Anda di halaman 1dari 9

ASKEB NEONATUS

Lingkup Asuhan Neonatus Observasi Tumbuh Kembang

I. Lingkup Asuahn Neonatus dan Balita


1. BBLN
Masa Kehamilan / Masa Gestasi adalah masa sejak terjadinya konsepsi sampai
dengan saat kelahiran, dihitung dari hari pertama haid terakhir (Menstrual Age
of Pregnancy)

Kehamilan cukup bulan (term/aterm)


- Masa gestasi 37-42 minggu (259-249)
lengkap
- Kehamilan kurang bulan (Preterm)
Masa gestasi kurang dari 37 minggu (259 hari)
- Kehamilan lewat bulan (Postterm)
masa gestasi lebih dari 42 minggu (294 hari)
- Bayi cukup bulan (term infant)
Bayi dengan gestasi 37-42 minggu
- Bayi kurang bulan (preterm infant)
Bayi usia gestasi kurang 37 minggu

2. Masa perinatal
Masa sejak terjadinya konsepsi sampai dengan 28 hari (4 minggu) setelah
kelahiran
Usia statistik : masa sejak kehamilan28 minggu-28 hari sesudah lahir (batsan
lama)
Ukuran biologis : masa sejak terjadinya konsepsi sampai 1 bulan sesudah
lahir, dihitung sejak hari pertama haid terakhir

3. Masa neonatal
Masa sejak lahir sampai 4 minggu (28 hari) sesudah kelahiran
Neonatus : bayi berumur 0 (baru lahir) – usia1 bulan
Neonatus dini : bayi berusia 0-7 hari
Neonatus lanjut : bayi berusia 7-28 hari
4. Berat badan lahir (Brithweight)
BB neonatus pada saat kelahiran, ditimbang dalam waktu 1 jam sesudah lahir
BB lahir cukup b: bayi dengan berat lahir > 2500 gram
Bayi berat lahir rendah (BBLR) : Low birtweigh Infant 4500-2500 gram
Bayi lahir sangatrendah : Very Low Birtweigh Infant 1000-1500 gram
(BBLASR) BB lahir amat sangat rendah : Extremely Birtweugh Infant < 1000
gram

5. Abortus
Bayi lahir dengan BB < 500 gram usia gestasi < 20 minggu

6. Lahir Hidup (Live Birth)


Pengeluaran lengkap sebelum hasil konsepsi tanpa memandang masa
kehamilannya dimana setelah terpisah dari ibunya , bayi tersebut menunjukan
tanda-tanda kehidupan

7. Kematian janin
Kematian janin sebelum terjadinya pengeluaran lengkap hasil konsepsidari ibu
tanpa memandang masa kehamilan

8. Lahir Mati (Stil Birth)


Kelahiran hasil konsepsi dalam keadaan mati, mencapa umur kehamilan 28
minggu atau sekurang-kurangnya 1000 gram

9. Kematian Perinatal
Kematian pada masa kehamilan 28 minggu - 7 hari sesudah lahir
Angka kematian perinatal (Perinatal Mortality Rate)
Jumlah kematian perinatal × 1000 kematian dibagi dengan jumlah bayi lahir
hidupatau lahir mati

- Kematian neonatal dini (Early Neonatal Death)


Kematian pada bayi 7 hari pertama sesudah lahir
- Kematian neonatal lanjut (Late Neonatal Death)
Kematian bayi pada hari ke 7 – 28 sesudah lahir

A. Bayi baru lahir Normal


- Bayi adalah individu baru yang lahir didunia dalam keadaannya yang terbatas,
maka inividu tersebut sangatlah membutuhkan perawatan
- BBLN
a. Janin yang lahir mealui proses persalinan dan telah mampu hidup diluar
kandungan
b. Suatu konsepsi yang baru lahir dari rahim wanita melalui jalan normal atau
dengan bantuan alat , sampai umur 1 bulan (Fakultas Kedokteran UI 2002)

1. Gambaran fisik BBL :


a). Tubuh : Merah jambu
b). Tangan dan kaki: Kebiruan
c). Kepala dan perut: Relatif besar
d). Tungkai: Rellatif pendek dan bengkak
e). Tonus umum: Kenyal dan tidak terlalu keras
f). Refleks umum: Bbrapa refleks

2. Ciri-cri bayi normal


a). BB : 2500-4000 gr
b).PB: 48-52 cm
c). LB : 30-38
d).LK:33-35 cm
e).Bunyi jantung dalam menit pertama kira2 180 X/m,kemudian turun sampai 120-
140 x/m.
f).Pernafasan pda menit prtama kira2 80x/m kemudian turun sampai 40x/m
g). Kulit kemerah2an dan licin
h). Rambut lanugo tdk terlihat , dan rambut tampak sempurna
i). Kuku agak panjang dan lemas
j). Testis sudah turun (laki”),Labia mayora sdah menutupi labia minora (perempuan).
k). Refleks hisap dan menelan sudah trbntuk
l). Refleks mata bila di tegakkan akan mmperlhtkan gerakkan sperti memeluk
m). Graff refleks sdah baik
n). Eliminasi -> Urine dan mekonium (24 jam )

3. Tanda” BBL sakit


*Sesak nafas
*Frekuensi pernapasan 60x/m
*Gerakkan retraksi dada
*Malas minum
*Panas/suhu badan bayi rendah
*kurang aktif
*Berat lahir rendah dgn kesulitan minum

4. Tanda” BBL sakit berat


*Sulit minum
*Sianosis sentral (jntung)
*perut kembung
*Periode apneu
*Kejang?periode kejang” kecil
*Merintih
*Pendarahan
*sangat kuning

TUJUAN ASUHAN BBL


=> Memberikan asuhan yg komprehensif kpada BBL pada saat masih diruang rawat
serta mengajarkan kepada orang tua dan memotivasi agar menjadi orang tua yg
percaya diri.
1. Periode Transisional
Dibagi menjadi 3
*Periode pertama reaktivitas
*Fase tidur
*Periode kedua reaktivitas
 Pada bbrapa jam kehidupan bayi/kelahiran,perlu dilakukan bbrapa asuhan :
TTV,BB,PB,LK,LD. Melakukan pengkajian usia gestasi bayi dalam 4 jam
pertama kehidupan bayi.

KONSEP DASAR ASUHAN NEONATUS, BAYI DAN BALITA

A. ADAPTASI BBL TERHADAP KEHIDUPAN DILUAR UTERUS


1. Perkembangan Sistem Pulmoner
Dimulai sejak embrio
UK 24 hari : bakal paru-paru tebentuk
UK 26-28 hari : ke dua bronchi membesar
UK 6 minggu : terbentuk bronkus
UK 12 minggu : diferensiasi lobus
UK 24 minggu : terbentuk alveolus
UK 28 minggu : terbentuk surfaktan (yang melindungi dan menstabilkan
dinding paru-paru)
UK 34-36 minggu : struktur paru-paru sudah mulai matang

Pertukaran oksigen dari dalam rahim melalui plasenta, awal adanya napas, ada 2
faktor yang berperan pada napas pertama bayi :

a. Hipoksia pada awal persalinan dan rangsangan fisik lingkungan luar rahim yang
merangsang pusat pernapasan otak
b. Tekanan pada rongga dada yang terjadi karena kompresi paru-paru yang
merangsang masuknya udara kedalam paru-paru secara mekanis.

Upaya peranapasan pertama seorang bayi berfungsi untuk :

a. Mengeluarkan cairan dalam paru-paru


b. Mengembangkan jaringan alveolus untuk pertama kali

2. Perubahan Sistem Sirkulasi Darah Janin


Sistem darah janinbtidak sama dengan sistem darah bayi,anak dan orang
dewasa. Dalam rahim, paru-paru tidak berfungsi untuk pernapasan, prtukaran udara
dilakukan oleh plasenta.
Darah mengalir dari plasenta kejanin melalui vena umbilikalis, jumlah darah
yang mengalir pada plasenta 125/KgBB/menit atau sekitar 500 ml/menit.
Melalui vena umbilikalis dan duktus venus darah mengalir kedalam vena kava
inverior dan darah bercampur kembali dari bagian bawah tubuh masuk kedalam
atrium kanan, dimana aliran darah dari venakava inverior lewat melalui voramen
ovle keatrium kiri kemudian keventrikel kiri melalui arkus aorta darah dialirkan
keseluruh tubuh.
Darah yang mengandung karbondioksida dari tubuh bagian atas memasuki
fentrikel kanan melalui venakava superior, kemudian melalui arteri pulmonalis besar
meninggalkan fentrikel kanan menuju aorta melewati duktur arteri arteorus darah ini
kembali ke plasenta melalui aorta arteri iliaka interna, dan arteri umbilikalis untuk
melakukan pertukaran selanjutnya

Foramen Ovale dan Duktus Arteriosus berfungsi untuk :


Saluran atau jalan pintas yang memungkinkan sebagian besar kardiak output yang
sudah terkontaminasi kembali keplasenta tanpa melewati paru-paru

3. Perubahan Suhu Tubuh


Terdapat 4 mekanisme kemungkinan hilangnya panas tubuh BBl ke lingkungan
a. Konduksi
Adalah panas dihantarkan dari tubuh bayi kebenda sekitarnya yang kontak
langsung ketubuh bayi.
Contoh : - Menimbang tubuh bayi tanpa pengalas timbangan
- Tangan penolong yang dingin memegan tubuh bayi

b. Konveksi
Adalah panas hilang dari tubuh bayi ke udara yang bergerak
Contoh : - Bayi yang terkena udara dingin dari kipas angin
- Hembusan udara dingin melalui ventilasi
c. Radiasi
Adalah panas yang dipancarkan bayi baru lahir keluar tubuhnya kelingkungan
yang lebih dingin
Contoh : - Bayi dengan AC tanpa pemanas
- BBL ditidurkan dekat tembok (suhu benda lebih rendah dari suhu
bayi, sehingga benda tersebut menyerap radiasi panas tubuh bayi)

d. Evaporasi
Adalah panas hilang melalui proses penyimpanan tergantung dari kecepatan dan
kelembaban udara
Contoh : - Saat lahir bayi tidak segera dikeringkan
- Bayi yang cepat dimandikan dan tidak segera dikeringkan dan
diselimuti

4. Perubahan Metabolisme
- Pada setiap BBL glukosa dalam darah akan turun dengan cepat 1-2 jam
- Koreksi penurunan gula darah, penggunaan ASI cadangan glikogen, pembuatan
glukose lain termaksut lemak

5. Perubahan Traktusdigestifus
Relatif lebih rendah berat dan lebih panjandengan orang dewasa. Pada neonatus,
traktusdigestifus menganfung zat yang berwarna hijau kehijauan yang terdiri dari
mukopolisakalirida dan disebut mekonium. Pengeluaran mekonium biasanya dalam
10 jam pertama dan dalam 4 hari tinja sudah terbentuk dan berwarna biasa. Enzim
dalam traktusdigestius biasa sudah ada pada neonatus terkecuali enzim amilase
pankreas

6. Perubahan Sistem Kekebalan Tubuh


Kekebalan alami :
a. Perlindungan oleh kulit membran mukosa
b. Fungsi saringan saluran napas
c. Pembentukan koloni mikroba oleh kulit dan usus
d. Perlindungan kimia oleh lingkungan asam lambung
Ig.G = ImunogglubinG ; yaitu kekebalan terhadap infeksi kuman virus berasal dari ibu
melalui plasenta

Ig.M ; pada UK 5 bulan, bakteri dalam alat pencernaan

Ig.A ; pada UK 2 bulan , inveksi saluran pernapasa kelenjar liur, pangkreas, mata dan
traktusurogenitalis

Kekebalan Pasif = ASI

Mengandung lactobacillusbifidus, lactoferin, lisizim, sekresi, Ig.A

B. PENCEGAHAN INFEKSI
a. cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi
b. Tali pusat tidak dibubuhi apapun
c. Tetes mata tidak diberikan lebih dari 1 jam sejak lahir
d. Pemberian Vit.K dan Imunisasi Hepatitis
e. Jaga kebersihan ibu, bayi dan lingkungan sekitar
f. Jaga bayi dari sumber infeksi

C. ROOMING IN

Adalah bayi bersama ibunya dirawat dalam satu ruangan.

Tujuannya yaitu :

a. Mendapat ASI adekuat/ondeman


b. Memperoleh stimulasi mental dini
c. Mendapat pengalaman perawatan payudara dan menyusui
d. Pengalaman cara merawat BBL

Manfaat rawat gabung

 Bagi ibu
a. Kontraksi rahim baik
b. Mempercepat mobilisasi
c. Mempercepat produksi ASI
d. Mencegah pembengkakan payudara

 Bagi bayi
a. Sentuhan fisik
b. Melindungi bayi dari infeksi
c. Mengurangi infeksi silang
d. Mengurangi maloklusi gigi

 Bagi keluarga
a. Biaya perawatan lebih sedikit
b. Tidak perlu membeli susu formula
c. Biaya pengobatan berkurang
d. Memeberi kesempatan untuk merawat bayi

 Bagi petugas
Dapat melakukan pekerjaan yang lain

 Bagi RS
Morbilitas ibu dan bayi berkurang sehingga mengurangi hari perawatan dan subsidi
RS