Ilmu Sosial dan Budaya
Dasar
Masyarakat Sadar Resiko
(Risk Society)
Oleh:
Rangga Putra (A1F013045)
Nadya Dirma Wahyuni (A1F013057)
Dhea Prasiwi (A1F013059)
Erva Rosa Prima Gayatri (A1F013071)
Yova Andela Sari (A1F013075)
Istilah Masyarakat Risiko
Masyarakat Risiko ataurisk
societymerupakan salah satu konsep
penting yang diperkenalkan oleh Ulrich
Beck.
Istilah tersebut ia kemukakan pada
tesis karyanya ,Risk Society : Toward a
New Modernity, tidak heran jika Beck
dikenal sebagai pencipta atas gambaran
mengenai dunia masyarakat risiko.
Jika dalam modernitas klasik
masalah utamanya berada pada
kekayaan dan bagaimana cara
mendistribusikannya dengan merata.
Sementara itu dalam modernitas
baru masalah utamanya adalah
risiko dan bagaimana cara mencegah,
meminimalkannya, atau
menyalurkannya.
Risiko Fisik Ekologis
Aneka risiko kerusakan fisik pada manusia
dan lingkungannya, contohnya : . gempa,
tsunami, letusan gunung) atau risiko yang
diproduksi oleh manusia (man made risks).
Aneka risiko biologis yang diproduksi melalui
aneka makanan, sayuran, hewan ternak, buahbuahan yang menciptakan aneka penyakit
kanker, tumor ganas, syaraf, kulit disebabkan
oleh intervensi proses artifisial-kimiawi
terhadap proses alam yang melampaui batas.
Risiko Sosial
Aneka risiko yang menggiring pada rusaknya
bangunan dan lingkungan sosial sebagai akibat
dari faktor-faktor eksternal kondisi alam,
teknologi, industri. risiko fisik kecelakaan (lalu
lintas jalan, pesawat terbang, kecelakaan laut),
bencana (banjir, longsor, kebakaran hutan,
kekeringan), yang sekaligus menciptakan pula
secara bersamaan risiko sosial, berupa
tumbuhnya aneka penyakit sosial:
ketakpedulian, ketakacuhan, indisipliner,
fatalitas, egoisme dan immoralitas.
Risiko Mental
Hancurnya bangunan psikis, berupa
perkembangan aneka bentuk
abnormalitas,
penyimpangan(deviance)atau
kerusakan psikis lainnya, baik yang
disebabkan faktor eksternal maupun
internal.
Modernisasi
Secara umum modernisasi
dalamilmu sosialmerujuk pada
sebuah bentuktransformasi dari
keadaan yang kurang maju atau
kurang berkembang ke arah yang
lebih baik dengan harapan akan
tercapai kehidupan masyarakat yang
lebih maju, berkembang, dan
makmur.
Teori Modernisasi
Wilbert E Moore yang menyebutkan
modernisasi adalah suatu transformasi
total kehidupan bersama
yangtradisionalatau pra modern dalam
arti teknologi serta organisasi sosial ke
arah pola-pola ekonomis danpolitisyang
menjadi ciri Negara barat yang stabil.
menurut J W School, modernisasi adalah
suatu transformasi, suatu perubahan
masyarakat dalam segala aspek-aspeknya.
Syarat Modenisasi
Cara berpikir yang ilmiah yang berlembaga dalam kelas
penguasa ataupun masyarakat.
Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar
mewujudkan birokrasi.
Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur
yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu.
Penciptaan iklim yang menyenangkan dan masyarakat
terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat
komunikasi massa.
Tingkatorganisasi yang tinggi yang di satu pihak berarti
disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan
kemerdekaan.
Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan
sosial
Proses moderenisasi
Pra - modernitas ( masyarakat
tradisional )
Sederhana modernitas ( masyarakat
industri )
Refleksif modernitas ( masyarakat
risiko )
masyarakat berisiko bukan berasal
dari masa lalu, tetapi struktur yang
melampaui desain industri klasik
Setiap fase mewakili hubungan yang
Masyarakat Modern
Masyarakat modern adalah
masyarakat yang telah mengalami
transformasi ilmu pengetahuan dan
teknologi yaitu masyarakat yang
mampu menyesuaikan dengan
situasi dan kondisi zamannya atau
hidup sesuai dengan konstelasi
zamannya.
Ciri-ciri masyarakat modern
Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman
baru dan penemuan-penemuan baru
Sikap menerima perubahan setelah menilai
kekurangan yang dihadapinya
Peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di
lingkungannya
Berorientasi ke masa kini dan masa yang akan datang
Menggunakan perencanaan dalam segala tindakannya
Yakin akan manfaat iptek.
Menghormati hak, kewajiban dan kehormatan pihak
lain (HAM).
Tidak mudah menyerah atau pasrah terhadap nasib
Dampak positif dan negatif dari
Modernisasi
Dampak Positif
- Perubahan Tata Nilai dan Sikap
- Berkembangnya ilmu pengetahuan
dan
teknologi
- Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dampak Negatif
- Pola Hidup Konsumtif
- Sikap Individualistik
- Gaya Hidup Kebarat-baratan
- Kesenjangan Sosial
- Kriminalitas
Teori Globalisasi
Teori globalisasi juga muncul sebagai
akibat dari serangkain
perkembangan internal teori sosial,
khususnya reaksi terhadap prespektif
seperti teori modernisasi
Pandangan Giddens tentang globalisasi
jelas terkait erat dan tumpang tindih
dengan pemikirannya tentang juggernaut
modernitas.
Sedangkan menurut Beck, Globalisme
adalah pandangan bahwa dunia
didominasi oleh perekonomian dan kita
menyaksikann munculnya hegemoni pasar
dunia kapitalis dan ideologi neoliberalis
yang menopangnya
Ciri-ciri berkembangnya
globalisasi kebudayaan
Berkembangnya pertukaran kebudayaan
internasional
Penyebaran prinsip multi-kebudayaan
Berkembangnya industry pariwisata
Semakin banyaknya imigrasi dari suatu
Negara ke Negara lain
Berkembangnya mode yang berskala global
Bertambah banyaknya event-event
berskala global
Dampak dari Globalisasi
Dampak positif
para generasi muda
mampu
mendapatkan saranasarana yang
memungkinkan
mereka memperoleh
informasi dan
berhubungan dengan
lebih efisien dengan
jangkauan yang lebih
luas.
Dampak negatif
generasi muda yang
tidak siap akan adanya
informasi dengan
sumber daya yang
rendah hanya akan
meniru hal-hal yang
tidak baik seperti
adanya bentuk-bentuk
kekerasan, tawuran,
melukis di temboktembok, dan lain-lain.
Anthony Giddens berfikir bahwa
modernitas telah menciptakan
secara nyata suatu kondisi resiko.
Resiko menjadi mengglobal secara
intensif dan ekspansif yang
mempengaruhi begitu banyak orang
di seluruh dunia
Teori Masyarakat Risiko
Masyarakat Risiko ataurisk
societymerupakan salah satu konsep
penting yang diperkenalkan oleh
sosiolog Jerman, Ulrich Beck
Risk Society (Masyrakat
risiko)
menurut Ulrich Beck, Masyarakat
risiko merupakan suatu istilah yang
menunjukkan bahwa terjadi
perubahan ke kondisi-kondisi baru
dalam kehidupan manusia saat ini.
Baik mengarah dari era modernitas
menuju modernitas lanjut
Beck menjelaskan bahwa resiko
dalam masyarakat modern
diproduksi oleh sumber kekayaan,
khususnya yang diperoleh dari
industri dan effek sampingnya
menghasilkan bahaya, bahkan
kematian bagi masyarakat dan
masyarakat dunia secara
keseluruhan sebagai hasil globalisasi,
contohnya bahaya nuklir dan global
Macam - macam Risiko
Menurut Beck,
resiko dibagi
menjadi 3 tipe:
Risiko fisik
ekologis
Risiko sosial
Risiko mental
Menurut Giddens,
resiko dibagi
menjadi 2 tipe:
Risiko dari alam
(external risk)
Resiko buatan
(manufactured
risk)