Anda di halaman 1dari 6

DIAGRAM ALIR

1. Metode Streak Plate Goresan Kuadran


Dibuat pembagian sektor pada cawan petri yang mengandung media dengan spidol permanen

Dipijarkan ose

Digunakan untuk mengambil suspensi sampel

Dibuka sedikit tutup cawan

Digoreskan ose dipermukaan agar sektor 0 dengan bolak-balik dan rata

Dipijarkan ose dan dibiarkan dingin

Dibuat goresan ose dari sektor 0 menuju tepi sektor I

Dibuat goresan bolak-balik tidak bertumpang tindih sampai sektor I terisi penuh

Diputar cawan petri

Ulangi langkah ke6 sampai langkah ke9 untuk mengencerkan biakan dari sektor I ke sektor
II, dari sektor II ke sektor III

Cawan petri diberi label (nama, kelompok, media yang digunakan, tanggal praktikum)

Diletakkan cawan petri dengan posisi terbalik

Diinkubasi pada suhu 300C selama 2 hari

Dilakukan pengamatan morfologi pertumbuhan koloni pada media

Hasil

2. Metode Spread Plate


Agar steril

Dituang kedalam cawan petri

Didiamkan agar beku sempurna

Sampel diencerkan

Sampel dipipet pada permukaan cawan

Diratakan dengan menggunakan spreader

Cawan petri diberi label (nama, kelompok, media yang digunakan, tanggal praktikum)

Diletakkan cawan petri dengan posisi terbalik

Diinkubasi pada suhu 300C selama 2 hari

Hasil

3. Metode pour plate


Sampel bahan pangan

Dimasukkan kedalam cawan petri

Dituang medium agar cair steril bersuhu 400-500C

Dicampur media dengan sampel dengan memutar cawan mengikuti pola angka delapan

Diinkubasi pada suhu 300C selama 2 hari

Hasil

4. Transfer Kultur dari Tabung Reaksi ke Tabung Reaksi


a. Medium Agar Miring ke Medium Agar Miring
Disiapkan tabung reaksi, ose, medium

Dipegang tabung reaksi yang berisi kulutr stok dan tabung reaksi yang akan diinokulasi

Dipegang ose dengan tangan kanan

Dipijarkan ose sebelum menyentuh kultur yang akan dipindahkan

Dibakar mulut tabung dengan spirtus

Dimasukkan ose kedalam tabung yang berisi media agar miring

Diambil satu ose kultur serta dipastikan terlihat ada media yang terambil pada loop ose

Dimasukkan ose yang mengandung edia kedalam tabung yang berisi agar miring

Diletakkan loop ose pada permukaan agar bagian bawah

Digoreskan secara zig-zag dari bawah keatas

Dikeluarkan ose dari tabung

Dibakar mulut tabung lagi dan tutup dengan kapas

Diletakkan kembali pada rak

Diinkubasi tabung reaksi yang sudah diinokulasikan pada inkubator selama 2 hari

Hasil

b. Medium Agar Miring ke Medium Agar Tegak


Disiapkan tabung reaksi, ose, medium

Dipegang tabung reaksi yang berisi kulutr stok dan tabung reaksi yang akan diinokulasi

Dipegang ose dengan tangan kanan

Dipijarkan ose sebelum menyentuh kultur yang akan dipindahkan

Dibakar mulut tabung dengan spirtus

Dimasukkan ose kedalam tabung yang berisi media agar tegak

Diambil satu ose kultur serta dipastikan terlihat ada media yang terambil pada loop ose

Ditusuk ose yang mengandung mikroba pada media agar tepat bagian bagian dasar media

Ditarik ose dari media agar secara tegak keatas

Dibakar mulut tabung lagi dan tutup dengan kapas

Diletakkan kembali pada rak

Diinkubasi tabung reaksi yang sudah diinokulasikan pada inkubator selama 2 hari

Hasil

c. Medium Agar Miring ke Medium Broth


Disiapkan tabung reaksi, ose, medium

Dipegang tabung reaksi yang berisi kulutr stok dan tabung reaksi yang akan diinokulasi

Dipegang ose dengan tangan kanan

Dipijarkan ose sebelum menyentuh kultur yang akan dipindahkan

Dibakar mulut tabung dengan spirtus

Dimasukkan ose kedalam tabung yang berisi media broth

Diambil satu ose kultur serta dipastikan terlihat ada media yang terambil pada loop ose
dengan menarik dari bawah keatas

Dimasukkan ose yang mengandung mikroba kedalam tabung yang berisi media broth

Dicampurkan pada media dengan mengaduk ose secara perlahan hingga kultur terlepas dari
ose

Dikeluarkan ose dari tabung

Dibakar mulut tabung lagi dan tutup dengan kapas

Diletakkan kembali pada rak

Diinkubasi tabung reaksi yang sudah diinokulasikan pada inkubator selama 2 hari

Hasil

5. Teknik Preservasi Kriogenik


Disiapkan alat dan bahan

Dibuat larutan stok gliserol konsentrasi 60%

Disterilisasi

Dimasukkan 0,5 ml kultur dan 0,5 ml gliserol kedalam tube steril dengan perbandingan 50% :
50% (konsentrasi akhir gliserol 30% v/v)

Didispersi vortex agar gliserol

Diberi label pada tube sesuai nama mikroba, hari dan tanggal pembutan

Dibekukan dalam freezer suhu -800C

Hasil

Keterangan
Untuk kriogenik menggunakan mikropipet. Diatur 0,5 ml untuk mengambil 0,5 ml sampel
pengenceran terakhir dan 0,5 ml gliserol