Anda di halaman 1dari 1

Definisi Dwarfisme

Dwarfisme adalah gangguan pertumbuhan somatik akibat insufisiensi pelepasan


Growth Hormone yang terjadi pada masa anak-anak. Adanya kekurangan hormon
pertumbuhan ini berkaitan dengan hipofungsi kelenjar hipofisis (Hipopituitarisme).
Dwarfisme merupakan konsekuensi dari defisiensi Hormon Pertumbuhan (Growth Hormon).
Ketika anak-anak tersebut mencapai pubertas, maka tanda-tanda seksual sekunder dan
genetalia eksterna gagal berkembang (Price, 2006)

Dwarfisme adalah gangguan pertumbuhan akibat gangguan pada fungsi hormon


pertumbuhan. Kekurangan hormon pertumbuhan menggambarkan tubuh berkembang satu
sama lain dengan perbandingan yang sesuai tetapi kecepatan perkembangan sangat
berkurang. Penderita dwarfisme tidak pernah melewati masa pubertas dan tidak menyekresi
hormon gonadotropi dalam jumlah yang cukup untuk perkembangan fungsi seksual dewasa.

Dwarfisme adalah suatu kondisi dimana pertumbuhan individu lambat atau tertunda,
sehingga dalam waktu kurang dari tinggi badan orang dewasa.

Manifestasi Klinis :

Gejala pada penderita Dwarfisme dapat berupa :

1. Pertumbuhan lambat (badan pendek)


2. Terjadi penipisan tulang (ukuran otot dan tulang kecil)
3. Muka dan suara imatur (tampak seperti anak kecil)
4. Tanda seks sekunder tidak berkembang : tidak adanya rambut pubis, rambut aksila,
payudara, penis, maupun tidak mendapat haid
5. Infertilitas
6. Impotensi
7. Libido menurun

Sumber :

Smeltzer, Suzanne C. dan Bare, Brenda G., (2002). Buku ajar : keperawatan medikal bedah
brunner & suddart (ed. 8). Jakarta: EGC