Bab 1 Pendahuluan

1.1. Latar Belakang Suatu badan yang dibentuk pemerintah Jepang tanggal 7 Agustus 1945. Badan ini bertugas menyiapkan segala sesuatu menyangkut masalah ketatanegaraan menghadapi penyerahan kekuasaan pemerintahan dari Jepang kepada bangsa Indonesia. Beranggotakan 21 orang, yang ditunjuk sebagai ketua Soekarno dan wakilnya Moh. Hatta. Sebagai penasehat ditunjuk Mr. Ahmad Subardjo, dan tanpa sepengetahuan pemerintah Jepang, PPKI menambah lagi enam orang, yaitu Wiranatakusumah, Ki Hadjar Dewantara, Mr. Kasman Singodimedjo, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri, dan Ahmad Soebardjo. Badan ini dibentuk untuk menarik simpati golongan-golongan yang ada di Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam Perang Pasifik, yang kedudukannya semakin terdesak sejak 1943. Mereka juga berjanji memberi kemerdekaan pada Indonesia melalui 'Perjanjian Kyoto'. Ketika Rusia bergabung dengan Sekutu dan menyerbu Jepang dari Manchuria, pemerintah Jepang mempercepat kemerdekaan Indonesia, yang oleh BPUPKI direncanakan 17 September 1945. Tiga tokoh PPKI (Soekarno, Hatta, dan Radjiman) diterbangkan ke Dalath (Saigon) bertemu Jenderal Terauchi yang akan merestui pembentukan negeri boneka tersebut. Tanggal 14 Agustus 1945 ketiganya kembali ke Jakarta dan Jepang menghadapi pemboman AS di Hirosima dan Nagasaki. Golongan tua dan golongan muda pejuang kemerdekaan terlibat pro dan kontra atas peristiwa pemboman Jepang oleh AS. Golongan muda melihat Jepang sudah hampir menemui kekalahan, tetapi golongan tua tetap berpendirian untuk menyerahkan keputusan pada PPKI. Sikap tersebut tidak disetujui golongan muda dan menganggap PPKI merupakan boneka Jepang dan tidak menyetujui lahirnya proklamasi kemerdekaan dengan cara yang telah dijanjikan oleh Jenderal Besar Terauchi dalam pertemuan di Dalath. Golongan muda menghendaki terlaksananya proklamasi kemerdekaan dengan kekuatan sendiri lepas sama sekali dari pemerintahan Jepang. Menanggapi sikap pemuda yang radikal itu, SoekarnoHatta berpendapat bahwa soal kemerdekaan Indonesia yang datangnya dari pemerintah Jepang atau dari hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri tidaklah menjadi soal, karena Jepang toh sudah kalah. Selanjutnya menghadapi Sekutu yang berusaha mengembalikan 1

Batasan Permasalahan Dalam pembahasan makalah ini. dibatasi dengan pembahasan masalah sebagai berikut: o o o o Proses Awal Pembentukan PPKI Pengurus PPKI Anggota PPKI Pertemuan dengan Marsekal Terauchi o Peristiwa Rengasdengklok o Piagam Jakarta o o o o o Sidang PPKI pasca Kemerdekaan Indonesia Sidang 18 Agustus 1945 Memilih dan Mengangkat Presiden dan Wakil Presiden Sidang 19 Agustus 1945 Sidang 22 Agustus 1945 dan Pembubaran PPKI 2 . Tujuan Penulisan Makalah Makalah berjudul “PPKI” ini disusun sebagai pemenuhan nilai semester genap bidang studi IPS Sejarah di Kelas XI IPS 3. tahun pelajaran 2011/2012.kekuasaan Belanda di Indonesia. 1. Mereka ingin memperbincangkan proklamasi kemerdekaan di dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Oleh sebab itu untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia diperlukan suatu revolusi yang terorganisasi.2. 1. SMA Negeri 1 Jatisari.3.

Bab 2 Pembahasan 2. setahun setelah pernyataan Koiso. Moh. tanggal 7 Agustus Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Inkai) yang bertanggung jawab melanjutkan pekerjaan BPUPKI dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan karena akan diadakannya pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada bangsa Indonesia. Dalam pertemuan tersebut disetujui bahwa kemerdekaan bagi Indonesia akan diberikan pada tanggal 7 September 1945.1. Dalam bulan Agustus perubahan bertambah cepat. Hal ini menunjukkan bahwa PPKI memiliki kemandirian dan tidak tergantung pada Jepang. Hatta. Setelah PPKI merampungkan tugasnya. kira-kira 300 km sebelah utara Saigon. kemudian Ir. Acara pelantikan berlangsung pada tanggal 12 Agustus 1945 ketika mereka tiba di Dalat. Pada tanggal 9 Agustus 1945 Soekarno. yaitu menyiapkan konsep pembukaan UUD 1945 dan batang tubuh UUD 1945. kemudian membubarkan diri dan mengusulkan dibentuknya PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang bertugas melaksanakan kemerdekaan Indonesia dan mengambil langkahlangkah nyata untuk membentuk suatu negara. Soekarno menambah 6 orang tanpa sepengetahuan fihak Jepang. sehingga komando Jepang di wilayah selatan mengadakan rapat pada akhir bulan Juli 1945 di Singapura. Hatta sebagai wakil ketuanya. Sementara itu kedudukan Jepang dalam Perang Dunia II semakin terdesak.Proses Awal Pembentukan PPKI Lembaga ini beranggotakan tokoh-tokoh Pergerakan Nasional yang berasal dari Jawa dan luar Jawa. didahului pidato singkat Terauchi yang menyatakan bahwa 3 . Soekarno sebagai ketua PPKI dan Drs. tempat kedudukan Jenderal Terauchi. panglima seluruh angkatan perang Jepang di Asia Tenggara. Anggota PPKI semula berjumlah 21 orang. dan Radjiman Wediodiningrat diundang ke Dalat. Tujuan dibentuk PPKI adalah untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam menyongsong kemerdekaan.3) Tujuan pemanggilan ketiga tokoh tersebut adalah untuk melantik secara simbolis Ir.

Saat itu Soekarno mengucapkan pidato singkat sebagai berikut: “Jika beberapa waktu yang lalu saya mengatakan bahwa akan merdeka sebelum tanaman jagung berbuah.” Dengan demikian resmilah pembentukan PPKI dan sudah dapat bekerja sejak tanggal 12 Agustus 1945. Dr. c. 2 dari Sulawesi.2. 3 orang dari Sumatra.1. Ir. tetapi sebelumnya singgah di Singapura satu malam.2. sekarang saya katakan kepada kamu bahwa Indonesia akan merdeka sebelum tanaman tersebut berbunga. yaitu a. Sesampainya di Jakarta disambut oleh rakyat.2. Drs. Radjiman Widiodiningrat ke Dallat ( Saigon ). Keesokan harinya Soekarno. Soekarno. 1 orang dari Nusa Tenggara. Soekarno : Drs. Moh. terdiri dari 21 orang yang merupakan wakil-wakil dari seluruh kelompok masyarakat yang ada di tanah air. 1 dari Nusa Tenggara. 2. Tujuannya adalah untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut mengenai sikap Jepang kepada rencana Kemerdekaan Indonesia. Mengenai anggotanya. Moh.pemerintah Jepang di Tokyo memutuskan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. 1 dari Maluku. Ir. 1 orang dari Kalimantan. Hatta : Mr. b. dan 1 dari masyarakat Cina. 1 orang dari Maluku. 1 orang dari golongan Tionghoa). 1 dari Kalimantan. Hatta. 3 dari Sumatera. Hatta. dan Radjiman kembali ke Jakarta. yaitu 12 dari Jawa. Susunan awal anggota PPKI adalah sebagai berikut : 1. ahmad Soebarjo Pada tanggal 9 Agustus Jendral Terauchi mengundang tiga orang pemimpin Indonesia. Pengurus PPKI Ketua Wakil Ketua Penasehat : Ir. 2. Soekarno (Ketua) 4 .2 Anggota PPKI Pada awalnya PPKI beranggotakan 21 orang (12 orang dari Jawa. 2 orang dari Sulawesi. Pengurus dan Keanggotaan PPKI 2.

3. Dr. Abdoel Kadir (Anggota) 11. sebagai pimpinan PPKI yang baru. Wiranatakoesoema (Anggota) 5. Moh. Teuku Mohammad Hasan (Anggota) 16. Soeroso (Anggota) 6. Johannes Latuharhary (Anggota) 21. Dr. Mohammad Amir (Anggota) 14.H. KRT Radjiman Wedyodiningrat (Anggota) 5. Kiai Abdoel Wachid Hasjim (Anggota) 8. Iwa Koesoemasoemantri (Anggota) 2. Hamidan (Anggota) 19. P. Setelah 5 . Drs. Yap Tjwan Bing (Anggota) Selanjutnya tanpa sepengetahuan Jepang. Soepomo (Anggota) 4. R. Ki Hadjar Dewantara (Anggota) 4. Andi Pangerang (Anggota) 18.Pertemuan dengan Marsekal Terauchi Tanggal 9 Agustus 1945. keanggotaan bertambah 6 yaitu : 1. I Goesti Ketoet Poedja (Anggota) 20. Mr. Mr.A. Mr. GSSJ Ratulangi (Anggota)[4] 17. Drs. Soekarno. Otto Iskandardinata (Anggota) 10. Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota) 12. Kasman Singodimedjo (Anggota) 6.A. Abdul Maghfar (Anggota) 15. Prof.2. Sajoeti Melik (Anggota) 3. Achmad Soebardjo (Penasehat) 2. Soetardjo Kartohadikoesoemo (Anggota) 7. Pangeran Poerbojo (Anggota) 13. Hatta (Wakil Ketua) 3. Ki Bagus Hadikusumo (Anggota) 9. R. Dr. Mr. A. Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diundang ke Dalat untuk bertemu Marsekal Terauchi.

4. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan. di rumah Djiaw Kie Siong. 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok. yang dianggap merupakan alat buatan Jepang.30. Sementara itu di Jakarta. b. Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian. Bahkan rencana rapat 16 Agustus 1945 tidak dapat terlaksana karena terjadi peristiwa Rengasdengklok. Pemerintah Jepang memutuskan untuk member kemerdekaan kepada Indonesia segera setelah persiapan kemerdekaan selesai dan berangsur-angsur dimulai dari pulau Jawa kemudian kepulau-pulau lainnya. Untuk pelaksaan kemerdekaan diserahkan kepada PPKI dan telah disepakati tanggal 18 Agustus 1945. Naskah teks proklamasi sudah ditulis di rumah itu. PPKI tidak dapat bertugas karena para pemuda mendesak agar proklamasi kemerdekaan tidak dilakukan atas nama PPKI.pertemuan tersebut. Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok. 2. 6 . Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. WIB. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04. Adam Malik dan Chaerul Saleh dari Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. Menghadapi desakan tersebut. untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr.l. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Kamis. c. Isi pembicaraan tiga tokoh Indonesia dengan Jendral Terauchi: a. Wilayah Indonesia akan meliputi seluruh bekas wilayah Hindia-Belanda. Tetapi apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut. Peristiwa Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari “penculikan” yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a. Karawang.

Piagam Jakarta Piagam Jakarta adalah hasil kompromi tentang dasar negara Indonesia yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan dan disetujui pada tanggal 22 Juni 1945 antara pihak Islam dan kaum kebangsaan (nasionalis). Mayor (Laut) Dr. Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5.5. maka Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta. Persatuan Indonesia 4. kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya 2. Hermann Kandeler. Namun sesampainya di Jakarta.[1] 2. Hatta.Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang Rengasdengklok pada Rabu tanggal 15 Agustus. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. karena mereka tahu esok harinya Indonesia akan merdeka. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 7 . Fatmawati dan Guntur. Keesokan harinya. sebagai berikut: 1. Panitia Sembilan merupakan panitia kecil yang dibentuk oleh BPUPKI. tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang “dipinjam” (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman. Achmad Soebardjo. Kunto hanya menemui Mr. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir. Karena tidak mendapat berita dari Jakarta.

Pada Pasal 6 Ayat (1) yang semula berbunyi Presiden ialah orang Indonesia Asli dan beragama Islam diganti menjadi Presiden adalah orang Indonesia Asli. Wahid Hasjim. Pada pembukaan alenia keempat anak kalimat Menurut kemanusiaan yang adil dan beradab diganti menjadi Kemanusiaan yang adil dan beradab. Selanjutnya pada pengesahan UUD 45 18 Agustus 1945 oleh PPKI.1. Mohammad Hatta. dan Muhammad Yamin. dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti dengan Ketuhanan yang Maha Esa.Sidang PPKI pasca Kemerdekaan Indonesia 2. A. Soekarno. Naskah Piagam Jakarta ditulis dengan menggunakan ejaan Republik dan ditandatangani oleh Ir. 2. istilah Muqaddimah diubah menjadi Pembukaan UUD setelah butir pertama diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.A. Abikoesno Tjokrosoejoso. 3. 8 . Achmad Subardjo. Piagam Jakarta dijadikan Muqaddimah (preambule). 2. Pada pembukaan alenia keempat anak kalimat Ketuhanan. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945: Sebelum disahkan. PPKI mengadakan sidang di bekas Gedung Road van Indie di Jalan Pejambon. H. Abdul Kahar Muzakir. Maramis setelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan.6. pada tanggal 18 Agustus 1945. Maramis. M. Perubahan butir pertama dilakukan oleh Drs. terdapat perubahan dalam UUD 1945.A.A. 4.6.Pada saat penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI. Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo. Hatta atas usul A.Sidang 18 Agustus 1945 Setelah proklamasi. Kata Muqaddimah diganti dengan kata Pembukaan. yaitu: 1. Salim.

6.Sidang 19 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidang kedua pada tanggal 19 Agustus 1945: Membentuk 12 Kementerian dan 4 Menteri Negara Membentuk Pemerintahan Daerah 2.Memilih dan Mengangkat Presiden dan Wakil Presiden Pemilihan Presiden dan Wakil Presidan dilakukan dengan aklamasi atas usul dari Otto Iskandardinata dan mengusulkan agar Ir.2.6. Usul ini diterima oleh seluruh anggota PPKI.7. Soekarno menjadi presiden dan Moh. Tugas Presiden sementara dibantu oleh Komite Nasional sebelum dibentuknya MPR dan DPR 2. 9 . Dengan demikian maka resmilah PPKI dibubarkan.2. Keibodan. PPKI mengadakan sidang dan membentuk:    Membentuk Komite Nasional Membentuk Partai Nasional Indonesia Membentuk Badan Keamanan Rakyat Pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) bertujuan agar tidak memancing permusuhan dengan tentara asing di Indonesia. Hatta sebagai wakil presiden. Anggota BKR adalah himpunan bekas anggota PETA. Seinendan. dan semacamnya. Sidang 22 Agustus 1945 dan Pembubaran PPKI Tanggal 22 Agustus 1945.3. Heiho.

Kesimpulan Secara simbolik PPKI dilantik oleh Jendral Terauchi dengan mendatangkan Sukarno. 4.1. Terauchi menyampaikan keputusan bahwa kemerdekaan Indonesia akan diberikan pada tanggal 24 Agustus 1945. Maksud sebenarnya Jepang membentuk keduanya hanya untuk menarik simpati rakyat. Saran-Saran  Sebagai pelajar dan generasi muda.Bab 3 Penutup 3.  Kita harus mengisi kemerdekaan dengan aktifitas yang berkualitas dan bermutu. Seluruh pelaksanaan kemerdekaan diserahkan seluruhnya kepada PPKI.2. 10 . Agar tidak menyia-nyiakan kemerdekaan yang kita peroleh. 3. Dibentuk dalam rangka mewujudkan keinginan janji Koiso untuk memberikan kemerdekaan bagi negara Indonesia. sehingga dapat memberi manfaat kepada kehidupan dan kemajuan bangsa. Sama-sama merupakan organisasi bentukan Jepang 2. Hatta dan Rajiman Wedyodiningrat ke Saigon tanggal 9 Agustus 1945. 3. Persamaan BPUPKI dan PPKI 1. Hasilnya cepat lambat kemerdekaan bisa diberikan tergantung kepada kerja PPKI. maka kita selayaknya menjadikan momentum PPKI ini menjadi sebuah konsep motivasi dalam menjelang kehidupan masa depan kita. Dibentuk ketika kondisi Jepang semakin terpuruk.

Bernhard. Jakarta: Gunung Agung   http://www.wordpress.com/2009/08/ppki-panitia-persiapan-kemerdekaan.html} http://www. Memoir.htm https://laniratulangi. Jakarta: LP3ES Hatta. Yogyakarta: Kanisius Soebardjo. Jakarta: Tinta Mas Moedjanto.wordpress.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid =33  http://hendrysuwarno.com/2010/07/pembentukan-dokuritsu-zyunbiinkai.blogspot.blogspot.go.jakarta. 1979.html   http://ngada. Kesadaran Nasional Sebuah Otobiografi.com/showthread. 1978.id/jakv1/encyclopedia/detail/2145} http://inzpirasikuw. Indonesia Abad ke-20 Jilid 1.go.org/ppki1-1945.php?tid=21624 http://www. Ahmad.setneg. 1989. Soekarno dan Perjuangan Kemerdekaan. 1987.com/bpupki-ppki/ 11 . Mohammad.eocommunity.id/index.Daftar Pustaka     Dahm.com/2011/08/16/sam-ratulangie-di-panitiapersiapan-kemerdekaan-indonesia/    http://wikandatu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful