Anda di halaman 1dari 20

Lampiran I RPP Model Discovery Learning

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN Gowa


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI/Genap
Materi Pokok : Larutan Penyangga
Pertemuan ke- : I -IV
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan factual,
konseptual, procedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dari kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, bertindak secara efektif den kreatif, serta mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan indikator
KD dari KI 3 :
3.12 Menganalisis peran larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
3.13.1 Peserta didik dapat menjelaskan komponen larutan penyangga
3.13.2 Menganalisis sifat larutan penyangga dan bukan larutan penyangga
3.13.3 Menghitung pH dan pOH larutan penyangga
3.13.4 Menjelaskan fungsi larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup
KD dari KI 4
4.12 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan
untuk menentukan sifat larutan penyangga.
C. MATERI PELAJARAN

Larutan penyangga adalah campuran yang berasal dari larutan asam lemah
dan larutan garamnya (basa konjugasinya). Larutan penyangga dapat dibedakan atas
larutan penyangga asam dan larutan penyangga basa. Larutan penyangga asam
mempertahankan pH pada daerah asam (pH<7), sedangkan larutan penyangga basa
mempertahankan pH pada daerah basa (pH>7).

1. Larutan Penyangga Asam


Larutan penyangga asam mengandung suatu asam lemah (HA) dan basa
konjugasinya (A-). Larutan seperti ini dapat dibuat dengan berbagai cara misalnya :
a) Mencampurkan asam lemah (HA) dengan garamnya (LA, garam LA
menghasilkan ion A- yang merupakan basa konjugasi dari asam HA).
Contohnya: CH3COOH + CH3COONa lebih kecil dari 7 maka campuran yang
berasal dari larutan asam lemah dan garamnya disebut penyangga asam.
b) Mencampurkan suatu asam lemah dengan basa kuat dimana asam lemah
dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang
mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan.
2. Larutan penyangga Basa Laturan penyangga basa mengandung suatu basa lemah
(B) dan asam konjugasinya ( H+ ). Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan
cara yang serupa dengan pembuatan larutan penyangga asam.
a) Mencampur suatu basa lemah dengan garamnya. Mencampurkan NH3 + NH4Cl.
Larutan NH3 merupakan basa lemah, sedangkan larutan NH4Cl adalah garam
yang berasal dari basa lemah. Jadi larutan penyangga dapat berasal dari
campuran larutan basa lemah dan garamnya (asam konjugasinya). pH larutan
penyangga NH3+ NH4Cl lebih besar dari 7 maka larutan penyangga yang berasal
dari larutan basa lemah dan garamnya disebut penyangga basa.
b) Mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat di mana basa
lemahnya dicampurkan berlebih
C. STRATEGI PEMBELAJARAN
1. Metode : pengamatan dan diskusi kelompok
2. Pendekatan : kontekstual, saintifik
3. Model :Discovery Learning
D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan I
ALOKASI
KEGIATAN SKENARIO PEMBELAJARAN WAKTU

Pendahuluan 1. Guru memasuki kelas, mengucapkan salam, 10 menit


memeriksa kehadiran peserta didik, meminta
peserta didik untuk berdoa yang dipimpin oleh
ketua kelas dan mengucapkan rasa syukur
kepada Allah SWT telah diberi kesempatan
untuk melaksanakan pembelajaran hari ini,
2. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan
pertanyaan kepada peserta didik mengenai
materi sebelumnya yang telah dipelajari seperti
Stimulus berikut: “Di pembahasan sebelumnya kalian
telah mempelajari tentang hidrolisis garam. Apa
yang dimaksud dengan hidrolisis garam?”
(Konstruktivis)
3. Guru memberikan motivasi kepada peserta
didik untuk membangun rasa ingin tahu dengan
menyampaikan dan menanyakan keberadaan
bahan makanan yang ada di sekitar kita yang
dapat menghantarkan arus listrik misalnya
garam yang dilarutkan dalam air, juga buah-
buahan yang bersifat asam atau basa.
Selengkapnya marilah kita pelajari materi
larutan penyangga (Menalar)". (Refleksi)
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada
sub pokok materi ini yaitu:
 Peserta didik dapat merancang percobaan
untuk mengetahui sifat larutan penyangga .
 Peserta didik dapat mengolah dan
menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
 Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil
percobaan.
KEGIATAN 1. Guru mengorganisasikan peserta didik kedalam 65 menit
INTI kelompok-kelompok belajar (terdiri dari 4-5)
dan menjelaskan kepada peserta didik untuk
Stimulasi bekerja sama melalui diskusi dan saling
menghargai pendapt. (Masyarakat belajar)
2. Memberikan/ membagikan Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) yang berisi masalah cara
untuk mengetahui sifat larutan penyangga
melalui percobaan (Mengkonstruksi)
Identifikasi 1. Mengarahkan untuk setiap kelompok
masalah mengidentifikasi dan mencatat apa saja yang
berkaitan dengan masalah yang telah diberikan
mengenai sifat larutan penyangga.
(Menemukan, masyarakat belajar)
2. Peserta didik diarahkan dapat menemukan dan
mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan
masalah mengenai contoh pH larutan yang
terbentuk dari reaksi antara asam lemah dan
basa kuat atau sebaliknya pada konsentrasi
sama atau berbeda yang terdapat pada LKPD.
(Bertanya, menemukan)
Pengumpuland 1. Meminta setiap kelompok untuk
ata mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
dari pengalaman, buku ataupun sumber lain
yang berhubungan dengan masalah pada contoh
dan sifat larutan penyangga yang tedapat pada
LKPD. (Menemukan, refleksi)
2. Mengarahkan peserta didik menemukan sesuatu
yang berhubungan dengan masalah yang telah
dituliskan. (Menemukan, menanya).
Pengolahan 1. Mengarahkan peserta didik untuk mengolah
data data yang telah mereka kumpulkan pada tahap
sebelumnya. Pada tahap ini peserta didik
mengolah data hasil pengamatan dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja dari data yang telah diperoleh dari
beberapa sumber. (Menemukan, refleksi)
2. Peserta didik diharapkan dapat menemukan
altenatif jawaban untuk mendapat pembuktian
secara logis. (Menemukan, assessment
autentik).
Pembuktian 1. Mengarahkan peserta didik untuk menemukan
Penialian konsep yang sesuai dengan hasil diskusi
Autentik berdasarkan pernyataan mereka dengan
mendiskusikan hasil pengolahan dengan data-
data atau teori pada buku sumber. (Refleksi,
assessment autentik)
2. Meminta perwakilan dari tiap kelompok untuk
menyampaikan hasil temuannya di depan kelas
setelah membuktikan sifat-sifat larutan
penyangga tersebut (Refleksi)
3. Memberikan kesempatan kepada peserta didik
yang ingin bertanya ataupun menyampaikan
pendapatnya. (Refleksi)
4. Menjelaskan dan mempertegas kembali hasil
temuan peserta didik apabila terjadi salah
konsep tentang sifat larutan penyangga.
(Merefleksi).
Penutup 1. Pada tahap ini peserta didik menarik 15 menit
kesimpulan (Menemukan)
2. Peserta didik mengerjakan sendiri soal evaluasi.
3. Menyampaikan materi pelajaran untuk
pertemuan selanjutnya yaitu sifat larutan
penyangga dan bukan penyangga melalui
percobaan.
4. Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam
.
Pertemuan II

ALOKASI
KEGIATAN SKENARIO PEMBELAJARAN WAKTU

Pendahuluan 5. Guru memasuki kelas, mengucapkan salam, 10 menit


memeriksa kehadiran peserta didik, meminta
peserta didik untuk berdoa yang dipimpin oleh
ketua kelas dan mengucapkan rasa syukur
kepada Allah SWT telah diberi kesempatan
untuk melaksanakan pembelajaran hari ini,
6. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan
pertanyaan kepada peserta didik mengenai
materi sebelumnya yang telah dipelajari seperti
Stimulus berikut: “apa yang dimaksud dengan larutan
penyangga? Bagaimana proses terbentuknya
suatu larutan penyangga?”. (Konstruktivis)
7. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik
untuk membangun rasa ingin tahu dengan
menyampaikan dan menanyakan kepada peserta
didik untuk membangun rasa ingin tahu dengan
menyampaikan dan menanyakan sifat larutan
penyangga dan cara kerja larutan penyangga ".
(Refleksi)
8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada
sub pokok materi ini yaitu:
 Peserta didik Peserta didik dapat menjelaskan
sifat-sifat larutan penyangga berdasarkan
data pengamatan.
 Peserta didik dapat menjelaskan cara kerja
larutan penyangga untuk mempertahankan
pH larutan.
 Peserta didik dapat menjelaskan komponen-
komponen penyusun larutan penyangga.
KEGIATAN 3. Guru mengorganisasikan peserta didik kedalam 65 menit
INTI kelompok-kelompok belajar (terdiri dari 4-5)
dan menjelaskan kepada peserta didik untuk
Stimulasi bekerja sama melalui diskusi dan saling
menghargai pendapt. (Masyarakat belajar)
4. Memberikan/ membagikan Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) yang berisi masalah cara
untuk mengetahui sifat larutan penyangga
melalui percobaan (Mengkonstruksi)
Identifikasi 3. Mengarahkan untuk setiap kelompok
masalah mengidentifikasi dan mencatat apa saja yang
berkaitan dengan masalah yang telah diberikan
mengenai sifat larutan penyangga.
(Menemukan, masyarakat belajar)
4. Peserta didik diarahkan dapat menemukan dan
mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan
masalah mengenai contoh pH larutan yang
terbentuk dari reaksi antara asam lemah dan
basa kuat atau sebaliknya pada konsentrasi sama
atau berbeda yang terdapat pada LKPD.
(Bertanya, menemukan)
Pengumpulan 3. Meminta setiap kelompok untuk mengumpulkan
data informasi sebanyak-banyaknya dari
pengalaman, buku ataupun sumber lain yang
berhubungan dengan masalah pada contoh dan
sifat larutan penyangga yang tedapat pada
LKPD. (Menemukan, refleksi)
4. Mengarahkan peserta didik menemukan sesuatu
yang berhubungan dengan masalah yang telah
dituliskan. (Menemukan, menanya).
Pengolahan 3. Mengarahkan peserta didik untuk mengolah
data data yang telah mereka kumpulkan pada tahap
sebelumnya. Pada tahap ini peserta didik
mengolah data hasil pengamatan dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja dari data yang telah diperoleh dari
beberapa sumber. (Menemukan, refleksi)
4. Peserta didik diharapkan dapat menemukan
altenatif jawaban untuk mendapat pembuktian
secara logis. (Menemukan, assessment
autentik).
Pembuktian 5. Mengarahkan peserta didik untuk menemukan
Penialian konsep yang sesuai dengan hasil diskusi
Autentik berdasarkan pernyataan mereka dengan
mendiskusikan hasil pengolahan dengan data-
data atau teori pada buku sumber. (Refleksi,
assessment autentik)
6. Meminta perwakilan dari tiap kelompok untuk
menyampaikan hasil temuannya di depan kelas
setelah membuktikan sifat-sifat larutan
penyangga tersebut (Refleksi)
7. Memberikan kesempatan kepada peserta didik
yang ingin bertanya ataupun menyampaikan
pendapatnya. (Refleksi)
8. Menjelaskan dan mempertegas kembali hasil
temuan peserta didik apabila terjadi salah
konsep tentang sifat larutan penyangga.
(Merefleksi).
Penutup 5. Pada tahap ini peserta didik menarik kesimpulan 15 menit
(Menemukan)
6. Peserta didik mengerjakan sendiri soal evaluasi.
7. Menyampaikan materi pelajaran untuk
pertemuan selanjutnya yaitu sifat larutan
penyangga dan bukan penyangga melalui
percobaan.
8. Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam
.

Pertemuan III
ALOKASI
KEGIATAN SKENARIO PEMBELAJARAN WAKTU

Pendahuluan 9. Guru memasuki kelas, mengucapkan salam, 10 menit


memeriksa kehadiran peserta didik, meminta
peserta didik untuk berdoa yang dipimpin
oleh ketua kelas dan mengucapkan rasa
syukur kepada Allah SWT telah diberi
kesempatan untuk melaksanakan
pembelajaran hari ini,
10. Guru melakukan apersepsi dengan
memberikan pertanyaan kepada peserta didik
Stimulus mengenai materi sebelumnya yang telah
dipelajari seperti berikut: “bagaimana
menentukan mekanisme cara kerja suatu
larutan penyangga?” (Konstruktivis)
11. Guru memberikan motivasi kepada
peserta didik untuk membangun rasa ingin
tahu dengan menyampaikan dan menanyakan
kepada peserta didik untuk membangun rasa
ingin tahu dengan menyampaikan dan
menanyakan sifat larutan penyangga dan cara
kerja larutan penyangga ". (Refleksi)
12. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran pada sub pokok materi ini
yaitu:
 Peserta didik dapat menurunkan rumusan
H+ atau OH- untuk larutan penyangga.
 Peserta didik dapat menentukan pH atau
pOH larutan penyangga dengan
menggunakan prinsip kesetimbangan.
 Peserta didik dapat menghitung pH larutan
penyangga pada penambahan, sedikit
asam, basa, atau pengenceran
KEGIATAN 5. Guru mengorganisasikan peserta didik 65 menit
INTI kedalam kelompok-kelompok belajar (terdiri
dari 4-5) dan menjelaskan kepada peserta
Stimulasi didik untuk bekerja sama melalui diskusi dan
saling menghargai pendapt. (Masyarakat
belajar)
6. Memberikan/ membagikan Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) yang berisi masalah
cara untuk mengetahui bagaimana perbedaan
grafik pH larutan penyangga
(Mengkonstruksi)
7. Bagaimana pH larutan penyangga jika
ditambahkan sedikit asam kuat, sedikit basa
kuat atau pengenceran?
Identifikasi 5. Mengarahkan untuk setiap kelompok
masalah mengidentifikasi dan mencatat apa saja yang
berkaitan dengan masalah yang telah
diberikan mengenai pH dan pOH larutan
penyangga. (Menemukan, masyarakat
belajar)
6. Peserta didik diarahkan dapat menemukan
dan mengajukan pertanyaan yang sesuai
dengan masalah mengenai contoh pH dan
pOHyang terdapat pada LKPD. (Bertanya,
menemukan)
Pengumpuland 5. Meminta setiap kelompok untuk
ata mengumpulkan informasi sebanyak-
banyaknya dari pengalaman, buku ataupun
sumber lain yang berhubungan dengan
masalah yang tedapat pada LKPD.
(Menemukan, refleksi)
6. Mengarahkan peserta didik menemukan
sesuatu yang berhubungan dengan masalah
yang telah dituliskan. (Menemukan,
menanya).
Pengolahan 5. Mengarahkan peserta didik untuk mengolah
data data yang telah mereka kumpulkan pada
tahap sebelumnya. Pada tahap ini peserta
didik mengolah data hasil pengamatan
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja dari data yang telah diperoleh
dari beberapa sumber. (Menemukan, refleksi)
6. Peserta didik diharapkan dapat menemukan
altenatif jawaban untuk mendapat
pembuktian secara logis. (Menemukan,
assessment autentik).
Pembuktian 9. Mengarahkan peserta didik untuk
Penialian menemukan konsep yang sesuai dengan hasil
Autentik diskusi berdasarkan pernyataan mereka
dengan mendiskusikan hasil pengolahan
dengan data-data atau teori pada buku
sumber. (Refleksi, assessment autentik)
10. Meminta perwakilan dari tiap kelompok
untuk menyampaikan hasil temuannya di
depan kelas setelah membuktikan pH dan
pOH larutan penyangga tersebut (Refleksi)
11. Memberikan kesempatan kepada
peserta didik yang ingin bertanya ataupun
menyampaikan pendapatnya. (Refleksi)
12. Menjelaskan dan mempertegas kembali
hasil temuan peserta didik apabila terjadi
salah konsep tentang pH dan pOH larutan
penyangga. (Merefleksi).
Penutup 9. Pada tahap ini peserta didik menarik 15 menit
kesimpulan (Menemukan)
10. Peserta didik mengerjakan sendiri soal
evaluasi.
11. Menyampaikan materi pelajaran untuk
pertemuan selanjutnya yaitu fungsi larutan
penyangga dalam makhluk hidup.
12. Menutup pelajaran dengan
mengucapkan salam .

Pertemuan IV
ALOKASI
KEGIATAN SKENARIO PEMBELAJARAN
WAKTU

Pendahuluan 1. Guru memasuki kelas, mengucapkan salam, 10 menit


memeriksa kehadiran peserta didik, meminta
peserta didik untuk berdoa yang dipimpin
oleh ketua kelas dan mengucapkan rasa
syukur kepada Allah SWT telah diberi
kesempatan untuk melaksanakan
pembelajaran hari ini,
2. Guru melakukan apersepsi dengan
memberikan pertanyaan kepada peserta didik
Stimulus mengenai materi sebelumnya yang telah
dipelajari seperti berikut: “bagaimana cara
menghitung pH dan pOH larutan
penyangga?” (Konstruktivis)
3. Guru memberikan motivasi kepada peserta
didik untuk membangun rasa ingin tahu
dengan menyampaikan dan menanyakan
kepada peserta didik untuk membangun rasa
ingin tahu dengan menyampaikan dan
menanyakan sifat larutan penyangga dan cara
kerja larutan penyangga ". (Refleksi)
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
pada sub pokok materi ini yaitu peserta didik
dapat menjelaskan fungsi larutan penyangga
dalam tubuh makhluk hidup.
KEGIATAN 5. Guru mengorganisasikan peserta didik 65 menit
INTI kedalam kelompok-kelompok belajar (terdiri
dari 4-5) dan menjelaskan kepada peserta
Stimulasi didik untuk bekerja sama melalui diskusi dan
saling menghargai pendapt. (Masyarakat
belajar)
6. Memberikan/ membagikan Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) yang berisi masalah
cara untuk mengetahui bagaimana peranan
larutan penyangga dalam kehidupan sehari-
hari (Mengkonstruksi)
7. Peserta didik diarahkan dapat menemukan
dan mengajukan pertanyaan yang sesuai
dengan masalah yang diberikan mengenai
contoh Larutan penyangga dalam kehidupan
sehari-hari yang terdapat di LKPD.
Identifikasi 8. Mengarahkan untuk setiap kelompok
masalah mengidentifikasi dan mencatat apa saja yang
berkaitan dengan masalah. (Menemukan,
masyarakat belajar)
9. Peserta didik diarahkan dapat menemukan
dan mengajukan pertanyaan yang sesuai
dengan masalah yang terdapat pada LKPD.
(Bertanya, menemukan)
Pengumpuland 10. Meminta setiap kelompok untuk
ata mengumpulkan informasi sebanyak-
banyaknya dari pengalaman, buku ataupun
sumber lain yang berhubungan dengan
masalah yang tedapat pada LKPD.
(Menemukan, refleksi)
11. Mengarahkan peserta didik menemukan
sesuatu yang berhubungan dengan masalah
yang telah dituliskan. (Menemukan,
menanya).
Pengolahan 12. Mengarahkan peserta didik untuk
data mengolah data yang telah mereka kumpulkan
pada tahap sebelumnya. Pada tahap ini
peserta didik mengolah data hasil
pengamatan dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja dari data yang
telah diperoleh dari beberapa sumber.
(Menemukan, refleksi)
13. Peserta didik diharapkan dapat
menemukan altenatif jawaban untuk
mendapat pembuktian secara logis.
(Menemukan, assessment autentik).
Pembuktian 14. Mengarahkan peserta didik untuk
Penialian menemukan konsep yang sesuai dengan hasil
Autentik diskusi berdasarkan pernyataan mereka
dengan mendiskusikan hasil pengolahan
dengan data-data atau teori pada buku
sumber. (Refleksi, assessment autentik)
15. Meminta perwakilan dari tiap kelompok
untuk menyampaikan hasil temuannya di
depan kelas setelah membuktikan larutan
penyangga dalam kehidupan sehari-hari
(Refleksi)
16. Memberikan kesempatan kepada
peserta didik yang ingin bertanya ataupun
menyampaikan pendapatnya. (Refleksi)
17. Menjelaskan dan mempertegas kembali
hasil temuan peserta didik apabila terjadi
salah konsep tentang pH dan pOH larutan
penyangga. (Merefleksi).
Penutup 18. Pada tahap ini peserta didik menarik 15 menit
kesimpulan (Menemukan)
19. Peserta didik mengerjakan sendiri soal
evaluasi.
20. Menutup pelajaran dengan
mengucapkan salam .

E. Sumber Belajar
1. Nenden Fauziah. 2009. Kimia untuk SMA dan MA Kelas XI IPA. Bandung:
Departemen Pendidikan Nasional.
2. Raymon Chang. 2005. Kimia Dasar. Konsep-Konsep Inti (Jilid 2/Edisi ketiga).
Jakarta: Erlangga.
3. Yayan sunarya dan Agus Setiabudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Kimia
untuk Kelas XI SMA/MA Program Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta:
Departemen Pendidikan Nasional.
F. Penilaian Hasil Belajar
1. Prosedur penilaian
 Penilaian kognitif : Tes essay
 Penilaian sikap : Observasi
 Penilaian psikomotorik : penilaian unjuk kerja/observasi
2. Pedoman penilaian
Pertemuan I
1. Ahmad dan Diana melakukan suatu percobaan di laboratorium. Mereka
menguji 6 jenis larutan yang berbeda dengan menambahkan sedikit asam dan
sedikit basa. Hal pertama yang mereka lakukan adalah mengukur pH awal ke
enam larutan tersebut. Tentukan yang larutan mana yang termasuk dalam
larutan penyangga dan bukan penyangga berdasarkan data hasil percobaan
yang dilakukan oleh Ahmad dan Diana! Jelaskan alasannya!

Larutan A B C D E F

pH awal 70,4 6 5 8 9 5,5

Penambahan
5,2 5,95 3,5 7,89 8,93 5,45
sedikit asam
Penambahan
10,15 6,12 8,39 8,02 9,09 5,6
sedikit basa
Pengenceran 8 6,03 4,5 8,02 9 5,55

2. Dari data hasil percobaan di atas, bagaimanakah sifat larutan yang termasuk
larutan penyangga?

Kunci Jawaban dan skor penilaian


No Kunci jawaban Skor

Yang termasuk larutan penyangga yaitu larutan B, D, E, dan F.


Sedangkan yang bukan penyangga yaitu larutan A dan C.
Berdasarkan data hasil percobaan larutan B, D, E, dan F setelah 25
1. ditambahkan sedikit asam dan sedikit basa, serta setelah
diencerkanpH larutan-larutan tersebut hanya mengalami sedikit
perubahan. Sehingga tidak mempengaruhi sifat awal larutan,
larutan-larutan tersebut dapat mempertahankan pHnya.
Sedangkan pada larutan A dan C terjadi perubahan pH yang
cukup besar yang menyebabkan sifat awal larutan berubah.
2. Berdasarkan data hasil percobaan, maka larutan penyangga 25
memiliki sifat yaitu dapat mempertahankan pH larutannya
dengan penambahan sedikit asam dan sedikit basa, memiliki pH
tertentu, pH larutan tidak berubah ketika diencerkan.
Skor Total 50

Pertemuan II
Soal untuk evaluasi
1. Untuk mengetahui larutan yang bersifat penyangga, Andi menyiapkan empat
larutan yang telah dicampurkan:
1) 200 mL CH3COOH 0,1 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
2) 200 mL CH3COOH 0,2 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
3) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,1 M
4) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,05 M
Dari ke empat campuran tersebut, manakah larutan yang membentuk larutan
penyangga? Kemukakan alasannya!

Kunci Jawaban dan skor penilaian


Tahap Kunci jawaban Skor

1. Campuran asam lemah dengan basa kuat, jumlah mol asam 10


lemah dan basa kuat sama, bukan larutan penyangga
Campuran asam lemah dengan basa kuat, jumlah mol asam 15
2. lemah lebih besar dari jumlah mol basa kuat , merupakan
larutan penyangga
3. Campuran basa lemah dengan asam kuat, jumlah mol basa 10
lemah dan asam kuat sama, bukan larutan penyangga
Campuran basa lemah dengan asam kuat, jumlah mol basa 15
4. lemah lebih besar dari jumlah mol asam kuat , merupakan
larutan penyangga
Skor Total 50

Pertemuan III
Soal untuk evaluasi
Suatu larutan ammonium hidroksida sebanyak 150 mL dengan konsentrasi 0,2
mmol/mL ditambahkan dengan larutan ammonium klourida 50 mL yang
konsentrasinya 0,1 M. Setelah beberapa menit ke dalam larutan tadi ditambahkan 20
mL larutan asam klourida 0,1 M. (Kb = 2 x 10-5)
a. Larutan apakah yang terbentuk pada proses pencampuran pertama?
b. Berapa pH awal larutan sebelum dicampurkan dengan HCl 0,1 M?
c. Berapa pH larutan setelah penambahan HCl 0,1 M?
Dari hasil perhitungan pH pada (b) dan (c), apa saja sifat dan komponen larutan
tersebut?
Kunci Jawaban dan skor penilaian
No Kunci jawaban Skor

Dik: [NH4OH] = 0,2 M V NH4OH = 150 mL 10


1. NH4Cl] = 0,1 M V NH4Cl = 50 mL
[HCl] = 0,1 M V HCl = 20 mL
1 M = 1 mmol/mL Kb = 2 x 10-5
Dit: 5
a. Larutan yang terbentuk = ……?
b. pH awal = ………?
c. pH setelah penambahan HCl 0,1 M = ……..?
d. Sifat dan komponen larutan = ……..?
Penyelesaian: 10
n NH4OH = M x V
= 0,2 mmol/mL x 150 mL
= 30 mmol
n NH4Cl = M x V
= 0,1 mmol/mL x 50 mL
= 5 mmol
n HCl = M x V
= 0,1 mmol/mL x 20 mL
= 2 mmol
a. Larutan yang terbentuk yaitu larutan penyangga basa karena 10
yang bereaksi adalah basa lemah yaitu NH4OH dengan ion
Ammonium (NH4+).
𝑏
b. [OH-] = Kb x 𝑔
30 𝑚𝑚𝑜𝑙
[OH-] = 2 x 10-5 x 5 𝑚𝑚𝑜𝑙
-5
= 2 x 10 x 6
= 12 x 10-6
pOH = - log [OH-]
= - log 1,2 x 10-4
= 4 – log 1,2
pH = 14 – pOH
= 14 – 4 – log 1,2

c. Setelah penambahan HCl maka ionisasi asam klorida terjadi 10


secara sempurna
HCl(aq)H+(aq) + Cl-(aq)
(3 mmol) (3 mmol) (3 mmol)
Pada pencampuran awal terdapat 30 mmol NH4OH dan 5
mmol ion NH4+ dalam 200 mL larutan. Setelah penetralan
HCl oleh NH4+, maka H+ dari asam kuat akan bergabung
dengan OH-, membentuk H2O dalam kesetimbangan
penyangga, [NH4OH] berkurang, dan [NH4+] bertambah
3. untuk mencapai susunan kesetimbangan baru
Yang terjadi:

2 mmol 2 mmol 2 mmol


Sehingga jumlah mol NH4OH dan jomlah mol ion NH4+
yang ada yaitu:
NH4OH : (30 + 2) mmol = 32 mmol
NH4+ : (5 – 2) mmol = 3 mmol
𝑏 10
[OH-] = Kb x 𝑔
30 𝑚𝑚𝑜𝑙
[OH-] = 2 x 10-5 x 3 𝑚𝑚𝑜𝑙
= 2 x 10-5 x 10,67
= 2,13 x 10-4
pOH = - log [OH-]
= - log 2,13 x 10-4
= 4 – log 2,13
pH = 14 – pOH
= 14 – 4 – log 2,13
= 10 – log 2,13
Larutan tersebut memiliki sifat penyangga karena dengan 5
2. penambahan sedikit asam pH larutan hanya berubah sedikit.
Adapun komponen penyangganya yaitu basa lemah NH4OH
dengan ion ammonium (NH4+) dari garam NH4Cl.
Skor Total 50

Pertemuan IV
Soal untuk evaluasi
Perhatikan gambar dibawah ini!

Bagaimanakah peran larutan penyangga yang terdapat dalam gambar?

Kunci Jawaban dan skor penilaian


Tahap Kunci jawaban Skor

Air ludah mengandung larutan penyangga H2PO4-/HPO42-, yang 25


1. berfungsi menjaga mulut pada pH sekitar 6,8. Larutan
penyangga ini menetralisir asam yang terbentuk dari sisa-sisa
fermentasi makanan.
Asam dapat merusak email gigi dan menyebabkan kuman 25```
masuk ke dalam gigi. Ginjal kita juga menolong untuk
2. mengatur konsentrasi H3O+ dalam darah agar tetap konstan,
dengan jalan mengeluarkan kelebihan asam melalui urine,
sehingga pH urine dapat berada sekitar 4,8 – 7,0.
Skor Total 50

Penilaian:

𝑠𝑘𝑜𝑟𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟𝑦𝑎𝑛𝑔𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑁= 𝑥 100
𝑠𝑘𝑜𝑟𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙

Gowa, Februari 2018


Kepala sekolah Guru

( ) ( )