Anda di halaman 1dari 4

SOP PELAYANAN KONSELING PRETES POLI VCT

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

065.04.2010

01

1/4

RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu
BANGKALAN
TANGGAL TERBIT
PROSEDUR
TETAP

Pengertian

DITETAPKAN
Direktur RSUD Kabupaten Bangkalan

8 NOVEMBER 2010
drg. YUSRO
Pembina Tk I
NIP.19610226 198911 2 001
Proses konseling pn mendra testing oleh petugas/perawat poli VCT,
Dimana pasien secara sukarela melakukan testing HIV sehingga
membantu pasien mengetahui secara dini kasus HIV

Tujuan

1. Klien mendapat pelayanan konseling di ruangan / tempat yang aman


dan nyaman
2. Klien mendapatkan pelayanan pretest yang terjaga kerahasiannya
3. Klien mendapat pelayanan konseling sesuai standar
4. Klien mendapat pelayanan pretes sesuai standart
5. klien dapat mengambil keputusan untuk melakukan tes HIV dengan
bantuan konselor
6. klien mendapatkan bantuan untuk dilakukan tes HIV

Kebijakan

Prosedur

- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang Kesehatan


- Kepmenkes Nomor 928/ Menkes/SK/VIII/2007 tentang Standar
Asuhan Kebidanan
- Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran
1. Alat dan Bahan
- Ruangan sesuai standar
- meja dan kursi yang diatur menurut huruf L
- Almari file yang dapat dikunci

SOP PELAYANAN KONSELING PRETES POLI VCT


NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

065.04.2010

01

2/4

RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu
BANGKALAN
TANGGAL TERBIT
PROSEDUR
TETAP

8 NOVEMBER 2010
- lampu\penerangan cukup
- sirkulasi udara yangbaik dan sejuk
- alat peraga yang minimal terdiri dari:
Leaflet kesehatan tentang IMS dan HIV-AIDS

Prosedur

Dildo
Kondom
Poster
Stiker
Alat peragajarum suntik
- Form informed consent
- Formulir permintaan dan hasil testing
- Formulir rujukan ke manajer kasus
- Bukti pembayaran
- Dokumen klien
- Ceklist konseling pretes
- Alat tulis
- Tissue
- Kalender
- Tempat sampah
2. Prosedur
- Konselor memeriksa perlengkapan untuk konseling
- Konselor memanggil klien ( dengan menyebutkan nomer registrasi)
mempersilahkan masuk ke ruangan

SOP PELAYANAN KONSELING PRETES POLI VCT


NO. DOKUMEN

NO.
REVISI

065.04.2010

HALAMAN
3/4

01

RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu
BANGKALAN
TANGGAL TERBIT
PROSEDUR
TETAP

8 NOVEMBER 2010
-

Konselor mempersilahkan klien duduk dengan nyaman di kursi


yang tersedia

Konselor member salam dan memperkenalkan diri

Konselor memeriksa ulang nomor kode klien dalam formulir


dokumen klien

Prosedur
-

Konselor memereiksaan ulang nomor kode klien dalam formulir


dokumen klien

Konselor menanyakan latar belakang kunjungan dan alas an


kunjungan

Konselor memberikan informasi tentang HIV/AIDS sesuai


dengan checklist

Konselor membantu klien untuk menilai resiko pada klien

Konselor membantu klien untuk membuat keputusan untuk


dilakukan tes HIV, antara lain dengan menjelaskan keuntungan
dan keterbatasan melakukan tes HIV

Konselor mendiskusikan p hasrosedarti dur test HIV/AIDS,


waktu untuk mendapatkan hasil tes dan arti dari hasil tes

Konselor menjelaskan kemungkinan tindak lanjut setelah ada


hasil tes

Konselor menjelaskan implikasi terinfeksi atau tidak terinfeksi


HIV dan menfasilitasi diskusi tentang penyesuaian diri

SOP PELAYANAN KONSELING PRETES POLI VCT


NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

065.04.2010

01

4/4

RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu
BANGKALAN
TANGGAL TERBIT
PROSEDUR
TETAP

8 NOVEMBER 2010
-

Konselor VCT menjajaki kemampuan klien dalam mengatasi


masalah

Prosedur

Konselor VCT melakukan penilaian system dukungan

Konselor VCT memberikan waktu untuk berfikir

Bila klien menyetujui untuk di tes, konselor memberikan


form informed consent kepada klien dan meminta tanda
tangannya setelah klien membaca isi form HIV/AIDS

Konselor menjelaskan bahwa sesudah mendapatkan hasil test


klien akan mendapat dukungan dari manajer kasus

Konselor mengisi dokumen klien secara lengkap

Konselor meminta klien untuk menunggu


menjelaskan selama menunggu

hasil dan

ada petugas manajemen

kasus yang mendampingi ( waktu testing antara 30-60 menit)


-

Konselor mengantar pasienke tempat pengambilan darah dan


menyerahkan form laboratorium ke petugas laboratorium

Konselor memperkenalkan klien pada manager kasus

Bila klien tidak menyetujui untuk dites, konselor menawarkan


pada klie untuk menawarkan kepada klien untuk dating

Unit Terkait

kembali sewaktu-waktu
Poli VCT, laboratorium