0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
617 tayangan5 halaman

SP RPK

Dokumen ini merangkum evaluasi dan tindakan yang dilakukan perawat untuk mengurangi risiko perilaku kekerasan pada pasien. Perawat melakukan lima tahap strategi pelatihan untuk membantu pasien mengontrol emosi marahnya, meliputi latihan menarik nafas dalam, memukul bantal, berbicara dengan orang lain, beribadah, dan minum obat secara teratur. Evaluasi menunjukkan bahwa pasien dapat mengontrol emos
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
617 tayangan5 halaman

SP RPK

Dokumen ini merangkum evaluasi dan tindakan yang dilakukan perawat untuk mengurangi risiko perilaku kekerasan pada pasien. Perawat melakukan lima tahap strategi pelatihan untuk membantu pasien mengontrol emosi marahnya, meliputi latihan menarik nafas dalam, memukul bantal, berbicara dengan orang lain, beribadah, dan minum obat secara teratur. Evaluasi menunjukkan bahwa pasien dapat mengontrol emos
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hari/tanggal No.

DX kep Implementasi Evaluasi/SOAP Paraf

Resiko Data S:
Perilaku
Kekerasan - pasien mengatakan Pasien mengatakan
kesal dan marah senang sudah di
dengan temannya. ajarkan.
-pasien tampak marah O:
-pasien tampak -klien mampu
melotot. melakukan cara
mengontrol marah
Pandangan mata dengan cara tarik
tajam nafas dalam.
Tindakan : A : SP 1 tercapai
-mendiiskusikan P:
bersama pasien
penyebab RPK. Lanjut SP 2
-mendiskusikan Latihan mengontrol
perasaan pasien jika marah dengan cara
terjadi penyebab fisik memukul bantal
perilaku kekerasan. / kasut
-mendiskusikan
bersama akibat
perilaku kekerasan
Melatih cara
mengontrol perasaan
marah dengan cara
fisik tarik nafas dalam
Memasukan ke dalam
jadwal kegiatan
harian klien
RTL :
-evaluasi SP 1
-lanjut Sp 2 (Latih
mengontrol marah
dengan cara memukul
bantal atau kasur).
.
Hari/tanggal No.DX kep Implementasi Evaluasi/SOAP Paraf

Resiko Data : S:
Perilaku
Kekerasan -pasien mengatakan Klien mengatakn
kesal dan marah mapu mengontrol
dengan temannya. marah dengan
memukul bantal/kasur
-pasien tampak marah
O:
-pasien tampak
melotot. Klien tampak mampu
mengontrol marah
Pandangan mata dengan memukul
pasien tajam bantal/kasur.
Tindakan A:
Keperawatan :
SP 2 tercapai
Mengevaluasi SP 1
P : lanjut SP 2
-Melatih cara
mengontrol marah -Latihan cara
dengan memukul mengontrol marah
batal/kasur dengan memukul
bantal/kasur
-Menganjurkan klien
memasukkan kedalam
kegian harian klien
RTL :
-Evaluasi SP 2
-Lanjut SP 3 (Latihan
cara mengontrol
marah dengan
bercakap-cakap
dengan orang lain)
Hari/tanggal No.DX kep Implementasi Evaluasi/SOAP Paraf

Resiko Perilaku Data : S:


Kekerasan
-pasien mengatakan Klien mengatakan
kesal dan marah mampu mengontrol
dengan temannya. marah dengan
bercakap-cakap
-pasien tampak marah dengan orang lain
-pandangan mata O:
pasien tajam
Klien tampak mampu
-pasien tampak mengontrol marah
melotot. dengan
Tindakan bercakap=cakap
Keperawatan : dengan orang lain.

-Mengevaluasi SP 2 A:

-Melatih cara SP 3 tercapai


mengontrol marah P : Lanjut SP 4
bercakap-cakap
dengan orang lain. -Latihan cara
mengontrol marah
-Menganjurkan klien dengan bercakap –
memasukkan kedalam cakap dengan orang
kegiatan harian. lain 3x sehari
RTL :
-Evaluasi SP 3
-Lanjut SP 4 ( Melatih
cara mengontrol marah
dengan spiritual/ solat)
Hari/tanggal No.DX kep Implementasi Evaluasi/SOAP Paraf

Resiko Perilaku Data : S:


Kekerasan
-Klien mengatakan Klien mengatakan
kesal dan marah mampu mengontrol
dengan temannya. marah dengan
melaksanakan ibadah
-pasien tampak marah
0:
-pandangan mata
pasien tajam Klien tampak dapat
mengontrol marah
-pasien tampak dengan melaksanakan
melotot. ibadah
Tindakan A:
Keperawatan :
SP 4 tercapai
-Evaluasi SP 3
P : SP 5
-Mengajarkan cara
mengontrol marah -Latihan cara
dengan melaksanakan mengontrol marah
solat dengan minum obat
RTL :
-Evaluasi SP 4
-Lanjut SP 5 (Latihan
cara mengontrol
marah dengan minum
obat )
Hari/tanggal No.DX kep Implementasi Evaluasi/SOAP Paraf

Resiko Perilaku Data : S:


Kekerasan
-Klien mengatakan Klien mengatakan
kesal dan marah mampu mengontrol
dengan temannya. marah dengan minum
obat.
-pasien tampak marah
0:
-pandangan mata
pasien tajam Klien tampak dapat
mengontrol marah
-pasien tampak dengan minum obat
melotot. teratur
Tindakan A:
Keperawatan :
SP 5 tercapai
-Evaluasi SP 4
P:
-Mengajarkan cara
mengontrol marah -menganjurkan klien
dengan minum obat memasukkan kedalam
teratur jadwal kegiatan harian
klien
-menganjurkan klien
memasukkan kedalam
kegiatan harian klien.

RTL :
-Evaluasi SP 1,2,3,4
dan 5

Anda mungkin juga menyukai