Anda di halaman 1dari 12

HUBUNGAN ILMU FISIKA DENGAN

ILMU FARMASI

Andrianto Handyan
201310410311023
Farmasi A

2013/2014
Kata Pengantar

Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat,
dan Karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas
makalah ini yang bertemakan Hubungan Farmasi dengan Fisika
dengan judul FLUIDA tanpa ada kendala apapun.
semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi siapa saja yang
membacanya amin
Wassalamualaikum Wr.Wb

Malang, 24 Oktober
2013
Daftar Isi
Halaman
Juduli
Kata
Pengantar...ii
Daftar
Isiiii
Pendahuluan
..iv
Isi
Menjelaskan hubungan Farmasi dengan Fisika
Sifat-sifat fisika dalam senyawa obat
Sifat-sifat fisika dengan kefarmasian
Penggunaan fluida terhadap farmasi
Mekanika Fluida
Fluida Newton
Penutup.

BAB I
Pendahuluan
A. Latar belakang
Fluida adalah sub-himpunan dari fase benda,
termasuk cairan, gas, plasma, dan padat plastik.
Fluida memiliki sifat tidak menolak terhadap perubahan bentuk dan
kemampuan untuk mengalir (atau umumnya kemampuannya untuk
mengambil bentuk dari wadah mereka). Sifat ini biasanya dikarenakan
sebuah fungsi dari ketidakmampuan mereka mengadakan tegangan
geser (shear stress) dalam ekuilibrium statik. Konsekuensi dari sifat ini
adalah hukum Pascal yang menekankan pentingnya tekanandalam
mengarakterisasi bentuk fluid. Dapat disimpulkan bahwa fluida adalah zat
atau entitas yang terdeformasi secara berkesinambungan apabila diberi
tegangan geser walau sekecil apapun tegangan geser itu.
Fluid dapat dikarakterisasikan sebagai:

Fluida Newtonian

Fluida Non-Newtonian

- bergantung dari cara "stress" bergantung ke "strain" dan turunannya.


Fluida juga dibagi menjadi cairan dan gas. Cairan membentuk permukaan
bebas (yaitu, permukaan yang tidak diciptakan oleh bentuk wadahnya),
sedangkan gas tidak.
tujuan dari makalah ini adalah:
1) Memberikan pengetahuan kepada pembaca khususnya remaja
apa saja hubungan farmasi dengan fisika.
2) Memberikan pengetahuan apa saja sifat-sifat fisika yang
berhubungan dengan kefarmasian.
B. Tujuan
1. Memenuhi tugas mata kuliah matematika fisika dasar
2. Memahami hubungan antara fisika dan farmasi

BAB II
ISI
Apa Hubungannya dunia farmasi dengan Ilmu fisika?
Hubungannya bahwa Ilmu farmasi tidak bisa berdiri sendiri, melainkan ilmu
gabungan dari berbagai bidang ilmu,diantaranya: ilmu kimia, ilmu biologi
(manusia, hewan, dan tumbuhan), matematika, dsb. Maka dari itu ada yang
mengatakan bahwa farmasi adalah seni.Hubungannya dengan fisika yaitu,
bahwa senyawa obat memiliki sifat fisika yang berbeda antara yang satu
denganyang lainnya.

Sifat-sifat fisika dari suatu senyawa obat

Sifat-sifat fisika zat atau senyawa obat diantaranya:

Kelarutan
Titik leleh
Titik didih
Rumus struktur
Berat molekul

Apa Hubungannya sifat sifat fisika tersebut dengan kefarmasian?

Penjelasan

1. S u a t u za t ( o b a t ) s a n ga t ke c i l ke m un g k i n a n nya d i pa k a i
a t a u d ib e r i k a n d a l a m b e n t u k m u r n i , m a k a da r i i t u pe r l u dibuat
sesuai kebutuhan seperti obat sirup (parasetamol) untuk anak-anak dan
obat dengan sediaan padat (Tablet)untuk dewasa.pertanyaannya: apakah
suatu senyawa obat bisa dibuat sediaan sirup dengan mudah atau tidak
dan apakah senyawaobat bisa dibuat sedian tablet dengan mudah atau
tidak? Maka seorang farmasis harus tau sifat-sifat fisika dan kimia dari
suatu bahan atau senyawa obat.
2. Perlu di fikirkan cara pemberian obat yang sesuai: oral, topikal atau
parenteral.
3. Perlu difikirkan Pelepasan zat aktif obat
4. Perlu difikirkan ukuran molekul, kepolaran molekul, dan sifat molekul
sehingga menghasilkan efek/respon biologis.
Hubungan antara farmasi dan fisika saya ambil contoh saja yaitu FLUIDA

Mekanika Fluida
Mekanika fluida adalah subdisiplin
dari mekanika kontinum yang mempelajari fluida(yang
dapat berupa cairan dan gas). Mekanika fluida dapat
dibagi menjadi fluida statik dan fluida dinamik. Fluida
statis mempelajari fluida pada keadaan diam
sementara fluida dinamis mempelajari fluida yang
bergerak.
Hubungan dengan mekanika kontinum
Mekanika fluida biasanya dianggap subdisiplin dari mekanika kontinum,
seperti yang diilustrasikan pada tabel berikut.
Elastisitas: menjelaskan material yang kembali ke bentuk
awal setelah diberitegangan.

Mekanika
kontinum: studi
fisika dari
material kontinu

Mekanika solid: studi


fisika dari material
kontinu dengan bentuk
tertentu.

Mekanika fluida: studi


fisika dari material
kontinu yang bentuknya
mengikuti bentuk
wadahnya.

Plastisitas: menjelaskan material


yang secara permanen
Reologi: studi
terdeformasisetelah diberi tegangan
material yang
dengan besar tertentu.
memiliki karakteristik
solid dan fluida.
Fluida non-Newtonian

Fluida Newtonian

Dalam pandangan secara mekanis, sebuah fluida adalah suatu substansi


yang tidak mampu menahan tekanan tangensial. Hal ini menyebabkan
fluida pada keadaan diamnya berbentuk mengikuti bentuk wadahnya.

Efek Bernoulli dalam mekanika fluida


Fluida Newtonian (istilah yang diperoleh dari nama Isaac Newton)
adalah suatu fluida yang memiliki
kurva tegangan/regangan yanglinier. Contoh umum dari fluida yang
memiliki karakteristik ini adalah air. Keunikan dari fluida newtonian
adalah fluida ini akan terus mengalir sekalipun terdapat gaya yang
bekerja pada fluida. Hal ini disebabkan karena viskositas dari suatu
fluida newtonian tidak berubah ketika terdapat gaya yang bekerja
pada fluida. Viskositas dari suatu fluida newtonian hanya bergantung
pada temperatur dan tekanan. Viskositas sendiri merupakan suatu
konstanta yang menghubungkan besar tegangan
geser dan gradien kecepatan pada persamaan

Dengan

adalah tegangan geser fluida [Pa]


adalah viskositas fluida suatu konstanta penghubung [Pas]
adalah gradien kecepatan yang arahnya tegak lurus dengan arah
geser [s1]
Perbedaan karakteristik akan dijumpai pada fluida non-newtonian. Pada
fluida jenis ini, viskositas fluida akan berubah bila terdapat gaya yang
bekerja pada fluida (seperti pengadukan).

Fluida Newtonian vs. non-Newtonian


Sebuah Fluida Newtonian (dinamakan dari Isaac Newton) didefinisikan
sebagai fluida yang tegangan gesernya berbanding lurus secara linier
dengan gradien kecepatan pada arah tegak lurus dengan bidang geser.
Definisi ini memiliki arti bahwa fluida newtonian akanmengalir terus tanpa
dipengaruhi gaya-gaya yang bekerja pada fluida. Sebagai contoh, air
adalah fluida Newtonian karena air memiliki properti fluida sekalipun pada
keadaan diaduk.
Sebaliknya, bila fluida non-Newtonian diaduk, akan tersisa suatu "lubang".
Lubang ini akan terisi seiring dengan berjalannya waktu. Sifat seperti ini
dapat teramati pada material-material seperti puding. Peristiwa lain yang
terjadi saat fluida non-Newtonian diaduk adalah penurunan viskositas yang
menyebabkan fluida tampak "lebih tipis" (dapat dilihat pada cat). Ada
banyak tipe fluida non-Newtonian yang kesemuanya memiliki properti
tertentu yang berubah pada keadaan tertentu.
Persamaan pada fluida Newtonian

Konstanta yang menghubungkan tegangan geser dan gradien kecepatan


secara linier dikenal dengan istilah viskositas. Persamaan yang
menggambarkan perlakuan fluida Newtonian adalah:

di mana
adalah tegangan geser yang dihasilkan oleh fluida
adalah viskositas fluida-sebuah konstanta proporsionalitas
adalah gradien kecepatan yang tegak lurus dengan arah geseran
Viskositas pada fluida Newtonian secara definisi hanya
bergantung pada temperatur dan tekanan dan tidak
bergantung pada gaya-gaya yang bekerja pada fluida. Jika
fluida bersifat inkompresibel dan viskositas bernilai tetap di
seluruh bagian fluida, persamaan yang menggambarkan
tegangan geser (dalam koordinat kartesian) adalah

di mana
adalah tegangan geser pada bidang
adalah kecepatan pada arah
adalah koordinat berarah

dengan arah

Jika suatu fluida tidak memenuhi hubungan ini, fluida ini disebut fluida nonNewtonian.

BAB
III
Penutup
Kesimpulan dari makalah ini adalah:
Yang kita maksud dengan fluida disini adalah suatu bentuk materi
yang mudah mengalir misalnya zat cair dan gas. Sifat kemudahan mengalir
dan kemampuan untuk menyesuaikan dengan tempatnya berada
merupakan aspek yang membedakan fluida dengan zat benda tegar.
Meskipun demikian hukum-hukum yang berlaku pada dua sistem ini tidak
berbeda. Pada bagian ini kita akan meninjau fluida dalam keadaan tidak
mengalir, contohnya air di dalam suatu wadah atau air di danau/waduk.
Aspek pertama yang kita dapati ketika kita berada dalam suatu fluida (zat
cair) yaitu tekanan. Kita merasakan ada tekanan pada tubuh kita yang
berada di dalam zat cair.

DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Mekanika_fluida
http://id.wikipedia.org/wiki/Fluida_Newtonian
http://id.wikipedia.org/wiki/Fluida