Anda di halaman 1dari 6

27

BAB III
JURNAL PRAKTIKUM

3.1 Tujuan Praktikum


Adapun tujuan praktikum gergaji kayu antara lain:
A. Mahasiswa dapat memahami proses pengoperasian peralatan praktikum gergaji
kayu dengan benar.
B. Mahasiswa dapat mengerti fungsi dari alat dan bahan pada praktikum gergaji
kayu.
C. Mahasiswa dapat melatih diri agar lebih terampil dalam proses praktikum
gergaji kayu.
D. Mahasiswa dapat mengetahui kesalahan dalam proses praktikum gergaji kayu
dan menemukan solusinya.
E. Mahasiswa dapat mengetahui peralatan pengaman dalam praktikum gergaji kayu
3.2 Alat dan Bahan
3.2.1 Alat-alat
A. Mesin Gergaji Kayu (Scroll Saw Machine)
B. Oli
C. Kacamata Pengaman
D. Sarung Tangan
3.2.2 Bahan

27

A. Kayu Triplek yang sudah digambar dengan Mal


3.4 Skema Gambar
25

27

BAB IV
PEMBAHASAN SOAL
4.1 Pertanyaan
A. Gambarkan skema mesin gergaji kayu, dan tuliskan bagian-bagian mesin gergaji
kayu, serta ceritakan cara kerja mesin gergaji kayu!
B. Ada berapa jenis mesin gergaji kayu dan terangkan masing-masing
kegunaannya!
C. Apa saja yang dapat dikerjakan pada mesin gergaji kayu dan berikan contohnya!
D. Gambarkan

macam-macam

mata

potong

gergaji

kayu

dan

kegunaannya!
E. Bagaimana cara agar didapat hasil pemotongan yang halus dan presisi?
4.2 Jawaban
A. Bagian bagian mesin gergaji dan cara kerjanya

Gambar 4.1 mesin gergaji

29

jelaskan

27

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di Teknik Mesin pasti perkuliahannya tidak jauh dari kegiatan praktikum di


laboratorium Mesin. Di dalam Laboratorium Mesin banyak praktikum yang dilakukan,
salah satu contoh praktikumnya adalah Praktikum Kerja Kayu (Wood Working) dengan
Mesin Gergaji Kayu (Scroll Saw Machine).
Kayu merupakan salah satu bahan alam yang telah sejak lama hingga sekarang
digunakan sebagai bahan teknik. Pemakaian kayu hingga sekarang masih didominasi
sebagai bahan bangunan gedung dan perabot rumah tangga karena sifat estetiknya
yang alami, sifat mekaniknya rata-rata lebih rendah dari bahan logam, bersifat non
konduktor walaupun tidak digunakan sebagai isolator karena menyerap air.
Teknik menggergaji merupakan salah satu dasar dan merupakan keterampilan
yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa teknik mesin. Pada umumnya setiap
mahasiswa teknik mesin harus dapat memahami serta menguasai teknik-teknik dalam
kerja bangku. Di dalam praktikum gergaji kayu ini juga akan membahas tentang cara
dalam proses menggergaji, pengenalan bagian-bagian gergaji, macam-macam gergaji
kayu dan faktor-faktor keamanan selama praktikum gergaji kayu.
Dengan menguasai teknik-teknik dasar menggergaji, diharapkan setiap
mahasiswa teknik mesin mempunyai keahlian yang dapat diandalkan untuk
mengimbangi kemajuan teknologi dan juga perawatannya.

27

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Tentang Alat Yang Digunakan

Gambar 2.1 Scroll Saw Machine


Pada praktikum gergaji kayu ini ada satu alat yang paling inti untuk
digunakan yaitu Alat Gergaji, salah satunya adalah mesin gergaji kayu (Scroll
Saw Machine). Mesin Gergaji Kayu (Scroll Saw Machine) adalah mesin potong
yang cara kerjanya hampir mirip dengan mesin jigsaw. Mata potongnya bergerak
naik turun dengan kecepatan tinggi. Bedanya adalah scroll saw memiliki mata
potong yang lebih kecil dan dilengkapi dengan meja sehingga lebih mudah
untuk membuat sudut-sudut detail atau bentuk bentuk yang sulit dibuat pada
mesin gergaji lainnya.
Dalam Memotong Kayu, khususnya dengan cara menggergaji tidak
hanya dapat menggunakan Mesin Gergaji Kayu (Scroll Saw Machine), namun
juga dapat menggunakan gergaji-gergaji lain.

BAB V

27

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Dalam praktikum ini dapat disimpulkan bahwa :
Praktikum Gergaji Kayu adalah Praktikum yang fokusnya lebih kepada
pemotongan benda kerja yang telah digambar dengan mal, dan benda
yang menjadi benda kerja tersebut adalah kayu triplek.
Dalam praktikum gergaji kayu dibutuhkan ketelitian, kesabaran dan
keuletan agar tercapainya target waktu yang telah ditentukan.
Dalam praktikum gergaji kayu mahasiswa harus memahami semua
proses yang dilakukan, mengerti cara memakai alat-alat yang digunakan
untuk memproses benda kerja menjadi produk.
5.2 Saran-saran
Adapun saran-saran yang dapat disampaikan setelah melakukan
praktikum gergaji kayu ini antara lain:
Diharapkan alat yang disediakan untuk pengerjaan dapat ditambah
jumlahnya
Ditambahkan lagi alat pengaman disaat sedang menggunakan gergaji
kayu
Pengefisiensian waktu pada saat proses pemotongan benda kerja harus
lebih ditambahkan.

33