Anda di halaman 1dari 37

BUSINESS PLAN

E2AHIJAB

Tutor :
Nono Wibisono, SE., M.Sc., Ph.D
NIP: 19591016 198910 1 001

Disusun oleh:

1. Fahmi Aziz NIM 151711007 (2A-TEN)


2. Fatur Rahman NIM 151311041 (2B-TEL)
3. Nina Kristianti NIM 145154020 (3-AC)
4. Regina Merdiani Lestari NIM 151711055 (2B-TEN)
5. Siti Nurviasari NIM 145111028 (3A-AKU)

Kelompok 7

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG


2016
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI......................................................................................i
BAB I PENDAHULUAN....................................................................1
1.1 RINGKASAN EKSEKUTIF........................................................1
1.2 LATAR BELAKANG USAHA.....................................................3
1.3 LATAR BELAKANG PERUSAHAAN..........................................4
1.3 STRUKTUR ORGANISASI........................................................4
1.4 VISI DAN MISI PERUSAHAAN.................................................5
1.5 SASARAN USAHA..................................................................5
BAB II ANALISA TEORI...................................................................6
A. ASPEK PRODUKSI..................................................................6
B. ASPEK PEMASARAN..............................................................8
C. ASPEK HUKUM......................................................................9
D. ASPEK KEUANGAN..............................................................10
E. ASPEK SDM.........................................................................10
F. ASPEK LINGKUNGAN...........................................................11
G. ANALISIS SWOT..................................................................11
BAB III PEMBAHASAN..................................................................13
3.1 ASPEK PEMASARAN............................................................13
3.1.1 Gambaran Umum Pemasaran......................................13
3.1.2 Permintaan...................................................................14
3.1.3 Analisa Pesaing............................................................15
3.2 ASPEK KEUANGAN..............................................................16
3.2.1 Anggaran Penjualan.....................................................16
3.2.2. Anggaran Pembelian Persediaan Barang Dagang.......19
3.3.3 Perencanaan Modal Usaha...........................................23
3.3.4 Proyeksi Laporan Keuangan.........................................24
DOKUMENTASI PRODUK..............................................................28
DAFTAR PUSTAKA........................................................................33

1
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 RINGKASAN EKSEKUTIF


Perusahaan ini bernama Elektro, Energi, dan Akuntansi
Hijab (E2AHijab) yaitu jenis perusahaan dagang yang bergerak
dibidang fashion. Perusahaan ini memiliki berbagai jenis produk
yaitu kerudung pashmina dan square. Kerudung atau Jilbab
merupakan kata yang tidak asing lagi diperdengarkan oleh
telinga kita saat ini. Suatu kain yang berfungsi sebagai penutup
aurat wanita kini sedang ramai dipergunakan sebagai trend
center dunia fashion. Banyak terdapat model dan tipe-tipe jilbab
disugguhkan kepada wanita muslimah untuk mempercantik diri.
Bahkan sampai diadakan suatu pameran untuk mengenalkan
produk jilbab dengan berbagai model.

Dewasa ini, kebudayaan berkerudung semakin meluas


terutama di wilayah Jawabarat. Khusus di dunia kampus yang
membahas tentang kerohanian islam dan menganjurkan setiap
muslim menutup aurat. Namun demikian, anjuran untuk
menutup aurat tersebut agaknya sedikit terabaikan. Karena
banyak mahasiswi yang merasa dengan berkerudung membatasi
kreativitas fashion bagi mereka.
Padahal sebenarnya tidak demikian, berkerudung justru
membuat wanita terlihat semakin cantik dan anggun. Apalagi
apabila dilakukan dengan memodifikasi jilbab yang dikenakan
menjadi berbagai model dan diserasikan dengan busana yang
dikenakan. Berkerudung terkadang juga menimbulkan berbagai
kesan seperti panas, ribet dan membatasi gerak. Namun jika
dilihat dari sisi baiknya, berkerudung membuat wanita semakin
terlihat cantik, sopan dan memancarkan kesejukan dari dalam

2
dirinya. Untuk itu, untuk membuat wanita semakin cantik ketika
berkerudung dengan berbagai modifikasi dan bahan yang
nyaman dipaki, kami menawarkan produk yaitu e2ahijab yang
berbagai macam kerudung dan motif. E2ahijab kami
menyediakan berbagai pilihan jilbab dengan bahan katun rayon,
katun jepang, supernova, denim, ombre, saudia,dan diamond
yang nyaman untuk dipakai dengan harga murah dan kualitas
memuaskan.

Alasan kami menawarkan produk ini adalah saat ini


berkerudung menjadi trend tersendiri di kalangan para remaja
maupun ibu rumah tangga. Namun demikian, berkerudung
cenderung melahirkan kesan ribet dan kurang fashionable.
Padahal menutup aurat adalah kewajiban bagi kaum muslimin.
Adapun perempuan yang telah berjilbab tetapi kadang bingung
memadupadankan baju dan kerudung sehingga merasa bosan
dengan penampilannya. Di sini kami membantu para remaja
untuk lebih bisa mengeksplorasi kreativitas dalam berjilbab
sehingga terkesan tidak monoton dan lebih menarik.
Meningkatkan percaya diri bagi kaum wanita muslim dan
membantu wanita muslim untuk senantiasa menutup aurat
sesuai dengan yang telah diwajibkan oleh agama.

1.2 LATAR BELAKANG USAHA

Bisnis Kerudung cantik atau jilbab saat ini semakin bagus dan
menjanjikan. Hal ini tentu tak lepas dari mulai berkembangnya
trend dan gaya berbusana muslim yang makin diminati oleh
kaum wanita. Kemudian saya menangkap peluang usaha dari
melihat pasar dan anemo masyarakat terhadap pemakaian
jilbab.

3
Trend berbusana muslim ini, bagi seorang pengusaha
ataupun pengrajin kerudung merupakan momentum yang tepat
untuk memperluas usaha, apalagi menjelang acara besar umat
Islam, seperti lebaran, omset bisa meningkat pesat.

Bahkan kita bisa lihat, banyak butik-butik busana muslim


yang menawarkan untuk menjadi reseler dari produk mereka
seperti gamis, baju koko, dan kerudung.

Cara pemasarannya pun sekarang lebih canggih. Dengan


menggunakan fasilitas internet seperti media social seperti
instagram, usaha merekapun berkembang pesat. Andapun bisa
untuk menjadi reseler mereka. Cukup dengan modal kecil, kita
sudah bisa menjadi reseler dengan mendapatkan keuntungan
yang lumayan. Bagi kami yang ingin memulai usaha, ini bisa jadi
salah satu alternatif yang bagus.

Nah dilihat dari berbagai alasan dan realita itulah, maka kami
memilih usaha kerudung untuk menambah kantong kami dan
bisa dibuat pembelajaran dalam berbisnis serta sebagai perintis
usaha kami.

1.3 LATAR BELAKANG PERUSAHAAN


A. DATA PERUSAHAAN
1. Nama Perusahaan : e2ahijab
2. Alamat Perusahaan :Jl. Terusan Gegerkalong Hilir Ciwaruga
Kec.Parongpong, Kab.Bandung Barat
3. Nomor Hp : 085724543944
4. Alamat E-mail : e2ahijab@gmail.com
5. Bank Perusahaan : BRI
6. Mulai Berdiri : 2016

4
C. STRUKTUR ORGANISASI

Pemilik
Regina, Siti, Nina, Fahmi, Fatur

Sekretaris
Regina

Siti Nurviasari Nina Fahmi, Fatur


Manajer Keuangan Manajer Pemasaran Manajer Pembelian

D. SUSUNAN PEMILIK/KEPEMILIKAN MODAL USAHA

Kepemilikan
Modal
Siti 20%
Regin
a 20%
Nina 20%
Fahmi 20%
Fatur 20%

1.4 VISI DAN MISI PERUSAHAAN

Visi
Menjadi perusahaan dagang berkualitas, unggul, dan
terbaik di Indonesia.
Misi
1. Memperkenalkan produk kami kepada masyarakat di
lingkungan Kota Bandung hingga masyarakat di luar Kota
Bandung.
2. Meningkatkan kualitas, mutu dan terus berinovasi.

5
3. Memberikan harga produk yang terjangkau bagi para
konsumen.
4. Membuka cabang di daerah lain.

Tujuan Usaha

a. Tujuan Umum
1. Mendapatkan keuntungan dari penjualan produk.
2. Memperoleh pengalaman yang berharga dalam
berwirausaha.
b. Tujuan Khusus : Memenuhi tugas mata kuliah
kewirausahaan.

1.5 SASARAN USAHA


Sasaran atau target pasar kami adalah mahasiswa
Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), mahasiswa di luar kampus
POLBAN, pekerja kantor dan masyarakat umum lainnya. Untuk
program jangka panjang, kami merencanakan untuk membuka
beberapa outlet di pusat perbelanjaan di kota Bandung dan luar
kota Bandung.

BAB II

ANALISA TEORI

A. ASPEK PRODUKSI
Schroeder (1993) memberikan penekanan terhadap definisi
kegiatan produksi dan operasi pada 3 hal yaitu:
1. Pengelolaan fungsi organisasi dalam menghasilkan barang dan
jasa.
2. Adanya sistem transformasi yang menghasilkan barang dan
jasa.
3. Adanya pengambilan keputusan sebagai elemen penting dari
manajemen operasi.

6
Keputusan yang di ambil oleh sebuah organisasi mengenai
produk yang di tawarkan mempunyai dampak penting terhadap
kinerja perusahaan. Sebagian keputusan bisnis mempunyai
dampak yang cukup luas, misalnya pilihan mengenai produk baru
dan pengembanganpengembangan produk. Keputusan-
keputusan seperti ini menyentuh setiap bidang fungsional dan
mempengaruhi segala lapisan organisasi.
Ada empat macam pengambilan keputusan yang sering
dihadapi
dalam manajemen operasional.
1. Peristiwa yang Pasti (Certainty)
2. Peristiwa Tidak Pasti (Uncertainty)
3. Peristiwa dengan Resiko (Under Risk)
4. Peristiwa Akibat Konflik Antarlembaga (Institutional Conflic)
Pola pengambilan keputusan umumnya seperti diuraikan
pada gambar diatas ini. Data yang diolah menjadi informasi
merupakan unsur terpenting sebagai masukan di dalam sistem
pengambilan keputusan, selanjutnya disalurkan melalui prosedur
untuk dilakukan peramalan. Hasil dari peramalan yang diperoleh
akan merupakan kumpulan alternatif kemungkinan yang bisa
saja terjadi. Produksi produk biasanya timbul setelah di lakukan
riset atau penelitian terhadap konsumen, produk apa yang
sedang di inginkan konsumen serta sesuai dengan kebutuhan.
Perencanaan dan pengembangan produk pada hakikatnya adalah
meliputi berbagai macam aktifitas marketing dan hal tersebut
merupakan sebuah fungsi yang berorientasi pada konsumen.
misalnya Hewlett - Packard (HP) adalah perusahaan pembuat
komputer terbesar pertama yang melaksanakan strategi
bersaing di zaman komputer baru tahun 1990an. Manajemen
perusahaan ini melaksanakan strategi ganda yakni

7
memperkenalkan perbaikan produk dan penekanan biaya melalui
skala ekonomi. perusahaan ini mempunyai strategi produk yang
telah sukses di pasar komputer yang sangat kompetitif .
Perusahaan yang memproduksi komputer ini tetap memberi
kepuasan kepada konsumennya dengan produk-produk inovatif
bermutu tinggi, terus-menerus meningkatkan citra mereknya
yang kuat , dan secara efektif mengelola cara kerja semua lini,
komputer mini, printer, serta perangkat-perangkatnya.
Prestasi HP sangat mengagumkan jika di lihat dari
persaingan yang begitu hebat serta adanya pemotongan harga
dalam industri komputer dunia pada tahun 1990an. Pihak
manajemen tak putus putusnya melaksanakan strategi yang
menawarkan keunggulan nilai maupun keunggulan harga bagi
konsumen Analisis dalam aspek produksi adalah untuk menilai
kesiapan perusahaan dalam menjalankan usahanya dengan
menilai ketetapan lokasi dan layout serta kesiagaan mesin yang
digunakan.
Menurut Kasmir (2003) Tujuan yang hendak dicapai dalam
penilaian aspek produksi adalah :
1. Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat
2. Agar perusahaan dapat menentukan layout yang sesuai
dengan proses produksi yang dipilih, sehingga memberikan
efisiensi.
3. Agar perusahaan dapat menentukan teknologi yang tepat
dalam
menjalankan produksinya.
4. Agar perusahaan dapat menentukan metode perusahaan yang
paling
baik.
5. Agar dapat menentukan kualitas tenaga karja yang dibutuhkan

8
sekarang dan dimasa yang akan datang.

Sedangkan menurut Purba (2002) Studi aspek produksi dalam


studi kelayakan bisnis dilakukan untuk menjawab pertanyaan :
Apakah proyek mampu untuk menghasilkan produk setiap tahun
sesuai dengan permintaan pasar selama umur proyek ditinjau
dari segi kuantitas, kualitas, kontinuitas, maupun harga
Tujuan yang hendak dicapai dalam penilaian aspek
produksi adalah

Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat


Agar perusahaan dapat menentukan layout yang sesuai dengan
proses produksi yang dipilih, sehingga memberikan efisiensi.
Agar perusahaan dapat menentukan teknologi yang tepat
dalam menjalankan produksinya.
Agar perusahaandapatmenentukanmetodeperusahaanyang
paling baik.
Agar dapatmenentukankualitastenagakarjayang
dibutuhkansekarangdandimasayang akandatang.

B. ASPEK PEMASARAN
Pemasaran memiliki konsep inti meliputi kebutuhan
(needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands). Assauri
(1996) mengemukakan bahwa pemasaran adalah kegiatan
manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan
kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
Melakukan analisis mendalam pada aspek pasar adalah bagian

penting dari setiap pengembangan atau pembukaan sebuah usaha.

Mengetahui nilai profitablitas bisnis melalui analisis pasar dan

pemasaran adalah variable penting untuk menunjang keputusan

berbisnis. Analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui

9
berapa besar luas pasar, pertumbuhan permintaan, dan market-share

dari produk bersangkutan. Hal-hal yang menjadi acuan dalam

menentukan bisnis dari analisis aspek pasar dan pemasaran adalah

sebagai berikut:

1. Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. Jika tidak,

sebaiknya kegiatan analisis studi kelayakan dihentikan.

2. Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan

harus menunjukkan adanya kenaikan. Jika menurun, sebaiknya proses

studi kelayakan untuk pendirian dihentikan, kecuali jika tujuan objek

studi adalah pengembangan.

3. Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang

dilarang negara ataupun agama. Jika ada ditinjau dari aspek hukum,

tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan.

4. Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil

rekomendasi aspek pasar, terutama yang berkaitan dengan pemilihan

alat dan mesin.

Beberapa poin di atas menunjukkan bahwa kuatnya aspek pasar dan

pemasaran dalam menentukan keputusan berbisnis, menjadikan aspek

ini sebagai aspek awal yang perlu dianalisis sebelum melanjutkan studi

kelayakan bisnis. Bila hasil analisis aspek pasar dan pemasaran

menunjukkan hasil unrecommended, maka analisis selanjutnya tidak

perlu dilakukan.

10
C. ASPEK HUKUM
Aspek hukum merupakan dasar yang penting ketika kita
memulai sebuah bisnis. Perusahaan harus memiliki badan hukum
tertentu agar memiliki legalitas dalam menjalankan kegiatannya.
Badan hukum perusahaan memberikan kepastian berusaha,
sehingga kekhawatiran atas pelanggaran hukum akan terhindar,
mengingat badan hukum perusahaan memiliki aturan-aturan
yang harus dipatuhi. Dengan memiliki badan hukum, maka
perusahaan akan memenuhi kewajiban dan haknya terhadap
berbagai pihak yang berkaitan dengan perusahaan, baik yang
ada di dalam maupun di luar perusahaan.
Aspek hukum dalam SKB ialah hal-hal yang berhubungan dengan
unsur legalitas bisnis. Beberapa faktor yang dijadikan dasar
dalam penilaian kelayakan, yaitu:

1. Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan


bentuk formal badan usaha yang akan didirikan

2. Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan


(komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang

3. Cara berbisnisnya melangga hukum agama atau tidak

4. Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/


departemen/dinas terkait atau tidak.

D. ASPEK KEUANGAN
Menurut Kasmir dan Jakfar (2003:89) aspek keuangan
merupakan aspek yang digunakan untuk menilai perusahaan
secara keseluruhan. Rancangan aspek keuangan akan
menggambarkan sejauh mana prospek usaha yang dirancang
akan memberikan keuntungan bagi wirausahawan.

11
Aspek ekonomi dan keuangan dalam SKB ialah pemahaman
secara mendalam mengenai aspek ekonomi yang dimiliki proyek.
Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan, yaitu:

1. Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi


penjualan/permintaan, harga produk, dan anggaran (biaya)
pemasaran.

2. Data operasi dan produksi, berupa: rencana lokasi baik


sewa maupun beli, harga pokok produksi (bahan baku, TKL,
bahan pembantu), dan rencana pengadaan mesin, peralatan,
teknologi yang digunakan.

3. Data personalia, berupa: rencana biaya perekrutan, biaya


pelatihan, biaya upah tetap, tunjangan-tunjangan, dan lain-
lain.

4. Legalitas, berupa: biaya notaris, biaya perizinan prinsip


(seperti perizinan dari departemen pemerintah), biaya
perizinan operasional (Pemda).

E. ASPEK SDM
Menurut Veithzal Rivai (2003, h 6) Sumber Daya Manusia
adalah seorang yang siap, mau dan mampu memberi
sumbangan usaha pencapaian tujuan organisasi. Selain itu SDM
merupakan salah satu unsur masukan (input) yang bersama
unsur lainnya seperti modal, bahan, mesin, dan
metode/teknologi diubah menjadi proses manajemen menjadi
keluaran (output) berupa barang atau jasa dalam usaha
mencapai tujuan perusahaan.

12
F. ASPEK LINGKUNGAN

Aspek lingkungan merupakan elemen kegiatan, produk dan


jasa dari suatu organisasi yang berinteraksi dengan lingkungan.
Interaksi oleh seluruh atau sebagian kegiatan, produk atau jasa
organisasi tersebut dapat menyebabkan perubahan terhadap
lingkungan (dampak lingkungan), apakah perubahan yang
merugikan (negatif) atau yang menguntungkan (positif).
Hubungan antara aspek lingkungan dan dampak lingkungan
merupakan suatu hubungan sebab dan akibat. Aspek
lingkungan dapat positif atau negatif. Aspek lingkungan
merupakan masukan (input), sedangkan dampak lingkungan
merupakan keluaran (output). Dengan demikian, dapat diartikan
bahwa identifikasi aspek lingkungan merupakan suatu proses
kompilasi dari inventarisasi input dan output.

G. ANALISIS SWOT

Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara


sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisa ini
didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur
internal, yaitu kekuatan dan kelemahan, terhadap unsur-unsur
eksternal yaitu peluang dan ancaman.
SWOT dari usaha kami adalah :
a. Strenght (S)

Produk kami menawarkan berbagai macam model dan


motif kerudung yang beragam, bahan yang berkualitas, serta
harga yang terjangkau untuk kalangan mahasiswi dan pelajar.

b. Weaknesses (W)

13
Warna dan bahan yang banyak diminati seringkali tidak
tersedia, sehingga kami harus menunggu lama datangnya bahan
untuk membuat kerudung tersebut.

c. Opportunity (O)

Seiring dengan berjalannya waktu, jilbab menjadi salah


satu trend bagi kaum perempuan muslim. Banyaknya perempuan
muslim pemakai jilbab yang ingin mengekspresikan nilai seni
yang ada dalam dirinya dengan mengenakan kerudung yang
sesuai dengan selera dan perasaan mereka saat itu.

Kemudian, saat ini media online juga berpengaruh besar


dalam kegiatan promosi dan iklan, karena dapat dijangkau oleh
siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Hal ini memudahkan
pelanggan untuk melakukan pemesanan secara online.

Oleh karena itu, hal tersebut merupakan suatu peluang


bagi kami untuk memulai usaha dibidang fashion muslim yang
fokus pada konveksi kerudung dan menjualnya secara online di
media sosial seperti instagram dan line.

d. Threats (T)

Banyaknya pengusaha di bidang konveksi kerudung, yang


seringkali mengenakan bahan dasar yang sama.

14
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 ASPEK PEMASARAN


3.1.1 Gambaran Umum Pemasaran
1) Jenis Produk yang Dipasarkan
Produk yang kami pasarkan berhubungan dengan fashion yaitu kerudung
pashmina dan square.
a. Kerudung Pashmina
Kerudung pashmina merupakan kerudung persegi panjang yang memiliki
ukuran 160x50 cm dan 175x75cm. kerudung pashmina merupakan
kerudung yang banyak digemari oleh kaum hawa saat ini karena
memiliki berbagai macam warna, bahan, bahkan motif. Yang menarik
dari kerudung pashmina ini adalah cara pemakaiannya yang bervariasi
tergantung selera konsumen. Namun apapun bahan dan cara
pemakaiannya, pashmina kini sudah menjadi favorit semua kalangan.
Bahkan dengan pashmina membuat penampilan menjadi semakin
menarik.
b. Kerudung segiempat
Kerudung segiempat merupak kerudung yang memiliki ukuran
125x125cm. kerudung segiempat ini jadi favorite banyak hijabers dari
dulu sampai sekarang karena seiring berjalannya waktu banyak bahan

15
kain serta motif dalam kerudung segiempat ini. Kerudung segiempat
dapat diterapkan dengan bermacam kreasi hijab. Kerudung ini juga lebih
mudah diterapkan oleh wanita kerja yang memiliki waktu singkat untuk
penampilannya.

2) Wilayah pemasaran
Wilayah pemasaran e2ahijab difokuskan pada daerah Kabupaten Bandung
Barat khususnya wilayah kampus Politeknik Negeri Bandung dan
lingkungan sekitar kampus yaitu dengan cara personal selling. Namun
untuk metode pemasaran melalui media sosial, wilayah pemasarannya
kami fokuskan hanya untuk wilayah provinsi Jawa Barat, bahkan biasa
sampai luar provinsi dengan menggunakan pengiriman barang dan
transfer.

3) Target/Segmen Pasar
Segmen pasar yang menjadi sasaran produk e2ahijab ini adalah mahasiswa
Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), mahasiswa di luar kampus
POLBAN, pekerja kantor dan masyarakat umum lainnya, serta para Event
Organizer (produk sebagai cendera mata pernikahan/kegiatan lain).
4) Harga
Untuk Produk kerudung pashmina = Rp. 15.000 s/d Rp. 27.000 per buah
Untuk Produk kerudung segiempat = Rp. 20.000 s/d Rp. 27.000 per buah
5) Promosi
E2ahijab ini menggunakan strategi promosi untuk mengembangkan
usahanya dengan cara personal selling untuk target pasar di lingkungan
dalam kampus POLBAN dan lingkungan luar kampus POLBAN. Serta
memanfaatkan media sosial (Instagram/Whatsapp/LINE/Facebook) untuk
memperluas pangsa pasar dan sebagai sarana yang tepat untuk memulai
pengenalan dan pemasaran produk kami.
6) Positioning
E2ahijab dalam menghadapi pesaing usahanya, tentu harus dapat
menempatkan posisinya dengan baik. Cara yang digunakan untuk
menempatkan posisi usaha ini agar tidak kalah bersaing dengan disributor
lain adalah dengan menanamkan beberapa strategi. Untuk produk kerudung
ini strategi yang kami gunakan adalah dengan menyediakan berbagai

16
macam jenis kerudung baik dari bahannya, warna, maupun motifnya, serta
harga jual yang lebih terjangkau dan dibawah harga pasarannya bagi semua
tingkatan konsumen. Namun yang lebih penting kami harus ramah dan tepat
waktu dalam melayani setiap konsumen tanpa membedakan tingkatan
konsumen.
3.1.2 Permintaan
1) Jumlah Permintaan Terhadap Produk
Kami memperkirakan minat konsumen terhadap produk E2ahijab ini akan
cukup tinggi.
Untuk produk kerudung pashmina kami menganggarkan dapat menjual
sebanyak 20 buah/minggu dengan peningkatan permintaan setelah bulan
ketiga sebanyak 85 buah/bulan untuk tahun pertama dan peningkatan
sebanyak 1025 buah/tahun.

Untuk produk kerudung segiempat kami menganggarkan dapat menjual


sebanyak 15 buah/hari dengan mengalami peningkatan permintaan setiap
bulannya setelah bulan ketiga sebanyak 70 buah/bulan untuk tahun
pertama dan peningkatan sebanyak 850 buah/tahun.
2) Proyeksi Permintaan
Jenis Produk T h 1 T h 2 T h 3 T h 4 T h 5
pashmina 1025 buah 1025 buah 1030 buah 1100 buah 1200 buah
segiempat 8 5 0 b u a h 1000 buah 1040 buah 1075 buah 1250 buah

3.1.3 Analisa Pesaing


Berhubung tren kerudung pashmina dan segiempat sudah mulai ramai di
Indonesia dari dulu sampai sekarang dan kami baru memulai usaha ini pada
tahun 2016, tentu sudah banyak supplier/distributor lain yang sudah terlebih
dahulu mendirikan usaha yang sejenis dengan produk kami di Indonesia.
Salah satu pesaing kami yang sudah mendirikan bisnisnya dan mempunyai
nama yang telah dikenal oleh masyarakat adalah kerudung milik Elidawati,
salah satu produsen kerudung yang sukses, bermerk ELZATTA. Namun
perbedaannya dengan produk kami adalah dari segi harga yang lebih

17
terjangkau untuk berbagai tingkatan konsumen serta kualitas yang tidak kalah
baik jika dibandingkan dengan harga dari produk pesaing milik ELZATTA
yang tentu lebih mahal.

3.2 ASPEK KEUANGAN


3.2.1 Anggaran Penjualan
A. Nama produk : e2ahijab
1) Anggaran Penjualan untuk tahun pertama

Kerudung Denim
Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 50 60 80 90 280
Harga Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
1.350.000 1.620.000 2.160.000 2.430.000 7.560.000

Kerudung Katun Jepang


Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 40 50 60 70 220
Harga Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
1.000.000 1.250.000 1.500.000 1.750.000 5.500.000

Kerudung Katun Rayon


Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun

18
1 2 3 4 Pertama
Unit 40 50 60 70 220
Harga Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 25.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
1.000.000 1.250.000 1.500.000 1.750.000 5.500.000

Kerudung Saudia
Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 100 150 170 200 620
Harga Rp. 20.000 Rp. 20.000 Rp. 20.000 Rp. 20.000 Rp. 20.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
2.000.000 3.000.000 3.400.000 4.000.000 12.400.000

Kerudung Ombre
Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 20 30 40 50 140
Harga Rp. 15.000 Rp. 15.000 Rp. 15.000 Rp. 15.000 Rp. 15.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. 450.000 Rp. 600.000 Rp. 750.000 Rp.
300.000 2.100.000

Kerudung Diamond
Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 50 60 80 90 280
Harga Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000 Rp. 27.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

19
1.350.000 1.620.000 2.160.000 2.430.000 7.560.000

Kerudung Supernova
Uraian Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Kwartal ke- Tahun
1 2 3 4 Pertama
Unit 40 50 60 80 230
Harga Rp. 23.000 Rp. 23.000 Rp. 23.000 Rp. 23.000 Rp. 23.000
Jual/un
it
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
920.000 1.150.000 1.380.000 1.840.000 5.290.000

2) Anggaran Penjualan/Tahun

Tahun Jenis Uni Harga Jumlah


Kerudung t
1 Denim 280 Rp. Rp.
27.000 7.560.000
Katun 220 Rp. Rp.
Jepang 25.000 5.500.000
Katun 220 Rp. Rp.
Rayon 25.000 5.500.000
Saudia 620 Rp. Rp.
20.000 12.400.000
Ombre 140 Rp. Rp.
15.000 2.100.000
Diamond 280 Rp. Rp.
27.000 7.560.000
Supernova 230 Rp. Rp.
23.000 5.290.000
2 Denim 285 Rp. Rp.
27.000 7.695.000
Katun 225 Rp. Rp.
Jepang 25.000 5.625.000
Katun 225 Rp. Rp.
Rayon 25.000 5.625.000
Saudia 625 Rp. Rp.

20
20.000 12.500.000
Ombre 145 Rp. Rp.
15.000 2.175.000
Diamond 285 Rp. Rp.
27.000 7.695.000
Supernova 235 Rp. Rp.
23.000 5.405.000
3 Denim 290 Rp. Rp.
27.000 7.830.000
Katun 235 Rp. Rp.
Jepang 25.000 5.875.000
Katun 235 Rp. Rp.
Rayon 25.000 5.875.000
Saudia 630 Rp. Rp.
20.000 12.600.000
Ombre 150 Rp. Rp.
15.000 2.250.000
Diamond 290 Rp. Rp.
27.000 7.830.000
Supernova 240 Rp. Rp.
23.000 5.520.000
4 Denim 300 Rp. Rp.
27.000 8.100.000
Katun 245 Rp. Rp.
Jepang 25.000 6.125.000
Katun 250 Rp. Rp.
Rayon 25.000 6.250.000
Saudia 650 Rp. Rp.
20.000 13.000.000
Ombre 170 Rp. Rp.
15.000 2.550.000
Diamond 300 Rp. Rp.
27.000 8.100.000
Supernova 260 Rp. Rp.
23.000 5.980.000
5 Denim 320 Rp. Rp.

21
27.000 8.640.000
Katun 260 Rp. Rp.
Jepang 25.000 6.500.000
Katun 280 Rp. Rp.
Rayon 25.000 7.000.000
Saudia 700 Rp. Rp.
20.000 14.000.000
Ombre 200 Rp. Rp.
15.000 3.000.000
Diamond 400 Rp. Rp.
27.000 10.800.000
Supernova 290 Rp. Rp.
23.000 6.670.000

3.2.2. Anggaran Pembelian Persediaan Barang Dagang


Nama Produk : e2ahijab
Denim
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 50 60 80 90 280
n
Penjuala
n
Persedia 4 5 5 5 5
an Akhir
Jumlah 54 65 85 95 285
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 54 61 80 90 285
Unit yg
Dibeli

22
Harga Rp. 22.500 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 22.500 22.500 22.500 22.500
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 1.215.000 1.375.50 1.800.00 2.025.00 6.412.50
an 0 0 0 0

Katun Jepang
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 40 50 60 70 220
n
Penjuala
n
Persedia 5 6 5 5 5
an Akhir
Jumlah 45 56 65 75 225
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 45 52 60 70 225
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 22.500 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 22.500 22.500 22.500 22.500
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 1.012.500 1.170.00 1.350.00 1.575.00 5.062.50
an 0 0 0 0

Katun Rayon
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1

23
Anggara 40 50 60 70 220
n
Penjuala
n
Persedia 5 6 5 5 5
an Akhir
Jumlah 45 56 65 75 225
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 45 52 60 70 225
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 22.500 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 22.500 22.500 22.500 22.500
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 1.012.500 1.170.00 1.350.00 1.575.00 5.062.50
an 0 0 0 0

Saudia
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 100 150 170 200 620
n
Penjuala
n
Persedia 3 6 6 5 5
an Akhir
Jumlah 103 156 176 205 625
Kebutuh
an

24
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 103 152 171 200 625
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 16.000 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 16.000 16.000 16.000 16.000
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 1.648.000 2.432.00 2.736.00 3.200.00 10.000.0
an 0 0 0 00

Ombre
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 20 30 40 50 140
n
Penjuala
n
Persedia 4 5 5 5 5
an Akhir
Jumlah 24 35 45 55 145
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 24 31 40 50 145
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 12.500 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 12.500 12.500 12.500 12.500
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 300.000 387.500 500.000 625.000 1.812.50
an

25
0

Diamond
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 50 60 80 90 280
n
Penjuala
n
Persedia 4 5 5 5 5
an Akhir
Jumlah 54 65 85 95 285
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 54 61 80 90 285
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 22.500 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 22.500 22.500 22.500 22.500
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 1.215.000 1.375.50 1.800.00 2.025.00 6.412.50
an 0 0 0 0

Supernova
Uraian Kwartal Kwartal Kwartal Kwartal Tahun
ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 Ke-1
Anggara 40 50 60 80 230
n
Penjuala
n

26
Persedia 4 5 5 5 5
an Akhir
Jumlah 44 55 65 85 235
Kebutuh
an
Persedia - 4 5 5 -
an Awal
Total 44 51 60 80 235
Unit yg
Dibeli
Harga Rp. 16.000 Rp. Rp. Rp. Rp.
Beli/unit 16.000 16.000 16.000 16.000
Total Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.
Pembeli 704.000 816.000 960.000 1.280.00 3.760.00
an 0 0

3.3.3 Perencanaan Modal Usaha


1) Kebutuhan Dana
Modal Kerja Awal (untuk triwulan pertama)
Nama Produk Unit Harga
Perolehan
Denim 50 Rp. 1.125.000
Katun Jepang 40 Rp. 900.000
Katun Rayon 40 Rp. 900.000
Saudia 100 Rp. 1.600.000
Ombre 20 Rp. 250.000
Diamond 50 Rp. 1.125.000
Supernova 40 Rp. 640.000
Jumlah Modal Rp. 6.540.000
Awal

2) Sumber Dana

Sumber Modal Jumlah


Arie Rinaldi Rp 1.308.000
Arvi Rizky Pratama Putra Rp 1.308.000
Ichsan Hanif Rp 1.308.000
Muhammad Dhafin Fauzan Rp 1.308.000 27
Rika Lutfiah Rp 1.308.000
Total Rp.
6.540.000
3.3.4 Proyeksi Laporan Keuangan
A. Proyeksi Laporan Laba/Rugi (Budgeting Income
Statement)

E2AHIJAB
ANGGARAN LAPORAN LABA RUGI
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2016
Penjualan (280 Denim @ Rp. 27.000) Rp. 7.560.000,-
(220 Jepang @ Rp. 25.000) Rp. 5.500.000,-
(220 Rayon @ Rp. 25.000) Rp. 5.500.000,-
(620 Saudia @ Rp. 20.000) Rp. 12.400.000,-
(140 Ombre @ Rp. 15.000) Rp. 2.100.000,-
(280 Diamond @ Rp. 27.000) Rp. 7.560.000,-
(230 Supernova @ Rp. 23.000) Rp. 5.290.000,-
Total Penjualan
Rp. 45.910.000
Harga Pokok Penjualan
Persediaan Awal
Rp. 0,-
Pembelian (283 Denim @ Rp. 22.500) Rp. 6.367.500,-
(224 Jepang @ Rp. 22.500) Rp. 5.040.000,-
(225 Rayon @ Rp. 22.500) Rp. 5.062.500,-
(625 Saudia @ Rp. 16.000) Rp. 10.000.000,-
(142 Ombre @ Rp. 12.500) Rp. 1.775.000,-
(283 Diamond @ Rp. 22.500) Rp. 6.367.500,-
(233 Supernova @ Rp. 16.000) Rp. 3.728.000,-
Total Pembelian Rp 38.340.500
Beban Angkut Pembelian Rp. 200.000
Pembelian Bersih
Rp. 38.540.500
Barang yang tersesia untuk dijual
Persediaan Akhir
(3 Denim @ Rp. 22.500) Rp. 67.500,-
(4 Jepang @ Rp. 22.500) Rp. 90.000,-
(5 Rayon @ Rp. 22.500) Rp. 112.500,-
(5 Saudia @ Rp. 16.000) Rp. 80.000,-
(2 Ombre @ Rp. 12.500) Rp. 25.000,-
(3 Diamond @ Rp. 22.500) Rp. 67.500,-
(3 Supernova @ Rp. 16.000) Rp. 48.000,-
Total Persediaan Akhir
Rp. 490.500
HPP

28
Rp. 38.050.000
LABA KOTOR
Rp. 7.860.000
BEBAN OPERASIONAL
Beban Administrasi dan Umum Rp 300.000
Total beban operasional
Rp 300.000
LABA BERSIH
Rp. 7.560.000

B. Proyeksi Laporan Perubahan Modal

Vapor and Case Project


ANGGARAN LAPORAN PERUBAHAN MODAL
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2016
Modal Awal
Rp. 6.540.000
Laba Bersih Rp. 7.560.000
Prive Rp. 0

Rp. 7.560.000
Modal Akhir
Rp. 14.100.000

C. Proyeksi Neraca (Budgeting Balance Sheet)

Vapor and Case Project


ANGGARAN NERACA
Periode 31 Desember 2016
ASET
ASET LANCAR
Kas
Rp. 13.359.500
Persediaan Barang Dagang

29
Rp. 490.500
Perlengkapan
Rp. 250.000
Total Aset Lancar
Rp. 14.100.000
ASET TETAP
Rp. 0
TOTAL ASET
Rp. 14.100.000

KEWAJIBAN
Rp. 0
EKUITAS
Modal Akhir
Rp. 14.100.000
TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS Rp.
14.100.000

D. Proyeksi Laporan Arus Kas

Vapor and Case Project


ANGGARAN LAPORAN ARUS KAS
Periode 31 Desember 2016
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas diterima dari pelanggan
Rp. 45.910.000
Pembayaran ke pemasok (
Rp. 38.340.500)
Pembayaran beban operasi (
Rp. 300.000)
Kas Bersih dari Aktivitas Operasi
Rp. 7.269.500
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Rp.
0
Kas Bersih dari Aktivitas Investasi

30
(Rp. 0)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Rp.
0
Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan
(Rp. 0)
Kenaikan/Penurunan Kas
Rp. 7.269.000
Kas pada Awal Tahun
Rp. 6.540.000
Kas pada Akhir Tahun
Rp. 13.809.000

31
DOKUMENTASI PRODUK
1) Denim

2) Katun Jepang

32
3) Katun Rayon

4) Saudia

33
5) Ombre

6) Diamond

34
7) Supernova

35
DAFTAR PUSTAKA

http://bppi.kemenperin.go.id/extension/panduan_iso/module04.ht
m
http://www.pengertianku.net/2015/03/pengertian-analisis-swot-
dan-manfaatnya.html
Ferdian, Erlangga. 2010. Aspek-Aspek Kewirausahaan. Diakses
pada

http://erlanggaferdian41.wordpress.com/2010/ aspek-
aspek-kewirausahaan/. nnnnn[25 Oktober 2016]

Susana, Eni. 2010. Analisis SWOT. Diakses pada


nnnnnhttp://www.academia.edu/5090849/Pengertian_analisis_SW
OT.
[25.Oktober 2016]

33