Anda di halaman 1dari 8

STRATEGI PEMBELAJARAN TAMAN KANAK-KANAK D I B U A T SALFIEN EMI NIM : 821529808

T U T O R

IZZATI

Dra.M Pd.

1. INFLASI PRINSIP PEMBELAJARAN. TUGAS GURU TERHADAP ANAK. 2. PENGERTIAN STRATEGI PEMBELAJARAN MENURUT PENDAPAT GURU TAMAN KANAK-KANAK 3. DALAM MEMILIH STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PERLU MEMPERHATIKAN KARAKTERISTIK PARA PESERTA DIDIK. 4. CONTOH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN YANG BERPUSAT PADA ANAK. 5. R K H , TEMA , METODENYA,NARASINYA,KOGNITIP DAN BAHASANYA.

1. Anak adalah belajar Aktip. Ketika kita mengaatakan anak aktip yang perlu kita pahami adalah sifat-sifat multi dimensional dari aktifitas anak langsung. Ketika mereka bergerak mereka mencari stimulasi yang dapat meningkatkan keterampilan anak untuk belajar.Anak menggunakan sluruh tubuhnya sebagai alat untuk belajar dan melibatkan panca inderanya. Seperti : - Merasakan. - Menyentuh - Mendengar - Melihat - Mengamati - Eksplorasi. Anak adalah peserta aktip dalam mencari pengalamannya sendiri. Contoh: Jika anak diberi platisin anak akan membuat berbagai bentuk tanpa diajarkan. Tugas guru : Hendaknya guru member kesempatan kepada anak dengan berbagai rang sangan Atau kegiatan-kegiatan objek-objek,benda-benda yang dapat merangsang ide anak Guru membawa anak karya wisata ke kebun untuk mengenal tanaman. Guru mengamati dan mencermati anak sehingga dapat mencari alternatip dalam Member kebutuhan anak. 2. Belajar anak dipengaruhi oleh kematangan . Kematangan merupakan suatu masa dimana pertumbuhan dan perkembangan mencapai titik kulmi\nasi untuk melaksanakan tugas perkembangan tertentu.

Tugas guru : Guru harus memenuhi bagaimana kematangan anak itu dapay dicapai,dan menetetakan apa yang harus dilakukan dalam memfasilitrasi kematangan tersebut. 3. Belajar anak dipengaruhi oleh lingkungan. Anak memperoleh pengetahuan dan keterampilan tidak hanya dari kematangan,tetapi Lingkungan memberikan kontribusi yang sangat berarti dan sangat mendukung proses belajar anak.Lingkungan tersebut bukan hanmya fisik,juga psikologis agar belajar anak optimal.dan dapat menstimulasi anak melakukan berbagai aktivitas sehingga anak dapat Mengembangkan pemahaman barunya melalui mengamati atau berpartisipasi dengan guru Dan anak-anak lainnya dan orang dewasa lainnya. Contoh : Anak akan mudaah bellajar membaca bila disediakan area baca yang

Dilengkapi dengan benda-benda yang memungkinkan anak melek hurup. Ada kartu kata Ada huruf-huruf. Tugas guru : Guru hendaknya mengatur atau mengorganisasikan lingkungan agar kebutuan Anak terpenuhi. Seperti : member perhatian,kehangatan dan penghargaan bagi anak dan Juga menyediakan lingkungan yang menantang bagi anak. 4. Anak belajar melalui kombinasi pengaalaman fisik dan interaksi social. Pengalaman fisik adalah pengalaman yang diperoleh anak melalui pengindraan ,terHadap objek-objek yang ada dilingkungan anak melalui memanipulasi langsung, men Dengar,melihat,m,eraba,merasa,menyentuh serta melaakukan sessuatu yang ada dilingKungan anak. Contoh : Ketika anak melihat panic ia akan melihat panic apa dan bagaimana menggunaKannya apa hubungan panic dengan tutupnya. Tugas guru : Guru hendaknya menyediakan lingkungan belajar bagi anak yang dapat memBeri kesemp[atan pada anak berinter aksi melalui lingkungan fisik maupun Melalui lingkungan social sehingga anak akan menemukan pengetahuannya Sendiri dan mereflesikan dalam berbagai aktifitasnya. 5. Anak belajar dengan gaya yang berbeda. Menurut KOVAKE(1991 ada 3 tipe belajar anak. 1. Tipe VISUAL : akan merespon sesuatu secara lebih baik terhadap apa yang Mereka lihat. 2. Tipe AUDITIF : akan merespon lebih baik terhadap apa yang mereka dengar. 3. Tipe KINESTIK : Yang selalu harus bergerak dan secara terus menerus menyenTuh benda untuk mendapatkan konsep. Tugas guru : Guru harus menyediakan kegiatan yang memungkinkan anak dapat menggunakan saluran penginderaan sesuai dengan tipe belajarnya sehingga konsep atau keterampilan-keterampilan tertentu dapat diperoleh anak,dan perlu merancang kegiatan yang dibutuhkan anak yang dapat member I kesempatan pada anak untuk melakukan kegiatan tersebut. 6. Anak belajar melalui bermain.

Anak bermain di rumah,di sekolah dan dimanapun dengan orang lain dengan bendabenda dan ide idenya sendiri.

Menurut SPODEL dalam Kosteknik (1995) Bermain diartikan sebagai suatu yang fundenmental, Karena melalui bermain anak memperoleh dan memproses informasi belajar tentang hal-hal baru dan melatih keterampilan yang sudah ada

Tugas guru : Guru perlu menyediakan benda-benda atau objek-objek yang memungkinkan anak Melakukan kegiatan bermain peran (dramatic play),kontruktif,imajinatif,juga Menciptakan lingkungan social yang mendukung kegiatan bermain bagi anak,juga Menggunakan lingkungan sekolahj sebagai sarana belajar anak asal dirancang seCara efektik.

Pengertian strategi pembelajaran menurut kita masing-masing : Segala usaha guru untuk menerapkan metode pembelajaran dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam memilih strategi pembelajaran guru perlu memperhatikan klarakteristik anak Karena karakteristik anak unik,aktip,rasa ingin tahunya tinggi,egosentris,berjiwa petualang,daya Konsentrasinya pendek,daya imajinasinya tinggi dan senag bermain. Yang perlu kita ingat : 1. Karakteristik tujuan pembelajaran. 2. Karakteristik anak sebagai peserta didik. 3. Karakteristik tempat. 4. Karakteristik tema. 5. Karakteristik pola kegiatan.

Contoh strategi pembelajaran yang berpusat pada anak sebagai berikut : 1. Pendekatan perkembangan. PIAGET membagi tahap perkembangan pada anak ada 3 a. 0 s / d 1 tahun tahap SENSORI MOTOR. b. 1 s/ d 6 tahun Tahap PRA OPERASIONAL

c. 6,7 th s / d 11 tahun Tahap OPERASI KONKRET. d. 10,11 dan setrusnya OPERASI FORMAL. 2. Pendekatan belajar aktif. Dengan belajar anak dapat berbuat dengan objek-objek dan berinteraksi dengan orangorang ,ide-ide serta peristiwa-peristiwa untuk membangun pengalaman. Contoh : Anak membuat kandang dari balok,dan di daalam kandang tidak ada binatang,yang Ada kuda dan sapi.Anak sudah tahu kuda dan sap[I,tetapi tidak tahu tentang konsep Binatang.maka guru wajib menjelaskan bahwa itu binatang. Jadi anak adalah pembelajar aktif atau subjek belajar,guru sebagai fasilitator yang membantu memfasilitasi belajar anak dan mengorganisir lingkungan yang memungkinkan anak aktif belajar Dan memperhatikan belajar anak secara individual. Ketika anak memilih bahan-bahan objekobjek yang sesuai dengan minatnya dan perhatikan juga belajar kelompok baik yang kecil mauPun yang besar dan dapat memaksimalkan tingkat individualisasi dan efektitas guru.

Buah lagu untuk fisik.

1.

Ini tangan kananku Ini tangan kiriku Dapat ku gerakkan Dapat berputar dapat menulis Lalu bersalaman. Ini kaki kananku Ini kaki kiriku Dapat ku gerakkan Lompat ke depan Lompat ke belakang Lalu berputaran Ini tanganku ini kakiku Allah ciptakan

2. Terbang melayang di langit biru seperti burung senang hatiku lari berpacu dipadang datar seperti kuda hatiku tak gentar Renang berenang di laut luas seperti ikan hatiku puas.

3. berjalan lambat uget uget berjalan lambat uget uget itu si ulat di atas daun 2x

Aku senang Alhamdulillah Aku senang Alhamdullilah.

si ulat makan nyam nyam nyam nyam 2x perutnya gendut dum dum dum 2x Ulat berubah jadi kepompong Bergelantungan dibawah daun Kepompong jadi kupu-kupu Metamorfosa itulah namanya.

4. Tra la la tri li li ku banmgun sendiri Tra la la tri li li ku mandi sendiri Tra la la tri li li ku gosok gigi sendiri Semua kulakukan tak dibantu mama Karna ku telah besar. Ku pergi sekolah dengan hati riang Ibu gurupun senang.

5. Ku gosok gigiku dengan teratur Ku gosok gigiku sebelum ku makan Kugosok gigiku sebelum ku tidur Ku gosok gigiku setelah aku bangun 6. Kepala pundak 2x lutut dan kaki Kepala pundak 2x lutut dan kaki Daun telinga pipi hidung mulut Tangan dipinggang yang di goyang goyang Yang digoyang goyang goyang.