Anda di halaman 1dari 55

By :

By :
Tutorial Kelompok 4
Tutorial Kelompok 4
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas
Sumatera Barat
Sumatera Barat
2014
2014

TUTOR : drg. ENI RAHMI, Sp.Prost


Agung Putra Sakti

1411412011

Clarisa Khairani

1411411017

Fikri Al Hafiz

1411411020

Firanda

1411412010

Ghina Ukhtia Fajrani 1411411018


Khiftiyah Rahmadhanti

1411412008

Nabilah Aulia Fitri 1411411019


Ummul Aulia
Zara Fitia

1411411016
1411412009

SKENARIO 4

Harus Sesuai Standar


Raihan mahasiswa FGK sedang mengikuti kuliah pengantar
mengenai dental material. Sebelum digunakan, dental
material harus memenuhi persyaratan yang sudah
ditentukan seperti sifat fisik, mekanik dan
biokompatibilitas.
Setelah mengikuti kegiatan perkuliahan, Raihan meminjam
buku di perpustakaan mengenai dental material yang
digunakan dalam kedokteran gigi. Ternyata dental material
yang digunakan harus memenuhi standar yang dikeluarkan
oleh badan yang disepakati seperti ADA, ISO, FDI dan lainlain. Setiap bahan mempunyai struktur dan komposisi
sesuai dengan kegunaannya. Raihan semakin tertarik
untuk mempelajari lebih lanjut mengenai dental material.
Bagaimana saudara membantu Rihan menjelaskan tentang
dental material?

I.I.Terminologi
Terminologi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Dental Material
Sifat fisik
Sifat mekanik
Biokompatibilitas
ADA
ISO
FDI
Struktur
Komposisi

Pengertian
1. Dental material : Alat dan bahan yang
berkaitan dengan
kedokteran gigi serta sifat
dan cara
memanipulasi yang
nantinya akan
dipraktekan kepada pasien dan
laboratorium.
2. Sifat fisik : Sifat suatu zat yang diamati
langsung
oleh indera tanpa mengubah zatzat
penyusun materi.
3. Sifat mekanik: Ilmu fisika yang mempelajari
tentang energy dan gaya serta
kemampuan
zat untuk menahan
beban yang
diberikan kepadanya.

4. Biokompatibilitas : Kemampuan
suatu bahan
menyesuaikan diri yang mana pada
saat ditanamkan pada
tubuh bersifat
non toksik
serta tidak memberikan
dampak biologis yang buruk dalam
jaringan atau tubuh.
5. ADA
: Akronim dari American
Dental
Association yaitu
lembaga yang
memberikan standar mutu

6. ISO : Akronim dari International


Standar Organisation yaitu badan
organisasi standarisasi produk dalam
bidang kesehatan
yang bertujuan
agar tidak menimbulkan
keragauan
kualitas pada produk tersebut.
7. FDI
: Singkatan dari Federation
Dentaire
Internasionale yaitu
lembaga yang berwenang memutuskan
apakah suatu produk dental material
memenuhi standar atau tidak.

8. Struktur : Suatu bangunan yang


terdiri atas unsur-unsur
yang
berkaitan satu sama lain dalam
suatu
kesatuan.
9. Komposisi : Bahan-bahan atau
susunan dari sebuah benda.

II. IDENTIFIKASI MASALAH


II. IDENTIFIKASI MASALAH

1. Apakah definisi dari ilmu pengetahuan tentang dental


material?
2. Bagaimana sejarah perkembangan dental material?
3. Bagaimana standar dental material yang baik?
4. Apa saja sifat fisik dari dental material?
5. Apa saja bagian dari sifat mekanik dental material?
6. Apa syarat biokompatibilitas?
7. Apa saja jenis-jenis dental material berdasarkan struktur
dan komposisinya?
8. Apa saja badan yang menetapkan standar dental material?
9. Apa saja syarat-syarat dari lembaga dental material?
10.Bagaimana cara dokter mengetahui bahan-bahan dental
material yang sesuai dengan tubuh pasien?

III.
III.ANALISIS
ANALISISMASALAH
MASALAH
1. Apakah definisi dari ilmu pengetahuan tentang
dental
material?

Ilmu dental material


: Ilmu yang mempelajari tentang
dental material
secara khusus
yang didesain untuk kedokteran gigi
sesuai dengan tipe-tipe dan
karakteristik fungsinya
masingmasing.

2. Bagaimana sejarah perkembangan dental material?

Sejarah perkembangan dental material


Dimulai pada tahun 2500 SM, pada saat
bangsa phoenesia mulai menggunakan kawat gigi
emas dan lempeng emas
untuk restorasi gigi.
Setelah itu pada tahun 800 SM,
bangsa
Estrukan memulai implan gigi emas untuk estetika.
Pada tahun 1728, memasuki zaman
modern ketika Fauchard menulis buku tentang
macam-macam restorasi
gigi tiruan dari gading.

Pada tahun 1756, Pfaff


menggunakan lilin/malam
sebagai
bahan cetak model gips (plaster of
paris). Pada tahun 1792 , De
Chamant mulai menerapkan
pembuatan gigi porselen. Pada tahun
1826, M. Taveu mulai
menggunakan pasta perak bahan
tambala atau dengan nama lain
amalgam. Pada tahun 1895, GV.
Black mulai menemukan dasar-

3 3.

Bagaimana standar dental material yang baik?

Syarat-syarat umum dental material :

Tidak bersifat korosi


Tidak larut dalam cairan
Tidak berasa dan berbau
Mudah dibersihkan
Harganya terjangkau
Memiliki dimensi yang stabil
Memiliki sifat mekanis dengan tubuh
Estetisnya baik
Mudah dimanipulasi
Konduktivitas thermal dan listrik minimal
Tahan lama

4. Apa saja sifat fisik dari dental


material?
Aspek sifat sifat fisik dental

material :
Abrasi dan ketahanan abrasi
Daya alir
Struktur dan relasasi tekanan
Creep dan aliran
Warna dan presepsi warna

5 5. Apa saja bagian dari sifat mekanik dental material?


Bagian-bagian dari sifat mekanik dental
material :

Stress dan strain


Tensile stress
Compressive stress
Shear stress
Flexural stress
Proportional limit
Elastic limit
Yield strength

Tensile strength
Flexure strength
Fatigue strength
Impact strength
Toughness
Fracture toughness
Brittleness
Ducktility
Malleability
Measurement of Ductility
Hardness

6. Apa syarat biokompatibilitas?

Syarat biokompatibilitas:
Tidak hancur digigit serangga
Bebas jamur
Tidak membahayakan pulpa dan jaringan
lunak
Tidak bersifat toksik
Tidak menimbulkan sensitivitas
Tidak memiliki sifat karsinogen

7. Apa saja jenis-jenis dental material berdasarkan struktur


dan
komposisinya?

Jenis-jenis dental material berdasarkan


struktur dan
komposisinya antara lain:

Metalik material
Dental alloys
Dental amalgams
Non metalik material
Gypsum
Dental porcelains
Dental cements

8.

8. Apa saja badan yang menetapkan standar


dental
material?

Badan yang menetapkan


standar dental material
: ISO,
FDI, ADA, Comite European,
Commonwealth
Bureau of
Dental Standars.

9. Apa saja syarat-syarat dari lembaga


dental material?

Standar dental material oleh


ADA :
No. 1 : Alloys for dental amalgrams
No.15 : Artthificial teeth of dental
prostheses
No.25 : Dental gysum product

10. Bagaimana cara dokter mengetahui


bahan-bahan
dental material yang sesuai
dengan tubuh pasien?

Cara dokter mengetahui bahanbahan dental


material yang sesuai
antara lain dengan :
Melalui brand/ merk dental material
Bahan lulus uji klinis dan labor
Mengetahui riwayat alergi pasien

SKEMA

V. LEARNING OBJECTIVES
V. LEARNING OBJECTIVES

1. Mahasiswa mampu mengetahui dan


memahami definisi ilmu dental material
2. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami sejarah dental material
3. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami syarat-syarat dental
material
4. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami sifat-sifat dental material

. 5. Mahasiswa mampu mengetahui dan


memahami klasifikasi dental material
6. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami struktur dan komposisi
dental material
7. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami badan- badan standarisasi
dental material
8. Mahasiswa mampu mengetahui dan
memahami cara dokter menentukan
dental material yang sesuai

VI.
MENGUMPULKAN
VI. MENGUMPULKAN
INFORMASI
INFORMASI

VII.
VII.SINTESA
SINTESADAN
DANUJI
UJIINFORMASI
INFORMASI
1. Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami
definisi ilmu dental material

Definisi dental material


: Ilmu yang mempelajari tentang sifat dan cara
pengolohan bahan dalam bidang kedokteran
gigi serta mempelajari komposisi bahan
tersebut dan juga bagaimana bahan tersebut
berinteraksi dengan lingkungan ketika
digunakan.

2. Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami sejarah dental material

SEJARAH DENTAL MATERIAL


Dimulai sejak 2500 SM
1728 : Fauchard memperkenalkan
beberapa tipe restorasi
gigi,
termasuk metode konstruksi gigi
tiruan dari
bahan gading
1792 : de Chamant mematenkan
proses untuk konstruksi
gigi
porselen

1895 : G.V Black memperkenalkan bahan


tumpatan amalgram
1960 : - material lebih mempertimbangkan
faktor fisik dan mekanik
saja
- memiliki kekuatan yang baik dan dapat
bertahan lama dalam
rongga mulut
1970 : - sifat kimia material dimanfaatkan
- ditemukan material adhesif
- pengembangan material dalam
skala nanometer
- biomaterials
1987 : dikembangkan teknologi rekayasa
jaringan dental

3. Mahasiswa mampu mengetahui dan


memahami syarat-syarat dental material
SYARAT DENTAL MATERIAL
Teruji klinis dan labor
Tidak bersifat merugikan untuk jaringan
atau tubuh
Mempunyai sifat mekanis sesuai kebutuhan
Mempunyai sifat fisik
Tidak tarnis dan korosi

Tidak larut dalam cairan


Dimensinya stabil
Penghantar termis dan elektrik rendah
Estetik
Ahdesi dengan jaringan
Tidak memiliki rasa dan bau
Mudah dibersihkan dan dipreparasi
Mempunyai sifat biokompatibilitas
Mudah dimanipulasi
Memiliki setting time yang cukup
Harga terjangkau

4. Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami sifat-sifat dental material

SIFAT-SIFAT DENTAL MATERIAL :

1. Sifat fisik
2. Sifat mekanik
3. Biokompatibilitas

1. Sifat fisik

: didasarkan pada ilmu fisika


mekanika, akustik, optik,
termodinamika, kelistrikan, magnet,
radiasi, struktur atom, atau gejala
nuklir untuk menjelaskan bahanbahan material dan langsung dapat
diamati dengan indera tanpa
mengubah zat penyusun materi.

Aspek-aspek yang terdapat dalam


sifat fisik :
1. Abrasi dan Ketahanan Abrasi
Kekerasan : sifat yang digunakan untuk
memperkirakan
ketahanan abrasi.
Abrasi : mekanisme yang kompleks
dalam
lingkungan mulut yang merupakan
interaksi
dari berbagai faktor

2. Viskositas / Daya Alir


Viskositas : ketahanan suatu cairan untuk
mengalir yang dipengaruhi oleh gaya
friksi internal di dalam cairan.
Konsistensi
: dapat
mempertahankan/tidak berubah
Konsistensi meningkat, viskositas menurun
Konsistensi menurun, viskositas meningkat

3. Struktur dan Relaksasi Tekanan


Perubahan bentuk senyawa secara permanen
akan menyebabkan tekanan internal sehingga
atom-atom dalam ruang geometric akan
berubah tempat.
4. Creep dan Aliran
Creep : geseran plastik yang bergantung waktu
dari suatu bahan di bawah muatan statis atau
tekanan konstan.
Aliran logam terjadi begitu temperatur
mendekati beberapa ratus derajat
temperature lebur.

5. Warna dan Presepsi Warna


Salah satu tujuan penting dalam
perawatan gigi adalah merestorasi
warna dan penampilan gigi asli. Mata
sensitive terhadap panjang
gelombang 400 nm ( ungu ) sampai
700 nm ( merah gelap ) .
- Chroma
- Hue
- Value

2. Sifat Mekanik

SIFAT MEKANIK
: Ilmu fisika yang mempelajari
tentang energi dan gaya serta
kemampuan zat atau bahan untuk
menahan beban yang diberikan
kepadanya.

Aspek aspek yang ada dalam sifat


mekanik antara lain :
Stress : gaya per satuan luas yang strukturnya
mengalami tekanan dari luar.
Strain : perubahan panjang suatu benda dari
panjang
awal.
Strength : tegangan maksimum dari suatu struktur/
benda yang dapat dipertahankan tanpa benda
tersebut mengalami retak atau robek.
Tensile stress : daya dari dalam benda yang sama
besarnya
tapi berlawanan arah dengan gaya tensile
yang diberikan dari luar.

Compressive stress : daya dari benda yang smaa besarnya tetapi


berlawanan arah dengan gaya tekan yang diberikan
dari luar.
Shear stress
: daya dari dalam benda yang sama besarnya tetapi
berlawanan arah dengan gaya geser yang diberikan dari luar.
Compressive strength : yaitu kemampuan suatu bahan menahan stress
maksimum
yang diakibatkan oleh gaya tensile sebelum patah.
Proportional limit
: batas idmana pertambahan stress dan strain
terjadi secara
proporsional.
Elastic limit
: batas dimana suatu benda mengalami perubahan
yang tidak
permanen.
Yield strength
: keadaan dimana suatu benda sudah mengalami
ketidakseimbangan antara stress dan strainnya atau
penyimpangan pertambahan stress dan strain yang
proporsional.

Fatigue strength : kemampuan suatu benda untuk menahan


stress yang
diakibatkan oleh gaya yang kecil tetapi
berulang-ulang
sebelum patah.
Impact strength : kemampuan suatu benda untuk menahan
stress yang
maksimal diakibatkan oleh gaya dinamik
sebelum patah.
Brittleness
: ketidakmampuan suatu benda untuk
menahan tekanan
yang lebih besar dari kekuatan
tekanan yanf dimilikinya
sehingga dapat pecah.
Ductility : kemampuan sebuah benda untuk berubah
bentuk tanpa
patah dibawah gaya tarik.
Malleability
: kemampuan sebuah benda untuk berubah
bentuk tanpa
patah dibawah gaya tekan.
Hardness
: kemampuan suatu benda untuk menahan
goresan dan
menahan identasi.

MACAM MACAM
PENGUKURAN
Brinell
Rockwell
Vickers
Knoop
Shore
Barcol
Nano Identation

3. BIOKOMPATIBILITAS
SIFAT BIOKOMPATIBILITAS
: sifat yang selaras dengan
kehidupan dan tidak
memiliki
efek toksik atau efek yang
merugikan pada fungsi biologis.

Biokompatibilitas memiliki syarat


antara lain :
Bahan tidak membahayakan pulpa dan jaringan lunak
Bahan tidak mengandung substansi toksik yang larut
dalam air, yang dapat dilepaskan dan diserap kedalam
system sirkulasi
Bahan harus bebas dari bahan yang berpotensi
menimbulkan sensitivitas yang dapat menyebabkan
respon alergi
Bahan tidak memliki potensi karsinogen yaitu
kelompok zat
yang secara langsung dapat merusak DNA dan
pemicu kanker.

CURRENT BIOKOMPATIBILITY
ISSUE IN DENTRSTRY
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Latex
Nickle
Beryllium
Mercury dan Amalgram
Estrogenicity
Efek biologi resin

Pedoman klinis untuk memilih bahan


biokompatibilitas dengan :
1. Menentukan penggunaan bahan
2. Menentukan bahan mana yang telah
lulus uji
3. Pikirkan keuntungan dan kerugian
menggunakan bahan tersebut

5. Mahasiswa mampu mengetahui


dan
memahami klasifikasi dental
material

Dental material
diklasifikasikan menjadi
dua:
1. Metalik
2. Non metalik.

1. Metalik Material
Dental Alloys
Alloy adalah suatu bahan yang diproses dengan jalan
mencampur
beberapa jenis logam menjadi bahan baru melalui
proses peleburan
pada suhu tinggi. Contoh alloy yang digunakan di
kedokteran gigi adalah dental alloy untuk
pembetulanatau penambalan gigi-gigi belakang dan
untuk penambalan bagian lingual gigi anterior
dengancavitas kecil,
Aloy emas digunakan untuk casting inlay dan mahkota.
Dental Amalgams
Amalgam adalah campuran dari dua atau beberapa
logam, salah
satunya adalah merkuri.

2. Non Metalik Material


Gypsum
Gips berasal dari mineral yang ditambang. Gips dapat digunakan
untuk
model studi dan model kerja, membuat struktur maksilofasial, dan
sebagai piranti penting untuk pekerjaan laboratorium kedokteran gigi.
Dental Porcelains
Dental porselen digunakan sebagai bahan untuk membuat restorasi
gigi
tiruan .
Dental Cements
Dental cement terbagi menjadi:
Organik
: Dental cement organik antara lain yaitu Seng Oksida Eugenol,
Seng Fosfat Silikat, Seng Polikarboksilat, Semen Gelas Ionomer.
Non organik
: Dental cement non organik antara lain yaitu Semen Ionomer
Kaca,
Semen Komposit Berbasis Resin

6. Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami struktur dan komposisi


dental material

Dental alloy
: Alloy memiliki struktur yang lebih unggul daripada logam aslinya. Sebagai
contoh adalah besi (Fe) yang bersifat keras tetapi tidak stabil karena
mudahberkarat.
Kalau besi dicampur dengan 3 % karbon (C) maka akan diperoleh besi baja
dengankekerasan yang berlipat dari besi murninya. Unsur kimia baik logam
maupun non logam dapat saling dicampur dengan suatu unsur logam
untuk membentukalloy.

Dental amalgam
: Dental amalgam dapat dihasilkan dengan mencampur Merkuri(Hg) dengan
partikel padat beberapa logam seperti Perak(Ag), Timah(Sn), Tembaga(Cu),
dan kadangkala Zink(Zn), Palladium(Pd), Indium(In), dan Selenium.
Menurut American Dental Association (ADA) amalgam adalah logam
campuran dari Merkuri, Perak, Timah dan Tembaga serta logam lainnya
untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanikal.

Gips
: calcium 23,28%
hidrogen 2,34%
calsium oksida 32,57%
sulfur
18,62%

Dental porcelens
Dental cements

7. Mahasiswa mampu mengetahui dan


memahami badan-badan standarisasi dental
material

ISO STANDART 10993


Non toksik
Trombogenik
Karsinogenik
Antigenik
Mutagenik

8. Mahasiswa mampu mengetahui dan


memahami cara dokter menentukan dental
material yang sesuai

Untuk menentukan dental material


yang sesuai dengan kondisi pasien,
sebaiknya :
Dokter gigi megetahui sifat dan kompisisi
yang terkandung dalam sebuah dental
material.
Dokter gigi menanyakan riwayat alergi
(apabila ada) yang telah diterima pasien.

Dokter gigi menguji kembali kandungan dari


dental
material pada uji klinis dan laboratorium
Dokter gigi harus memastikan dental material
bersifat
anti toksik
Dokter gigi harus memastikan dental material
memiliki
sifat anti korosi
Dokter gigi harus memastikan dental material
memiliki
sifat anti karsinogen

KESIMPULAN
KESIMPULAN

Dental material memiliki struktur, sifat dan komposisi


Dental material memiliki struktur, sifat dan komposisi
yang berbeda-beda. Secara umun, dental material harus
yang berbeda-beda. Secara umun, dental material harus
memiliki sifat fisik, mekanik, dan biokompatibilitas.
memiliki sifat fisik, mekanik, dan biokompatibilitas.
Sebagai dokter gigi, Seorang dokter gigi harus dapat
Sebagai dokter gigi, Seorang dokter gigi harus dapat
menentukan apa saja struktur dan komposisi yang
menentukan apa saja struktur dan komposisi yang
terkandung di dalam suatu dental material, serta sifatterkandung di dalam suatu dental material, serta sifatsifat dari dental material apabila telah digunakan dalam
sifat dari dental material apabila telah digunakan dalam
lingkungan/ mulut pasien
lingkungan/ mulut pasien
Dokter gigi juga harus mengetahui dan memahani standarDokter gigi juga harus mengetahui dan memahani standarstandar dental material yang sudah ditetapkan badan
standar dental material yang sudah ditetapkan badan
standarisasi dental material secara internasional seperti ISO,
standarisasi dental material secara internasional seperti ISO,
FDI, ADA, Comite European, Commonwealth Bureau of Dental
FDI, ADA, Comite European, Commonwealth Bureau of Dental
Standars yang telah terpecaya nilai uji laboratorium dan
Standars yang telah terpecaya nilai uji laboratorium dan
klinisnya agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat merusak atau
klinisnya agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat merusak atau
merugikan apabila digunakan.
merugikan apabila digunakan.