Anda di halaman 1dari 5

PerawatanKandidiasis Oral/ Kandidiasis Di Mulut

Definisi

Kandidiasis oral adalah kelainan pada permukaan rongga mulut yang disebabkan oleh jamur C.
albicans (CA) maupun non-Candida albicans Candida (NCAC).Sebagian besar kendidiasis oral
disebabkan olehC. albicans.

Kandidiasis oral adalah infeksi jamur pada mulut yang disebabkan oleh jamurCandida albicans
yang berakumulasi pada lapisan mulut. Kondisi ini tidak menular dan biasanya dapat diatasi
dengan obat-obatan anti jamur.

Gejala

1. Pada anak-anak dan dewasa


Awalnya, seseorang mungkin tidak menyadari gejala kandidiasis oral. Tergantung pada
penyebab, tanda dan gejala dapat terjadi tiba-tiba dan bertahan untuk waktu yang lama.
Gejala-gejala tersebut, antara lain:
 Lesi putih atau krem di lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, gusi, dan
amandel (tonsil)
 Nyeri
 Sedikit perdarahan jika lesi digosok atau tergores
 Pecah-pecah dan kemerahan pada sudut mulut (terutama pada pemakai gigi tiruan)
 Sensasi seperti terdapat kapas pada mulut
 Kehilangan selera makan
 Luka yang sedikit menimbul dengan tampilan seperti keju cottage
 Kemerahan atau nyeri yang cukup parah dan menyebabkan kesulitan makan atau
menelan
 Kehilangan indera pengecap
Pada kasus yang berat, lesi dapat menyebar kebawah kekerongkongan dan esofagus
(Candida esophagitis). Jika hal ini terjadi, pasien mungkin akan mengalami kesulitan
menelan atau merasa seolah-olah makanan terjebak di tenggorokan.
2. Pada bayi dan ibu menyusui
Selain lesi mulut khas berwarna putih, bayi mungkin juga memiliki kesulitan makan atau
rewel dan mudah marah. Bayi dapat menularkan infeksi tersebut kepada ibu mereka
selama menyusui. Wanita yang payudaranya terinfeksi candida mungkin mengalami
tanda-tanda dan gejala, antara lain:
 Putting berwarna sangat merah, sensitif, dan gatal
 Terdapat serpihan kulit di daerah berwarna gelap yang melingkari puting (areola)
 Putting terasa sakit saat menyusui
 Sakit yang tajam jauh di dalam payudara

Penyebab

Infeksi Candida dapat terjadi ketika system kekebalan tubuh menjadi lemah oleh karena penyakit
atau obat-obatan atau ketika antibiotic mengganggu keseimbangan alami mikroorganisme dalam
tubuh.

Penyakit-penyakit yang dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi kandidiasis mulut
(oral trush), antara lain:

1. HIV/AIDS
Human immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus penyebab AIDS, yang dapat
menimbulkan kerusakan atau menghancurkan sel-sel system kekebalan tubuh. Sehingga
membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi oportunistik yang biasanya tubuh akan
menolak. Serangan berulang dari oral trush mungkin merupakan tanda pertama dari
infeksi HIV.
2. Kanker
Jika seseorang menderita kanker,
sistemkekebalantubuhnyamungkinakanmelemaholehkarenapenyakitkankertersebutdankar
enaperawatanpenyakit, sepertikemoterapidanradiasi.
Penyakitkankerdanperawatanpenyakitinidapatmeningkatkanrisikoinfeksi Candida seperti
oral thrush
3. Diabetes mellitus
Jikaseseorangmenderita diabetes yang tidakdiobatiatau diabetes yang
tidakterkontroldenganbaik, air liur (saliva) mungkinakanmengandungsejumlahbesargula,
sehinggadapatmendorongpertumbuhan candida.
4. Infeksijamur vagina
Infeksijamur vagina yang disebabkanolehjamur yang samadapatmenyebabkan candidiasis
mulut. Meskipuninfeksijamurtidakberbahaya,
jikaseseorangsedanghamilmakajamurdapatmenularpadabayiselamapersalinan. Akibatnya,
bayitersebut juga dapatmengalami oral thrush.

Faktor resiko

Ada banyak faktor risiko, yaitu:


 Bayi atau lansia
 Memiliki system imun yang lemah
 Menggunakan gigi palsu
 Memiliki kondisi kesehatan lain, seperti diabetes
 Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antibiotic atau kortikosteroid oral atau hirup
 Menjalani kemoterapi atau perawatan radiasi untuk kanker
 Memiliki kondisi yang menyebabkan mulut kering

Pencegahan

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi oral
thrush:

 Miliki kebiasaan membersihkan mulut yang baik: Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari dan
bersihkan dengan benang gigi setidaknya 1 kali sehari.
 Jangan gunakan obat kumur atau spray secara berlebihan: Gunakan obat kumur
antibakteri 1-2 kali sehari untuk menjaga gigi dan gusi tetap sehat. Lebih dari itu dapat
mengganggu keseimbangan normal pada mikroorganisme dalam mulut.
 Kunjungi dokter gigi secara rutin: Terutama jika Anda memiliki diabetes atau
menggunakan gigi palsu.
 Batasi asupan gula dan makanan yang mengandung ragi: Makanan seperti roti, bir dan
wine meningkatkan pertumbuhan candida.
 Jika Anda merokok, berhentilah: Tanyakan dokter atau dokter gigi tentang cara untuk
berhenti merokok.

Pengobatan

Tujuan dari setiap pengobatan oral trush adalah untuk menghentikan penyebaran cepat dari
jamur, tetapi pendekatan terbaik mungkin tergantung pada usia pasien, kesehatan pasien secara
keseluruhan dan penyebab infeksi.

1. Untuk bayi dan ibu menyusui


Jika seseorang menyusui bayi yang memiliki oral trush, sebaiknya ibu dan bayi segera
diobati. Selain harus segera diobati, tindakan lain yang biasa dilakukan, antaralain:
 Dokter mungkin meresepkan obat anti jamur ringan untuk bayi dan krim anti jamur
untuk payudara ibu.
 Jika bayi menggunakan empeng atau dot, bilas putting dan dot secara rutin setiap hari
dalam larutan cuka dan air dan keringkan untuk mencegah pertumbuhan jamur.
 Jika ibu menggunakan pompa payudara, bilaslah dalam larutan cuka dan air.
2. Untuk dewasa sehat dan anak-anak
Orang dewasa atau anak yang memiliki oral trush tetapi sehat dapat mencoba salah satu
dari cara dibawah ini:
 Makan yoghurt tanpa gula
 Mengonsumsi kapsul acidophilus atau acidophilus cair
Yogurt dan acidophilus tidak menghancurkan jamur, tetapi keduanya dapat
membantu mengembalikan flora bakteri normal dalam tubuh. Jika infeksi belum
sembuh, maka dokter akan meresepkan obat anti jamur.
3. Untuk dewasa dengan system kekebalan yang lemah
Sering kali dokter akan memberikan resep, antara lain:
 Obat anti jamur
Obat ini terdapat dalam beberapa bentuk, termasuk permen, tablet atau cairan yang
dikumurkan di dalam mulut dan kemudian ditelan digunakan selama 7-14 hari.
 Amfoterisin B
Candida albicans dapat menjadi resisten terhadap obat anti jamur, terutama pada
orang dengan stadium akhir infeksi HIV. Obat ini dapat digunakan ketika obat
lainnya tidak efektif.

Sumber :

Kusumaputra, B. H., &Zulkarnain, I.


(2014).Penatalaksanaankandidiasismukokutanpadabayi.BerkalaIlmuKesehatanKulitdanK
elamin, 26(2), 1-7.
Tenny, W. H. N. N. A., &Suasani, S. D. E. H. I (2014.).ProfilKandidiasis Oral Di
BagianIlmuPenyakitMulutRumahSakit Dr. Hasan Sadikin (Rshs) Bandung Periode 2010-