Anda di halaman 1dari 28

MIKROBIOLOGI LAUT

(M10A205)
3 (2-1)
PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2009
LM8IAkAN MIkkC8A
LM8IAkAN 8Ak1LkI
MENU
BAKTER DAN UNSUR HARA
Bakteri sangat bergantung pada keberadaan unsur hara yang ada di
sekitarnya
Berdasarkan Unsur Hara yang diperlukan, Bakteri dibedakan menjadi
beberapa kelompok :
1. Fototrofik
2. Kemotrofik
3. Lithotrofik
4. Organotrofik
5. Autotrofik
6. Heterotrofik
Berdasarkan Sumber Energi
Berdasarkan Sumber Elektron
Berdasarkan Sumber Karbon
FOTOTROFIK
1
Bakteri yang memanfaatkan energi sinar matahari (foton untuk
aktivitas metabolismenya
FotoIithotrof :
enggunakan senyawa anorganik sebagai sumber elektronnya
H2S S + 2e- + 2H+
Fotoorganotrof :
enggunakan senyawa organik sebagai sumber elektronnya
Suksinat Fumarat + 2e- + 2H+
KEMOTROFIK
2
Bakteri yang memanfaatkan energi dari bahan kimia untuk aktivitas
metabolismenya
KemoIithotrof :
enggunakan senyawa anorganik sebagai sumber elektronnya
NH4 (Amonia NO2- (Nitrit
Kemoorganotrof :
enggunakan senyawa organik sebagai sumber elektronnya
Glukosa CO2 + H2O
Lithotrofik
3
Bakteri yang memanfaatkan senyawa anorganik sebagai sumber
elektronnya dalam aktivitas perombakan energi hara
FotoIithotrof, KemoIithotrof
Organotrofik
4
Bakteri yang memanfaatkan senyawa organik sebagai sumber
elektronnya dalam aktivitas perombakan energi hara
Fotoorganotrof, Kemoorganotrof
Autotrofik
5
Bakteri yang memanfaatkan CO2 sebagai satu-satunya sumber
karbon dalam aktivitas perombakan energi hara
Foto/ Kemo Autotrof
Heterotrofik
6
Bakteri yang memanfaatkan senyawa organik sebagai sumber
karbon dalam aktivitas perombakan energi hara
Dekomposer
BACK TO MENU
ENS BAKAN BAKTER
1. Biakan Campuran (Mixed Culture)
Biakan yang masih terdiri lebih dari satu spesies bakteri,
biasanya didapatkan pada awal penanaman (inokulasi
2. Biakan Murni (Pure Culture)
Biakan yang sudah terdiri dari satu spesies bakteri saja,
yang didapatkan dari pemurnian Biakan Campuran
(Mixed Culture
Mixed CuIture
Primary CuIture
Sub-cuIture
BACK TO MENU
EDA PEBAKAN BAKTER
Proses isolasi bakteri dari alam (udara, air, tanah, organisme ke
dalam laboratorium membutuhkan media biakan yang sesuai.
Tujuan pemilihan dan penentuan media adalah untuk menjamin
ketersedian nutrien (unsur hara yang diperlukan oleh bakteri
untuk aktivitas perkembangbiakan dan pertumbuhannya.
Pengelompokan edia Biakan bakteri :
1. Berdasarkan Karakteristik Fungsinya
2. Berdasarkan Bentuknya
1. MEDIADEFERENSIAL
Digunakan untuk membedakan berbagai kelompok
bakteri berdasarkan sifat tertentu terhadap media
Contoh : edia Agar Darah (Sifat isis Eritrosit bakteri
2. MEDIASELEKTIF
Selektif dalam komposisi nutrien, digunakan untuk
menumbuhkan bakteri tertentu dan menghambat bakteri
lain (solasi Bakteri
Contoh : edia TCBS untuk 'ibrio harveyi
BERDASARKAN
KARAKTERSTK
FUNGSNYA
3. MEDIASELEKTIF DAN DEFERENSIAL
Bersifat selektif terhadap bakteri tertentu dan mampu
memberikan respon tertentu terhadap pertumbuhan
bakteri tertentu.
Biasanya digunakan dalam kegiatan identifikasi bakteri.
4. MEDIADIPERKAYA (Enrichment Medium)
Diperkaya dengan kandungan nutrien tertentu dalam
rangka mengoptimasi pertumbuhan bakteri tertentu.
Selain nutrien, bisa juga ditambahkan :
1 Bahan Penghambat Bakteri lain
2 ndikator Selektivitas
1. MEDIACAIR
edia Broth (kaldu
edia Pembiakan bakteri dalam bentuk cair (kaldu
BERDASARKAN
BENTUKNYA
Broth Medium
2. MEDIAPADAT
edia Agar
edia Pembiakan bakteri dalam bentuk padat (kental
dengan penambahan bahan pemadat berupa gelatin
atau agar.
Serbuk Agar
PIate Agar Medium
BAHAN-BAHAN YANG DITAMBAHKAN DALAM MEDIA PEMBIAKAN BAKTERI
ZAT HARA BENTUK BAHAN
Nitrogen NH4Cl, NaNO3 (Anorganik,
Pepton (Organik
Karbon Gula (laktosa, sukrosa, maltosa, Pati
dan Glikogen
Vitamin dan Faktor Pertumbuhan
Thiamine, Riboflavin, Biotin,
Beta alanine, Purin dan Pirimidin
Garam ineral Sulfur (NH4SO4, Posphat (K2HPO4,
Kalium, agnesium, angaan,
Ferum, dan Calsium
Air Aqua Destilata (Aquades
BACK TO MENU
PERSAPAN PEBAKAN BAKTER
SteriIisasi merupakan proses mematikan semua mikroorganisme
yang hidup.
Dalam proses pembiakan bakteri, sterilisasi mutlak diperlukan
untuk menghindari kontaminasi bakteri non-target atau
mikroorganisme lain (jamur atau virus
Secara Umum meliputi :
1. Sterilisasi edia
2. Sterilisasi Alat
STERLSAS
1. SteriIisasi Media
eliputi :
2. SteriIisasi AIat
Sterilisasi Kering menggunakan oven pada temperatur
160-170 0C selama 2-3 jam.
%ndallisasi
endidihkan medium dengan uap selama beberapa menit,
kemudian didiamkan selama 1 hari, kemudian didihkan lagi
hingga 3 kali ulangan.
Autoclaving
enggunakan utoclave (Tangki Sterilisasi, selama 15-20
menit pada suhu 121 0C, tekanan 1 atm/ cm2 (15 lb/ inchi2.
FiItrasi
enggunakan saringan porselain atau tanah diatom dengan
pore tertentu.
Autoclave
Secara umum Teknik Penanaman (nokulasi Bakteri dapat
dilakukan dengan metode :
1. Biakan Agar Lempeng (!late gar Culture
2. Biakan Agar iring
3. Biakan Tusukan
4. Biakan Adukan (!our !late Culture
TEKNK
NOKULAS
BAKTER
enggunakan lempeng agar untuk membiakan bakteri melalui
metode gores, oles atau spray
1
BIAKAN AGAR LEMPENG (PLA%E AGAR CUL%URE)
Metode Gores Metode OIes/ Spra
Plate Agar Culture
enggunakan medium agar yang diletakkan miring pada tabung
biakan
2
BIAKAN AGAR MIRING
Biakan Agar Miring
Diperoleh dengan cara menusukkan ujung kawat yang membawa
bakteri lurus ke dalam medium melalui tengah-tengah medium.
Bakteri aerob akan tumbuh di dekat permukaan medium.
3
BIAKAN TUSUKAN
Biakan Tusukan
Bakteri Aerob
eletakkan biakan bakteri di tengah cawan petri kemudian
dituangkan gelatin atau agar yang belum memadat.
4
BIAKAN ADUKAN (POUR PLA%E CUL%URE)
Pour Plate Culture
BACK TO MENU
TEKNK PEBAKAN URN
Teknik Pemisahan koloni murni dari koloni campuran,
secara umum dapat dilakukan dengan 3 metode :
1. Pengenceran
2. Penuangan
3. Penggesekan
PENGENCERAN
Pertama kali diperkenalkan oleh Lister (1865
Dengan cara melakukan pengenceran berseri koloni awal
(campuran

2
3
MIXED CULTURE
PENUANGAN
Pertama kali diperkenalkan oleh Robert Koch (1843-1905
enggunakan metode Biakan Adukan
PENGGESEKAN
enggunakan etode Agar Lempeng dengan Teknik Gores
BACK TO MENU
TERIMA KASIH