Anda di halaman 1dari 13

DIFUSI DAN DISSOLUSI

Penerapan dalam bidang farmasi:


- Dissolusi obat dari tablet, serbuk dan granul
- Pelepasan obat dari basis salep atau suppositoria
- Lewatnya uap air, gas, obat atau zat tambahan
pada sediaan obat melalui penyalut, pengemas,
dinding wadah plastik, seal dan tutup
- Permeasi dan distribusi molekul obat pada
jaringan hidup

6/25/2012 1
DIFUSI
Didefinisikan sebagai suatu proses
perpindahan massa molekul suatu zat
yang dibawa oleh gerakan molekular
secara acak dan berhubungan dengan
adanya perbedaan konsentrasi.
Contoh: difusi melalui lapisan homogen,
difusi melalui pori-pori, difusi melalui
jalinan membran serat
6/25/2012 2
DIALISIS
Didefinisikan sebagai suatu proses
pemisahan berdasarkan kecepatan
lewatnya zat terlarut dan pelarut yang
tidak sama melalui membran yang
berpori-pori sangat kecil
Hemodialisis: digunakan pada penderita
gagal ginjal untuk membersihkan darah
(molekulnya besar) dari sisa metabolik
(molekulnya kecil).

6/25/2012 3
OSMOSIS
Didefinisikan sebagai suatu proses di
mana hanya pelarut yang pindah. Pelarut
menembus membran semi permeabel
untuk mengencerkan larutan yang
mengandung zat terlarut dan pelarut.
Osmosis berbeda dengan dialisis. Pada
dialisis yang berpindah adalah zat terlarut
bersama-sama dengan pelarut.
6/25/2012 4
ULTRAFILTRASI
Didefinisikan sebagai proses pemisahan
partikel koloid dan molekul besar dengan
menggunakan suatu membran.
Membran adalah suatu lapisan yang
memisahkan fase dan benda dapat
melewatinya dengan cara difusi pasif, aktif
atau difusi terfasilitasi.
6/25/2012 5
DIFUSI
Penjelasan proses difusi dijelaskan oleh
Hukum Fick
Hukum Fick berlaku jika kondisi medium
difusi berada dalam keadaan
encer/sink/masa tunak
Hukum Fick ada 2

6/25/2012 6
Hukum Fick Pertama
Menyatakan: Sejumlah massa yang
mengalir melalui satu satuan penampang
melintang dari suatu pembatas dalam satu
satuan waktu berbanding lurus dengan
perbedaan konsentrasi.
dt S
dM
J
.
=
6/25/2012 7
Hukum Fick Kedua
Menyatakan: perubahan konsentrasi
terhadap waktu dalam daerah tertentu
adalah sebanding dengan perubahan
dalam perbedaan konsentrasi pada titik itu
dalam sistem tersebut.
6/25/2012 8
GRAFIK PERCOBAAN DIFUSI
Waktu (dalam jam)
J
m
l

y
a
n
g

b
e
r
d
i
f
u
s
i

(
m
g
)

6/25/2012 9
RUMUS PERHITUNGAN DIFUSI
D
tL
h
6
2
=
h
DK
P =
t
h
M
DK Q
|
.
|

\
|
=
Keterangan:
Q= laju difusi (mmol/cm2) tL= time lag (menit/jam/detik)
D= koefisien difusi (cm2/detik)
K= koefisien partisi (tanpa satuan)
M= jumlah zat yang berdifusi (mmol)
A= luas permukaan membran (cm2)
h= tebal membran (cm)
P= permeabilitas (cm/detik)
A
Co
Q =
6/25/2012 10
DISSOLUSI
Dissolusi terjadi pada tablet, kapsul dan
serbuk
Tablet/kapsul
Granul/agregat
Partikel-partikel
halus
Obat dalam larutan
Obat dalam
darah,
cairan tubuh
lainnya
dan jaringan
Absorpsi
Disintegrasi
Deagregasi
Dissolusi
Dissolusi
Dissolusi
6/25/2012 11
JENIS DISSOLUSI
Dissolusi dari Tablet dan Granul
Dissolusi serbuk
Dissolusi Obat dalam matriks polimer
6/25/2012 12
RUMUS PERHITUNGAN DISSOLUSI
Dissolusi dimana suatu padatan melarut

( ) C Cs
Vh
DS
dt
dC
=
Dissolusi dalam matriks polimer
( ) ADCst
Q
2
2
1
=
6/25/2012 13