Anda di halaman 1dari 1

DEMOSI

No.Dokumen
TANGGAL TERBIT
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
PENGERTIAN
TUJUAN
PETUGAS

PROSEDUR

UNIT
TERKAIT

No.Revisi

Halaman
Ditetapkan,
Direktur RS

Penurunan jabatan akibat adanya kesalahan dalam melaksanakan


pekerjaannya yang berdampak merugikan Rumah Sakit.
Menghindari adanya kesalahan yang berulang dan tidak ditiru oleh
karyawan lainnya.
Corporate SDM PT.
1. Penurunan jabatan untuk setingkat Karu, Supervisor, dan PJ:
a. Diajukan oleh para Kabag selaku atasan kepada
Direktur Rumah Sakit dengan melampirkan Surat
Rekomendasi Demosi.
b. Setelah Surat Usulan diterima, maka Direktur Rumah
Sakit melaksanakan Rapat Dewan Etika Rumah
Sakit untuk menentukan keputusan Demosi.
c. Dari hasil Rapat Dewan Etika Rumah Sakit, maka
Direktur RS memutuskan hasil keputusan rapat.
d. Apabila dari hasil keputusan rapat Dewan Etika
Rumah Sakit ternyata dikabulkan untuk Demosi,
maka Direktur RS mengirimkan surat usulan Demosi
kepada Direktur Utama PT. Cq Koordinator
Corporate SDM.
e. Apabila sudah ada persetujuan dari Direktur Utama
PT. , maka Koordinator Corporate SDM membuat
Surat Keputusan Demosi.
f. Surat Keputusan tersebut diberikan kepada
karyawan yang bersangkutan dengan tembusan ke
Direktur RS.
2. Penurunan jabatan untuk setingkat Kabag:
a. Diajukan oleh Diektur RS kepada Direktur Utama PT.
Cq. Koordinator Corporate dengan melampirkan
Surat Rekomendasi Demosi.
b. Setelah Surat Usulan diterima, maka Koordinator
Corporate SDM melaksanakan Rapat Dewan Etika
Rumah Sakit untuk menentukan keputusan Demosi.
c. Apabila dari hasil keputusan rapat Dewan Etika
Profesi ternyata dikabulkan untuk Demosi, maka
Koordinator Corporate SDM membuat Surat
Keputusan Demosi.
d. Surat Keputusan tersebut diberikan kepada
karyawan yang bersangkutan dengan tembusan ke
Direktur RS.
1. Para Kabag
2. Wakil Direktur RS
3. Direktur RS