Anda di halaman 1dari 20

PSIKOLOGI INDIVIDU

GORDON ALLPORT
(November 11, 1897 October 9,
1967)

Sejarah
Lahir di Montezuma, Indiana 1897
Pertemuan Freud di Wina allport
menolak psikoanalisa
Ahli psikologi lebih baik bekerja
dengan permukaan atau kesadaran
seseorang

STRUKTUR KEPRIBADIAN
SIFAT / TRAIT
Adalah predisposisi untuk merespon
secara sama kelompok stimuli yang
mirip, menjadikan banyak stimuli
berfungsi ekuivalen, dan
membimbing bentuk-bentuk tingkah
laku yang adaptif dan ekspresif.

TRAIT UMUM
Adalah sifat-sifat yang dimiliki
bersama oleh banyak orang, dipakai
untuk membandingkan orang dari
latar budaya yang berbeda.
Asumsi yang mendasari trait ini adalah
persamaan evolusi dan pengaruh
sosial.

TRAIT INDIVIDUAL
Merupakan manifestasi trait umum
pada diri seseorang , sehingga selalu
unik bagi orang itu, konstruk
neuropsikik yang membimbing,
mengarahkan, dan memotivasi
tingkah laku penyesuaian yang khas.
Sifat unik itu merupakan gambaran
yang tepat dari struktur kepribadian
seseorang.

TERMINONOGI DAN KONSEP


KUNCI
Allport adalah orang yang ekletis, membenarkan dan
menerima ide-ide dari berbagai sumber
Dia
mendefinisikan
kepribadian
sebagai
pengorganisasian dinamis dalam diri individu di
mana sistem psikofisiknya menentukan perilaku dan
pikirannya.
Manusia yang sehat secara psikologis sebagian besar
termotivasi oleh proses-proses sadar; memiliki
konsep diri yang luas, berhubungan dengan orang
lain dalam kehangatan, memiliki persepsi yang
realistik terhadap dunia; dan memiliki wawasan,
humor, dan filsafat hidup yang menyatukan

Allport mendukung posisi proaktif


manusia,
yaitu
konsep
bahwa
manusia memiliki kapasitas besar
untuk mengontrol secara sadar
hidupnya.
Sifat umum adalah karakter yang
dimiliki banyak orang, berguna untuk
membandingkan suatu kelompok
masyarakat
dengan
kelompok
masyarakat lainnya.

Sifat individu (disposisi personal) khas bagi individu


dan memiliki kemampuan mengubah stimuli yang
berbeda untuk secara fungsional ekuivalen, dan
untuk memulai serta menuntun perilaku.
Tiga tingkatan disposisi personal itu adalah (1)
disposisi esensial, yang hanya dimiliki segelintir
orang dan begitu menyolok sehingga tidak bisa
disembunyikan, (2) disposisi sentral, biasanya 5
sampai 10 sifat individual yang membuat
seseorang menjadi unik, dan (3) disposisi sekunder,
yang kurang bisa terbedakan namun jauh lebih
banyak ketimbang disposisi sentral.

Disposisi personal yang menginisiatifkan


tindakan disebut sifat-sifat motivasional.
Disposisi personal yang menuntun tindakan
disebut sifat-sifat gaya.
Proprium mengacu kepada perilaku dan
disposisi personal yang hangat dan sentral
bagi hidup kita dan yang dianggap sebagai
khas milik kita.
Otonomi fungsional mengacu kepada motif
yang dipertahankan dan kemudian menjadi
independen
dari
motif
awalnya,
bertanggung jawab bagi perilaku tertentu.

Otonomi fungsional ketertantangan


mengacu
pada
kebiasaan
dan
perilaku yang bukan bagian dari
proprium.
Otonomi fungsional kamanfaatan
mencakup semua motivasi yang
dipertahankan karena berkaitan erat
dengan proprium.
Allport
menggunakan
prosedurprosedur morfogenik seperti catatan
harian dan surat-surat untuk mancari
pola-pola perilaku dalam diri individu

Konsep Kepribadian yang


Matang
Konsep Allport mengenai : individu-individu yang sehat
dikatakan mempunyai fungsi yang baik pada tingkat
rasional dan sadar.
Kepribadian yang matang tidak dikontrol oleh traumatrauma dan konflik-konflik masa kanak-kanak.
Orang yang matang dan sehat juga akan terus menerus
membutuhkan motif-motif kekuatan dan daya hidup yang
cukup untuk menghabiskan energi-energinya.
Kepribadian
sehat

mempersatukan
dan
mengintegrasikan seluruh kepribadian tanpa dibimbing
oleh kekuatan-kekuatan tak sadar atau pengalaman
kanak-kanak serta prinsip penguasaan kemampuan
(principle of mastery)

Dinamika Kepribadian
Kepribadian adalah organisasi dinamis
dari sistem psikofisik dalam diri individu
yang menentukan penyesuaiannya yang
unik terhadap lingkungan (1937).

Revisi :
Kepribadian adalah organisasi dinamik
dari sistem psikofisik dari dalam diri
individu yang menentukan penyesuaian
yang unik terhadap karakteristik
perilaku dan pemikirannya.

Proparium (Self)
Sesuatu yang dimiliki seseorang atau
unik bagi seseorang, yang tidak
dimiliki orang lain
Mencakup semua aspek
kepribadian yang membuat kesatuan
batin
Bersifat tidak konstan
Sering bertindak sebagai pengatur
perilaku dan kesadaran

Tahap-tahap perkembangan
proprium
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

The bodily self


Self Identity
Self Esteem
Self Extention
Self Image
Self as Rational Coper
Proparium Striving (Perjuangan
Proparium)

USIA 0 3 TAHUN
1. Aspek diri fisik (sense of bodily self),
muncul kesadaran tentang fisik.
2. Aspek identitas diri yang
berkesinambungan ( sense of
continuing self identity), anak
menyadari bahwa dirinya tetap
orang yang sama walaupun terus
berubah berkembang, nama diri
sebagai identitas utama.
3. Aspek bangga diri (self esteem)
mengembangkan perasaan bangga

USIA 4 6 TAHUN
1. ASPEK PERLUASAN DIRI (extension of self), anak
mulai menyadari keberadaan objek dan orang
lain dan mengidentifikasi objek-objek yang
menjadi bagian, milik mereka.
Anak mulai berbicara tentang, mainanku,
ayahku, bundaku, dll.
2. ASPEK GAMBARAN DIRI (self image), mencakup
pandangan aktual dan ideal mengenai diri
sendiri, bagaimana anak memandang diri sendiri
dan harapannya mengenai bagaimana
seharusnya dirinya.

USIA 6 12 TAHUN
6. ASPEK PENGUASAAN RASIONAL (Self
as rational coper), muncul sesudah
anak menyadari dia memiliki
kemampuan berpikir rasional yang
dapat dipakai untuk memecahkan
masalah.

USIA REMAJA
7. ASPEK BERUSAHA MEMILIKI
(propriate striving), yang mencakup
tujuan jangka panjang .
Pandangannya mengarah ke masa
depan, dan untuk itu dia menyusun
rencana-rencana.
Menurut Allport , baru ketika orang
dapat membuat rencana berjangka
panjang, bangunan self menjadi
lengkap.

USIA DEWASA
Diri sebagai si tahu (self as knower)
Totalis dari semua 7 aspek yang
terdahulu, kesadaran tentang diri
sendiri.

Ciri-ciri orang yang matang


menurut Allport
1. Perluasan Perasaan Diri
2. Hubungan Diri yang Hangat dengan
Orang-orang Lain
3. Keamanan Emosional
4. Persepsi Realistis
5. Keterampilan-keterampilan dan
Tugas-tugas
6. Pemahaman Diri
7. Filsafat Hidup yang Mempersatukan