P. 1
Evolusi Molekuler

Evolusi Molekuler

|Views: 301|Likes:
Dipublikasikan oleh Andi Maryam Mogana
evolusi molekuler, sekuens DNA mitokondria dan Kloroplas
evolusi molekuler, sekuens DNA mitokondria dan Kloroplas

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Andi Maryam Mogana on May 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2014

pdf

text

original

Kelompok XII: Nur Faziatul Fajrah (091404003) Musyrifah (091404011) A.Maryam Mogana (091404023) Nuraisyah A (091404027) Muh.

Hasim Arfah (081404074)
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2012

Daftar Isi

1 2
Area Pembahasan Evolusi Molekuler Kegunaan Sekuens DNA Mitokondria dan Kloroplas dalam Analisis Filogeni

3 4

Kekerabatan Organisme dengan Melihat Pohon Filogeni Berdasarkan Sekuens DNA Mitokondria

Ruang Lingkup Biologi Molekuler

Area Pembahasan Evolusi Molekuler

1

1. Evolusi makromolekul, 2. Rekonstruksi sejarah evolusi gen dan organisme (molecular phylogeny),

1. Evolusi makromolekul
• Menunjuk kepada rata-rata dan pola perubahan yang tampak pada materi genetik (misalnya urutan DNA) dan produksinya (misalnya protein) selama waktu evolusi serta mekanisme yang bertanggung jawab untuk sejumlah perubahan itu. • Menjelaskan tentang pembentukan, penyebab dan efek dari perubahan evolusi molekul

2. Rekonstruksi sejarah evolusi gen dan organisme (molecular phylogeny),
• Menjelaskan sejarah evolusi organisme dan makromolekul seperti adanya keterlibatan data-data molekuler (Widodo, 2003). • menggunakan molekul hanya sebagai alat untuk merekontruksi sejarah biologi organisme dan konstituen genetikanya (Karmana, 2009).

Kegunaan Sekuens DNA Mitokondria dan Kloroplas dalam Analisis Filogeni

2

• Asal usul mitokondria dan kloroplas pada eukariota dijelaskan pada teori endosimbiotik : • MITOKONDRIA beberapa sel bergabung dengan eubakteria pengguna oksigen yang memunculkan sel yang bersifat aerobik • KLOROPLAS suatu sel eukariotik pencari makan yang aerob (sel yang telah mengevolusikan mitokondria) diduga mampu menelan satu atau labih eubakteria (yang berkerabat dengan sianobakteri) yang dapat melakukan fotosintesis organik.

• Mitokondria dan kloroplas memiliki ukuran yang hampir sama, dengan bakteri. • Genomnya terdapat didalam sebuah molekul DNA sirkuler tunggal tanpa protein histon

• Analisis sekuen merupakan suatu teknik yang dianggap paling baik untuk melihat keanekaragaman hayati suatu kelompok organisme. Teknik ini berkembang setelah orang menciptakan mesin DNA sequencer.

Jadi, Kegunaan Sekuens DNA Mitokondria dan Kloroplas dalam Analisis Filogeni, antara lain 

• DNA mitokondria (mtDNA) telah digunakan dalam bidang forensik, guna melakukan perunutan hubungan keluarga. (diwariskan secara maternal/dari garis ibu). Digunakan pula dalam menganalisis hubungan kekerabatan berbagai tingkatan organisme. • Kelebihan utama penggunaan mtDNA adalah jumlah molekulnya yang mencapai ribuan dalam satu sel sehingga memungkinkan dilakukan analisis dari sampel yang sangat sedikit, misalnya cairan tubuh, akar atau batang rambut bahkan tulang dan fosil tulang.

• DNA Kloroplas digunakan untuk menganalisis hubungan kekerabatan antar organisme fotosintetik.

Contoh analisis filogeni

H: manusia; Y: ragi; J; jagung (corn); Esc: Escherichia coli; Ann: Anacystis nidulans; Thm: Thermotoga maratima; Mev: Methanococcus vannielii; Thc: Thermococcus celer; Sus: Sulfolobus sulfotaricus

Kekerabatan Organisme dengan Melihat Pohon Filogeni Berdasarkan Sekuens DNA Mitokondria

3

• Filogeni adalah sejarah mengenai garis evolusi suatu kelompok organisme atau makhluk hidup

• Kekerabatan di antara eukariot telah berhasil disusun dengan menggunakan rRNA dari ribosom di sitoplasma sel eukariot. • Bila sebuah pohon evolusi berbasis rRNA yang melingkupi organisme prokariot dan eukariot, maka terungkap bahwa makhluk hidup di Bumi terdiri atas 3 garis silsilah, yaitu domain eubacteria (bakteri dan organel), archaea atau archaebacteria (bakteri purba), dan eukariot. • Walaupun tergolong dalam prokariot, sebenarnya nampak jelas bahwa eubacteria dan archaea memiliki perbedaan yang besar. • Sequencing pada rRNA organel mengindikasikan bahwa mitokondria dan kloroplas tergolong dalam garis eubacteria.

Ruang Lingkup Biologi Molekuler

4

• Biologi Molekuler dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari fungsi dan organisasi jasad hidup (organisme) ditinjau dari struktur dan regulasi molekuler unsur atau komponen penyusunnya.

Cakupan biologi molekuler antara lain:
• • • • • Reaksi-reaksi kimia di dalam jasad hidup Tanggapan jasad hidup terhadap suatu stimulan Struktur dan susunan komponen-komponen sel Bahan genetik dan proses sintesis protein Pengaturan ekspresi genetik

Sekian

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->