Anda di halaman 1dari 18

Pengantar Ilmu Politik Pertemuan 6

Universitas Terbuka Jurusan Ilmu Komunikasi

Silabus Mata Kuliah

Modul 7

Kegiatan belajar 1 : Badan eksekutif dan birokrasi. Kegiatan belajar 2 : Bentuk pemerintahan Kegiatan belajar 3: Badan eksekutif dan birokrasi di Indonesia
Kompetensi MK: setelah mengikuti seluruh proses pembelajaran secara aktif, para mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan arti dan badan eksekutif, macammacam badan eksekutif, bentuk pemerintahan parlementer dan presidensial, dan sistim pemerintahan di Indonesia
Universitas Terbuka Jurusan Ilmu Komunikasi

Silabus Mata Kuliah

Modul 7

Kegiatan belajar 1 : Badan eksekutif dan birokrasi. Kegiatan belajar 2 : Bentuk pemerintahan Kegiatan belajar 3: Badan eksekutif dan birokrasi di Indonesia
Kompetensi MK: setelah mengikuti seluruh proses pembelajaran secara aktif, para mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan arti dan badan eksekutif, macammacam badan eksekutif, bentuk pemerintahan parlementer dan presidensial, dan sistim pemerintahan di Indonesia
Universitas Terbuka Jurusan Ilmu Komunikasi

Badan Eksekutif
Arti dan Fungsi Badan Eksekutif: Badan eksekutif adalah badan yang melaksanakan kebijakankebijakan yang ditetapkan oleh badan legilsatif Negara menganut sistim pemerintahan presidensial, badan eksekutifnya dipimpin oleh seorang presiden, contohnya di Indonesia, Fillipina, Amerika Serikat. Negara menganut sistim pemerintahan parlementer, badan eksekutifnya dijalankan oleh seorang perdana menteri yang dibantu pula oleh sejumlah mentri untuk menjalankan tugas sehari-hari, contohnya Inggris (bentuk negara kerajaan sedang sistim pemerintahan parlementer).
Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. Berbeda dengan sistem presidensiil di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri, yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Dalam presidensiil, presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan, namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja.

Badan Eksekutif
Arti dan Fungsi Badan Eksekutif: Seiring perkembangan badan eksekutif memiliki ruang gerak lebih leluasa, artinya tidak terbatas melaksanakan kebijakan oleh badan legislatif tapi bertanggung jawab untuk meningkatkan taraf kehidupan rakyat. Eksekutif bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan dasar, pendidikan, pelayanan kesehatan dll.

Badan Eksekutif
Fungsi Badan Eksekutif: 1. Melaksanakan penertiban (law and order), yaitu untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan maka negara harus melaksanakan penertiban. Juga bertindak sebagai stabilisator. 2. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 3. Pertahanan, untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar. Juga mengadakan hubungan diplomatik negara lainnya. 4. Menegakkan keadilan melalui badan-badan pengadilan. Selain itu juga dengan cara memberikan grasi, amnesti, abolisi, dll. 5. Merencanakan rancangan UU dan mengajukan pada badan legislatif hingga menjadi suatu UU.

Birokrasi
Arti Birokrasi: Birokrasi adalah seluruh aparat pemerintah, yang membantu tugas pemerintah dan menerima gaji dari negara karena statusnya itu atau agen pelaksana kebijakan yang telah digariskan oleh badan eksekutif. Hubungan badan eksekutif dan birokrasi menurut Almond and Powell : birokrasi pemerintahan adalah sekumpulan jabatan dan tugas yang terorganisir secara formal, yang berkaitan dengan jenjang yang kompleks yang tunduk pada pembuat peran yang formal (the formal role makers). Birokrasi menurut Max Weber : organisasi yang luas dan kompleks dengan wilayah kerja yang tetap, memiliki sistim yang hierarkis dan otoritas sentralistis, serta lembaga pejabat/pegawai dengan kemampuan profesional khusus dan mengikuti aturan dan prosedur yang baku.

Birokrasi
Rumusan tipe ideal organisasi Birokrasi: 1. Pembagian tugas yang jelas harus menemptkan tenaga ahli yang terampil pada posisi tertentu, dan setiap orang bertanggung jawab terhadap tugasnya. 2. Organisasi birokrasi menganut asas hiearki. 3. Pekerjaan diatur oleh sistim peraturan yang konsisten serta pelaksanaan aturan-aturan tersebut pada hal-hal tertentu. 4. Pejabat-pejabat birokrasi haruslah mengabdi pada jabatannya tidak disarakan pertimbangan pribadi. 5. Pekerjaan dalam organisasi birokrasi didasarkan pada kualifikasi teknis dan dilindungi dari pemecatan yang sewenang-wenang. 6. Pada umumnya jenis birokrasi ideal berusaha memelihara organisasi administrasi yang mampu mencapai tingkat efisiensi tertinggi.

Birokrasi

Secara administrasi birokrasi memiliki dua fungsi yang mendasar yaitu fungsi menyediakan pelayanan dan fungsi regulasi. Fungsi pelayanannya birokrasi ditujukan sebagai lembaga yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, contoh : Departemen Pertanian yang menyediakan informasi dan pelayanan ke petani. Fungsi regulasi birokrasi diarahkan pada fungsi pengaturan operasionalisasi kegiatan-kegiatan yang ada dalam masyarakat. Birokrasi memiliki struktur yang didasarkan pada dua prinsip dasar, yaitu prinsip hierarki dimana birokrat dihubungkan secara formal dengan yang lainnya atas komando dari atas ke bawah dan garis pertanggungjawaban dari bawah ke atas dan pemisahan staf dan fungsi dalam hal ini struktur birokrasi dibangun berdasar staf yang memiliki fungsi masing-masing.

Birokrasi

Seleksi dan rekrutmen birokrasi dikenal dua tipe yaitu tipe askriptif dan tipe merit. Tipe askriptif : birokrasi di seleksi dan direkrut atas dasar kelas, kelompok, kepentingan, agama, suku dsb. Sistim rekurtment seperti ini diterapkan pada abad 18 dan 19 misal Perancis yang merekut birokrasi atas dasar kepemilikan dan kekayaan seseorang. Tipe merit : birokrat direkrut atas dasar keahlian teknis, prestasi, dan kemampuan personal.

Birokrasi
4 Sumber kekuasaan penting birokrasi menurut Guy Peters : 1. Penguasaan informasi dan keahlian. 2. Kewenangan yang berkaitan dengan pengambilan kebijakan. 3. Adanya dukungan politik (legitimasi). 4. Sifatnya yang permanen dan stabil. Ciri-ciri pokok masyarakat politik birokrasi: 1. Lembaga politik yang dominan adalah aparat biokrasi 2. Lembaga-lemabga politik lainnya seperti perlemen, parpol, dan kelompok kepentingan semuanya lemah dan tidak mampu melakukan kontrol kepada birokrasi. 3. Masyarakat luas diluar birokrasi secara politik dan ekonomi, pasif.

Masyarakat politik birokratik ini merupakan suatu bentuk sistim politik dimana kekuasaan dan partisipasi politik dalam membuat keputusan terbatas sepenuhnya pada para penguasa negara terutama para perwira militer dan pejabat tinggi birokrasi.

Silabus Mata Kuliah

Modul 7

Kegiatan belajar 1 : Badan eksekutif dan birokrasi. Kegiatan belajar 2 : Bentuk pemerintahan Kegiatan belajar 3: Badan eksekutif dan birokrasi di Indonesia
Kompetensi MK: setelah mengikuti seluruh proses pembelajaran secara aktif, para mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan arti dan badan eksekutif, macammacam badan eksekutif, bentuk pemerintahan parlementer dan presidensial, dan sistim pemerintahan di Indonesia
Universitas Terbuka Jurusan Ilmu Komunikasi

Bentuk Pemerintahan
Sistim Parlementer dan contoh Republik Perancis dan Kerajaan Inggris Pada sistim ini kabinet yang ada diharapkan mampu mencerminkan kekuatan-kekuatan sosial dan politik yang ada dalam parlemen, juga pada sistim ini posisi badan eksekutif terhadap legislatif bervariasi. Di Perancis (1958) sistim parlementer yang diterapkan mengahadirkan seorang presiden dan seorang perdana menteri yang bertindak sebagai badan eksekutif. Sebelum tahun 1958 Perancis sering terjadi krisis kabinet dan menganggu stabilitas politik dan diberlakukannya UUD yang baru agar tidak terjadi pemerintah yang sering diganti. UUD yang baru sisitim memang tidak lagi sepenuhnya merupakan sistim pemerintahan parlementer melainka sedikit mirip sistim presidensial. Perdana Mentri serta kabinetnya tetap tergantung pada dukungan dalam badan legislatif, sesuai

Bentuk Pemerintahan
Sistim Parlementer dan contoh Republik Perancis dan Kerajaan Inggris Pada sistim ini kabinet yang ada diharapkan mampu mencerminkan kekuatan-kekuatan sosial dan politik yang ada dalam parlemen, juga pada sistim ini posisi badan eksekutif terhadap legislatif bervariasi. Di Perancis (1958) sistim parlementer yang diterapkan mengahadirkan seorang presiden dan seorang perdana menteri yang bertindak sebagai badan eksekutif. Sebelum tahun 1958 Perancis sering terjadi krisis kabinet dan menganggu stabilitas politik dan diberlakukannya UUD yang baru agar tidak terjadi pemerintah yang sering diganti. UUD yang baru sisitim memang tidak lagi sepenuhnya merupakan sistim pemerintahan parlementer melainka sedikit mirip sistim presidensial. Perdana Mentri serta kabinetnya tetap tergantung pada dukungan dalam badan legislatif, sesuai

Bentuk Pemerintahan
Sistim Parlementer dan contoh Republik Perancis dan Kerajaan Inggris Di Inggris badan eksekutif dipimpin oleh seorang menteri. Bentuk negaranya adalah kerajaan dan mempunyai Ratu yang kedudukannya sebagai kepala negara yang simbolik sedang kekuasaan pemerintah berada ditangan perdana menteri selaku badan eksekutif. Terdapat Partai Konservatif dan Partai Buruh.

Bentuk Pemerintahan
Sistim Presidensial dan contohnya di Amerika Serikat Badan eksekutif dalam sistim ini merupakan suatu kekuataan sendiri dan memiliki masa jabatan tertentu. Badan eksekutif dipimpin oleh presiden yang memiliki kebebasan untuk memilih menteri. Amerika Serikat menyelenggarakan sistim pembagian kekuasan, dan badan eksekutif terlepas dari badan legislatif dikenal dengan sebutan Congress (Senate dan House of Representatives) dalam arti eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislatif dan pihak lain juga sebaliknya.l Kebanyakan RUU berasal dari eksekutif namun bila perlu legislatif dapat mengubahnya. Kekuasaan badan legislatif terutama terlihat dari wewenangnya untuk memutuskan RUU yang menyangkut anggaran belanja.

Bentuk Pemerintahan
Sistim Semi Presidensial Menurut Maurice Duverger, Pemerintahan Semi Presidensial suatu negara jika dalam konsitusi diatur tiga hal 1. Presiden dipilih melalui hak pilih universal/umum 2. Presiden memiliki kekuasaan yang cukup besar 3. Presiden memiliki lawan politik, namun seorang perdana menteri yang memegang kekuasaan eksekutif dan pemerintahan dapat tetap memegang jabatan seandainya parlemen tidak menunjukkan oposisi kepada meraka.

Bentuk Pemerintahan
Badan eksekutif di negara eks Komunisme Perbedaan badan eksekutif di Negara eks komunisme adalah dewan perwakilan rakyat tidak dilihat sebagai badan legislatif saja tetapi sebagai badan dimana semua kekuasaan dipusatkan (eksekutif, legilsatif, dan yudijatif) oleh karena itu sisitm ini disebut pula assembly goverment ( pemerintahan majelis). Peranan dominan Partai Komunisme yang menyelami semua aparatur kenegaraan. Fungsi eksekutif dibagi 2 badan yaitu antara pimpinan DPR yakni Presidium Soviet Tertinggi, dan kabinet. Kedudukan Presidium Soviet Tertinggi selain menyelenggarakan kekuasaan tertentu dia juga merupakan kepala negara kolektif. Wewenang Presedium mencangkup bidang eksekutif seperti