam dalam bidang ilmu
dan kebudayaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan
dan berbagai disiplin ilmu. Karakteristik yang berdasarkan pada ajaran Alquran dan Hadits.
2.2 Pengertian Remaja
Diantara seluruh tahap kehidupan yang kita alami,mungkin salah satu
tahap yang paling tak terlupakan adalah masa remaja,karma tampaknya tidak
ada fase lain banyak dipenuhi dengan pengalaman tentang patah hati, konflik
batin,dan kesalah pahaman selain masa remaja.Kita masih dapat mengingat
antara rasa sakit dan kebahagiaan bercampur menjadi satu yang kita alami
saat remaja. Kita tetap menyimpan kenangan betapa kita disalahpahami,
betapa kita begitu sering dan cepat berubah-rubah,betapa kita begitu

mengharapkan penerimaan,dan betapa kita begitu merasakan kesepian dan


kesendirian.
Kadang kita juga merasa mengapa tidak ada orang yang mau mengerti
tentang kita.Kita merasa heran bagaimana semua ini dimulai dan
darimana.Semua ini terjadi pada masa remaja,saat yang penuh gejolak dan
keinginan,tetapi tidak jarang mengakibatkan begitu banyak persoalan jika
tidak disikapi secara arif dan bijak.
Remaja seing diidenntikan dengan usia belasan tahun sehingga dalam
bahasa inggris remaja juga disebut dengan istilah Teenager,selain kata
adolescent. Akan tetapi remaja tidak hanya dapat diidentifikasi berdasarkan
usia,tetapi juga bisa ditelisik dari kehidupan yang penuh dengan
keceriaan,warna-warni,dan permulaan usia mengenal lawan jenis.
Selain itu,di usia remaja kita juga biasanya mulai bertemu dengan
nilai-nilai dan norma-norma baru yang berbeda dengan nilai dan norma yang
selama ini kita kenal. Pada masa remaja juga kita pada umumnya mulai
merasakan kegelisahan dalam hubungan kita dengan orang tua dan temanteman sebaya kita ingin menunjukkan kemandirian kita di satu sisi,teapi di
sisi lain kita belum dapat melepaskan diri sepenuhnya dari pengawasan dan
ketergantungan kita dari orang tua.
2.3 Pengertian pergaulan bebas di kalangan remaja
Pergaulan bebas merupakan suatu pergaulan yang menyimpang dari
norma-norma yang ada. Para remaja sekarang ini masih terhitung banyak

yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas ini. Ada beberapa sebab yang
mengakibatkan para remaja banyak yang terjerumus kepada pergaulan bebas.
Karena mereka sedang dalam pencarian jati diri.
Akibat dari pergaulan bebas ini menyebabkan para remaja menjadi
orang yang tidak ingin mengikuti aturan-aturan terutama aturan agama.
Perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan semata-mata hanya mengikuti
hawa nafsu mereka demi mencapai kebahagian di dunia saja. Padahal Allah
SWT akan merasa bangga kepada orang yang tidak memiliki hawa nafsu atau
orang yang tidak memiliki rasa ingin melakukan kejahatan. Dalam hadits
yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Thabrani dinyatakan :


Artinya : Allah bangga kepada pemuda yang tidak memiliki Shabwah (hawa
nafsu dan kecondongan untuk meninggalkan kebenaran). (Muhammad bin
Shalih al-Utsaimin : 2009 : 66).
Dan apabila remaja sudah terjerumus pada pergaulan bebas tersebut
maka biasanya ia akan memiliki akidah yang melenceng atau menyimpang,
memiliki perilaku yang sangat buruk, remaja yang memiliki keegoisan yang
tinggi seakan-akan ia tercipta untuk menikmati dunia, ia juga merupakan
remaja yang nakal yang tidak bisa meninggalkan diri dari kebatilan
(Muhammad bin Shalih al-Utsaimin : 2009 : 20).
Bagi para remaja yang terjerumus kepada pergaulan bebas mereka
sebenarnya melakukan perbuatan yang sangat merugikan bagi dirinya sendiri.
Misalkan kalaulah ada seorang remaja yang melakukan sex bebas, tentunya
dia sangatlah rugi karena dengan melakukan sex bebas akan mengakibatkan

AIDS, yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Hal yang demikian
itu merupakan azab dari Allah SWT di dunia, belum lagi nanti di akhirat ia
akan merasakan siksa yang lebih berat lagi.
2.4 Pengertian pendidikan islam
Pendidikan merupakan suatu aspek yang sangat penting dalam
kehidupan manusia. Para ahli mengartikan dan memberi definisi tentang
pendidikan itu bermacam-macam. Berikut adalah pendapat beberapa ahli.
Menurut M. Yusuf al-Qardhawi pengertian pendidikan Islam ialah :
pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya,
akhlak dan keterampilannya. Karena itu, pendidikan Islam menyiapkan
manusia untuk hidup baik dalam keadaan damai maupun perang, dan
menyiapkannya untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan
kejahatannya, manis dan pahitnya
Menurut Hasan Langgulung pendidikan Islam merupakan suatu
proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan
pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang diselaraskan dengan fungsi manusia
untuk beramal di dunia dan memetik hasilnya di akhirat. Sedangkan Ahmad
D. Marimba memberikan pengertian bahwa pendidikan Islam adalah
bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum islam menuju
kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam.
(sopwanhadi.wordpress.com)
Dari berbagai definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian
pendidikan Islam itu merupakan suatu proses bimbingan jasmani dan rohani

dalam penyiapan generasi muda dalam mengamalkan pengetahuannya dan


nilai-nilai keislamannya dalam menjalani kehidupannya.
Tujuan dari pendidikan Islam tersebut, dalam First World Conference
on Muslim Education yang di adakan di Mekkah pada tahun 1997 terdapat
kesimpulan bahwa tujuan dari pendidikan Islam adalah menciptakan
manusia yang baik dan bertakwa yang menyembah Allah dalam arti yang
sebenarnya, yang membangun struktur pribadinya sesuai dengan syariat
Islam serta melaksanakan segenap aktivitas kesehariannya sebagai wujud
ketundukannya pada Tuhan.
Melihat pengertian dan tujuan pendidikan Islam yang telah dijelaskan
tadi, kalaulah kita hubungkan dengan pergaulan remaja masa kini yang sudah
banyak yang terjerumus kepada pergaulan bebas, ini menandakan bahwa
tidak adanya pendidikan Islam yang ada pada diri seorang remaja. Padahal
pendidikan Islam sangatlah penting bagi kehidupan seorang remaja agar
kehidupan yang ia jalani tidak keluar jalur dari jalan Allah SWT melihat
begitu banyak godaan bagi kehidupan seorang remaja. Dan pendidikan Islam
ini menjadi batasan pergaulan bagi pergaulan remaja.

2.5 Gambaran kerusakan akhlak dalam pergaulan


Kerusakan akhlak remaja saat ini sudah menjadi hal yang sudah tidak
mengherankan lagi. Bagaimana tidak mereka dari kecil tidak dibekali ilmu
agama yang kuat karena kedua orang tuanya lebih mementingkan ilmu dunia.
Kesalahan yang pertama yaitu memilihkan sekolah yang sejak dini tidak atau
kurang muatan dalam agamanya. Setelah sekolah anak tidak dituntut untuk
mengaji akan tetapi menghabiskan waktu untuk les dan memperdalam ilmu

dunia. Kedua orang tua yang sibuk bekerja tidak pernah turut dalam mendidik
misalnya untuk shalat berjamaah dan mengaji al quran bersama.
Setelah mereka menginjak remaja kepribadian yang terbentuk adalah
mengikuti perkembangan era globalisasi yang terkeruk oleh budaya barat.
Sehingga kepribadian yang baik sulit untuk disispkan dalam diri mereka.
Pergaulan di luar rumah yang sulit dikontrol oleh kedua orang tua jadi sangat
rentan untuk bebas dan tersesat.Ditambah dengan landasan agama yang
kurang membuat mereka sulit membedakan mana yang baik dan mana yang
buruk bagi mereka atau yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam.
Berikut adalah contoh akhlak dalam pergaulan yang menyimpang dari
ajaran agama islam :
1. Pergaulan bebas pemicu sex bebas.
Sex bebas telah merambah dunia anak muda Indonesia. Salah satu
penyebab Seks bebas adalah media. Di samping itu, bisa jadi hal ini
dilatarbelakangi oleh kurangnya ilmu dan iman. Adakalanya karena meniru
budaya barat dan lainnya.Mereka tidak sadar akan bahaya nya sex bebas
yaitu bisa tertular virus HIV/AIDS. Dalam islam, jelas sekali Al-Quran
melarang perzinahan karena dampak buruk yg diakibatkannya. Ayat-ayat
yang melarang zina antara lain adalah,

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah


Suatu perbuatan yang keji dan jalan yang sangat buruk (Al-Isra:32).

Dan terhadap wanita-wanita yg mengerjakan perbuatan keji (zina),


Hendaklah ada empat orang saksi di antara kamu (yang menyaksikannya).
Kemudian apabila mereka telah memberikan persaksian, Maka kurunglah
wanita-wanita itu dalam rumah sampai menemui Ajalnya, atau sampai
Allah memberikan jalan yg lain kepada mereka (An-Nisa:15).
Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa islam sangat melarang
keras perbuatan zina.
2. Narkoba
Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat berbahaya. Banyak
anak anak hingga remaja yang mengkonsumsi barang haram ini. Narkoba
dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit dan menghilangkan stress.Obat ini
sangat berbahaya jika digunakan tidak sesuai prosedur karena dalam bidang
kesehatan obat semacan ini hanya digunakan untuk membius saat operasi.
3. Alkohol (Minuman Keras)
Alkohol adalah zat yang paling sering disalahgunakan manusia, alkohol
diperoleh atas peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian.
Alkohol sering beredar saat terjadi pesta.Bahkan sering dibuat oplosan.
Dalam suratnya Allah melarang manusia untuk meminum khamar karena
Allah sangat membencinya. Seperti dalam surat (Al-Maidah: 90-91) yang
berbunyi

Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras,berjudi,


(berkurban untuk berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah
perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatanperbuatan itu agar kamu beruntung. Dengan minuman keras dan judi itu,
setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian
diantara kamu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah SWT
danmelaksanakan shalat maka tidak kah kamu mau berhenti?.
Hal ini berarti bahwa minuman keras dapat menimbulkan perbuatan maksiat
dan keji lainnya.
4. Cara berpakaian yang serba terbuka
Berpakaian khususnya bagi para remaja putri/muslimah sangat
diperhatikan. Saat ini para remaja putri sudah banyak meniru cara berpakaian
orang barat yang tidak menutupi aurat dan serba terbuka yang dengan
bangga memperlihatkan aurat di muka umum. serta kebanyakan dari
muslimah tidak mengenakan hijab/jibab. Padahal dalam Al-quran sudah
jelas perintah tentang anjuran untuk menutup aurat bagi wanita. Aurat wanita
yaitu seluruh tubuh kecuali, telapak tangan dan wajah. Bahkan di daerah
timur tengah warga yahudi pun banyak yang memakai hijab apalagi kita
sebagai orang muslim yang mengaku memeluk agama islam justru tidak
mengindahkan perintah agamanya. Karena dari brpakaian yang serba terbuka
dapat mengundang hawa nafsu kaum adam sehingga menimbulkan perbuatan
yang keji berupa pelecehan atau pemerkosaan yang kini marak terjadi di
Indonesia.

Padahal Wajib hukumnya bagi seorang muslim baik laki-laki maupun


perempuan untuk menutup auratnya dari pandangan kepada lawan jenisnya
demi menjaga kesucian dan kebersihan diri. Dalam hadits juga telah
diterangkan dengan jelas yaitu : Tidak boleh seorang laki-laki melihat
aurat (kemaluan) seorang laki-laki lain, begitu juga seorang perempuan
tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh seorang lakilaki berkemul dengan laki-laki lain dalam satu kemul baju, begitu juga
seorang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam
satu baju. (H.R Muslim) .
Di samping menutup aurat, dalam masalah memakai berpakaian pun
harusa diperhatikan, pakaian yang di pakai jangan asal saja tertutupi tapi
harus juga memperhatikan lekuk tubuh, dan juga dari memakai pakaian yang
tipis sehingga bisa tembus pandang. Ini semua juga harus diperhatikan
karena hal-hal tersebut juga bisa menimbulkan nafsu birahi lawan jenisnya.
2.6 Faktor yang menyebabkan kerusakan akhlak remaja saat ini.
Penyebab kerusakan akhlak remaja saat ini yaitu dari media massa
yang banyak menyuguhkan tayangan yang tidak mendidik padahal sebagian
besar remaja adalah pengguna media elektronik baik berupa handphone, tv,
dan laptop yang dapat dengan mudah mengakses dunia luar. Efek dari
berkembangnya dunia teknologi saat ini justru diikuti dengan dampak
negative yang semakin merongrong kebudayaan timur atau islam terutama.
Para remaja cenderung menirukan budaya barat yang mereka anggap sedang
trend dan uptodate di kalangan teman sebayanya. Pergaulan dengan

temannya yang sulit dikontrol oleh kedua orang tua karena mungkin letak
sekolah yang jauh dari kedua orang tua adalah pemicu utama terjadinya
pergaulan bebas yang semakin lama menyeret mereka kepada perbuatan
yang di larang agama. Apalagi di daerah perkotaan yang syarat dengan
kemewahan dan kemaksiatan. Diman-mana berdiri tempat hiburan malam
yang dapat dengan mudah didatangi oleh remaja yang sedang bingung
mencari pelampiasan masalah yang dihadapinya.
Selain media massa peran keluarga yang memperkenalkan agama
serta pembentuk kepribadian yang gagal karena tidak mengajarkan dasardasar islam sejak dini juga merupakn faktor pemicu tumbuhnya akhlak yang
buruk pada remaja. Pendidikan yang ditanamkan dalam keluarga akan
menjadi ukuran utama bagi anak dalam menghadapi pengaruh yang datang
kepada mereka diluar rumah. Dengan dibekali nilai-nilai dari rumah, anakanak dapat menjaring segala pengaruh yang datang kepadanya. Sebaliknya
anak yang tidak dibekali nilai agama dari rumah jiwanya akan kosong dan
akan mudah sekali terpengaruh oleh lingkungan di luar rumah.
Pengaruh lingkungan sekolah/perguruan tinggi juga sangat
berpengaruh besar. Para orang tua yang mempercayakan sepenuhnya
pendidikan pada pihak sekolah mengharapakan anaknya menjadi pribadi
yang berakhlak mulia tidak tercapai. Karena sekolah hanya memberikan
materi tanpa menyuntikkan motivasi untuk senantiasa mengamalkan ajaran
agama islam dalam kehidupan sehari-hari. Pergaulan di sekolah yang salah
juga memicu perbuatan tidak terpuji atau ajakan yang salah dari seorang
teman dapat menjerumuskannya dalam pergaulan hitam yang tidak sesuai
dengan ajaran agama islam.

2.7 Solusi menghadapi akhlak remaja yang menyimpang dari agama.


Kurangnya pendidikan Islam yang ditanamkan dalam diri seorang
remaja adalah salah satu sebab yang menjadikan pergaulan remaja
terjerumus kepada pergaulan bebas. Sebelum mencari solusi dalam
menghadapi pergaulan bebas di kalangan remaja sebelumnya kita harus
mengetahui sebab-sebab yang lainnya terlebih dahulu. Ada banyak hal yang
bisa menjadi sebab para remaja terjerumus ke dalam pergaulan bebas.
Pertama, kurangnya perhatian dari orang tua. Perhatian orang tua
memang sangat penting bagi perkembangan remaja. Terkadang kalaulah
adanya ketidakharmonisan orang tua menjadika suatu masalah baginya. Dan
akhirnya mereka memilih untuk mengkonsumsi narkoba dan minuman keras
sebagai jalan pelarian dari masalahnya tersebut.
Kedua, pengaruh kawan sepermainan. Pertemanan juga sangatlah
berpengaruh dalam pergaulan remaja. Terkadang zaman sekarang-sekarang
ini para remaja lebih suka bermain dengan secara kelompok-kelompokan
atau geng-geng. Dan terkadang apabila masuk kelompok-kelompok tersebut
haruslah melakukan syarat-syaratnya seperti minum minuman keras,
memakai narkoba dan lain-lain.
Solusi untuk menghadapi permasalahan pergaulan bebas ini, ada 3
(tiga) sarana yang harus diperhatikan, yaitu : keluarga, sekolah, dan
masyarakat.
1.

Keluarga
Keluarga salah satu sarana yang sangat berpengaruh dalam masalah

pergaulan ini. Dan memang agar terhindar dari pergaulan bebas ini haruslah

diberikan pendidikan dari sejak dini.Di sini peran orang tua sangatlah
dibutuhkan karena sebagai tempat pendidikan. Pendidikan Islam bisa
diajarkan di keluarga ini, lebih baik kalaulah sudah diajarkan pendidikan
agama pada usia masih dini.
2.

Sekolah
Sekolah merupakan sarana untuk mendapatkan pendidikan secara

formal. Di sini peran seorang guru sangatlah dibutuhkan, karena bukan


hanya menyampaikan ilmu saja tetapi mendidik akhlak dan budi pekerti
murid-muridnya. Sekarang sudah ada banyak pesantren-pesantren dibangun,
pesantren yang memang tidak hanya sebagai tempat mendidik dengan
mencari ilmu, tetapi di pesantren lebih menitikberatkan kepada mendidik
akhlak dan budi pekerti. Jadi Pesantren bisa dijadikan solusi bagi anak
remaja setidaknya agar terhindar dari pergaulan bebas.
3.

Masyarakat
Masyarakat merupakan suatu tempat yang mana akan menjadi tempat

remaja itu hidup. Di sini remaja akan belajar untuk bergaul atau
bersosialisasi dengan pengetahuan yang telah didapatnya di keluarga dan
sekolah. Oleh karena itu sarana masyarakat sangatlah penting. Di masyarakat
juga remaja akan belajar tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat,
seperti norma agama, norma sopan santun, norma hukum dan norma-norma
lainnya yang berlaku di masyarakat. Masyarakatlah yang mengingatkan para
remaja yang apabila melakukan tindakan tidak terpuji.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia, yang muncul
secara spontan tanpa memerlukan pemikiran atau pertimbangan lebih dahulu,
serta tidak memerlukan dorongan dari luar. Akhlak islam bersifat
mengarahkan, dan membimbing. Pada diri remaja diperlukan akhlak
sebagai landasan tingkah laku dalam pergaulan agar tidak terjerumus pada
pergaulan bebas. Pergaulan bebas merupakan suatu pergaulan yang
menyimpang dari norma-norma yang ada.Pendidikan merupakan suatu aspek
yang sangat penting dalam kehidupan manusia. pendidikan Islam itu
merupakan suatu proses bimbingan jasmani dan rohani dalam penyiapan
generasi muda dalam mengamalkan pengetahuannya dan nilai-nilai
keislamannya dalam menjalani kehidupannya.
Contoh kerusakan akhlak remaja yang menyimpang dari ajaran agama
islam misalnya Pergaulan bebas pemicu sex bebas, Narkoba, Alkohol
(minuman keras) dan cara berpakaian yang serba terbuka.

Fator penyebabnya adalah keluarga, pendidikan islam yang kurang


lingkungan pergaulan atau teman yang salah dan pengaruh dari media massa.
Solusi untuk menghadapi masalah pergaulan remaja adalah perhatian yang
lebih dari kedua orang tua, pembekalan ilmu agama dari sekolah yang kuat
dan memilih pergaulan dengan memakai islam sebagai landasannya agar
tidak terjerumus.
3.2 Saran
- Pendidikan Islam haruslah diberikan sejak usia dini, karena akan
mempengaruhi kepada pergaulan pada waktu remaja.
- Para remaja haruslah menyadari bahwasannya masa remaja adalah masa
yang menentukannya untuk masa depan.
- Jadikanlah al-Quran dan as-Sunnah sebagai batasan-batasan pergaulan
bagi para remaja.

Pertanyaan:
olga

Apa hukumnya mengingatkan kepada non muslim?


Ahmad
Apakah semua non muslim termasuk saudara kita
Hari
Jelaskan kedudukan antara akhlaq dan ilmu

Jawaban:
- Hukumnya menurut saya sah sah saja jika mengingatkannya dalam hal
kebaikan akan tetapi dalam Al-quran kita hanya diwajibkan hanya berbaik
pada orang muslim saja.
- Orang nonmuslim jelas bukan saudara karena dalam al-Quran yang
dijelaskan saudara hanyalah orang muslim.
- Ilmu tanpa akhlak akan dipergunakan dengan tidak tepat atau dapat di salah
gunakan. Akhlak tanpa ilmu akan kurang dapat diaplikasikan dengan baik
dalam pengamalannya.
Oleo kakrena itu ilmu dan akhlak kedudukan nya harus seimbang dan selaras
agar berjalan dengan baik.

Daftar Pustaka
Sunarso, Ali.2012.Pendidikan Agama Islam.Semarang: Universitas
Negeri Semarang.
WWW. Agama Islam.com
Pendidikan agama.blog.co.id