Anda di halaman 1dari 12

Farmasetika terapan

INFEKSI SALURAN CERNA

Disusun oleh
Hanny Setyowati

(1041111063)

Ismiatika Arief

(1041111072)

Joe Agnes K.S

(1041111074)

Julia Izabella Pareira

(1041111075)

Latifatul Qodriyah

(1041111077)

Maria Vera Carolina

(1041111088)

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI


Jl. Letjen Sarwo Edie Wibowo Km. 1 Plamongansari Semarang
Telp. (024) 6706147 / 6725272 Fax (024) 6706148

I.

Resep
Dokter Riyanti Adiguna., Sp. A.
SIP: 1539/DDKK/03.14/XI/2010

Alamat:
Jl. Basuki Rahmat 45
Semarang Tlp 7612377

Praktek:
Jam 17.00-22.00 WIB

Semarang,

R/

Biothicol syr
S 3 dd cth I

R/

Cobazym 300
Heptasan
Elkana
Kapedoxin
Equal
S 2 dd I

Fls I

Cps 1/3
tb
tb 1/3
mg 25
q.s

Pro
: Aris
Umur : 3 th
Alamat : Jl. Merapi 76 Semarang

Obat tersebut tidak boleh diganti tanpa sepengetahuan dokter

II. Skrining Resep


1. Kelengkapan Resep
a. Tidak ada tanggal resep
b. Tidak ada jumlah pulveres yang diberikan
c. Tidak ada berat badan pasien sehingga diasumsikan berat badan usia 3 tahun jenis
kelamin laki-laki 11,4 kg sesuai ISO Vol 2012.

2. Harga
a. Biothicol 125 mg/ 5 mL
HNA

= Rp. 15.500,- x 1 = Rp. 15.500,-

HJA

= Rp. 15.500,- x 1,2 = Rp. 18.600

Uang resep

= Rp. 1.000,-

Total

= Rp. 18.600,- + Rp. 1.000,- = Rp. 19.600,-

b. Pulveres
Cobazym 3000
HNA

= Rp. 2.600,- x 2 = Rp. 5.200,-

HJA

= Rp. 5.200,- x 1,2 = Rp. 6.240,-

Total

= Rp. 6.240,-

Heptasan
HNA

= Rp. 170,- x 1,5 = Rp. 255,-

HJA

= Rp. 255,- x 1,2 = Rp. 306,-

Total

= Rp. 306

Elkana
HNA

= Rp. 525,- x 2 = Rp. 1.050,-

HJA

= Rp. 1.050,- x 1.2 = Rp. 1.260,-

Total

= Rp. 1.260,-

Kapedoxin
HNA

= Rp. 402.5,- x 1 = Rp. 402.5,-

HJA

= Rp. 402.5,- x 1.2 = Rp. 483,-

Total

= Rp. 483,-

Equal
HNA

= Rp. 50,- x 5 = Rp. 250,-

HJA

= Rp. 250,- x 1.2 = Rp. 300,-

Total

= Rp. 300,-

Total Pulveres

= Rp. 8.589,- + Rp. 600,- (Rp. 100,-/bungkus x 6 bungkus)


= Rp. 9.189,-

Total keseluruhan = Rp. 19.600,- + Rp. 9.189,- = Rp. 28.789,- dibulatkan Rp.
28.800,III. Analisa Resep
1. Analisa Obat
Biothicol
a. Isi

:Thiamfenikol 125 mg, 250 mg, 500 mg/ 5 ml sirup kering

b. Indikasi

:Pilihan pertama untuk pengobatan thypus yang disebabkan


oleh Salmonella thypii, dan infeksi yang disebabkan H.
Influenza, Riketsia, Chlamydia, dan bakteri gram negatif
lainnya.

c. Mekanisme kerja : BIOTHICOL mengandung Tiamfenikol, suatu anti-biotika


sintesis yang mempunyai spektrum luas, Efektif terhadap
bakteri

Gram-negatif

dan

Gram-positif.

Pemberian

BIOTHICOL secara oral akan diabsorpsi dengan baik, tidak


diinaktifkan

dalam

proses

metabolisme.

BIOTHICOL terdifusi dengan bebas ke dalam cairan tubuh,


cairan usus dan sel-sel dalam jaringan tubuh, serta diekskresi
melalui empedu dan urin dalam bentuk aktif.
d. Efek Samping

:Diskrasia darah terutama anemia aplastik yang dapat menjadi


serius dan fatal. Gangguan gastro intestinal seperti mual dan
muntah.

Heptasan
a. Isi

:Siproheptadin 4 mg

b. Indikasi

:antihistamin dan antiserotonin yang digunakan untuk alergi.

c. Kontra Indikasi

:Hipersensitivitas, bayi baru lahir atau prematur, gangguan


porfiria.

d. Efek samping

: Rasa kantuk, mulut kering, Gangguan koordinasi, eksitasi,


gelisah, histeri, insomnia, konvulsi, halusinasi, Mual, muntah,
diare, retensi urin, konstipasi, Sakit kepala, anoreksia,
gangguan penglihatan.A sidosis laktat dengan gejala mual,
muntah, kejang perut, diare, anoreksia, dan penurunan
penyerapan vitamin B12.

Elkana
a. Isi

: Dibasic calcium phosphate 200 mg, Calcium lactate 100


mg,Vitamin B6 20 mg, Vitamin C 25 mg, Vitamin D 100 IU.

b. Indikasi

: Indikasi Elkana adalah untuk defisiensi vitamin dan kalsium


dan untuk keadaan di mana kebutuhan vitamin dan kalsium
meningkat seperti wanita hamil, anak-anak dalam masa
pertumbuhan.

c. Kontra indikasi

:Gangguan ginjal sedang atau berat, gangguan hati, kelainan


herediter yang jarang berupa intoleransi galaktosa, defisiensi
lactase atau malabsorpsi glukosa galaktosa. DM tipe I atau
terapi diabetrik ketoasidosis. Anak <18 th, laktasi.

d. Efek samping

:Pusing, sakit kepala, konstipasi, mual, diare, artralgia,


nasofaringitis, tremor, infeksi saluran nafas atas dan asthenia.

Kapedoxin
a. Isi
b. Indikasi

: Isoniazid dan Vit B6.


: INH bersifat bakterisid terhadap mikobakterium yang sedang
tumbuh dan bersifat bakteriostatik terhadap mikobakterium
yang

sedang

dalam

fase

istirahat.

Mekanisme kerjanya menghambat biosintesa asam mikolat


yang merupakan unsur penting dinding sel mikobakterium

teberkulosis.
Vitamin B6 berfungsi untuk mencegah neuritis perifer yang
mungkin terjadi.
c. Kontra indikasi

:Hipersensitif dan gangguan hati.

d. Efek samping

:Pusing, sakit kepala, konstipasi, mual, diare, artralgia,


nasofaringitis, tremor, infeksi saluran nafas atas dan asthenia.

2. Interaksi Obat (Permasalahan dan Penyelesaian)


a. Aris (3 th) diindikasikan menderita thypus karena ada pemberian Biothicol yang
berisi Thiamfenikol. Thiamfenikol merupakan turunan Kloramfenikol yang lebih
aman untuk penderita thypus dan merupakan drug of choice untuk terapi thypus.
Biothicol harus dihabiskan untuk mencegah terjadinya resistensi pada penderita
thypus.
b. Konsumsi jus jeruk harus dihentikan karena kandungan asam pada jus jeruk dapat
menghambat absorbsi Thiamfenikol dalam saluran cerna.
c. Cobazym berisi enzim-enzim pencernaan yang bertujuan untuk menyediakan
enzim-enzim pencernaan. Hal ini berkaitan dengan pemberian Thiamfenikol yang
merupakan antibiotik spektrum luas sehingga dapat membunuh semua flora
normal dalam saluran cerna. Akibatnya akan menurunkan motilitas saluran cerna
sehingga diperlukan tambahan enzim pencernaan dari luar untuk membantu proses
pencernaan pada penderita thypus.

3. Dosis
Biothicol
Dws, anak dan bayi > 2 mgg : 50 mg /kgBB/hari terbagi dlm 3-4 dosis.
D1x

: 125 mg

D1h

: 3 x 125 mg = 375 mg

DP1x

: 50 mg /kgBB x 11,4 kg = 570 mg

DP1h

: 3 x 570 mg = 1710 mg

D1x/DP1x

: 125 mg / 570 mg = 0,2

D1h/DP1h

: 375 mg / 1710 mg = 0,2

Cobazym 3000
D1x

: 1/3tab x 3000 mcg = 1000 mcg 0,1 mg

D1h

: 2 x 1000 mcg = 2000 mcg 0,2 mg

DP1x

: 3000 mcg/2 = 1500 mcg 0,15 mg

DP1h

: 2 x 1500 mcg = 3000 mcg 0,3 mg

D1x/DP1x

: 0,1 mg / 0,15 mg = 0,66

D1h/DP1h

: 0,2 mg / 0,3 mg = 0,66

Heptasan
Anak 2-6 th: 2 mg, sehari 2-3 kali, maksimal 12 mg sehari (ISO vol 46, hal. 74)
D1x

: tab x 4 mg = 1 mg

D1h

:2 x 1 mg = 2 mg

DP1x

: 4 mg / 2 = 2 mg

DP1h

: 2 x 2 mg = 4 mg

D1x/DP1x

: 1 mg / 2 mg = 0,5 mg

D1h/DP1h

: 2 mg / 4 mg = 0,5 mg

Elkana
D1x

:1/3 tab

D1h

: 2 x 1/3 tab = 2/3 tab

DP1x

:-

DP1h

:-

D1x/DP1x

:-

D1h/DP1h

:-

Kapedoxin
Anak-anak, 10 mg/ kgBB/hari sampai sehari 300 mg dalam dosis tunggal. ISO vo 46,
hal 193)
D1x

: 25 mg

D1h

: 2 x 25 mg = 50 mg

DP1x

: 25 mg / 2 = 12,5 mg

DP1h

: 2 x 12,5 mg = 25 mg

D1x/DP1x

: 25 mg /12,5 mg = 2 mg

D1h/DP1h

: 50 mg / 25 mg = 2 mg

4. Cara Pemakaian
a. Cara pemakaian Biothicol
Biothicol berisi Thiamfenikol yang tersedia dalam sediaan sirup kering sehingga
apotek perlu merekonstitusi menjadi sediaan sirup siap minum. Aturan pakai
Biothicol 3 x 1 sendok takar (5 ml) sehingga per harinya 15 ml. Sediaan ini dalam
I Flash berisi 60 ml sehingga habis dalam 4 hari (4 x 15 ml 60 mL).
b. Cara pemakaian sediaan Pulveres
Sediaan pulveres diminum sebelum makan karena berisi enzim-enzim pencernaan
sehingga begitu pasien makan maka enzim-enzim pencernaan sudah tersedia
untuk membantu metabolisme makanan tersebut.

5. Cara Pembuatan
Sirup kering: dibuka tutupnya, ditambah aquadest hingga tanda batas, kemudian di
kocok dan diberi etiket.
Pulveres: dibersihkan lumpang dan alu, diambil Kapedoxin, Elkana, Heptasan, dan
Equal, digerus halus dalam lumpang hingga homogen. Sediaan pulveres dibagi 6,
kemudian diambil 2 kapsul Cobazym dan dibagi rata untuk 1 kapsul= 3 Pulveres,
dilipat, dimasukkan plastik, dan diberi etiket.
6. KIE
a. Komunikasi dan Informasi
1. Cobazym diberikan dalam bentuk racikan padahal enzim-enzim tersebut dapat
rusak jika digerus sehingga pengatasannya dengan langsung dicampurkan pada
campuran Heptasan, Elkana, Lapedoxin, dan Equal. Cobazym yang langsung
dicampurkan akan menghasilkan serbuk yang tidak homogen karena terdapat
butiran-butiran enzim sehingga pasien perlu diberi tahu bahwa racikan
pulveres tersebut memang tidak homogen karena ada enzim didalamnya.
2. Menghindari makanan yang bersifat asam dan pedas karena dapat memicu
asam lambung yang memperparah penyakit thypus.
3. Makan makanan yang teksturnya halus untuk mencegah motilitas usus yang
berlebihan.

7. COPY RESEP
APOTEK TIGA FARMA
Apoteker : Hinni, S.Farm.,Apt
SIA : KP.01.06.1.3.5310
SIPA : 078/445/SIA-G.APA/11.04/BPPT/X/2010
Alamat : Jl. Sejahtera No 9, Semarang

COPY RESEP
Nama Dokter
Tanggal resep
Nama Pasien
Umur
Alamat

R/

: Riyanti Adiguna, Sp. A.


: 13 Oktober 2014
: Aris
: 3 tahun
: Merapi 76, Semarang

Biothicol syr
S 3 dd cth I

Fls I

-----------------------------------------------------------det--------------

R/

Cobazym 300
Heptasan
Elkana
Kapedoxin
Equal
M f Pulv dtd No VI
S 2 dd I

Cps 1/3
tb
tb 1/3
mg 25
q.s

-----------------------------------------------------------det--------------

pcc
13/10/2014

CAP APOTEK

Cap apotek

Obat tersebut tidak boleh diganti tanpa sepengetahuan dokter

8. ETIKET
Apotek TIGA FARMA
Jl.Sarwo Edi Wibowo Km. 1 Semarang
Apoteker : Hinni, S. Farm, Apt
SIA: KP.01.06.1.3.5310
SIPA : 078/445/SIA-G.APA/11.04/BPPT/X/2010

No.1

Semarang, 13 Oktober 2014

Aris (3 th)
tiga kali sehari satu sendok takar (setengah jam sebelum makan)
Diminum sampai habis
(Biothicol)
tidak boleh diulang tanpa resep dokter

Apotek TIGA FARMA


Jl.Sarwo Edi Wibowo Km. 1 Semarang
Apoteker : Hinni, S. Farm, Apt
SIA: KP.01.06.1.3.5310
SIPA : 078/445/SIA-G.APA/11.04/BPPT/X/2010

No.2

Semarang, 13 Oktober 2014

Aris (3 th)
dua kali sehari satu bungkus (setengah jam sebelum makan)
tidak boleh diulang tanpa resep dokter

DAFTAR PUSTAKA

Anne, M., Young, L. Y., Alldregde, B. K., Corelli, R. L., Gugleilmo, B. J., Kradjan, W. A.,
Williams, B. R. 2008. Applied Therapeutics: The Clinical Use of Drugs. 9rd Edition.
New York: McGraw Hill.
Barret, K. E., Barman, S. E., Boitano, S., Brooks, H. L. 2010. Ganongs Review of Medical
Physicology 23rd Edition. New York: McGraw Hill.
Greene, R. J. and Harris, N. D. 2008. Pathologic and Therapeutics for Pharmacists: A Basic
for Clinical Pharmacy Practice 3rd Edition. London: Pharmaceutical Press.
Katzung, B. G., Masters, S. B., Trevor, A. J. 2009. Basic and Clinical Pharmacology 11th
Edition. New York: McGraw Hill.
Wilson, J. W., dan Estes, L. L. 2008. Mayo Clinic Antimicrobial Therapy. USA: Mayo
Foundation for Medical Education and Research.

RESUME

1. Hananun Zharfa (1041111062)


Fungsi dari coenzyme pada penderita tipes
Sebagai kombinasi dari enzim - enzim dimana antibiotic yang digaunakan bersifat
spectrum luas
Disini pesien tipes berusia 3 tahun dan akibat dari tipes dapat mengganggu
pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga coenzym berfungsi untuk membantu
meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
2. Pada etiket harus dijelaskan tentang cara minum obat sebelum makan diberi keterangan
waktu
Misal : 2 jam sebelum makan atau setengah jam sebelum makan.
3. Obat antibiotic pada etiket tertulis DIHABISKAN, pada keterangan ini harus benar
benar dijelaskan sehingga tidak terjadi kesalahan penafsiran pada pasien saat
mengkonsumsinya.
4. Penderita tipes mengkonsumsi buah buahan seperti jeruk, apel, dan anggur sebaiknya
dihentikan terlebih dahulu karena pada buah buahan ini mengandung senyawa flavonoid
yang dapat menekan enzim sitokrom P450 dan obat obat yang memiliki ikatan pepetida
dapat dihambat adanya flavonoid.