Anda di halaman 1dari 17

Sejarah

Perkembangan

Akuntansi
Oleh:
Rila Nur Octaviani
(1202112801)

Sejarah Perkembangan Teori


Akuntansi

Sejarah Awal Akuntansi


Secara alamiah penemuan pertama
akuntansi
adalah
orang

orang
pedagang dari bangsa arab, bangsa
mesir.
Ketika kekaisaran barat diserang oleh
bangsa barbar, maka italia menjadi pusat
perdagangan dunia dimana banyak
pedagang arab yang berdagang disana,
dan memberikan kontribusi yang besar.

Kontribusi Luca Pacioli


Seorang rahib Franciscan, tahun 1494
mempublikasikan buku dengan judul
summa
de
arithmetica
geomeria,
proportioni et proportionalita. Isinya
adalah menjelaskan gambaran tentang
kondisi catatan pembukuan yang di
praktekkan oleh para pedagang ketika
itu
adalah baik untuk menutup buku setiap
tahun, khususnya jika anda dalam
kerjasama dengan orang lain. akuntansi
membuat persahabatan berlangsung

Perkembangan Pembukuan
Berpasangan
Sekitar abad ke 16 dan 17 dibuat
perubahan dalam teknik pembukuan
berubah jurnal khusus atas transaksi
yang berbeda
Evolusi
praktek
laporan
keuangan
periodik terjadi pada abad 16 dan 17
sekaligus merasionalkan debet dan kredit
Penerapan sistem berpasangan diperluas
dalam tipe organisasi yang lain

Penggunaan
akun
sediaan
yang
terpisah untuk tipe barang yang
berbeda terjadi dalam abad 16 dan 17
Abad ke 16 dan 17 terjadi revolusi
industri,
akuntansi
mendapatkan
posisinya dengan suatu kepercayaan
pada
konsep
kesinambungan,
periodenisasi dan akrual
Akuntansi aset tetap dikembangkan
sebelum awal abad ke 18
Abad ke 19 dilakukan depresiasi atas
aset yang tidak terjual.
Lahirnya akuntansi cost pada abad ke
19 akibat dari revolusi industri

Sejarah Perkembangan
Ilmu Akuntansi
Dalam artikelnya, Herbert (dalam
Harahap,
1997)
menjelaskan
perkembangan
akuntansi
sebagai
berikut:
Tahun 1775: pada tahun ini mulai
diperkenalkan pembukuan baik yang
single entry maupun double entry.
Tahun 1800 : masyarakat menjadikan
neraca sebagai laporan yang utama

Tahun 1825 : mulai dikenalkan


pemeriksaaan keuangan (financial
auditing).
Tahun 1850 : laporan laba/rugi
menggantikan posisi neraca sebagai
laporan yang dianggap lebih penting.
Tahun 1900 : di USA mulai
diperkenalkan sertifikasi profesi yang
dilakukan melalui ujian yang
dilaksanakan secara nasional.

Tahun 1925 : banyak perkembangan


yang terjadi tahun ini, antara lain:
1.Mulai
diperkenalkan
teknik-teknik
analisis
biaya,
akuntansi
untuk
perpajakan, akuntansi pemerintahan,
serta pengawasan dana pemerintah;
2.Laporan
keuangan
mulai
diseragamkan;
3.Norma pemeriksaaan akuntan juga
mulai dirumuskan; dan
4Sistem akuntansi yang manual beralih
ke
sistem
EDP
dengan
mulai
dikenalkannya punch card record.

Tahun 1950 s/d 1975 :


1.Akuntansi sudah menggunakan computer
untuk pengolahan data.
2.Sudah
dilakukan
Perumusan
Prinsip
Akuntansi (GAAP).
3.Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
4.Jasa-jasa perpajakan seperti kunsultan pajak
dan
perencanaan pajak mulai ditawarkan
profesi akuntan.
5.Management accounting sebagai bidang
akuntan yang khusus untuk kepentingan
manajemen mulai dikenal dan berkembang
cepat.
6.Muncul jasa-jasa manajemen seperti system
perencanaan dan pengawasan.
7.Perencanaan manajemen serta management

Tahun 1975 :
1.Timbulnya management science yang
mencakup analisis proses manajemen dan
usaha-usaha menemukan dan
menyempurnakan kekurangan-kekurangannya;
2.Sistem informasi semakin canggih yang
mencakup perkembangan model-model
organisasi, perencanaan organisasi, teori
pengambilan keputusan, dan analisis cost
benefit;
3.Metode permintaan yang menggunakan
computer dalam teori cybernetics;
4.Total system review yang merupakan metode
pemeriksaan efektif mulai dikenal; dan
5.Social accounting manjadi isu yang
membahas pencatatan setiap transaksi

Bidang-bidang
Akuntansi

.Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)


.Pemeriksaan Akuntan (Auditing)
.Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
.Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
.Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
.System Informasi (Information System)
.Anggaran (Budgeting)
.Akuntansi Pemerintahan (Govermental Accounting)
.Akrual Basis dan Kas Basis
0.Akuntan Internal dan Akuntan Eksternal
1.Akuntansi Proyek (Project Accounting)

Hubungan Akuntansi
dengan Bidang Lain
Pentingnya pemahaman akuntansi tidaklah
terbatas hanya pada dunia usaha semata.
Banyak karyawan yang pendidikannya bukan
dalam bidang bisnis juga menggunakan data
akuntansi dan mereka itu perlu mengetahui
prinsip-prinsip serta terminologi akuntansi.
Dalam dunia bisnis yang semakin modern,
akuntansi memainkan peranan penting, dan
dalam arti luas semua warga Negara akan
berhubungan dengan dunia akuntansi pada
kesempatan tertentu.

Perkembangan TeknikTeknik Akuntansi di


Amerika Serikat

Fase Kontribusi Manajemen (1900 1933)


Pengaruh manajemen dalam pembentukan
prinsip prinsip akuntansi, karena mereka sebagai
pemilik saham, mereka mengendalikan bentuk dan
isi ungkapan akuntansi.
ketergantungan inisiatif manajemen
mengakibatkan :
1. sebagaian besar teknik akuntansi tidak memiliki
dukungan teoritis
2. fokusnya pada penentuan income kena pajak
3. teknik diadopsi untuk meratakan pendapatan
4. masalah komplek dihindari, solusinya
kebijaksanaan, sehingga tiap perusahaan berbeda.

Fase Kontribusi Institusi (1933


1959)
Tandanya dibentuknya securities
and exchange commision (sec) dan
committee on accounting procedures,
tujuan dibentuknya adalah membuat
peraturan peraturan yang baku dan
diterima secara umum, akibat dari
terjadinya fase manajemen

Fase Kontribusi Professional (1959


1973)
Ketidakpuasan terhadap cap dan
membentuk the accounting principle board
(apb) dan the accounting research division
(ard) untuk memajukan pernyataan tertulis
tentang prinsip prinsip akuntansi berterima
umum
konsekuensinya :
1. tidak berdasarkan pada kerangka teoritis
2. kewenangan tidak jelas
3. adanya perlakuan alternatif sehingga

Fase Politisasi (1973 Sekarang)


Keterbatasan asosiasi (institusi) profesional
dan manajemen dalam merumuskan teori
akuntansi mendorong diadopsinya
pendekatan yang lebih deduktif dan politisasi
proses penetapan standar. pada fase ini
selain dari profesional dan manajemen
terlibat pemerintah juga melakukan tekanan