0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
552 tayangan9 halaman

Bab Iii

Dokumen tersebut memberikan gambaran umum tentang Puskesmas Soropia, meliputi luas wilayah, jumlah penduduk, sarana prasarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan program-program yang dijalankan seperti manajemen puskesmas, promosi kesehatan, dan imunisasi. Puskesmas ini melayani 15 desa dengan luas wilayah 10.251 Ha dan jumlah penduduk sebesar 9.130 jiwa. Fasilitas kesehatan yang ada belum memad

Diunggah oleh

nani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
552 tayangan9 halaman

Bab Iii

Dokumen tersebut memberikan gambaran umum tentang Puskesmas Soropia, meliputi luas wilayah, jumlah penduduk, sarana prasarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan program-program yang dijalankan seperti manajemen puskesmas, promosi kesehatan, dan imunisasi. Puskesmas ini melayani 15 desa dengan luas wilayah 10.251 Ha dan jumlah penduduk sebesar 9.130 jiwa. Fasilitas kesehatan yang ada belum memad

Diunggah oleh

nani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

ANALISA SITUASI PUSKESMAS

A. Gambaran Umum Wilayah Kerja Puskesmas


1. Keadaan Geografis
a. Luas wilayah
Puskesmas Soropia merupakan salah satu puskesmas yang berada dalam

wilayah Kabupaten Konawe tepatnya di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe

dengan luas wilayah sebesar 10,251 Ha atau 0,88 % dari luas daratan Konawe

dengan jumlah wilayah administrasi pemerintahan sebanyak 1 kelurahan dan 14

desa, yang terdiri dari: Kelurahan Toronipa, Desa Sarue Jaya, Desa Tapulaga,

Desa Leppe, Desa Bajo Indah, Desa Bokori, Desa Mekar, Desa Bajoe, Desa

Telaga Biru, Desa Atowatu, Desa Sawapudo, Desa Soropia, Desa Waworaha,

Desa Saponda, dan Desa Saponda Laut.


b. Kependudukan
Tabel 1. Distribusi Jumlah Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia
Tahun 2014
Luas Wilayah Jumlah
No Desa/Kelurahan 2 Penduduk
(K m ) KK
L P L+P
1 Sorue Jaya 426 400 826 197
2 Tapulaga 162 162 306 97
3 Leppe 249 249 451 133
4 Bajo Indah 325 325 615 172
5 Mekar 385 385 748 189
6 Bajoe 294 294 596 125
7 Bokori 302 302 612 158
8 Toronipa 388 388 770 199
9 Telaga Biru 207 207 413 125
10 Atowatu 220 220 438 156
11 Sawapudo 304 304 602 174
12 Soropia 299 299 560 154
13 Waworaha 292 292 592 157
14 Saponda Darat 415 415 808 192
15 Saponda Laut 411 411 793 181
Jumlah 4679 4653 9130 2409
Sumber : Profil puskesmas Kec. Soropia Tahun 2014

c. Batas wilayah

- Sebelah Utara : Laut Banda

17
- Sebelah Timur : Perairan Teluk Kendari

- Sebelah Selatan : Kota Kendari

- Sebelah Barat : Kecamatan Lalonggasu Meeto


2. Sarana Dan Prasarana Pelayanan Kesehatan
Sarana dan prasarana yang ada di Puskesmas Soropia disajikan pada table 2
dibawah.
Tabel 2. Distribusi Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
Soropia Tahun 2014
Keadaan
No. Sarana dan Prasarana Jumlah Rusak Rusak Ket.
Baik
Ringan Berat
1 Puskesmas Induk 1 1 - -
2 Puskesmas Pembantu 1 - 1 -
3 Poskesdes/Polindes 9 7 - 2
4 Rumah Medis 1 - 1 -
5 Posyandu 16 16 - -
6 Desa Siaga 4 4 - -
7 Mobil Ambulance 1 - - 1
8 Motor Dinas 8 7 - 1
Sumber: Profil Pusk. Soropia Tahun 2014
a. Ketenagaan
Dalam pembangunan kesehatan diperlukan berbagai tenaga kesehatan yang

memiliki kemampuan melaksanakan upaya kesehatan dengan paradigma hidup

sehat, yang mengutamakan upaya peningkatan, pemeliharaan kesehatan dan

pencegahan penyakit.

Saat ini tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Soropia pada tahun

2014 disajikan pada tabel 3 berikut.

Tabel 3. Distribusi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Soropia Tahun 2014


No Status Kepegawaian
Jenis Tenaga Jumlah
. PNS PTT PHL
1 S1 Kesmas 9 - 1 10
2 Dokter Umum 1 1 - 2
3 Dokter Gigi - 1 - 1
4 D4 Kebidanan 1 1 - 2
5 D3 Kebidanan 5 3 1 9
6 D1 Kebidanan 3 - - 3
7 D3 Keperawatan 6 - 6 12
8 SPK 2 - 3 5

18
9SMU - - 1 1
Total 27 6 12 45
Sumber: Profil. Pusk. Soropia Tahun 2014

B. Program-Program Puskesmas
Program-program yang ada dan berjalan dipuskesmas Soropia adalah :
1. Manajemen Puskesmas
Dipuskesmas Soropia, setiap kegiatan yang akan dilakukan dibuatkan

POAnya. Dipuskesmas Soropia juga dilakukan pertmuan rutin setiap bulannya,

jadwalnya tergantung dari kesiapan masing-masing pemegang program, dan ada data

yang dipresentasikan. Dipuskesmas Soropia juga dilakukan penilaian terhadap

cakupan program yang telah dilaksanakan.

Tabel 11. Hasil Kegiatan Program Rekapitulasi manajemen dipuskesmas


soropia tahun 2014
No Variabel Cakupan Cakupan
Variabel rata-rata
1 Manajemen Operasional
6,6 6,3
Manajemen Alat dan Obat
2 5,2
Manajemen Keuangan
3 100
Manajemen Ketenagaan
4 8,5
Sumber: Data Pusk. Soropia Tahun 2014
Dari data diatas dapat disampaikan bahwa cakupan rata-rata kinerja
Kesehatan Lingkungan yang tercapai tahun 2014 adalah 6,3 , dengan demikian
termasuk dalam kelompok kurang
Mutu pelayanan

Tabel 12. Hasil Kegiatan Program Rekapitulasi manajemen dipuskesmas


soropia tahun 2014
No Variabel Cakupan Cakupan
Variabel rata-rata
1 Mutu Pelayanan 58 6,13
Sumber: Data Pusk. Soropia Tahun 2014
Dari data diatas dapat disampaikan bahwa cakupan rata-rata kinerja mutu
Pelayanan yang tercapai tahun 2014 adalah 6,13 , dengan demikian termasuk dalam
kelompok kurang

19
Adapun system rujukan dipskesmas Soropia dapat dilihat pada diagram dibawah ini:

ALUR PELAYANAN DI PUSKESMAS SOROPIA

Pasien Datang
Ruang Kartu
POLI
(loket)

RUJUK
Jamkesmas Umum
Bahteramas Gigi
ASKES KIA

UGD APOTIK OBAT

21
2. Program promosi kesehatan
Program promosi kesehatan telah dijalankan dengan baik di Puskesmas

Soropia. Bentuk-bentuk kegiatan yang dijalankan meliputi penyuluhan ke sekolah-

sekolah, dan masyarakat yang rawan.


3. Program Imunisasi
Program Imunisasi telah dilaksanakan dengan baik di puskesmas Soropia,

bentuk-bentuk kegiatan yang dijalankan meliputi pemberian imunisasi dasar lengkap

kepada anak balita (polio, BCG, Campak, Hepatitis, DPT), dan imunisasi kepada ibu

hamil (imunisasi TT), kegiatan ini dilkukan baik dipuskesmas maupun pada

posyandu setiap bulannya di masing-masing desa yang masuk dalam wilayah kerja

puskesmas Soropia.
Hasil pencatatan dan pelaporan Imunisasi Puskesmas Soropia jumlah

kunjungan ibu hamil sebanyak 183 orang dengan cakupan pemberian tablet (Fe.1)

sebanyak 183 (83,9%), dan (Fe.3) sebanyak 169 (77,5%). Dengan sasaran ibu hamil

sebanyak 218 orang.


Hasil cakupan pemberian Imunisasi TT pada ibu hamil tahun 2014

menunjukkan bahwa dari 218 sasaran ibu hamil, terdapat 63 orang (28,9%) yang

memperoleh imunisasi TT1, dan TT2 sebanyak 57 orang (26,1%).

Hasil pencatatan dan pelaporan programer Imunisasi menunjukkan bahwa

persentase cakupan pemberian imunisasi pada bayi di Puskesmas Soropia tahun

2014 yaitu:

Cakupan imunisasi BCG sebesar 95,7%,

Cakupan imunisasi DPT1, HB1 sebesar 93,3%

Cakupan imunisasi DPT3, HB3 sebesar 92,3%

Cakupan imunisasi Polio4 sebesar 88,5%

Cakupan Imunisasi Campak sebesar 79,3%.

4. Program perbaikan gizi

22
Program perbaikan gizi telah berjalan dengan baik di puskesmas Soropia,

jenis kegiatan yang yang dijalankan meliputi: penimbangan balita setiap bulannya

diposyandu dan mengisi hasilnya di KMS, melakukan penyuluhan gizi kepada ibu-

ibu jika didapatkan balita yang gizi kurang pada saat penimbangan, melakukan

kunjungan rumah pada balita yang mengalami kasus gizi kurang/buruk.


Pemerintah Kabupaten Konawe khususnya Puskesmas Soropia telah

melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah gizi yang ada di masyarakat

dengan berbagai macam program kerja guna menurunkan status gizi kurang dan gizi

buruk. Hal ini merupakan problema khusus yang sangat serius, untuk menangani

masalah tersebut dengan memberikan bantuan berupa Program Makanan Tambahan

(PMT), Susu, MP-ASI, dan masih banyak lagi program yang berhubungan dengan

perbaikan gizi masyarakat.


Adapun pencapaian dari program gizi Puskesmas Soropia tahun 2014 angka

prevalensi anak balita dengan status gizi buruk berdasarkan hasil pengukuran

(BB/U) berjumlah 44 kasus, sedangkan berdasarkan hasil pengukuran (BB/TB) tidak

ada kasus yang ditemukan. Dengan demikian untuk persentase balita gizi buruk yang

mendapatkan perawatan sebesar 44 orang atau (100%).


Data cakupan D/S Puskesmas Soropia pada tahun 2014 yaitu sebesar

(88,9%) atau sebanyak 879 balita yang ditimbang, dari 989 sasaran balita yan ada

diwilayah kerja Puskesmas Soropia.

5. Program Pengobatan
Program pengobatan di puskesmas Soropia telah berjalan dengan baik.

Jenis kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kepada setiap pasien

yang datang berobat ke puskesmas, dan megidentifikasi jenis penyakit apa yang

diderita oleh pasien tersebut dan diberikan obat yang sesuai. Karena puskesmas

Soropia bukan merupakan rawat inap maka setiap pasien yang datang berobat dan

23
diperiksa jika penyakitnya parah dan mesti dirujuk maka pasien tersebut dibuatkan

surat rujukan dan kemudian dirujuk ke pelayanan kesehatan yang lebih memadai.
Cakupan rawat jalan di sarana kesehatan yang ada di Puskesmas Soropia

tahun 2014 dari jumlah kunjungan keseluruhan sebanyak 12.514 pasien.

Tabel 10. Hasil Kegiatan Program Rekapitulasi pengobatam dipuskesmas


soropia tahun 2014

No Variabel Cakupan Cakupan


Variabel rata-rata
Kunjungan Rawat Jalan Umum
1 108,8 100,47
Kunjungan Rawat Jalan gigi
2 129,8
Pemeriksaaan Sederhana
3 58,9
Sumber: Data Pusk. Soropia Tahun 2014

Dari data diatas dapat disampaikan bahwa cakupan rata-rata kinerja

Program Pengobatan yang tercapai tahun 2014 adalah 100,47 dengan demikian

termasuk dalam kelompok I atau baik.

6. Program Pemberantasan Penyakit (P2M)

Program pemberantasan penyakit di puskesmas Soropia berjalan dengan

baik. Program P2M yang berjalan di puskesmas Soropia terdiri dari P2 Diare, P2

Ispa, P2 DBD, P2 Malaria, P2 HIV AIDS, P2 Dermatitis. Dimana setiap peneyakit

memiliki penanggung jawab tersendiri. Hasil dari pengamatan setiap penyakit

kemudian dilaporkan kepada surveilans untuk dicatat. Berdasarkan hasil loka karya

mini yang dilakukan pada tanggal 3 September 2014, kejadian luar biasa yang

menjadi target adalah Diare dan DBD. Pada surveilans pengurusnya meminta Diare

sebab petugas ingin 1 tahun surveilans fokus pada 1 kejadian luar biasa yaitu DBD

dan pada tahun ini belum ada dilaporkan kejadian DBD.

7. Program Kesehatan Lingkungan

24
Program kesehatan lingkungan berjalan dengan baik di wilayah kerja

puskesmas Soropia. Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS di Puskesmas Soropia

tahun 2014 menunjukkan bahwa dari 1621 jumlah rumah tangga yang dipantau,

terdapat 281 rumah tangga yang ber-PHBS atau sebesar 12,11%

8. Program Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas)

Program perkesmas di Puskesmas Soropia baru berjalan 2 bulan, dalam 2

bulan berjalan sudah terdapat 5 keluarga binaan yang dibina dengan kasus maternal

Risti/Rawan kesehatan sebanyak 2 kasus, kasus masalah gizi sebanyak 1 kasus,

kasus penyakit menular sebanyak 2 kasus.

9. Program UKS

Program UKS di Puskesmas Soropia sudah berjalan, namum belum optimal,

dikarenakan kurangnya sumber daya manusia.

10. Program Kesehatan Usila

Program kesehatan usila belum berjalan di puskesmas soropia, menurut

penuturan kepala puskesma, posyandu lansia dipuskesmas soropia pernah berjalan

dimana posyandu lansia tersebut disatukan dengan posyandu anak balita, namun

tidak berjalan dikarenakan para lansia yang tidak sabar menunggu, karena posyandu

lansia baru dilaksanakan setelah posyandu balita selesai dilakukan, sehingga sampai

saat ini posyandu lansia tidak dijalankan lagi.

11. Program Kesehatan Kerja

Program kesehatan kerja sudah berjalan di puskesmas Soropia, kegiatan yang

dilakukan yaitu mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada dilingkungan kerja,

melakukan penyuluhan, melakukan pembinaan upaya kesehatan melalui pendekatan

PKMD.

12. Program Kesehatan Jiwa Dipuskesmas

25
Program kesehatan jiwa belum dilaksanakan di puskesmas Soropia.

26

Anda mungkin juga menyukai