Anda di halaman 1dari 25

RANCANGAN

AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS


SEBAGAI GURU PROFESIONAL
DI SMK NEGERI 1 PADAHERANG
KABUPATEN PANGANDARAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan
Prajabatan CPNS Golongan III Pola Baru
Kabupaten Pangandaran

TRISNA SUPRIYATNA, SST.


NOSIS: 201601101077

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLRI


PUSAT PENDIDIKAN ADMINISTRASI
2016
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS

PADA DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III


DI SMK NEGERI 1 PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN

Oleh :
Nama

: Trisna Supriyatna, SST.

NIP

: 19840121 201503 1 002

Instansi

: Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga

Unit Kerja

: SMK Negeri 1 Padaherang

Jabatan

: Fungsional Tertentu

Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar Profesi PNS ini


Telah diseminarkan pada tanggal 5 Februari 2016
Bertempat di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan,
Pusat Pendidikan Administrasi POLRI, Bandung

Bandung, Februari 2016


Peserta Diklat

Trisna Supriyatna, SST.

NIP. 19840121 201503 1 002

DISETUJUI :
Penguji

Drs. Sabri Manullang


AKBP NRP. 70110336

Coach

Nolik Dwi Atmono, SE., ME.


NIP. 197811282008011001

Mentor

Hj. Atikah, S.Pd, M.Pd.


NIP. 197004072003122003

KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kepada Allah SWT, karena atas


ijin-Nya maka Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar Profesi PNS
ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar Profesi PNS ini
dibuat dengan maksud untuk merancang kegiatan - kegiatan yang
akan diaktualisasikan berdasarkan nilai-nilai dasar profesi PNS yang
harus diterapkan. Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar PNS
ini memuat kegiatan-kegiatan yang rencananya akan diaktualisasikan
di SMK Negeri 1 Padaherang Kabupaten Pangandaran dalam
pelaksanaan tugas sebagai Guru Profesional.
Dalam kesempatan ini, penyusun menyampaikan rasa terima
kasih dan penghargaan kepada :
1. Bpk. Drs. Dede Tarlana, MM. selaku Kepala SMK Negeri 1
Padaherang Kabupaten Pangandaran.
2. Bpk. Drs. Ekotrio Budhiniar, SH., MH. selaku Kepala Pusdikmin
Lemdiklat POLRI.
3. Bpk. Sutopo Wibowo, S.Kom. dan Bpk. Budi Sukmawijaya,
S.Sos.I selaku Perwira Penuntun selama kami menjadi siswa di
Pusdikmin Lemdiklat POLRI.
4. Bpk. Nolik Dwi Atmono, SE., ME. selaku Pembimbing, yang telah
banyak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk
memberikan bimbingan, saran, dan diskusi dalam penyelesaian
rancangan ini.
5. Bapak dan Ibu Panitia dan Widyaiswara Pusdikmin Lemdiklat
POLRI yang telah banyak memberikan bekal ilmu, dan staf
karyawan Pusdikmin Lemdiklat POLRI yang banyak membantu
selama diklat.
6. Rekan-rekan seperjuangan khususnya rekan-rekan Prajab
Golongan III
Angkatan I Kabupaten Pangandaran yang telah
banyak memberi bantuan.
7. Keluarga tercinta, terutama istri dan anak anak yang selalu
memberikan support dalam setiap keadaan.
Penyusun menyadari bahwa Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai
Dasar Profesi PNS ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu mohon
kritik dan saran yang membangun sehingga rancangan ini dapat
disempurnakan dan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang
membutuhkan di lain waktu.

Bandung, Februari 2016


Penyusun

Trisna Supriyatna, SST.


NIP. 19840121 201503 1
002
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah Pegawai Negeri Sipil
(PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diangkat
oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan
pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
Menurut Undang-Undang Aparatur Sipil Negara No. 5 Tahun 2014,
fungsi ASN adalah ASN sebagai Pelaksana Kebijakan Publik, ASN sebagai
Pelayan Publik, dan ASN sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa.
Tugas ASN sebagai pelayan publik meliputi banyak hal, dalam berbagai
ruang lingkup kehidupan. Seperti pelayanan administrasi negara, bidang
pendidikan, sosial, kesehatan, dan lain sebagainya. Setiap ruang lingkup
pelayanan tersebut memiliki unit pelaksana terpadu, mulai dari unit terkecil
hingga unit terbesar dalam lingkup nasional.
Guru sebagai aktor utama fungsi pelaksanaan di bidang pendidikan
merupakan profesi yang sangat mulia sekaligus membutuhkan aparat yang
memiliki prinsip ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi) guna mencapai tujuan dan sasaran pokok, sebagaimana
tugas pokok dan fungsi guru yang tercantum dalam Undang-undang Sistem
Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
Untuk mewujudkan ketiga fungsi ASN tersebut maka sebagai Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) wajib mengikuti Diklat terintegrasi yang
diharapkan dapat menjelaskan bagaimana memahami dan menerapkan ketiga

fungsi tersebut baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan sosial


kemasyarakatan.
Berdasarkan pertimbangan di atas, peserta diklat prajabatan CPNS Tahun
2016 ditugaskan untuk merancang aktualisasi nilai dasar ANEKA yang akan
dilaksanakan di tempat kerja, yang dalam hal ini penyusun akan melaksanakan
aktualisasi nilai nilai dasar PNS di SMK Negeri 1 Padaherang, Kecamatan
Padaherang, Kabupaten Pangandaran sebagai bentuk penerapan ilmu yang sudah
didapat selama mengikuti Diklat Prajabatan CPNS dalam kurun waktu 15
hari belajar / Internalisasi / ON Campus di PUSDIKMIN LEMDIKLAT POLRI
Gede Bage Bandung.
Rancangan aktualisasi Nilai Dasar ANEKA terdiri atas Kegiatan,
Tahapan Kegiatan, Output/ Hasil Kegiatan, Nilai - Nilai Dasar yang berkaitan
dengan kegiatan, Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi, serta Penguatan
Nilai - Nilai Organisasi. Rancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan dan
target kerja yang jelas baik pada masa aktualisasi maupun untuk seterusnya
dengan pengembangan rancangan yang relevan dengan kondisi di lapangan.
Diklat Prajabatan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pola baru ini diharapkan dapat
menghasilkan PNS yang Akuntable, Profesional, melaksanakan tugas jabatannya
secara efektif dan efisien, berintegritas moral, beretika, jujur, bertanggungjawab,
berkomitmen tinggi, anti korupsi serta berjiwa nasionalisme.
B. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
1. VISI DAN MISI SMK NEGERI 1 PADAHERANG
Visi SMK Negeri 1 Padaherang adalah :
Menjadi SMK Unggul yang Mampu Bersaing Pada Era Global Tahun
2019.
Adapun Misi SMK Negeri 1 Padaherang antara lain :
1)
Bersikap Profesional dalam melakukan segala tindakan dan
perbuatan dengan tetap berlandaskan pada Keimanan dan Ketakwaan
terhadap Allah SWT.
2)
Menciptakan kemitraan yang kokoh dengan Dunia Usaha / Dunia
Industri serta Instansi Terkait.
3)
Melakukan Inovasi dalam Bidang Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi.
4)
Membekali

tamatan

dengan

Keterampilan berdasar Kurikulum 2013.

Pengetahuan,

Sikap,

dan

5)

Melaksanakan Sistem Manajemen Mutu berdasarkan ISO 9001 :

2008.

2. TUGAS POKOK DAN FUNGSI


Jenis tugas guru sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 52 dapat dikategorikan sebagai
kegiatan tatap muka atau bukan tatap muka, diantaranya adalah :
1) Merencanakan Pembelajaran
Guru wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada
awal tahun atau awal semester, sesuai dengan silabus yang telah
ditentukan.
2) Melaksanakan Pembelajaran
Melaksanakan pembelajaran merupakan kegiatan interaksi edukatif
antara peserta didik dengan guru. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan
tatap muka sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor
74 Tahun 2008 tentang Guru. Penjelasan kegiatan tatap muka adalah
sebagai berikut :

Kegiatan tatap muka atau pembelajaran terdiri dari kegiatan penyampaian materi
pelajaran, membimbing dan melatih peserta didik terkait dengan materi
pelajaran, dan menilai hasil belajar yang terintegrasi dengan pembelajaran dalam
kegiatan tatap muka ;

Menilai hasil belajar yang terintegrasi dalam proses pelaksanaan pembelajaran


tatap muka antara lain berupa penilaian akhir pertemuan atau penilaian akhir tiap
pokok bahasan merupakan bagian dari kegiatan tatap muka ;

Kegiatan tatap muka dapat dilakukan secara langsung atau termediasi dengan
menggunakan

media

antara

lain

video,

modul

mandiri,

kegiatan

observasi/eksplorasi ;

Kegiatan tatap muka dapat dilaksanakan antara lain di ruang teori/kelas,


laboratorium, studio, bengkel atau di luar ruangan ;

Waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran atau tatap muka sesuai dengan durasi
waktu yang tercantum dalam struktur kurikulum sekolah/madrasah.

Sebelum pelaksanaan kegiatan tatap muka, guru diharapkan melakukan


persiapan,

antara

kelas/ruangan,

lain

bahan

pengecekan

pelajaran,

dan/atau

modul,

media,

penyiapan
dan

fisik

perangkat

administrasi.
3) Menilai Hasil Pembelajaran
Menilai hasil pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan untuk
memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan
hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan
berkesinambungan. Melalui penilaian hasil pembelajaran diperoleh
informasi yang bermakna untuk meningkatkan proses pembelajaran
berikutnya serta pengambilan keputusan lainnya. Menilai hasil
pembelajaran dilaksanakan secara terintegrasi dengan tatap muka seperti
ulangan harian dan kegiatan menilai hasil belajar dalam waktu tertentu
seperti ujian tengah semester dan akhir semester.
4) Membimbing dan Melatih Peserta Didik
Membimbing dan melatih peserta didik dibedakan menjadi tiga kategori
yaitu membimbing atau melatih peserta didik dalam proses tatap muka,
intrakurikuler, dan ekstrakurikuler.
5) Melaksanakan Tugas Tambahan
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 24 ayat
(7) menyatakan bahwa guru dapat diberi tugas tambahan sebagai Kepala
Satuan Pendidikan, Wakil Kepala Satuan Pendidikan, Ketua Program
Keahlian Satuan Pendidikan, Pengawas Satuan Pendidikan, Kepala
Perpustakaan, Kepala Laboratorium, Bengkel, atau Unit Produksi.
Selanjutnya, sesuai dengan isi Pasal 52 ayat (1) huruf e, guru dapat diberi
tugas tambahan yang melekat pada tugas pokok misalnya menjadi
Pembina Pramuka, Pembimbing Kegiatan Karya Ilmiah Remaja, dan
Guru Piket.

C. NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS

Terdapat lima nilai-nilai dasar profesi PNS yang harus diaktualisasikan, yaitu
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi
(ANEKA). Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing nilai dasar :
1. AKUNTABILITAS
Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau
institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.
Indikator nilai dasar akuntabilitas adalah jujur, tanggung jawab, adil,
konsistensi, transparan, dan kejelasan target.
2. NASIONALISME
Nasionalisme adalah sikap kesetiaan tertinggi seseorang yang harus
diberikan kepada bangsa dan negaranya. Salah satu bentuk dari sikap
nasionalisme adalah dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari. Indikator nilai dasar nasionalisme adalah jujur,
tanggung jawab, rela berkorban, religius, tidak memaksakan kehendak,
kepentingan bersama, tidak diskriminatif, dapat dipercaya, disiplin.
3. ETIKA PUBLIK
Etika Publik adalah ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam
suatu organisasi kelompok masyarakat. Etika publik berkaitan dengan
perilaku manusia, memberikan prinsip dalam berperilaku, dan sistem nilai
manusia. Indikator nilai dasar etika publik adalah taat peraturan perundangundangan, cermat, integritas tinggi, tanggung jawab, disiplin, dan jujur.
4. KOMITMEN MUTU
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan
berorientasi pada kualitas hasil. Indikator dari nilai komitmen mutu adalah
efektivitas, efisiensi, inovasi dan berorientasi mutu.
5. ANTI KORUPSI
Anti Korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk
memberantas segala tingkah laku atau tindakan yang melawan norma
norma dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, merugikan negara
atau masyarakat baik secara langsung maupun

tidak langsung. Tindak

pidana korupsi yang terdiri dari kerugian keuangan negara, suap -menyuap,
pemerasan, perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, benturan
kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi. Nilai-nilai dasar anti korupsi
adalah mandiri, tanggung jawab, disiplin, jujur, adil, peduli, kerja keras,
sederhana, dan berani.
8

BAB II
PELAKSANAAN
Isi dari Bab Pelaksanaan ini terdiri dari Tujuan Rancangan Aktualisasi, dan
Rencana Kegiatan, dan Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi. Kemudian di dalam

tiap - tiap rencana kegiatan diperjelas dengan uraian Tahapan Kegiatan, Output/Hasil
Kegiatan, Nilai-nilai Dasar, Kontribusi terhadap Visi/Misi, Penguatan Nilai-Nilai
Organisasi, dan
A. TUJUAN PENULISAN RANCANGAN AKTUALISASI
Penulisan rancangan aktualisasi ini bertujuan :
1. Untuk lebih memahami nilai-nilai dasar profesi PNS dengan menerapkan
nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu,
dan Anti Korupsi) yang akan diaktualisasikan pada pelaksanaan pekerjaan
sehari-hari di tempat kerja.
2. Sebagai panduan/pedoman/acuan terhadap kegiatan-kegiatan yang akan
dilaksanakan / diaktualisasikan di tempat kerja yang berkaitan dengan
Nilai Nilai Dasar PNS (Prinsip ANEKA)
3. Untuk memenuhi salah satu tahapan / persyaratan yang harus dilakukan
dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan CPNS Pola Baru
untuk golongan III.
B. RENCANA KEGIATAN
Beberapa kegiatan yang akan dilakukan pada tahap aktualisasi di Tempat Kerja
adalah sebagai berikut :
1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan membuat RPP adalah :
1) Memilih materi materi yang akan diajarkan dengan bersumber pada silabus,
program tahunan, dan program semester;
2) Membuat RPP kurikulum 2013 sesuai dengan format yang terdapat pada
peraturan pemerintah;
3) Berkonsultasi dengan guru matematika lainnya dalam proses pembuatan RPP;
4) Meminta tanda tangan kepala sekolah sebagai aspek legalitas RPP.
Langkah pertama saya akan memilih materi yang akan dibuat RPP.
Kemudian saya membuat RPP sesuai dengan peraturan pemerintah yang
berlaku sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap salah satu tugas
pokok guru. Salah satu peraturan pemerintah yang mengatur tentang
format RPP Kurikulum 2013 adalah Permendikbud Nomor 103 tahun
2014. Kegiatan ini bertujuan agar terjadinya proses pembelajaran yang
10

baik dan berorientasi mutu. Pada saat pembuatan RPP, saya berkonsultasi
dengan guru matematika lainnya dan meminta bimbingan dari Kepala
Sekolah dengan menggunakan bahasa yang sopan dan santun. Saya tidak
melakukan pembuatan RPP pada saat jam mengajar, sehingga tidak
melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai guru mata pelajaran.
b. Output / Hasil Kegiatan
RPP yang dibuat dapat menjadi acuan dan dasar dalam pelaksanaan
proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bukti
fisik dari kegiatan ini adalah draft Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP).

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Pertanggungjawaban
Saya membuat RPP sesuai dengan peraturan pemerintah yang
berlaku sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap salah satu
tugas pokok guru. Salah satu peraturan pemerintah yang mengatur
tentang format RPP Kurikulum 2013 adalah Permendikbud Nomor
103 tahun 2014.

Etika Publik

: Sopan dan Santun

Pada saat pembuatan RPP, saya berkonsultasi dengan guru


matematika lainnya dan meminta bimbingan dari Kepala Sekolah
dengan menggunakan bahasa yang sopan dan santun.

Komitmen Mutu

: Berorientasi Mutu

Kegiatan pembuatan RPP ini bertujuan agar terjadinya proses


pembelajaran yang baik dan berorientasi mutu.
d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Hasil pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat
dengan baik dan sesuai aturan dapat memberi kontribusi terhadap
terwujudnya misi sekolah terutama dalam upaya membekali tamatan yang
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa sesuai Kurikulum
2013 dan melaksanakan Sistem Manajemen Mutu berdasar ISO
9001:2008.

11

e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi


Dengan adanya kegiatan pembuatan RPP yang berkualitas akan
memperkuat nilai tanggung jawab dan efektifitas sekolah.
2. Melaksanakan Proses Pembelajaran
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan pelaksanaan proses pembelajaran :
1) Mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dibuat
2)
3)
4)
5)
6)

sebelumnya;
Memasuki kelas tepat waktu;
Menggunakan pakaian yang rapi,sopan, dan sesuai aturan;
Mengawali pembelajaran dengan berdoa;
Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat;
Menggunakan kata-kata yang baik,sopan, dan mudah dimengerti saat proses

pembelajaran;
7) Tidak membeda-bedakan siswa dalam proses pembelajaran;
8) Meninggalkan kelas tepat waktu.
Pelaksanaan proses pembelajaran akan dilakukan secara konsisten dan
sungguh-sungguh. Saya akan melaksanakan proses pembelajaran sesuai
dengan RPP yang telah dibuat, sehingga siswa dapat mencapai tujuan
pembelajaran dengan baik. Sebelum pelaksanaan pembelajaran, saya
mengajak siswa untuk berdoa, hal ini merupakan salah satu perwujudan
dari sikap religius. Selain itu, pada saat proses pembelajaran berlangsung
saya tidak membeda-bedakan siswa dan memberikan kesempatan kepada
mereka untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Selama proses
pembelajaran, saya menyampaikan materi dengan kata-kata yang baik,
sopan, dan mudah dipahami oleh siswa. Selain itu saya juga menggunakan
pakaian yang sopan dan rapi saat melaksanakan proses pembelajaran.
Ketika proses pembelajaran, saya akan masuk dan keluar kelas tepat pada
waktunya sehingga tidak mengandung unsur pertentangan kepentingan.
b. Output / Hasil Kegiatan
Proses pembelajaran yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh
tanggung jawab akan membuat situasi pembelajaran menjadi lebih baik.
Siswa akan meneladani cara berpakaian guru yang rapi dan sesuai aturan.

12

Selain itu, pembelajaran akan berjalan dengan baik karena siswa merasa
tertarik dan nyaman dengan proses pembelajaran yang berlangsung. Bukti
fisik dari kegiatan ini adalah dokumentasi kegiatan pada saat proses
pembelajaran berlangsung dan fotokopi kehadiran siswa serta agenda
harian mengajar.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Konsisten dan Sungguh-Sungguh
Pelaksanaan proses pembelajaran akan dilakukan secara konsisten
dan sungguh-sungguh.

Nasionalisme

: Religius dan Tidak Membeda-bedakan

Sebelum pelaksanaan pembelajaran, saya mengajak siswa untuk


berdoa, hal ini merupakan salah satu perwujudan dari sikap religius.
Selain itu, pada saat proses pembelajaran berlangsung saya tidak
membeda-bedakan siswa dan memberikan kesempatan kepada
mereka untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan.

Etika Publik

: Komunikasi yang baik dan sopan, berpakaian rapi dan

sopan
Selama proses pembelajaran, saya menyampaikan materi dengan
kata-kata yang baik, sopan, dan mudah dipahami oleh siswa. Selain
itu saya juga menggunakan pakaian yang sopan dan rapi saat
melaksanakan proses pembelajaran.

Komitmen Mutu

: Berorientasi Mutu

Saya akan melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan RPP


yang telah dibuat, sehingga siswa dapat mencapai tujuan
pembelajaran dengan baik.
d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan dengan baik dapat memberi
kontribusi terhadap terwujudnya misi sekolah terutama dalam upaya
membekali tamatan yang memiliki pengetahuan, keterampilan,dan sikap
siswa serta bersikap profesional dalam melakukan tindakan dan
perbuatan.

13

e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi


Pelaksanaan proses pembelajaran yang konsisten dan sungguh-sungguh
merupakan salah satu kegiatan yang akan memperkuat nilai profesional
dan integritas sekolah.
3. Merancang Sistem Ulangan Harian / Ujian Pengetahuan berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi (Online)
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan Merancang Sistem Ulangan Harian / Ujian Pengetahuan berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi (Online) adalah :
1) Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
2) Sosialisasi Sistem E-Learning (Pembelajaran dan Pengujian) dan cara
penggunaan Sistem E-Learning berbasis TIK
3) Menginstruksikan kepada siswa agar membuat akun E-Learning berbasis TIK
4) Membimbing dan mengawasi siswa pada saat membuat Akun E-Learning
5) Mencek aktifasi Akun E-Learning siswa di portal E-Learning Guru
Saya membuat soal ulangan harian dengan tanggung jawab dan sungguhsungguh. Soal tersebut saya akan disesuaikan dengan indikator
pembelajaran yang dicapai, sehingga berorientasi pada mutu. Selain itu,
saya juga akan cermat menyusun kisi-kisi soal dan jawaban. Saya tidak
akan membocorkan soal ulangan harian sehingga tidak mengandung unsur
kolusi dan nepotisme.
b. Output / Hasil Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung proses ujian dalam
kelas tanpa harus bertatap muka langsung antara guru
dengan siswa atau di bawah pengawasan guru secara
langsung.

Bukti

fisik

berupa

E-Learning

pada

portal

website yang dapat diakses secara online atau terkoneksi


dengan internet.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung jawab dan sungguh-sungguh
Saya merancang sistem ulangan harian berbasis TIK dengan
tanggung jawab dan sungguh-sungguh.

14

Etika Publik

: Cermat

Saya juga akan cermat menyusun kisi-kisi soal dan jawaban.

Komitmen

: Inovasi, efektif dan efisien


Dalam memberikan ulangan harian terhadap siswa, menggunakan
sistem ulangan berbasis TIK

d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi


Kegiatan

merancang

sistem

ujian

online

berkontribusi

terhadap

terwujudnya misi sekolah terutama dalam upaya membekali tamatan yang


memiliki pengetahuan sesuai kurikulum 2013 dan melaksanakan Sistem
Manajemen Mutu berdasar ISO 9001:2008, juga berkontribusi terhadap
misi Melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Dengan adanya kegiatan Merancang Sistem ulangan harian / Ujian
berbasis TIK yang berkualitas akan memperkuat nilai tanggung jawab dan
komitmen mutu sekolah.
4. Membuat Soal Ulangan Harian / Ujian Pengetahuan berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi (Online)
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan membuat soal ulangan harian adalah:
1)
2)
3)
4)

Menyiapkan Peralatan yang dibutuhkan


Merancang / membuat soal
Mengunggah (Upload) Soal ke Portal E-Learning Guru
Menguji coba sistem Ulangan Online berbasis TIK
Saya membuat soal ulangan harian dengan tanggung jawab dan sungguhsungguh. Soal tersebut saya akan disesuaikan dengan indikator
pembelajaran yang dicapai, sehingga berorientasi pada mutu. Selain itu,
saya juga akan cermat menyusun kisi-kisi soal dan jawaban. Saya tidak
akan membocorkan soal ulangan harian sehingga tidak mengandung unsur
kolusi dan nepotisme.
b. Output / Hasil Kegiatan

15

Soal yang dibuat akan disesuaikan dengan indikator pencapaian


kompetensi dan tingkat kemampuan siswa. Sehingga soal tersebut dapat
benar-benar digunakan untuk menguji tingkat pemahaman siswa. Bukti
fisik dari kegiatan ini adalah kisi-kisi ulangan harian, soal ulangan harian,
dan E-Learning pada portal website yang dapat diakses
secara online atau terkoneksi dengan internet.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung jawab dan sungguh-sungguh
Saya merancang sistem ulangan harian berbasis TIK dengan
tanggung jawab dan sungguh-sungguh.

Etika Publik

: Cermat

Saya juga akan cermat menyusun kisi-kisi soal dan jawaban.

Komitmen

: Inovasi, efektif dan efisien


Dalam memberikan ulangan harian terhadap siswa, menggunakan
sistem ulangan berbasis TIK

d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi


Kegiatan membuat soal ujian online berkontribusi terhadap terwujudnya
misi sekolah terutama dalam upaya membekali tamatan yang memiliki
pengetahuan

sesuai

kurikulum

2013

dan

melaksanakan

Sistem

Manajemen Mutu berdasar ISO 9001:2008, juga berkontribusi terhadap


misi Melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Dengan adanya kegiatan pembuatan RPP yang berkualitas akan
memperkuat nilai tanggung jawab dan efektifitas sekolah.
5. Melaksanakan Ulangan Harian / Ujian Pengetahuan berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi (Online)
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan dalam pelaksanaan ulangan harian :

16

1)
2)
3)
4)
5)
6)

Menyiapkan Peralatan yang dibutuhkan


Mempersiapkan daftar hadir kegiatan ulangan;
Memberi pengarahan tentang petunjuk pelaksanaan ulangan harian;
Mengawasi jalannya ulangan harian;
Memeriksa hasil ulangan online
Mengumumkan nilai hasil ulangan online
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap salah satu tugas guru, saya akan
melaksanakan ulangan harian setelah materi pelajaran selesai. Saya
melaksanakan ulangan harian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Saat mengawasi
siswa yang sedang melaksanakan ulangan harian, saya bersikap adil dan
tidak diskriminatif. Saya akan memberikan pengarahan sebelum
pelaksanaan ulangan harian dengan menggunakan bahasa yang santun dan
mudah dipahami. Saya tidak akan memberikan kunci jawaban kepada
siswa pada saat pelaksanaan ulangan harian berlangsung.

b. Output / Hasil Kegiatan


Kegiatan ulangan harian akan berjalan lancar dan kondusif sehingga siswa
lebih nyaman dalam proses pengerjaannya. Selain itu, kegiatan tersebut
akan membiasakan siswa bersikap jujur dan percaya diri dalam
pengerjaan soal ulangan. Suasana kelas pun menjadi lebih terkendali.
Bukti fisik dari kegiatan ini adalah daftar hadir pelaksanaan ulangan
harian dan dokumentasi pada saat pelaksanaan ulangan harian. Kemudian,
Hasil pengoreksian ulangan harian akan sesuai dengan standar yang telah
ditentukan sehingga ada kejelasan target. Kegiatan ini akan meminimalisir
terjadinya kesalahan dalam pengoreksian dan penskoran. Bukti fisik dari
kegiatan ini adalah dokumentasi pada saat proses pengoreksian hasil
ulangan harian dan rekapitulasi daftar nilai siswa / print out.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung Jawab
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap salah satu tugas guru, saya
akan melaksanakan ulangan harian setelah materi pelajaran selesai.

17

Nasionalisme

: Adil dan Tidak Diskriminatif

Saat mengawasi siswa yang sedang melaksanakan ulangan harian,


saya bersikap adil dan tidak diskriminatif.

Etika Publik

: Bahasa yang santun

Saya akan memberikan pengarahan sebelum pelaksanaan ulangan


harian dengan menggunakan bahasa yang santun dan mudah
dipahami.

Komitmen Mutu

: Inovasi, efektif dan efisien

Saya melaksanakan ulangan harian bertujuan untuk mengetahui


sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan.
Sehingga dapat mengetahui sejauh mana efektifitas dari proses
pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dalam memberikan ulangan
harian terhadap siswa, menggunakan sistem ulangan berbasis TIK

Anti Korupsi

: Menjaga Kerahasiaan

Hasil ujian diperiksa dan dilaporkan sesuai dengan hasil yang


diperoleh siswa dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun.
d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Pelaksanaan ulangan harian / ujian online

dapat memberi kontribusi

terhadap terwujudnya misi sekolah terutama dalam upaya membekali


tamatan yang memiliki pengetahuan siswa sesuai Kurikulum 2013 dan
melaksanakan Sistem Manajemen Mutu berdasar ISO 9001:2008, serta
Melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Pelaksanaan ulangan harian yang kondusif dan tertib serta menggunakan
teknologi akan memperkuat nilai akuntabiltas dan efektifitas sekolah.
6. Melaksanakan Program Remidial
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan dalam pelaksanaan remidial adalah :

18

1)
2)
3)
4)

Mempersiapkan daftar siswa yang mengikuti remidial;


Mempersiapkan daftar hadir remidial;
Memberi pengarahan tentang petunjuk pelaksanaan remidial;
Memberi bimbingan kepada siswa jika terjadi kendala dalam pelaksanaan
remidial.
Bagi siswa yang tidak tuntas nilai ulangan hariannya, saya akan
melaksanakan kegiatan remidial untuk siswa dengan penuh tanggung
jawab. Saat memberikan pengarahan sebelum pelaksanaan remidial, saya
menggunakan kata-kata yang santun dan mudah dipahami. Pelaksanaan
remidial tersebut bertujuan agar hasil yang diharapkan dapat terealisasi
dengan baik. Apabila terdapat kendala saat proses remidial, saya akan
memberikan bimbingan kepada siswa.
b. Output / Hasil Kegiatan
Kegiatan yang dilakukan akan berjalan dengan baik dan siswa akan
memperoleh nilai sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal. Bukti fisik
dari kegiatan ini adalah daftar siswa yang mengikuti remidial, daftar hadir
siswa saat remidial, dan dokumentasi proses remidial.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung Jawab
Bagi siswa yang tidak tuntas nilai ulangan hariannya, saya akan
melaksanakan remidial dengan penuh tanggung jawab.

Etika Publik

: Sopan Mudah Dipahami

Saat memberikan pengarahan sebelum pelaksanaan remidial, saya


menggunakan kata-kata yang santun dan mudah dipahami.

Komitmen Mutu

: Inovasi, efektif dan efisien, bermutu

Pelaksanaan remidial tersebut bertujuan agar hasil yang diharapkan


dapat terealisasi dengan baik.
d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Pelaksanaan remidial yang dilaksanakan dengan baik dapat memberi
kontribusi terhadap terwujudnya misi sekolah terutama dalam upaya

19

membekali tamatan yang memiliki pengetahuan sesuai kurikulum 2013


dan melaksanakan Sistem Manajemen Mutu berdasar ISO 9001:2008.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Dengan adanya kegiatan remidial akan memperkuat nilai tanggung jawab
dan profesional sekolah.
7. Membuat Administrasi Ujian Kompetensi Kejuruan (Praktik) pada
Kompetensi Keahlian Teknik Elektronika Industri
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan membuat administrasi Ujian Kompetensi Kejuruan (Praktik)
untuk tingkat XII Kompetensi Keahlian Teknik Elektronika Industri :
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

Siapkan peralatan yang dibutuhkan


Membuat form daftar hadir siswa
Membuat form daftar hadir penguji Internal dan Eksternal
Membuat form daftar hadir panitia
Membuat form berita acara
Membuat form penilaian
Membuat Tata Tertib Ujian Kompetensi Kejuruan
Mencetak semua form yang telah dibuat
b. Output / Hasil Kegiatan
Seluruh rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Kejuruan (Praktik) tingkat
XII kompetensi keahlian Teknik Elektronika Industri didukung dengan
perangkat pelaporan yang jelas. Mulai dari adanya form kehadiran
siswa/penguji/dan panitia, adanya form penilaian, adanya soal Uji
Kompetensi Kejuruan (Praktik).

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung Jawab
Melaksanakan tugas dengan sepenuh hati, hal ini demi kepentingan /
kelancaran kegiatan Ujian Kompetensi Kejuruan

Etika Publik

: Sopan Mudah Dipahami

Dalam membuat semua dokumen administrasi UKK, sebaiknya


berkoordinasi dengan pihak pihak terkait di sekolah semisal bagian
Kurikulum.

20

Komitmen Mutu

: Berorientasi Mutu

Dalam membuat form form administrasi, mengacu pada standar


(Juklak/Juknis) yang sudah ditentukan pemerintah.

Anti Korupsi

: Tidak menyalahgunakan anggaran ATK

Penggunaan anggaran untuk bahan / ATK yang diberikan oleh pihak


sekolah agar dibelanjakan sesuai dengan keperluan (seharusnya)
d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Hasil pembuatan administrasi Ujian Kompetensi Kejuruan yang dibuat
dengan baik dan sesuai aturan dapat memberi kontribusi terhadap
terwujudnya misi sekolah terutama dalam melaksanakan Sistem
Manajemen Mutu berdasarkan ISO 9001:2008 dan Bersikap profesional
dalam melakukan tindakan dan perbuatan.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Dengan adanya dokumen administrasi Ujian Kompetensi Kejuruan yang
berkualitas akan memperkuat nilai tanggung jawab, komitmen dan
efektifitas sekolah.
8. Melaksanakan Tugas Tambahan sebagai Guru Piket
a. Tahapan Kegiatan
Tahapan melaksanakan tugas sebagai guru piket adalah :
1)
2)
3)
4)
5)

Datang ke sekolah maksimal 15 menit sebelum bel masuk.


Menghidupkan bel sekolah.
Mengisi daftar hadir piket guru.
Mencek rekap absen siswa dan guru ke setiap kelas.
Pulang dari sekolah setelah minimal 30 menit setelah bel pulang.
Saya melaksanakan tugas-tugas sebagai guru piket sesuai jadwal yang
telah ditentukan dengan penuh tanggung jawab. Apabila ada rekan kerja
yang meminta ijin untuk tidak hadir, saya akan memberikan toleransi.
Saya berkomunikasi dengan guru piket lain dengan ramah dan sopan.
Saya akan melaksanakan tugas-tugas piket secara cepat dan tepat.
b. Output / Hasil Kegiatan
Mengetahui daftar nama siswa dan guru yang tidak hadir untuk nantinya
ditindaklanjuti

oleh

pihak

21

sekolah

yang

berwenang.

Kemudian

menjadikan suasana sekolah lebih kondusif dan tertib. Bukti fisik dari
kegiatan ini adalah fotokopi daftar hadir piket guru, fotokopi rekap absen
siswa dan guru, fotokopi daftar kejadian dan dokumentasi pada saat
pelaksanaan piket guru.

c. Nilai Nilai Dasar


Akuntabilitas
: Tanggung Jawab
Saya melaksanakan tugas-tugas sebagai guru piket sesuai jadwal
yang telah ditentukan dengan penuh tanggung jawab.

Nasionalisme

: Toleransi

Apabila ada rekan kerja yang meminta ijin untuk tidak hadir, saya
akan memberikan toleransi.

Etika Publik

: Ramah dan Sopan

Saya berkomunikasi dengan guru guru, guru piket lain, dan siswa
dengan ramah dan sopan.

Komitmen Mutu

: Cepat dan Tepat, efektif

Saya akan melaksanakan tugas-tugas piket secara cepat dan tepat.


d. Kontribusi Terhadap Visi / Misi
Pelaksanaan piket guru yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab
dapat memberi kontribusi terhadap terwujudnya misi sekolah bersikap
profesional dalam melakukan tindakan dan perbuatan.
e. Penguatan Nilai Nilai Organisasi
Dengan melaksanakan tugas sebagai guru piket akan memperkuat nilai
tanggung jawab dan kedisiplinan sekolah.
C. JADWAL RENCANA PELAKSANAAN AKTUALISASI
N
o

KEGIATAN

Membuat
Rencana
Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).

Bulan / Tanggal
Februari
8

1
0

1
1

22

1
2

1
3

1
4

1
5

1
6

1
7

1
8

1
9

2
0

2
1

2
2

N
o
2

Bulan / Tanggal
Februari

KEGIATAN
8

1
0

1
1

Melaksanakan Proses
Pembelajaran
Merancang Sistem
Ulangan Harian /
Ujian Pengetahuan
berbasis Teknologi
Informasi dan
Komunikasi (Online)
Membuat Soal
Ulangan Harian /
Ujian Pengetahuan
berbasis Teknologi
Informasi dan
Komunikasi (Online)
Melaksanakan
Ulangan Harian /
Ujian Pengetahuan
berbasis Teknologi
Informasi dan
Komunikasi (Online)
Melaksanakan
Remidial
Membuat
Administrasi Ujian
Kompetensi
Kejuruan (Praktik)
pada Kompetensi
Keahlian Teknik
Elektronika Industri
Melaksanakan Tugas
Tambahan sebagai
Guru Piket

23

1
2

1
3

1
4

1
5

1
6

1
7

1
8

1
9

2
0

2
1

2
2

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Rancangan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS ini
merupakan tahapan kegiatan yang harus ditempuh sebelum
melakukan aktualisasi di unit kerja masing-masing. Dalam
rancangan ini diterapkan nilai - nilai

dasar bagi PNS dalam

melakukan tugasnya sebagai pelayan publik yang profesional.


Nilai-nilai

dasar

tersebut

antara

lain

Akuntabilitas,

Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi.


Dengan aktualisasikan nilai nilai dasar profesi PNS pada setiap
kegiatan di tempat kerja, maka akan terbiasa menjadi pelayan
publik yang berkarakter.
Kegiatan aktualisasi yang direncanakan adalah sebagai
berikut :
Membuat

Rencana

Pelaksanaan

Pembelajaran

(RPP),

Melaksanakan Proses Pembelajaran, Merancang Sistem Ulangan


Harian / Ujian Pengetahuan berbasis Teknologi Informasi dan
Komunikasi (Online), Membuat Soal Ulangan Harian / Ujian
Pengetahuan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi
(Online), Melaksanakan Ulangan Harian / Ujian Pengetahuan
berbasis

Teknologi

Informasi

24

dan

Komunikasi

(Online),

Melaksanakan Program Remidial, Membuat Administrasi Ujian


Kompetensi Kejuruan (Praktik) pada Kompetensi Keahlian Teknik
Elektronika

Industri,

dan

Melaksanakan

Tugas

Tambahan

sebagai Guru Piket.


Kegiatan-kegiatan

tersebut

direncanakan

untuk

dilaksanakan pada tanggal 8 Februari sampai dengan tanggal


22 Februari 2016 dengan pembimbingan dan arahan dari coach
serta mentor, dan laporan hasil pelaksanaan kegiatan akan
dipresentasikan pada tanggal 23 atau 24 Februari 2016.
Besar harapan seluruh kegiatan apa yang direncanakan
dapat sesuai pada saat aktualisasi nanti di unit kerja masing
masing.

25