MACAM-MACAM PERTUMBUHAN PENDUDUK

1. Macam-macam Pertumbuhan Penduduk Pertumbuhan penduduk secara umum dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu pertumbuhan alami, pertumbuhan migrasi, dan pertumbuhan penduduk total. a. Pertumbuhan Penduduk Alami Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian. Pertumbuhan alami dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. b . Pertumbuhan Penduduk Migrasi Pertumbuhan penduduk migrasi adalah pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari selisih migrasi masuk dan migrasi keluar. Pertumbuhan penduduk migrasi dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. c . Pertumbuhan Penduduk Total Pertumbuhan penduduk total adalah pertumbuhan penduduk yang disebabkan oleh faktor kelahiran, kematian, dan migrasi. Pertumbuhan penduduk migrasi dapat dihitung dengan rumus berikut ini. Contoh: Jumlah penduduk di negara X pada pertengahan tahun 2007 sebesar 24.500.000 jiwa. Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.300.000 jiwa dan kematian 700.000 jiwa. Jumlah migrasi masuk (imigrasi) pada tahun tersebut sebesar 20.000 jiwa dan migrasi keluar 15.000 jiwa. Dari data tersebut hitunglah! a. pertumbuhan penduduk alami b. pertumbuhan penduduk migrasi c. pertumbuhan penduduk total Jawab: a. Pertumbuhan Penduduk Alami Pa = L – M = 1.300.000 – 700.000 = 600.000 jiwa Jadi, pertumbuhan penduduk alami di negara X pada periode tahun 2007 sebesar 600.000 jiwa. b. Pertumbuhan Penduduk Migrasi Pm = I – E = 20.000 – 15.000 = 5.000 jiwa Jadi, pertumbuhan penduduk migrasi di negara X selama periode tahun 2007 sebesar 5.000 jiwa. c. Pertumbuhan Penduduk Total P = (L – M) + (I – E) = (1.300.000 – 700.000) – (20.000 – 15.000) = 600.000 + 5.000 = 605.000 jiwa Jadi, pertumbuhan penduduk total di negara X selama periode tahun 2007 sebesar 605.000 jiwa. Secara umum pertumbuhan penduduk di negara-negara berkembang masih relatif tinggi di banding pertumbuhan penduduk di negara-negara maju. Demikian juga negara Indonesia

1) Faktor pendorong kelahiran (pronatalitas) (a) Anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki. ASBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini.CBR < 20. sehingga bagi keluarga yang belum memiliki anak laki-laki akan berusaha untuk mempunyai anak laki-laki. dan migrasi. 2. jika dibandingkan dengan anak perempuan.CBR antara 20 – 30. (c) Pernikahan usia dini (usia muda).CBR > 30.ASBR : Angka kelahiran khusus . Berikut ini dibahas faktor-faktor demografi yang memengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran. CBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini. Faktor--Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Penduduk Pertumbuhan penduduk suatu negara secara umum dipengaruhi oleh faktor-faktor demografis (yang meliputi kelahiran. termasuk kriteria tinggi 2) Angka kelahiran khusus (Age Specific Birth Rate/ASBR) Angka kelahiran khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1. (b) Sifat alami manusia yang ingin melanjutkan keturunan.000 penduduk. a. termasuk kriteria rendah .000 : Konstanta 3) Angka kelahiran umum (General Fertility Rate/GFR) Angka kelahiran umum yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran setiap 1. Berikut ini faktor pendorong dan faktor penghambat kelahiran.mempunyai pertumbuhan penduduk yang masih relatif tergolong tinggi.000 wanita yang berusia 15 – 49 tahun dalam satu tahun. kematian dan migrasi) serta faktor nondemografi (seperti kesehatan dan tingkat pendidikan). termasuk kriteria sedang . 1. Kelahiran (Natalitas/Fertilitas) Secara umum angka kelahiran dapat dibedakan menjadi tiga yaitu angka kelahiran kasar. (d) Adanya anggapan bahwa anak laki-laki lebih tinggi nilainya. Keterangan : CBR : Crude Birth Rate (Angka Kelahiran Kasar) L : Jumlah kelahiran selama 1 tahun P : Jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1.000 = Konstanta Besar kecilnya angka kelahiran (natalitas) dipengaruhi oleh beberapa faktor. kematian. .000 penduduk wanita pada kelompok umur tertentu. 1) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR) Angka kelahiran kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1.Pi : Jumlah penduduk wanita umur tertentu pada pertengahan tahun . . Keterangan : GFR = Angka kelahiran umum L = Jumlah kelahiran selama satu tahun W(15 – 49) = Jumlah penduduk wanita umur 15 – 49 tahun pada pertengahan tahun.Li : Jumlah kelahiran dari wanita pada kelompok umur tertentu . angka kelahiran khusus. dan angka kelahiran umum.1.000 : Konstanta Kriteria angka kelahiran kasar (CBR) di bedakan menjadi tiga macam. GFR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. Keterangan : .

IMR lebih dari 125. 2) Faktor penghambat kelahiran (antinatalitas) (a) Adanya program Keluarga Berencana (KB). ASDR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. (b) Kemajuan di bidang iptek dan obat-obatan. Keterangan : Kriteria angka kematian bayi dibedakan menjadi berikut ini.000 = Konstanta 3) Angka kematian bayi (Infant Mortality Rate/IMR) Angka kematian bayi yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi (anak yang umurnya di bawah satu tahun) setiap 1. IMR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. 1) Angka kematian kasar (Crude Death Rate/CDR) Angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.IMR kurang dari 35. .(e) Adanya penilaian yang tinggi terhadap anak. termasuk kriteria sangat tinggi Tinggi rendahnya angka kematian penduduk dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat.000 penduduk dalam waktu satu tahun. CBR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini. angka kematian khusus. termasuk kriteria tinggi 2) Angka kematian khusus (Age Specific Death Rate/ASDR) Angka kematian khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1. termasuk kriteria tinggi . b . termasuk kriteria sedang . .IMR antara 35 sampai 75. pendidikan dan karir.000 penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun. termasuk kriteria sedang . (e) Penundaan usia pernikahan karena alasan ekonomi. (c) Adanya peraturan pemerintah tentang pembatasan tunjungan anak bagi PNS.CDR antara 10 – 20.000 = Konstanta Kriteria angka kematian kasar (CDR) dibedakan menjadi tiga macam.CDR lebih dari 20. termasuk kriteria rendah .IMR antara 75 sampai 125.000 kelahiran bayi hidup dalam satu tahun. (f) Adanya perasaan malu bila memiliki banyak anak. 1) Faktor pendorong kematian (promortalitas) . Keterangan : ASDR = Angka kematian khusus Mi = Jumlah kematian pada kelompok umur tertentu Pi = Jumlah penduduk pada kelompok tertentu 1. dan angka kematian bayi. termasuk kriteria rendah . Angka Kematian (Mortalitas) Angka kematian dibedakan menjadi tiga macam yaitu angka kematian kasar.CDR kurang dari 10. Keterangan : ASDR = Angka kematian kasar M = Jumlah kematian selama satu tahun P = Jumlah penduduk pertengahan tahun 1. sehingga bagi keluarga yang belum memiliki anak akan berupaya bagaimana supaya memiliki anak. (d) Adanya UU perkawinan yang membatasi dan mengatur usia pernikahan.

(c) Adanya kemajuan iptek di bidang kedokteran sehingga berbagai macam penyakit dapat diobati. 1) Migrasi keluar adalah keluarnya penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dan bertujuan untuk menetap di wilayah yang didatangi. Migrasi Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi angka pertumbuhan penduduk. flu burung dan sebagainya. sedangkan migrasi masuk adalah orang yang melakukan migrasi ditinjau dari daerah tujuannya. karena ajaran agama melarang hal tersebut. c . Migrasi adalah perpindahan penduduk. (d) Adanya pemahaman agama yang kuat oleh masyarakat sehingga tidak melakukan tindakan bunuh diri atau membunuh orang lain. tsunami. 2) Faktor penghambat kematian (antimortalitas) (a) Tingkat kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat yang sudah baik.(a) Adanya wabah penyakit seperti demam berdarah. banjir dan sebagainya. (d) Adanya peperangan. (b) Negara dalam keadaan aman dan tidak terjadi peperangan. Orang dikatakan telah melakukan migrasi apabila orang tersebut telah melewati batas administrasi wilayah lain. kecelakaan. (e) Tingkat pencemaran yang tinggi sehingga lingkungan tidak sehat. Diposkan oleh Geografi by Triyono di 11/04/2009 10:01:00 AM . dan sebagainya. (b) Adanya bencana alam seperti gempa bumi. 2) Migrasi masuk adalah masuknya penduduk dari wilayah lain ke suatu wilayah dengan tujuan menetap di wilayah tujuan. Migrasi keluar adalah orang yang melakukan migrasi ditinjau dari daerah asalnya. (c) Kesehatan serta pemenuhan gizi penduduk yang rendah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful