Anda di halaman 1dari 24

ORIENTASI PADA PENCAPAIAN HASIL (Achievement Orientation ACH)

Adalah suatu perhatian untuk bekerja dengan baik atau melampaui suatu standar prestasi. Standar tersebut bisa berupa prestasi diri sendiri di masa lampau; suatu ukuran yang objektif; prestasi kerja orang lain (kompetisi); sasaran yang menantang yang ditetapkan seseorang; atau sesuatu yang belum dilakukan orang lain (inovasi). Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

Tidak ada standar keunggulan dalam bekerja Bekerja sesuai dengan yang diminta saja, tidak menunjukkan perhatian khusus terhadap pekerjaan (perhatiannya terpaku pada hal-hal di luar pekerjaan, seperti kehidupan sosial, status, hobby, keluarga, olahraga, persahabatan). al ini dapat mun!ul dalam bentuk ketidakmampuan untuk menguraikan !erita mengenai pekerjaannya se!ara detail namun sangat antusias bila men!eritakan aktivitas-aktivitas di luar pekerjaannya. "emusatkan #er$atian $an%a #ada tugas saja Bekerja keras, tetapi tidak menunjukkan adanya standar keunggulan untuk menghasilkan hasil kerja yang istime"a. Ingin bekerja dengan baik Bekerja untuk men!apai standar keunggulan tertentu. #en!oba bekerja dengan baik atau benar. $apat menunjukkan rasa frustrasi melihat adanya ketidak-efisienan (mis. % mengeluh karena "aktu yang terbuang dan ingin melakukan yang lebih baik) tapi tidak menyebabkan perbaikan kerja yang spesifik. "en'i#takan ukuran #restasi sendiri Bekerja untuk men!apai standar kerja yang sudah ditetapkan oleh manajemen (mis. % berdasarkan uraian tugas, budget, &uota penjualan, atau persyaratan kualitas tertentu). #enggunakan !ara-!ara spesifik untuk mengukur hasil kerja terhadap standar kerja tertentu yang tidak ditetapkan oleh manajemen (mis. % besarnya biaya yang dikeluarkan, tingkatan, untuk melebihi kinerja orang lain, lamanya "aktu yang dipakai, untuk memenangkan persaingan, dsb.); Atau menetapkan sasaran kerja yang tidak begitu menantang. "eningkatkan kinerja #embuat perubahan spesifik dalam sistem atau metode kerja sendiri untuk meningkatkan kinerja (mis. #elakukan sesuatu dengan lebih baik, lebih !epat, dengan biaya lebih rendah, lebih efisien; meningkatkan kualitas, kepuasan pelanggan, semangat kerja, pendapatan), tanpa menetapkan sasaran yang spesifik. "eneta#kan dan bekerja untuk memenu$i sasaran %g menantang #enetapkan dan melakukan tindakan untuk men!apai sasaran yang menantang untuk diri sendiri maupun orang lain (mis. % meningkatkan penjualan ' kualitas ' produktivitas sampai ()* dalam + bulan). ,#enantang- di sini berarti ada kemungkinan ).-). untuk dapat men!apai sasaran - sulit tapi bukannya tidak mungkin untuk di!apai. Bisa juga membandingkan dengan ukuran prestasi tertentu pada suatu "aktu tertentu % misalnya, /0etika saya ambil alih, tingkat efisiensi hanya 1.* sekarang men!apai 2)*3. "embuat analisis '+st-bene,it #embuat keputusan, menetapkan prioritas atau memilih sasaran berdasarkan perhitungan input dan output; se!ara eksplisit mempertimbangkan keuntungan yang potensial, Return-on-Investment atau analisis untung-rugi. "engambil resik+ .irausa$a %ang di#er$itungkan

&

#enyediakan sumber daya dan "aktu yang signifikan (dalam situasi yang tidak pasti) untuk meningkatkan kinerja, men!oba sesuatu yang baru, men!apai sasaran yang menantang (misal % melun!urkan produk atau layanan baru, alih usaha), sambil bertindak untuk meminimalkan resiko (mis. % melakukan riset pasar, mendaftar pelanggan terlebih dahulu, dsb); atau dalam membantu pen!apaian sasaran orang lain, mendorong dan mendukung ba"ahan dalam mengambil resiko ke"irausahaan.

PE)I*IRAN ANALITIS (Anal%tical Thin ing + AT)


Adalah pemahaman situasi dengan menguraikannya menjadi bagian-bagian ke!il se!ara logis, atau mela!ak implikasi sebab-akibat dari sebuah situasi se!ara bertahap. 4ermasuk juga mengolah bagian-bagian suatu masalah se!ara sistematis; melakukan perbadingan se!ara sistematis; menetapkan prioritas se!ara rasional; mengidentifikasi urutan "aktu kejadian atau hubungan Sebab-Akibat. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L ev el ! INDIKATOR PERILAKU

Tidak nam#ak #engerjakan tugas apa adanya, bereaksi pada kebutuhan atau permintaan langsung; atau pekerjaannya dikelola oleh orang lain. "enguraikan masala$ #erin!i masalah-masalah ke dalam tugas-tugas atau aktivitas-aktivitas sederhana. "eli$at $ubungan dasar #enganalisis hubungan antara sebagian ke!il komponen permasalahan atau situasi. #embuat hubungan sebab-akibat yang sederhana (A menyebabkan B). #enetapkan prioritas tugas berdasarkan derajat kepentingannya. "eli$at $ubungan ganda #enganalisis hubungan antara beberapa bagian dari permasalahan atau situasi. Se!ara sistematis menguraikan sebuah tugas yang kompleks menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola. #engenali beberapa kemungkinan penyebab dari suatu kejadian, atau beberapa akibat dari suatu tindakan. Se!ara umum mengantisipasi kendala dan berpikir ke depan mengenai langkah-langkah berikutnya. "embuat ren'ana atau analisis %ang k+m#leks #engorganisir, merangkai dan menganalisis masalah, sistem atau proses yang kompleks dan menguraikan masalah yang rumit untuk men!apai peme!ahannya; atau membuat rangkaian hubungan sebab-akibat yang panjang.

1 &

PE)I*IRAN *ONSEPT,AL (Conce&t!al Thin ing + CT)


Adalah kemampuan untuk mengidentifikasi pola atau hubungan antara situasi yang kaitannya tidak nampak dengan jelas. 5ni termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi isu mendasar pada situasi yang rumit. 4ermasuk dalam hal ini adalah penggunaan kreativitas, penalaran konseptual atau induktif. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l ! 1 INDIKATOR PERILAKU

Tidak menggunakan k+nse#-k+nse# abstrak Berpikir dengan sangat konkrit atau memerlukan !ontoh-!ontoh nyata. "enggunakan aturan-aturan dasar #enggunakan aturan sederhana, nalar dan pengalaman lampau untuk mengenali suatu masalah atau situasi. $apat mengenali kesamaan utama antara situasi saat ini dengan situasi lampau. "engenali #+la $apat mengenali ketidaksesuaian, ke!enderungan, dan hubungan antar data, atau dapat melihat perbedaan utama antara situasi saat ini dengan yang terjadi di masa lampau. "enera#kan k+nse# %ang k+m#leks #enerapkan pengetahuan mengenai ketidaksesuian, ke!enderungan, dan hubungan di masa lampau untuk melihat situasi saat ini. #enerapkan dan memodifikasi konsep atau metode rumit yang telah dipelajari se!ara tepat. "en%eder$anakan data atau situasi %ang k+m#leks #embuat ide atau situasi yang kompleks menjadi mudah dan dapat dipahami. #enggabungkan gagasan, isu dan observasi ke dalam penjelasan yang mudah dimengerti. #engenali faktor kun!i dalam situasi yang kompleks. "en'i#takan k+nse#-k+nse# baru #engenali permasalahan dan situasi yang tidak dapat dikenali orang lain, dan tidak dipelajari dari pendidikan atau pengalaman sebelumnya. #erumuskan penjelasan yang berguna untuk permasalahan, situasi atau peluang yang kompleks.

&

ORIENTASI PELA-ANAN PELAN..AN (C!"tomer Service Orientation + CSO)


adalah suatu kemauan untuk membantu atau melayani orang lain atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka. Artinya memusatkan segala daya upaya untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan pelanggan. 0ompetensi ini dapat dianggap memiliki kesamaan dengan kompetensi 7engertian Antar 7ribadi (58) dan kompetensi $ampak 9 7engaruh (5#7). :amun demikian fokus dari kompetensi ini adalah pertama-tama berusaha memahami kebutuhan orang lain (bukan pemahaman mengenai pikiran'perasaan orang se!ara umum) dan kemudian melakukan sesuatu untuk membantu atau memberikan pelayanan pada orang tersebut (bukan mempengaruhi mereka untuk mendukung tujuan pribadi). 7engertian ,pelanggan- di sini dapat berarti customer yang sebenarnya, atau bisa juga berarti 7engguna Akhir (end-users) dalam organisasi yang sama. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -( INDIKATOR PERILAKU

"enam#ilkan sika# negati, ke#ada #elanggan #emberikan komentar-komentar negatif tentang pelanggan, menyalahkan pelanggan. 4ermasuk komentar yang menjurus ke SA;A atau diskriminasi jenis kelamin. "enam#ilkan tidak adan%a kejelasan 0urang memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pelanggan dan apa peran dirinya (misal % untuk apa tujuan dari pertemuan yang dihadirinya, tidak pasti mengenai apa yang diharapkan dari pelanggan) namun tidak ada usaha untuk lebih memperjelas situasi. "emusatkan Per$atian #ada a#a %ang dimiliki diri sendiri 0einginan untuk menunjukkan pada pelanggan apa yang dimiliki diri sendiri atau perusahaan, perhatian lebih terpusat pada apa yang dimiliki oleh diri sendiri atau perusahaan, daripada memperhatikan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pelanggan. "emberikan #ela%anan %ang minimal sesuai #ers%aratan saja anya memberikan ja"aban singkat terhadap pertanyaan pelanggan, tanpa adanya usaha untuk menanyakan lebih dalam untuk mendapatkan kebutuhan atau permasalahan mendasar pelanggan, atau untuk menangkap konteks dari keingintahuan pelanggan. "enindaklanjuti kebutu$an #elanggan #enindaklanjuti keingintahuan, permintaan dan keluhan pelanggan. #engusahakan agar pelanggan selalu mengetahui kemajuan dari penyelesaian permasalahan yang dikeluhkan. "em#erta$ankan k+munikasi %ang jelas dengan #elanggan mengenai $ara#an timbal balik #emantau kepuasan pelanggan. #enyebarkan informasi yang dapat membantu pelanggan, memberikan pelayanan yang ramah dan menyenangkan. "engambil tanggung ja.ab #ribadi $engan segera memperbaiki masalah pelayanan yang terjadi tanpa menunjukkan sikap membela diri. "en%ediakan diri se#enu$n%a untuk #elanggan 4erutama ketika pelanggan menghadapi situasi kritis, misalnya dengan memberikan nomor telepon rumah atau sarana komunikasi lain yang mudah dihubungi pelanggan, atau menyediakan "aktu untuk mengunjungi pelanggan di tempatnya. "emusatkan #er$atian #ada kebutu$an dasar #elanggan #enggali informasi mengenai fakta yang sebenarnya atau kebutuhan dasar pelanggan lebih dari apa yang ditampilkan oleh pelanggan, dan kemudian menyesuaikannya dengan layanan atau produk yang tersedia. "enggunakan #ers#ekti, jangka #anjang Bekerja dengan menggunakan perspektif jangka panjang dalam menangani permasalahan pelanggan.

-&

-1

&

( )

<

Bersedia untuk mengeluarkan biaya demi ter!iptanya hubungan jangka panjang. #en!ari !ara-!ara yang dapat memberikan keuntungan jangka panjang untuk pelanggan. Berinisiatif melakukan suatu tindakan yang dapat menghasilkan keberhasilan yang dapat terlihat oleh pelanggan dan kemudian memberikan penghargaan kepada pelanggan tersebut melalui keberhasilan itu.

)EN.E)/AN.*AN ORAN. LAIN (Develo&ing Other" + DE0)


0einginan yang tulus untuk mendorong proses belajar dan pengembangan diri orang lain dengan didasari analisis kebutuhan. 5nti dari kompetensi ini terletak pada niat untuk mengembangkan orang lain, bukan pengembangan yang memang seharusnya dilakukan dalam posisi formalnya. #engirimkan orang untuk mengikuti pelatihan yang dipersyaratkan oleh perusahaan tidaklah men!erminkan kompetensi ini. Dalam mengerja an t!ga"n%a# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

"eng$ambat #engembangan #engungkapkan harapan negatif yang didasarkan pada prasangka pribadi terhadap ba"ahan atau pelanggan. #emiliki gaya manajerial yang menuntut pada ke!epatan tugas. Tidak tam#ak atau tidak melakukan usa$a n%ata untuk mengembangkan +rang #emusatkan perhatian hanya dalam mengerjakan tugasnya sendiri dengan baik, membuat !ontoh!ontoh yang baik. "engungka#kan $ara#an #+siti, ter$ada# +rang lain #emberikan komentar-komentar positif mengenai kemampuan atau potensi orang lain meskipun dalam kasus-kasus yang sulit. 7er!aya bah"a orang lain mau dan mampu belajar. "emberikan instruksi se'ara detail dan/atau memberikan '+nt+$ #emberitahu mengenai !ara-!ara mengerjakan sesuatu dan memberikan saran spesifik yang sangat membantu. "emberikan alasan dan dukungan #emberi arahan atau !ontoh dengan mengungkapkan alasan dan penjelasan mengapa digunakan !ara tersebut sebagai bagian dari strategi pengembangan, memberikan dukungan atau bantuan praktis untuk mempermudah pekerjaan tersebut (misal % dengan sukarela memberi tambahan sumberdaya, peralatan, informasi, saran ahli). #engajukan pertanyaan, menguji atau menggunakan !ara-!ara lain untuk memastikan orang lain telah memahami penjelasan atau pengarahan yang diberikan. "emberikan um#an balik dan dukungan untuk #engembangan #enenteramkan hati orang lain setelah mengalami kegagalan. #emberi umpan balik negatif hanya terhadap perilaku dan bukan terhadap kepribadiannya. #enyatakan harapan positif untuk pengembangan di masa datang atau memberikan saran pribadi untuk perbaikan; atau menguraikan tugas-tugas sulit menjadi lebih sederhana, atau menggunakan strategi lain untuk tujuan pengembangan. "elakukan #embinaan dan #elati$an jangka #anjang #eran!ang penugasan yang sesuai, pelatihan formal, atau pengalaman lain yang berguna untuk membantu proses pembelajaran dan pengembangan orang lain. #embuat orang lain dapat menja"ab sendiri terhadap permasalahan yang dihadapinya sehingga mereka tahu !ara mengatasinya, dibandingkan bila hanya memberikan mereka ja"abannya saja. 5ni tidak termasuk pelatihan formal untuk memenuhi persyaratan perusahaan. #engidentifikasi kebutuhan pelatihan atau pengembangan dan meran!ang atau membuat program'materi baru untuk memenuhi kebutuhan

&

tersebut. #eran!ang pendekatan-pendekatan baru ; atau meren!anakan pengalaman bagi orang lain untuk mengembangkan ketrampilan dan keper!ayaan diri mereka.

PEN.ARAHAN (Directivene"" + DIR)


Adalah keinginan untuk membuat orang lain mengikuti kehendaknya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau kekuasaan dari jabatan se!ara efektif dan pada tempatnya, dengan tetap mengingat kepentingan jangka panjang perusahaan. 0ompetensi ini termasuk juga /memberitahu orang lain apa yang harus dilakukannya3 dalam nada yang bervariasi mulai dari tegas sampai meminta atau bahkan mengan!am. Bila disertai dengan alasan atau bujukan, perilaku ini masuk ke kompetensi $ampak dan 7engaruh, bukan 7engarahan. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

Pasi, #enuruti permintaan orang lain meskipun dengan melakukannya berarti mengganggu penyelesaian tugas utama. =ebih berusaha untuk disukai orang lain (tidak mau menge!e"akan atau membuat orang lain marah) daripada penyelesaian tugas se!ara benar. #ungkin takut untuk mengganggu atau men!ampuri urusan orang lain. Tidak memberikan #engara$an 4idak memberikan pengarahan meskipun diminta. Ba"ahan mengeluh bah"a mereka tidak mengetahui apa yang harus mereka kerjakan. "emberikan #engara$an #endelegasikan tugas-tugas rutin agar dapat memusatkan perhatian pada hal-hal yang membutuhkan pertimbangan yang lebih bernilai atau berjangka panjang, atau memberikan pengarahan dengan sangat rin!i. "eneta#kan batasan $engan tegas mengatakan /tidak3 terhadap permintaan yang tidak masuk akal, atau menentukan batasan terhadap perilaku orang lain. #ungkin dapat memanipulasi situasi untuk membatasi pilihan orang lain, atau memaksa mereka untuk menyediakan sumber daya yang diinginkan. "enuntut kinerja %ang tinggi Se!ara sepihak menetapkan standar, menuntut kinerja, kualitas atau sumber daya yang tinggi, meminta dengan tegas untuk mematuhi permintaannya dengan gaya yang keras % / jangan mainmain>3. "enjaga standar kinerja %ang jelas Se!ara terang-terangan, di depan umum memantau kinerja diperbandingkan dengan standar yang sudah jelas (misal % memberi tanda hasil kerja individu yang tidak sesuai dengan standar yang sudah baku). "embuat +rang bertanggung ja.ab atas kinerjan%a #engungkapkan se!ara langsung dan terbuka terhadap orang lain yang memiliki masalah kinerja. #enggunakan hukuman atau penghargaan untuk mengendalikan perilaku tertentu (misal % / Bila kinerja anda baik, saya akan memberi reward, jika tidak ?.. /).

&

*EL,1ESAN (2le3i$ilit% + 2L4)


Adalah kemampuan untuk beradaptasi dan bekerja dengan efektif dalam situasi yang berbeda, dan dengan berbagai individu atau kelompok. 0ompetensi ini membutuhkan kemampuan memahami dan menghargai pandangan yang berbeda dan bertentangan mengenai suatu isu, menyesuaikan pendekatan karena suatu perubahan lingkungan, dan dapat menerima dengan mudah perubahan dalam organisasi atau persyaratan jabatan. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

0e'ara k+ntra#r+dukti, berta$an #ada #enda#at/siasat/#endekatan diri sendiri #eskipun dihadapkan pada masalah yang sudah jelas, ia tetap mempertahankan sudut pandangnya; menganggap pandangan orang lain salah. 0elalu mengikuti #r+sedur "eli$at situasi se'ara +b%ekti, #enghargai sudut pandang orang lain. "enga#likasikan #eraturan atau #r+sedur dengan lu.es 7ada situasi yang spesifik, dapat mengadaptasi peraturan se!ara lu"es sepanjang tidak menyimpang dari kebijakan perusahaan. "en%esuaikan taktik dengan situasi atau reaksi +rang lain #engubah perilaku atau pendekatan supaya sesuai dengan situasi dan orang lain. "en%esuaikan strategi sendiri. #embuat penyesuaian yang sederhana atau berjangka pendek dalam perusahaan sendiri atau perusahaan pelanggan untuk menyelaraskan dengan kebutuhan situasi.

! 1 &

( )

DA)PA* 5 PEN.AR,H (Im&act an6 In7l!ence + I)P)


Adalah usaha untuk membujuk, meyakinkan, mempengaruhi atau mengesankan orang lain, dengan tujuan agar mereka mengikuti atau mendukung keinginannya. 0ompetensi ini didasarkan kepada keinginan untuk memiliki pengaruh pada pihak lain dimana ia memiliki tujuan pribadi tertentu, kesan tertentu yang ingin ditampilkan, dan tindakan tertentu yang ia ingin orang lain lakukan. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

Kekuasaan #ribadi Bersaing dengan keras dalam organisasi, semata-mata memperhatikan posisi pribadi, tidak mempedulikan dampak dari perbuatannya terhadap organisasi. Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja, atau terlihat tidak berusaha untuk mempengaruhi atau membujuk orang lain. "en%atakan niat teta#i tidak melakukan tindakan tertentu Berniat membuat pengaruh tertentu; menyatakan perhatian akan reputasi, status, penampilan, dll., tetapi tidak melakukan tindakan apapun. "elakukan tindakan untuk membujuk #embujuk se!ara langsung dengan menggunakan alasan, data, minat pihak lain, !ontoh, alat peraga, dll. 4idak melakukan tindakan nyata untuk mengadaptasi perilaku atau pembi!araan sesuai dengan minat dan tingkatan hadirin. "elakukan bebera#a tindakan untuk membujuk #elakukan beberapa tindakan untuk membujuk tanpa berusaha menyesuaikan dengan tingkatan dan minat hadirin. 5ni termasuk persiapan seksama atas data untuk pembi!araan atau memberikan dua atau lebih argumen yang berbeda dalam pembi!araan atau diskusi. "em#er$itungkan dam#ak dari tindakan atau #erkataan #engadaptasi perilaku atau pembi!araan agar sesuai dengan minat dan tingkatan hadirin. #engantisipasi dampak dari tindakan diri sendiri terhadap pandangan orang lain. "enggunakan #engaru$ tidak langsung #enggunakan serangkaian pengaruh tidak langsung% /mempengaruhi A supaya ia mempengaruhi B sehingga B akan mempengaruhi A3. #engambil tindakan untuk mempengaruhi, setiap langkah disesuaikan dengan hadirin. #enggunakan ahli atau pihak ketiga untuk mempengaruhi. "enggunakan strategi mem#engaru$i %ang k+m#leks #enampilkan argumen yang kompleks atau melakukan tindakan-tindakan yang berbeda seperti memadukan unsur politis, aktif mempengaruhi orang untuk mau terlibat dalam suatu aktivitas tertentu, menggunakan dinamika kelompok untuk memimpin ' mengarahkan kelompok.

&

PENCARIAN IN2OR)ASI (In7ormation See ing + IN2)


7en!arian informasi yang didorong oleh rasa ingin tahu dan minat yang mendasar untuk mengetahui lebih banyak tentang sesuatu, orang atau permasalahan. 5ni meliputi usaha-usaha di luar pertanyaan rutin yang diperlukan dalam pekerjaan. 4ermasuk ,menggali- untuk mendapatkan informasi yang lebih dalam dan pasti; men!ari inti permasalahan; atau men!ari informasi untuk mendapatkan kesempatan potensial atau berbagai informasi yang mungkin bermanfaat pada masa yang akan datang. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l ! 1 INDIKATOR PERILAKU

Tidak nam#ak 4idak berusaha men!ari informasi tambahan, selain informasi yang sudah diberikan. "engajukan Pertan%aan #engajukan pertanyaan langsung kepada orang yang ada, atau orang yang seharusnya memberikan ja"aban atas situasi yang terjadi, seperti misalnya orang yang terlibat langsung sekalipun tidak hadir se!ara fisik. #enggunakan informasi yang tersedia, atau konsultasi dengan nara sumber yang ada. "elakukan Pen%elidikan se'ara Pribadi 7ergi untuk melihat langsung permasalahan yang terjadi. #en!ari dan bertanya kepada nara sumber yang paling tahu mengenai masalah tersebut, dimana orang lain biasanya mengabaikan nara sumber itu. "enggali lebi$ dalam #engajukan serangkaian pertanyaan untuk menggali akar permasalahan, yang tersembunyi di balik informasi yang diutarakan. #enghubungi orang lain yang tidak se!ara langsung terlibat dalam permasalahan, untuk memperoleh pandangan mereka, latar belakang informasi, dan pengalaman mereka. "elakukan Riset #elakukan upaya sistematik dalam "aktu yang terbatas untuk memperoleh data atau umpan balik yang diperlukan, atau melakukan penyelidikan mendalam dari sumber yang tidak biasa. Atau melakukan riset formal melalui surat kabar, majalah, jaringan komputer, internet, dan sumber lainnya. "enggunakan 0istemn%a 0endiri #emiliki sistem atau kebiasaan yang dikembangkan sendiri untuk mendapatkan informasi (misalnya % pertemuan informal se!ara periodik, mendatangi penerbitan untuk men!ari informasi, dsb.). #elibatkan orang lain yang se!ara normal tidak akan dilibatkan dan meminta mereka untuk ikut men!ari informasi.

&

(.

INISIATI2 (Initiative + INT)


5nisiatif adalah ke!enderungan untuk melakukan sesuatu yang melebihi tuntutan tugas, melakukan hal-hal yang tidak diminta oleh siapapun, yang dapat meningkatkan hasil kerja dan men!egah terjadinya masalah, atau menemukan'men!iptakan peluang-peluang baru. $engan demikian, 5nisiatif dapat dilihat dalam konteks bertindak proaktif dan bukan sekedar berpikir tentang suatu tindakan di masa datang. 0erangka "aktunya berkisar dari menyelesaikan program kerja yang sudah lampau atau saat ini sampai ke bertindak atas masalah atau peluang masa datang. 7eren!anaan strategis se!ara rutin'formal tidak termasuk dalam kompetensi ini. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 ! 1 INDIKATOR PERILAKU

1an%a memikirkan masa lalu =uput atau gagal menindaklanjuti peluang yang sudah jelas ada. Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja. "enja.ab masala$ atau #eluang saat ini #engenali dan bertindak atas peluang saat ini, mengatasi hambatan untuk menja"ab masalah yang ada, biasanya selesai dalam "aktu sehari dua hari. 2igi$ dalam situasi krisis Bertindak !epat dan gigih dalam situasi krisis (dimana orang lain !enderung menunggu dan mempelajari dulu situasinya, berharap masalah terselesaikan sendiri). 3ertindak sam#ai 1-( bulan ke de#an #en!iptakan kesempatan atau men!egah masalah potensial dengan membuat usaha-usaha ekstra (program baru, dll.) yang terjadi dalam kurun "aktu (-6 bulan. 3ertindak ) - 1& bulan ke de#an #engantisipasi dan bersiap untuk masalah atau peluang spesifik yang tidak nampak oleh orang lain. Bertindak untuk men!iptakan peluang dan menghindari masalah di masa datang dalam jangka "aktu <-(1 bulan ke depan. 3ertindak 1 ta$un ke de#an #engantisipasi situasi ( tahun mendatang untuk men!iptakan peluang atau menghindari masalah.

&

((

INTE.RITAS (Integrit% + IN.)


5ntegritas menunjukkan bah"a tindakan seseorang sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya. $engan kata lain, /satunya kata dengan perbuatan3. #engkomunikasikan maksud, ide dan perasaan se!ara terbuka dan langsung, dan dapat menerima keterbukaan dan kejujuran, sekalipun dalam negosiasi yang sulit dengan pihak lain. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l ! 1 INDIKATOR PERILAKU

Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja. Terbuka dan jujur mengenai situasi #ekerjaan #engakui perasaan negatifnya sendiri (kegelisahan, ketidakpastian, takut, dsb.) atau kesalahan, dikaitkan dengan nilai-nilai pribadi. #engungkapkan apa yang dipikirkan sekalipun tidak diminta atau pada situasi yang tidak memungkinkan. "en%elaraskan tindakan agar k+nsisten dengan nilai-nilai dan ke%akinan Cujur dalam berhubungan dengan pelanggan. #enghindari orang-orang atau situasi yang dapat mempengaruhi konsistensi terhadap nilai-nilai yang diyakininya. 3ertindak sesuai nilai-nilai saat $al tersebut sulit untuk dilakukan #engakui se!ara terbuka kepada orang lain bah"a telah melakukan kesalahan, dikaitkan dengan nilai-nilai pribadi dan perusahaan. Berbi!ara terang-terangan "alaupun mungkin dapat menyinggung perasaan orang lain. 3ertindak berdasarkan nilai-nilai sekali#un $al tersebut mengandung bia%a dan risik+ %ang 'uku# besar #emastikan adanya keterbukaan dalam transaksi bisnis, mengungkapkan biaya dan kekurangan yang ada. #empertimbangkan untuk menghentikan pekerjaan (menghenti-kan suatu produk atau jasa tertentu) karena terkait dengan praktek bisnis yang tidak etis. #empengaruhi orang yang berpengaruh kuat untuk bertindak sesuai nilai-nilai perusahaan.

&

(1

PEN.ERTIAN ANTAR PRI/ADI (Inter&er"onal ,n6er"tan6ing + I,)


Artinya berusaha untuk memahami orang lain. 5ni adalah kemampuan untuk mendengarkan dan mengerti se!ara akurat pikiran, perasaan, masalah orang lain yang tidak teru!apkan atau tidak sepenuhnya disampaikan. 0ompetensi ini mengukur kompleksitas dan kedalaman pemahaman terhadap orang lain dan mungkin juga termasuk sensitivitas antar-budaya. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 INDIKATOR PERILAKU

Tidak mema$ami Salah mengerti atau terkejut akan perasaan'perilaku orang lain; atau memandang orang lain berdasarkan prasangka umum mengenai jenis kelamin, rasial, dan budaya. Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja, atau se!ara nyata tidak menunjukkan kepekaan akan orang lain, tapi tidak menunjukkan kesalahpahaman yang serius. "ema$ami em+si atau isi #erasaan #emahami emosi atau isi perasaan orang lain yang tampak, tapi tidak keduanya se!ara bersamaan. "ema$ami em+si dan isi #erasaan Bisa mengerti baik emosi maupun isi perasaan orang lain dalam "aktu yang sama. "ema$ami makna #emahami pemikiran, masalah, perasaan orang lain yang tidak teru!apkan pada saat berinteraksi. Atau menggunakan pemahaman ini untuk membuat orang lain bertindak sesuai keinginan. "ema$ami isu mendasar #emahami masalah mendasar orang lain; memahami alasan dari perasaan, perilaku, dan masalah seseorang dalam jangka "aktu lama. Atau menunjukkan pandangan yang berimbang atas kelebihan dan kekurangan orang lain. #emahami faktor-faktor penyebab yang kompleks dari sikap, pola perilaku dan masalah seseorang dalam jangka "aktu lama.

1 & (

(6

*ESADARAN OR.ANISASI (Organi8ational A9arene"" + OA)


Adalah kemampuan untuk memahami kekuasaan dalam organisasi sendiri maupun organisasi lain (pelanggan, pemasok, dll.). 5ni termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi siapa pengambil keputusan yang sebenarnya dan individu yang dapat mempengaruhi mereka; dan untuk memprediksi bagaimana suatu peristi"a yang baru terjadi dapat mempengaruhi individu dan kelompok dalam organisasi. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 ! INDIKATOR PERILAKU

0ala$ mema$ami struktur +rganisasi 7emahaman yang simpang siur mengenai struktur organisasi. "engabaikan ke#entingan #erusa$aan #emberikan tanggapan hanya pada permintaan langsung, hanya memfokuskan diri pada penyelesaian tugas sendiri, dan mengabaikan atau meremehkan kepentingan organisasi. "ema$ami struktur ,+rmal #engenali atau menggunakan struktur formal atau hirarki dari organisasi, ,rantai perintah-, kekuasaan, aturan dan peraturan, Standard Dperating 7ro!edure, dll. "ema$ami struktur in,+rmal #engerti dan menggunakan struktur informal (mengidentifikasi orang-orang yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan, dll.). #enggunakan pengetahuan ini pada saat struktur formal tidak berjalan sebagaimana mestinya. "ema$ami iklim dan buda%a #engenali keterbatasan organisasi, apa yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan pada situasi tertentu. #engenali dan menggunakan budaya dan bahasa perusahaan untuk mendapat tanggapan yang terbaik. "ema$ami 4#+litik5 #erusa$aan #engerti dan bisa menggambarkan kekuasaan dan hubungan ,politik- dalam perusahaan (kerjasama, persaingan). "ema$ami isu mendasar dari #erusa$aan #engerti latar belakang dari setiap perilaku organisasi, masalah mendasar, peluang, atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi. Atau menggambarkan struktur fungsional dalam perusahaan.

&

(<

*O)IT)EN OR.ANISASI (Organi8ational Commitment + OC)


0omitmen Drganisasi adalah kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku pribadi dengan kebutuhan, prioritas dan sasaran organisasi. 5ni men!akup !ara-!ara mengembangkan tujuan atau memenuhi kebutuhan organisasi. al ini bisa tampak seperti mendahulukan misi organisasi daripada pilihan pribadi. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( L e v e l -1 ! INDIKATOR PERILAKU

Tidak #eduli 4idak mempedulikan atau se!ara terang-terangan menentang norma-norma organisasi. Tidak nam#ak #enampilkan usaha yang minimal untuk menyesuaikan diri, atau melaksanakan persyaratan minimum (absensi, tata tertib) untuk sekedar mempertahankan pekerjaannya. "elakukan u#a%a Pen%esuaian #elakukan upaya aktif agar !o!ok, berpakaian pantas, menghormati norma organisasi, mengerjakan apa yang diharapkan lingkungan. "eneladani kesetiaan #emperlihatkan kesetiaan pada perusahaan, kesediaan membantu kolega menyelesaikan tugas mereka, dan menghormati serta menerima hal yang dianggap penting oleh atasan. "endukung +rganisasi se'ara akti, #emahami dan mendukung se!ara aktif misi dan tujuan organisasi. #enyelaraskan kegiatan dan prioritas pribadi untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan menyesuaikan diri dengan misi organisasi. #emahami kebutuhan untuk bekerjasama dengan orang lain untuk men!apai tujuan organisasi. "elakukan #eng+rbanan #ribadi #enempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri. #elakukan pengorbanan pribadi untuk memenuhi kebutuhan organisasi. 7engorbanan ini men!akup identitas profesi, pilihan pribadi dan urusan keluarga. #embuat dan mempertahankan keputusan yang menguntungkan perusahaan "alaupun keputusan itu tidak populer dan bertentangan dengan pendapat umum. "eng+rbankan ke#entingan unit demi ke#entingan +rganisasi #engorbankan kepentingan jangka pendek unit kerja untuk kepentingan jangka panjang perusahaan (mis. % mempelopori pemotongan anggaran atau pengurangan tenaga kerja di unit sendiri, dsb.); meminta orang lain untuk berkorban demi kepentingan organisasi yang lebih besar.

&

()

)E)/INA H,/,N.AN (Relation"hi& /!il6ing + R/)


Adalah berusaha membangun atau memelihara hubungan yang akrab dan hangat atau jaringan kontak dengan orang lain yang mungkin pada suatu saat dapat bermanfaat dalam pen!apaian sasaran kerja. 7embinaan hubungan ini selalu melibatkan maksud-maksud yang berkaitan dengan pekerjaan. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL ! 1 INDIKATOR PERILAKU "eng$indari k+ntak #enyendiri, menghindari interaksi sosial. "embuat k+ntak in,+rmal #emulai hubungan informal'santai di tempat kerja, berbin!ang mengenai keluarga, olahraga, berita, dsb. "embangun $ubungan baik #emulai kontak informal'santai di tempat kerja dengan mitra kerja atau pelanggan. Se!ara sadar berusaha membangun hubungan baik. "elakukan k+ntak s+sial #emulai atau men!ari hubungan persahabatan dengan mitra kerja atau pelanggan di luar lingkungan kerja untuk mengembangkan jaringan bisnis perusahaan. "embina $ubungan #ribadi #emulai atau men!ari hubungan persahabatan dengan mitra kerja atau pelanggan di luar lingkungan kerja untuk mengembangkan jaringan bisnis perusahaan. #emba"a mitra kerja'pelanggan ke rumah atau berkunjung ke rumah'keluarga mereka untuk mengembangkan jaringan bisnis perusahaan. "embuat #ersa$abatan #ribadi %ang akrab Seringkali mengundang mitra kerja atau pelanggan di rumah. #enjadi sahabat dekat mereka; atau menggunakan persahabatan pribadi untuk mengembangkan jaringan bisnis perusahaan.

&

(+

*EPERCA-AAN DIRI (Sel7 Con7i6ence + SC2)


0eper!ayaan $iri adalah keyakinan pada kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan suatu tugas dan memilih pendekatan yang efektif terhadap tugas atau masalah. al ini termasuk keyakinan atas kemampuan yang terungkap dalam lingkungan yang semakin menantang, keyakinan atas keputusan atau pendapat, dan keyakinan dalam menghadapi kegagalan se!ara konstruktif. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL -1 INDIKATOR PERILAKU Tidak 3erda%a 4idak per!aya diri, menyatakan diri tidak mampu dan tidak berdaya. #enghindari perbedaan pendapat atau konflik (dengan dampak buruk pada kinerja). Tidak nam#ak atau meng$indari tantangan 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja. #enuruti kehendak orang lain. 0urang per!aya diri. Tam#il Per'a%a Diri #engambil keputusan se!ara mandiri. Bekerja tanpa perlu penga"asan yang terus-menerus. 3ertindak mandiri #embuat atau melaksanakan keputusan meskipun orang lain tidak setuju, atau bertindak di luar batasan tugas. "en%atakan Ke#er'a%aan #ada Kemam#uan Diri #elihat dirinya sebagai seorang ahli, seseorang yang mampu me"ujudkan sesuatu menjadi kenyataan, seorang penggerak, atau seorang nara sumber. #elihat dirinya lebih baik daripada orang lain. Se!ara terang-terangan menyatakan keyakinannya atas pendapat sendiri. #empertahankan pendapat se!ara jelas dalam situasi konflik. #elakukan tindakan untuk mendukung atau mengukuhkan pernyataan keper!ayaan dirinya. "engajukan diri untuk meng$ada#i tantangan $engan senang hati dan bersemangat menghadapi penugasan yang menantang. #en!ari tanggung ja"ab tambahan. #enyatakan tidak sependapat kepada manajemen atau pelanggan se!ara lugas dan sopan, mempertahankan pendapat se!ara jelas dan penuh per!aya diri se"aktu berbeda pendapat dengan atasan. "enem#atkan diri dalam situasi %ang sangat menantang #engkonfrontasi manajemen atau pelanggan se!ara terang-terangan, atau memilih tugas yang sangat menantang.

1 &

(@

*EPE)I)PINAN TI) (Team Lea6er"hi& + TL)


Berarti keinginan untuk mengambil peran sebagai pemimpin suatu kelompok. Suatu keinginan untuk memimpin orang lain. 0epemimpinan 4im biasanya, tapi tidak selalu, dapat dilihat dari posisi seseorang dalam otoritas formal. 4im juga dapat diartikan luas sebagai kelompok apapun dimana seseorang mengambil peran sebagai pemimpin. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL -1 INDIKATOR PERILAKU "ele#askan tanggung ja.ab #enolak atau gagal untuk memimpin, misal % tidak bersedia memberi arahan atau membuat pernyataan mengenai misi di saat orang lain membutuhkannya. Tidak nam#ak atau tugas tidak menuntut ke#emim#inan "engel+la #ertemuan dengan baik #engemukakan tujuan dan agenda pertemuan, mengendalikan "aktu, memberi tugas, dll. "enjaga agar +rang-+rang teta# terin,+rmasi #embuat orang-orang yang terkait dengan keputusannya mengetahui apa yang sedang terjadi. #emastikan kelompok mendapat informasi yang diperlukan. #enjelaskan alasan dari suatu keputusan yang diambilnya. "eningkatkan e,ektivitas tim #enggunakan strategi yang kompleks untuk membangun semangat dan produktivitas tim (keputusan untuk menarik atau memberhentikan anggota tim, penugasan tim, pelatihan antar bagian, dll.) untuk meningkatkan efektivitas tim. #enggunakan kekuasaan formal dengan !ara adil dan "ajar. #elakukan usaha pribadi untuk memperlakukan semua anggota kelompok se!ara adil. "enjaga re#utasi kel+m#+k #elindungi kelompok dan reputasinya di mata organisasi yang lebih besar atau di hadapan masyarakat. #emastikan kebutuhan praktis kelompok terpenuhi. #endapatkan orang, sumber daya, informasi yang tepat untuk kelompok. "enem#atkan diri sebagai #emim#in #emastikan bah"a orang lain menerima misi, sasaran, agenda, iklim, dan kebijakannya sebagai pemimpin. #enjadi !ontoh yang baik (misal % menampilkan perilaku yang diharapkan sebagai pemimpin). #emastikan tugas-tugas kelompok telah diselesaikan. 7emimpin yang dapat diandalkan. "engk+munikasikan visi %ang menarik #emiliki karisma asli, mengkomunikasikan visi yang mendorong semangat, yang men!iptakan kegembiraan, antusiasme dan komitmen pada misi kelompok.

! 1 &

(2

*ER:ASA)A (Team9or + T1)


0erjasama menunjukkan kehendak untuk bekerja se!ara kooperatif dengan orang lain, menjadi bagian dari kelompok, bekerja bersama. #erupakan kebalikan dari bekerja sendiri-sendiri atau berkompetisi. Agar kompetensi ini efektif, kehendak tersebut haruslah murni dan sungguh-sungguh. 0ompetensi kerjasama perlu menjadi perhatian bila seseorang menjadi anggota dari sekelompok orang yang berfungsi sebagai suatu tim. /4im3, seperti halnya dalam 0epemimpinan 0elompok (4=), se!ara luas didefinisikan sebagai kelompok kerja atau kelompok yang melakukan suatu proses bersama-sama. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL -1 ! 1 INDIKATOR PERILAKU Tidak k++#erati, #enga!au, mengganggu, menimbulkan masalah. Netral 7asif, tidak berpartisipasi, atau tidak menjadi anggota kelompok'tim manapun. 3ekerjasama dan membagi in,+rmasi Berpartisipasi atas kemauan sendiri, sungguh-sungguh mendukung keputusan kelompok, seorang /anggota tim yang baik3, melaksanakan tugas yang menjadi bagiannya. Sebagai anggota tim, mengupayakan agar semua anggota mendapat informasi yang diperlukan serta ,up to date- tentang proses kelompok; membagi semua informasi yang relevan atau bermanfaat. "engungka#kan #eng$ara#an %ang #+siti, #engungkapkan pengharapan yang positif tentang orang lain dalam hal kemampuan, peran, dsb. #embi!arakan anggota tim se!ara positif. #enghargai ke!erdasan orang lain dengan !ara memberi penjelasan yang masuk akal. "eminta masukan Sungguh-sungguh menghargai masukan dan keahlian orang lain, mau belajar dari orang lain. #eminta ide-ide dan pendapat untuk membantu membuat keputusan tertentu. #endorong semua anggota kelompok untuk berpartisipasi dalam proses tersebut. "emberda%akan +rang lain $i depan publik memuji orang lain yang memang sudah bekerja dengan baik. #emberikan dukungan dan memberdayakan orang lain, membuat mereka merasa kuat dan penting. "embangun suasana %ang akrab dalam kel+m#+k Bertindak untuk men!iptakan suasana kerjasama yang akrab dalam kelompok. #emba"a ke permukaan konflik yang terjadi di dalam kelompok dan berusaha menyelesaikan konflik itu dengan !ara yang saling menguntungkan (harus melibatkan tindakan untuk meme!ahkan konflik, tidak untuk menyembunyikan atau menghindari hal tersebut).

&

(B

*ESES,AIAN OR.ANISASI (Organi8ational Alignment + OAL)


7emahaman yang mendalam mengenai batas-batas dan !iri-!iri suatu organisasi. 7ada tingkat yang lebih tinggi, orang yang memiliki kompetensi ini tidak hanya memahami batas-batas organisasi, tetapi mereka mampu mengidentifikasi masalah-masalah tertentu yang bisa dipe!ahkan; dan pada tingkat yang tertinggi seseorang akan mengambil tindakan untuk mengubah organisasi sedemikian rupa sehingga masalahnya dapat dipe!ahkan. Dalam mengerja an t!ga"n%a# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL ! 1 INDIKATOR PERILAKU Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja. "ema$ami struktur ,+rmal #engenali struktur formal yang sedang berlaku, batas-batas kinerja atau kemampuan organisasi, dan mengetahui bagaimana pengaruh hal tersebut terhadap hasil akhir organisasi. "ema$ami struktur in,+rmal #emahami struktur organisasi informal, batas-batas budaya, jejaring, dan proses-prosesnya, seperti sifat dan kebiasaan jajaran $ireksi atau 7emegang Saham, dan mengetahui bagaimana pengaruh hal tersebut terhadap hasil akhir organisasi. "ema$ami interaksi dengan dunia luar #emahami bagaimana organisasi berinteraksi dengan dunia luar; hubungan dengan masyarakat, pemegang saham, dll. $an bagaimana hal tersebut berpengaruh pada hasil. "engenali area untuk #eruba$an +rganisasi #engenali kelemahan organisasi yang spesifik dengan memperhatikan pada perubahan yang spesifik dalam fungsi, struktur atau proses organisasi. "engenali target #eruba$an +rganisasi #engenali area spesifik dalam organisasi (fungsi, kelompok sosial, atau sistem) yang merupakan target terbaik untuk suatu perubahan, sehubungan dengan S$#. #isal % bagaimana supaya orang lebih mau atau mampu untuk berubah. "enem#atkan +rang-+rang %ang sesuai #enempatkan orang-orang tertentu untuk menangani permasalahan yang spesifik, berdasarkan kepribadian atau kemampuan yang !o!ok dengan kebutuhan peme!ahan masalah tersebut.

&

1.

*EPED,LIAN A*AN *ETERAT,RAN# *,ALITAS DAN *EA*,RATAN (Concern 7or Or6er + CO)
0einginan yang mendasar untuk menurunkan ketidakpastian dalam lingkungan sekitar dengan !ara mempertahankan standar keakuratan dan kualitas, dst. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL -1 ! INDIKATOR PERILAKU Kurang mem#er$atikan keteraturan 0urang perhatian pada keteraturan, dan ketidakteraturan itu dapat menimbulkan masalah. Tidak nam#ak 7ekerjaannya tidak membutuhkan pemeliharaan keteraturan, atau pemeliharaannya dilakukan oleh orang lain, atau terlihat kurangnya perhatian pada keteraturan tetapi tidak menimbulkan masalah. "emeli$ara kera#i$an ruang kerja #emelihara ruang kerja yang teratur dengan meja kerja, berkas-berkas, alat kerja, dst. yang teratur rapih. "enunjukkan ke#edulian ter$ada# keteraturan dan kejelasan #engusahakan kejelasan, menginginkan peran, pengharapan, tugas, dan data yang sangat jelas dan tertulis. "emeriksa #ekerjaan sendiri #emeriksa ulang akurasi dari informasi atau hasil kerja diri sendiri. "em+nit+r #ekerjaan +rang lain #emonitor kualitas hasil kerja orang lain, melakukan pemeriksaan untuk memastikan prosedur sudah diikuti. Atau membuat !atatan yang jelas dan rin!i mengenai aktivitas diri sendiri dan orang lain. "em+nit+r data atau #r+gram kerja #emonitor kemajuan dari suatu program kerja berdasarkan patokan atau batasan "aktu tertentu. #emonitor data, menemukan kelemahan data atau data yang hilang, dan men!ari informasi untuk menjaga keteraturan; memperhatikan keteraturan sistem yang ada. "engembangkan sistem #engembangkan dan menggunakan sistem untuk mengelola dan memantau informasi. #engembangkan sistem yang baru, rin!i, dan kompleks untuk meningkatkan keteraturan dan kualitas data. Atau menyimpulkan kebutuhan-kebutuhan baru dari ketidakteraturan yang terlihat.

&

( )

1(

PEN.ENDALIAN DIRI (Sel7 Control + SCT)


0emampuan untuk mengendalikan'menjaga emosi dan untuk menahan diri dari tindakan-tindakan negatif ketika terganggu, ketika dihadapkan dengan la"an atau permusuhan dari pihak lain, atau ketika bekerja di ba"ah tekanan (stress). Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL -1 INDIKATOR PERILAKU Ke$ilangan kendali Emosi mengganggu efektivitas pekerjaan. #enyatakan frustrasi dan atau emosi negatif lainnya, serta mengungkapkan perasaan dengan !ara yang tidak pantas kepada orang lain. "eng$indari stress #enghindari orang atau situasi yang dapat meman!ing emosi negatif. 3erta$an dari gangguan #enahan keinginan untuk melibatkan diri atau melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik atau impulsif. "engendalikan em+si #erasakan emosi yang kuat, seperti rasa marah, frustrasi berat, atau stress; dan dapat mengendalikannya. 3ertindak dengan tenang #erasakan emosi yang kuat, seperti rasa marah, frustrasi berat; dan dapat mengendalikan emosi ini serta melanjutkan kegiatan dengan tenang. "engendalikan stres se'ara e,ekti, #enggunakan teknik-teknik pengelolaan stress untuk mengendalikan perilaku, dan menangani stress yang sedang berlangsung se!ara efektif. "emberikan res#+n se'ara k+nstrukti, #engendalikan emosi yang kuat atau stress lainnya dan mengambil tindakan se!ara konstruktif untuk menangani sumber masalah. "enenangkan +rang lain $alam situasi yang sangat menekan ( stressfull) menenangkan orang lain sambil mengendalikan emosi diri sendiri.

! 1

&

11

1A1ASAN /ISNIS (/!"ine"" In"ight + /I)


#emikirkan dan mengkomunikasikan informasi dan peluang bisnis serta menempatkannya se!ara tepat dalam perusahaan. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6 EL ! 1 & INDIKATOR PERILAKU Tidak nam#ak 0ompetensi ini tidak diperlihatkan dalam bekerja. "em#elajari tren6 baru melalui in,+rmasi #erusa$aan #empelajari trend baru melalui informasi yang tersedia dalam perusahaan. "enggunakan sumber-sumber dari luar #erusa$aan untuk menda#atkan in,+rmasi tentang bisnis Se!ara aktif mengumpulkan dan mempelajari informasi baru tentang dunia bisnis dari sumber-sumber di luar perusahaan. #enggunakan informasi bisnis untuk mengambil keputusan dalam pekerjaan sendiri. #embagi informasi dan ide-ide kepada orang lain. "engk+munikasikan mengenai in,+rmasi bisnis #en!ari jalan untuk menjadikan informasi bisnis sebagai bagian dari komunikasi sehari-hari di perusahaan. "enggunakan in,+rmasi bisnis dari luar #erusa$aan untuk mem#engaru$i #enggunakan informasi bisnis ' ide-ide bisnis untuk mempengaruhi keputusan di bidang yang lebih luas. "enganalisis e,isiensi dan #enerimaan Berpikir sebagai pemilik perusahaan. #enganalisis efisiensi proses bisnis perusahaan demi keuntungan yang dapat diperoleh.

16

*EAHLIAN TE*NIS'PRO2ESIONAL')ANA:ERIAL (Technical'Pro7e""ional')anagerial E3&erti"e + E4P)


7enguasaan mengenai pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan (dapat berupa pengetahuan teknis, profesi, maupun manajerial), dan juga keinginan untuk mengembangkan, menggunakan, dan menyebarluaskan pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan kepada orang lain. Dalam mengerja an t!ga"# orang ini $ia"an%a menam&il an'memili i ( LE6EL 1 INDIKATOR PERILAKU Dasar #engerjakan tugas yang sederhana dan berulang-ulang, dapat dipelajari dalam "aktu beberapa jam sampai beberapa hari. Aontoh % Cleaner, 7esuruh, 7orter. Kejuruan Dasar #engerjakan berma!am-ma!am tugas yang mengikuti suatu urutan kerja tertentu dan membutuhkan "aktu beberapa minggu atau beberapa bulan untuk menjadi benar-benar ahli dalam hal tersebut. Aontoh % Dperator telepon ' teleF, typist, data entry. Kejuruan #engerjakan beragam tugas yang membutuhkan sedikit peren!anaan dan pengorganisasian untuk bisa diselesaikan dengan efisien; biasanya membutuhkan pendidikan S#8 atau sederajat, dan + bulan sampai 1 tahun pengalaman kerja. Aontoh % Staf ti!keting, teknisi pembantu, administrator, operator komputer. Kejuruan tingkat lanjut #engerjakan tugas yang beragam dan kompleks pada tingkat ketrampilan lanjut, membutuhkan peren!anaan dan pengorganisasian yang hati-hati untuk men!apai hasil akhir. Biasanya membutuhkan pelatihan khusus atau pengalaman kerja khusus dalam "aktu 1 sampai < tahun. Aontoh % 4eknisi, Supervisor pasasi'teknik, A"ak kabin. Pr+,esi+nal tingkat dasar #enyediakan layanan profesional atau manajerial (misal % meran!ang dan menerapkan program atau kebijakan formal, atau menyediakan kepemimpinan dan saran-saran ahli kepada sesama manajer dan profesional). Biasanya memerlukan pendidikan formal seperti akademi atau S(, atau sederajat; atau pendidikan kejuruan tingkat tinggi ditambah beberapa tahun 7engalaman kerja. Aontoh % $okter 8mum, ; Analyst, Auditor, Akuntan, Engineer. Pr+,esi+nal ber#engalaman #enyediakan layanan profesional atau manajerial tingkat tinggi'spesialisasi. 8mumnya memerlukan pendidikan tingkat pas!a sarjana (misal % #$, 7h$) disertai beberapa tahun pengalaman dalam penerapannya. Aontoh % 0epala $inas, 0epala SB8, $okter $S07. Penguasaan #r+,esi+nal/s#esialisasi asil utama dari pekerjaannya adalah kepemimpinan keahlian atau kepemimpinan teknis yang !ukup ahli di bidang profesional dalam organisasi. A$li %ang unggul Seorang ahli bertaraf nasional'internasional dalam bidang profesional atau keilmuan yang sangat kompleks.

&

1<