Anda di halaman 1dari 3

Ichwan Adi Surya

13/347815/PA/15367

Resume Tektonik Indonesia


Busur banda menurut

banyak ahli yang berpendapat bahwa Banda arc tidak

merupakan kelanjutan dari Sunda arc. Banda arc yang membentang dari pulau-pulau kecil di
sebelah timur p. Timor, melalui kep Tanimbar, kep. Kai, membelok keutara kemudian
kebarat sampai p. Seram dan p. Buru mempunyai kenampakan yang berbeda dengan Sunda
arc. Menurut Hamilton dan Katili, Banda arc merupakan satu kesatuan dengan Sunda arc
membentuk Sunda-Banda arc. Menurut Hamilton , struktur tektonik berdasarkan seismisitas,
Banda arc, yang merupakan kelanjutan dari Sunda arc terbentuk oleh subduksi antara 2
lempeng tektonik yang melengkung sampai 180.
Berikut struktur tektonik pada Banda arc menurut Waluyo,1992.

Terdapat dua sistem konvergen dengan Beniof zone yang berlawanan. Di bawah laut
maluku terdapat dua subduksi (konvergen) dengan beniof zone yang berlawanan. Adanya 2
deretan gunung api, yaitu di Minahasa yang melengkung ke barat dan di Halmahera yang
melengkung ke timur, menunjukkan bahwa di antara Minahasa dan Halmahera (Laut
Maluku) terdapat 2 subduksi yang berarah ke barat dan ke timur. Menurut hamilton,telah
berkembang subduksi ke arah timur (di sebelah timur Minahasa dan subduksi ke arah barat
(di se-belah barat Halmahera), yang mendorong subducting plate dengan dua Beniof zone
yang berlawanan arah. Di masa mendatang daerah ini akan mengalami subsidense
(penurunan), sehingga Laut Maluku akan semakin dalam. Secara geodinamika, gerakan ini
mungkin agak sukar terakomodasi karena harus ada subsidence pada lempeng yang bawah.

Gambar model laut Maluku menurut Hamilton


Menurut Waluyo,199. Subduksi yang ada tetap kearah barat dan timur dari sistem
konvergen dengan dua Beniof zone yang berlawanan arah. Overiding plates, Minahasa dan
Halmahera akan saling mendekat cenderung akan naik ke atas subducting plate dengan dua
Beniof zone yang berlawanan. Kedua plate tersebut akhirnya akan bertumbukan, sehingga

terbentuk pegunungan lipatan di daerah tersebut, sehingga daerah tersebut akan mengalami
pengangkatan. Secara geodinamika gerakan ini akan sangat mudah terakomodasi.

Gambar model laut Maluku menurut Waluyo