Anda di halaman 1dari 56

NUTRISI

PADA ANAK SAKIT KRITIS


Instabilitas fisiologi morbiditas dan mortalitas >>


Penyembuhan luka
LOS
Biaya perwatan
1. Pahami respons metabolik tubuh terhadap stress
2. Tentukan kebutuhan energi dengan tepat
3. Assessment kecukupan pemberian nutrisi




Childrens hospital of Pittsburgh (37 pts, 77 measurements)
Menentukan
Kebutuhan Kalori

1. Hemodinamik stabil
2. Respiratori stabil
3. Elektrolit dan asam basa terkoreksi
Modifikasi ASPEN 2010

Prescribed Engergy
2000
Energy Received From Enteral Feed
1800
1600
1400
1200
kcal

1000
Debet kalori
800
600
400
200
0
1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21
Days
, 2009 .
EBM =
EBM =


Langkah-langkah
Pemberian Nutrisi Parenteral:
Menentukan
Kebutuhan Cairan
Menentukan
Kebutuhan Kalori

Menentukan
Kebutuhan Makronutrien

infus (mL/jam) x konsentrasi dekstrosa (g/dL) x 1000 (mg/g)


GIR
berat badan (kg) x 60 (min/jam) x 100 (mL/dL)

Menentukan
Kebutuhan Elektrolit
Inisiasi pemberian nutrisi parenteral:

Dikutip dari : Buchman AL. Practical Nutritional Support Techniques. 2004


Monitoring

Awal Tiap hari Tiap minggu


Perbandingan karbohidrat : protein : lemak = 50 : 20 : 30

Kebutuhan kalori dari karbohidrat:


50% x 822 kkal = 411 kkal ( 1 gram 3.4 kkal)
411/3,4 = 120.88 gram 120 gram
Kebutuhan kalori dari protein:
20% x 822 kkal = 164 kkal ( 1 gram 4 kkal)
41 gram = 410 mL asam amino 10%
Kebutuhan kalori dari lemak:
30% x 822 kkal = 246 kkal ( 1 gram 10 kkal)
24,6 gram
lipid 20% = 123 ml
4. Menghitung kebutuhan elektrolit

Kebutuhan Na (2 mEq/kgBB/hari)
= 28 mEq 56 mL NaCl 3%
Kebutuhan K (2 mEq/kgBB/hari)
= 28 mL KCl
Kebutuhan Ca (1 mEq/kg/hari)
= 14 mL Ca glukonas
Sediaan nutrisi parenteral



Dekstrosa

Lipid
Menentukan kebutuhan




Protein
Sediaan Jadi