Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

RUANG LINGKUP PEMBAHASAN ILMU KALAM


Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Ilmu Kalam
Dosen Pengampu : H. Syaroni Mashum, Drs, MM.

Disusun Oleh :
1. Alimah Nurpadilah 1710631110010
2. Alvian Muhamad F. 1710631110011
3. Alya Aulia Syafaah 1710631110012
4. Anggi Ramdania H. 1710631110016
5. Arif Budiman 1710631110023
6. Arista Cahyaningrum 1710631110025
7. Darell Adrista Dwi P. 1710631110035

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Dalam perkembangan agama islam banyak dipelajari berbagai ilmu-ilmu
keagamaan, misalnya ilmu fiqih, ilmu aqidah, dan ilmu tauhid. Ilmu-ilmu tersebut
mempunyai peranan tersendiri dalam mempelajari ilmu-ilmu tentang agama islam. Ilmu
fiqih mempelajari tentang hukum-hukum dalam agama islam. Ilmu aqidah mempelajari
tentang tingkah laku baik buruk manusia menurut agama islam. Dan ilmu tauhid
mempelajari tentang keesaan Tuhan.
Ilmu tauhid juga disebut ilmu kalam, ilmu kalam adalah ilmu yang membicarakan
tentang wujudnya Tuhan ( Allah ), sifat-sifat yang mesti ada padanya, sifat-sifat yang tidak
ada padanya, dan sifat-sifat yang mungkin ada padanya. Dan membicarakan tentang rasul-
rasul Tuhan, untuk menetapkan kerasulannya dan sifat-sifat yang mesti ada padanya, sifat-
sifat yang mungkin ada padanya dan sifat-sifat yang tidak mungkin terdapat pada dirinya.
Dalam sejarah perkembangannya, dalam mempelajari ilmu tauhid, muncul banyak
ruang lingkup ilmu kalam, oleh sebab itu dalam makalah ini penulis membahas tenteng
ruang lingkup ilmu kalam.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa itu ruang lingkup ilmu kalam ?
2. Apa macam macam ruang lingkup ilmu kalam ?
3. Apa fungsi dari ruang lingkup ilmu kalam ?

1.3 Tujuan Masalah


1. Mengetahui arti ruang lingkup ilmu kalam
2. Mengetahui macam macam ruang lingkup ilmu kalam
3. Memahami fungsi dari ruang lingkup ilmu kalam
4. Memberikan sebagian ilmu dari ruang lingkup ilmu kalam
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ruang Lingkup Ilmu Kalam


Ruang lingkup ilmu kalam menurut Hasan Al-Banna, adalah :
1. Ilahiah
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan Allah. Seperti
wujud Allah, nama nama Allah, sifat sifat Allah, dsb.
2. Nubuwat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Nabi dan
Rasullullah, termasuk pembahasan tentang kitab kitab Allah, mujizat.
Karamah dan lain sebagainya .
3. Ruhaniyah
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan alam metafisik
seperti Malaikat, Jin, Iblis, Syaitan, Roh, dan lain sebagainya
4. Samiyyat
Yaitu segala sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sami ( dalil naqli berupa
Al Quran dan sunnah ) seperti alam barzakh, akhirat, azab kubur, tanda
tanda kiamat, surga, neraka, dan lain sebagainya.
Ilmu kalam karena membahas tentang ketuhanan yang logika maksudnya dalil-dalil
Aqliyah dari permasalahan sifat kalam bagi Allah.
1. Ilmu Ushuluddin Sebab penamaan ilmu ushuluddin terfokus pada aqidah atau
keyakinan Allah SWT, itu Esa Shifa, Esa Afal dll. Atau yang membahas pokok-
pokok Agama.
2. Ilmu Tauhid Sebab penamaan Ilmu Tauhid karena ilmu ini membahas masalah
keesaan Allah SWT, adalah salah satu bagian yaitu Itiqodun biannallahataala
waahidada laasyariikalah,
3. Teologi Islam Karena teologi membicarakan zat Tuhan dari segalah aspeknya. Dan
perhatian Tuhan dengan Alam semeseta karena teologi sangat luas sifatnyat.
Teologi setiap agama bersifat luas maka bila di pautkan dengan islam (teologi
islam) pengertiannya sama dengan Ilmu Kalam di sebut pula ilmu jaddal (debat)
ilmu alqoid
Ruang lingkup permasalahan atau pokok permasalahan Ilmu Kalam itu terletak pada tiga
persoalan, yaitu:
1. Qismul Ilahiyat ialah Esensi Tuhan itu sendiri dengan segenap sifat-sifat-Nya dan
masalah-masalah yang diperdebatkan antara lain yaitu :
a. Sifat-sifat Tuhan, apakah memang ada Sifat Tuhan atau tidak.
Sebagaimana Masalah ini di perdebatkan oleh aliran Mutazilah dan
Asyariyah.
b. Qudrat dan Iradat Tuhan. Yang dimana akibat permasalahan ini menimbulkan
aliran Qadariyah dan Jabbariyah.
c. Persoalan kemauan bebas manusia, masalah ini erat kaitannya dengan Qudrat
dan Iradat Tuhan.
d. Masalah Al-Quran, apakah makhluk atau tidak dan apakah Al-Quran azali
atau baharu.
2. Qismul Nububiyah ialah hubungan yang memperhatikan antara Kholik dengan
makhluk, di dalam hal ini membicarakan tentang hal- hal sebagai berikut :
a. Utusan-utusan Tuhan atau petugas-petugas yang telah di tetapkan Tuhan
melakukan pekerjaan tertentu yaitu Malaikat.
b. Wahyu yang disampaikan Tuhan sendiri kepada para rasul-Nya baik secara
langsung maupun dengan perantara Malaikat.
c. Para Rasul itu sendiri yang menerima perintah dari Tuhan untuk
menyampaikan ajarannya kepada manusia.
3. Persoalan yang berkenaan dengan kehidupan sesudah mati nantinya yang
disebut dengan Qismul Al-Samiyat. Hal ini meliputi hal-hal sebagai berikut :
a. Kebangkitan manusia kembali di akhirat
b. Hari perhitungan
c. Persoalan shirat (jembatan)
d. Persoalan yang berhubungan dengan tempat pembalasan yaitu surga atau
neraka

2.2 Macam Macam Ruang Lingkup Ilmu Kalam


Ruang lingkup ilmu kalam memiliki 3 macam diantara lain yaitu :
1. Hal hal yang berkaitan dengan Allah, antara lain tentang zat-nya, sifat-nya,
kekuasaan-nya, kehendak-nya, perintah-nya, dan qadha qadar-nya.
a. Zat Allah
Mengenai zat Allah Mutazilah yang lebih dekat dengan prinsip keesaan
dan penyucian Tuhan ( tauhid dan tanzih )
b. Sifat Allah
Pengakuan bahwa adanya sifat Allah tanpa membicarakan qadim dan
haditsnya
c. Kekuasaan Allah
Kekuasaan Allah SWT bahwa Allah bekuasa atas segalanya, dalam Asma
Allah dikatakan Al-qodir yang artinya Allah Maha Kuasa.
d. Kehendak Allah
Kehendak Allah adalah salah satu sifat yang wajib di Allah dalam Aqoidul
Iman, yaitu Iradah yang artinya berkehendak.

e. Perintah Allah
Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT melalui Kalamullah.
Contoh : Shalat, Puasa, dsb.

f. Qadha dan Qadar


Segala ketetapan Allah SWT baik yang tidak dapat diubah (Qadha) dan yang
dapat diubah (Qadar)
Contoh : Qadha (Matahari ada di siang hari), Qadar (Rezeki) dsb.

2. Hal-hal yang berkaitan dengan utusan-Nya, seperti malaikat, nabi, rasul dan kitab
suci.
3. Hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan yang akan datang, seperti kebangkitan,
surga dan neraka.

2.3 Fungsi Ruang Lingkup Ilmu Kalam


1. Memperkokoh norma ajaran Islam yaitu Iman sebagai landasan aqidah, Islam sebagai
perwujudan syariat islamiyah, (Ibadah dan muamalah).
2. Membeberkan sekuat tenaga akidah islamiyah sesuai dengan tuntunan al-Quran dan
Al Sunnah.
3. Untuk mengetahui tentang adanya Allah SWT dan kodratNya untuk mengutus para
rasul, tentang ilmu-Nya.
4. Untuk menumbuhkan tauhid dengan dihadirkan dalil akal sebagai argumentasi yang
mudah dicerna manusia.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan