Anda di halaman 1dari 4

GANGGUAN MATA AKIBAT KECELAKAAN KERJA DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA

By. Dr. Gitalisa Andayani Adriono, SPM

PENDAHULUAN

- Indra mata sering di sebut sebagai jendela dunia dan 80% informasi kita dapatkan melalui
penglihatan.
- Karena itu mata kita yang berharga perlu dilindungi.
- Cedera/ gangguan mata di tempat kerja atau akibat kerja dapat menyebabkan penurunan
penglihatan atau kebutaan.

PENYEBAB KK / PAK PADA MATA

- Scrap materials / falling / flying objects into the eyes


- Bahan kimia
- Benturan
- Extreme heat
- Extreme light
- Infeksi
- Astenopia ( eyestrain, computer vision syndrome )

AKIBAT PAK MATA

KK dan PAK pada mata dapat menyebabkan kelainan anatomis dan fungsional ; mencakup :

- Tajam penglihatan
- Lapang pandang
- Binokularitas
- Penglihatan warna

Gangguan fungsional : KEBUTAAN

- Beban sosial :
- Pasien menjadi tanggung jawab orang lain
- Imobilisasi , pasa seseorang yang (umumnya) berbadan sehat
- Beban Finansial : biaya pembedahan / pengobatan / rehabilitasi
- Efek psikologis : pasien merasa cacat, depresi

Kelainan mata akibat KK/PAK dapat terjadi pada :

- Jaringan penunjang dan adneksa mata


- kelopak mata, tulang orbita, system air mata, konjungtiva, otot mata
- Bola mata
- Kornea, lensa, iris, badan kaca ( vitreus), retina
- Kelainan saraf penglihatan
- Saraf optic, korteks penglihatan.

COMPUTER VISION SYNDROME

- Adalah kumpulan gejala ocular maupun non okularyang timbul setelah bekerja di depan klayar
computer atau Video Display Terminal ( VDT )
- Gejala : mata lelah, terasa kering, berpasir atau terasa berat, penglihatan buram; dapat disertai
sakit kepala ( terutama daerah dahi bagian kanan atau kiri kepala ), nyeri otot leher dan
punggung.
- Memang belum di buktikan dapat menimbulkan gangguan penglihatan dan kesehatan yang
berat, tetapi mengurangi produktivitas dan efisiensi pekerja.

PRINSIP MANAJEMEN KK / PAK

Anamnesis yang baik

- Umur penderita
- Pekerjaan
- Keluhan utama dan tambahan ( penglihatan buram, mata merah, nyeri mata, darah dari mata,
melihat ganda/diplopia, floaters atau fotopsia, dll )
- Riwayat trauma
- Onset dan perjalanan penyakit ( akut/kronik)
- Risiko di lingkungan kerja ( iritan/polutan, tidak memakai APD, dsb )
- Lama terpapar factor resiko
- Riwayat kemungkinan penyebab lain : hobi, penyakit sistemik/keluarga, penyakit mata
sebelumnya.

Diagnosis

Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum
- Pemeriksaan oftalmologik dasar:
- Pemeriksaan tajam penglihatan
- Pemeriksaan mata luar
- Refleks pupil, RAPD
- Posisi dan gerakan bola mata ; dinilai secara binocular ke 8 arah ( cardinal gaze )
- Lapang pandang
- Pemeriksaan fundud dengan oftalmoskop
- Pemeriksaan khusus ; mis; tonometri.
UPAYA PENCEGAHAN KK DAN PAK MATA

- Ciptakan lingkungan kerja seaman mungkin


- Hazard assessment
- Mesin dan alat perlu di gunakan dengan benar
- Hindari area kerja dari orang yang lewat
- Gunakan pelindung yang adekuat ( kacamata, goggle, penutup muka, helm, respirator)
- Ketahui P3K dasa, sedikan sarana
- Bilas mata bila kena debu/gahan kimia
- Benturan keras perlu segera di obati
- Segera bawa pasien ke RS atau klinik yang mampu memberi pelayanan mata
- Pemeriksaan kesehatan mata berkala
- Edukasi/sosialisasi berkala

-----------------------------------------------------------------yre---------------------------------------------------------------------
KATARAK
By. Dr. Eka, SPM