Anda di halaman 1dari 4

UJI PESTISIDA DALAM DARAH (UJI COLINESTERASE

)

LAPORAN
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Penyehatan Toksikologi Industri

Disusun oleh:
Kelompok 1
Windi
Dikdik Ajie Swargani
Agisti Rosdiyanti
Ratu Sholihah
Triyanuari Puspa Dewi
Anisa Kusuma Dewi Firdaus
Lutfhy Muharam
Ropa Robiatul Adawiah
Indah Permatasari
Nabila Wildasari
PROGRAM STUDI DIPLOMA IV
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN
BANDUNG
2015

lancet (jarum franc) 8. Pada dasarnya setiap bahan aktif yang terkandung dalam pestisida menimbulkan gejala keracunan yang berbeda-beda. tissue Langkah Kerja: 1. Pestisida merupakan bahan kimia yang bersifat bioaktif. yaitu pemeriksaan laboratorium dan dengan melihat gejala-gejala yang ditimbulkannya (keluhan subjektif). Tujuan : Untuk mengetahui kadar cholinesterase dalam darah manusia III. Keracunan pestisida dapat diketahui melalui dua cara. Pembuatan reagen Bahan: 1. kapas 13.I. stopwatch 12. System kerja pestisida dengan menghambat ezim kholinesterase. termometer 10. menghancurkan atau pengawasan setia hama termasuk vector pada manusia atau penyakit pada binatang serta tanaman yang tidak disukai atau binatang yang menyebabkan kerusakan. Komparator 2. V. Tabung test + karet penutup + rak 3. kompor 9. Sampel darah . beaker glass 11. Alat dan bahan : Alat: 1. Dasar Teori : Pestisida (Pesticide) berasal dari kata pest atau hama dan cide atau memberantas. Enzim cholinesterase sangat penting terutama untuk kerja system saraf. Tinggi rendahnya aktivitas enzim cholinesterase menjadi IV. indicator tinggi rendahnya tingkat keracunan. Acetylcholine perclorat 3. System kerja yang sifatnya sebagai racun digunakan untuk membunuh organisme pengganggu tanaman. Pada dasarnya pestisida bersifat racun. labu volumetric 250 ml 7. Judul : Uji pestisida dalam darah (uji colinesterase) II.01 ml 4. Siapkan alat dan bahan 2. Hidrolisis asetilcholin oleh enzim cholinesterase menghasilkan asam asetat dan choline yang berfungsi sebagai perantara kimia pada sinpas system saraf otonom sehingga rangsangan yang sampai dapat diteruskan.5 ml 5. gelas ukur 50 ml 6. Pipet darah 0. kuvet 2. Menurut FAO pestisida adalah setiap zat atau campuran yang diharakan sebagai pencegahan. Aquades bebas CO 4. Alcohol 2.

Masukkan kuvet kedalam komparator disebelah kanan g. Ambil tabung test lengkap dengan penutupnya. ambil darah control orang 0. Ambil darah 0. pindahkan larutan kedalam kuvet 2. tempatkan pad arak yang tersedia b. pindahkan secepatnya ke kuvet dan masukkan ke komparator sebelah kanan d.01 ml masukkan dalam tabung yang telah berisi 0. ambil darah sampel 0. hasil harus 12.01 ml darah control orang masukkan dalam tabung test yang telah berisi 1 ml aquadest bebas CO2 b. Substrat solution ACP 0.5 ml larutan ACP kedalam tabung test d.5 gr dilarutkan dalam 250 ml aquadest bebas CO2 b. catat waktu yang diperoleh (time match) biasanya sekitar 20-30 menit tergantung dari suhu setempat f. menentukan waktu time zero dan match a. Tambahkan 0. Putar komparator sampai hasilnya cocok dengan warna standar h.5% atau kurang 4.5 mm dan tempatkan pada komparator sebelah kiri dan jangan dipindahkan sampai pemeriksaan sampel 5. Uji reagen a. Dengan menggunakan pipet pada botol yang berlabel “indicator” tambahkan 0.a. Blanko darah a.5 ml laruta indicator BTB b. Indahkan larutan dari tabung test ke kuvet 25 mm f. tambahkan 0. Aquadest bebas CO2 Panaskan aquadest dalam beaker glass dengan menutup kira-kira 10 menit dan dinginkan 3. Kocok dengan perlahan jangan sampai timbul gelembung e.5 ml kedalam tabung dan secara bersamaan start stopwatch disebut time zero c. Indicator solution BTB 0.25 gr dilarutkan dalam 50 ml aquadest bebas CO2 c.01 ml dan masukkan dalam tabung test yang sudah berisi larutan BTB 0. amati erubahan warna larutan dengan sambil memutar komparator sampai hasil sesuai dengan standar 100% e.5 ml larutan ACP pada tabung dan kocok hingga rata c. kocok hingga larut dan secepatnya masukkan dalam kuvet dan tempatkan pada komparator sebelah kanan d.5 ml indicator solution kedalam tabung test tutup secepatnya c. baca hasil sesuai waktu match . Baca hasil yang diperoleh. waktu yang diperoleh digunakan untuk standar waktu pembacaan pada darah sampel 6.5 ml b. uji sampel a. tambahkan larutan ACP 0.