Anda di halaman 1dari 5

A.

LATAR BELAKANG
Olympic Car Wash adalah sebuah perusahaan cuci mobil yang mengoperasikan 30
lokasi tempat mesin cuci mobil di Belgia, setiap tempat mesin cuci memiliki general
managernya masing-masing. Para general manager harus melapor kepada Jacques Van
Raemdonck selaku chief operating officer.
Pada setiap akhir kuartal Jacques selaku COO mengevaluasi kinerja dari masing-
masing lokasi tempat cuci mobil, karena hasil evaluasinya menentukan jumlah bonus yang
didapatkan oleh masing-masing cabangnya. Sistem bonusnya adalah ketika tempat cuci
mobil tersebut sesuai target maka mereka akan mendapatkan € 3.000 yang ditempatkan di
bonus pool dan setiap lebih €10 maka cabang tersebut akan mendapat €1 tambahan.
Kontrak bonus ini memberikan hak kepada Jacques untuk membuat penyesuaian dari efek
faktor yang dianggapnya diluar kendali, beberapa tahun belakangan ini Jacques telah
menyesuaikan hal yang merugikannya yaitu kerusakan jalan di depan lokasi cuci mobilnya
dan menutupi biaya di kerusakan lainnya.
Faktor cuaca adalah faktor yang tidak bisa diprediksi dan ketika musim semi
berlangsung curah hujan di Belgia sangat tinggi sehingga membuat pendapatan dari tempat
cuci mobil ini menurun. Jadi anggaran yang sudah ditetapkan tiap quarter sudah pasti tidak
tepat.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Berapa besar bonus pool yang seharusnya dibagikan ke Aalst?

C. PEMBAHASAN
Olympic Car Wash Company adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa yang
memberikan jasa mencuci mobil. Olympic Car Wash sendiri telah melakukan sistem
pengendalian manajemen berupa financial result control yaitu dalam levers of control
termasuk diagnostic control system yang membandingkan angka budgeted dan angka
actual. Selain itu Olympic Car Wash juga memberikan insentif berupa bonus kepada tenaga
kerja tiap lokasi yaitu dengan menentukan budgeted profit target yang harus dicapai oleh
tiap lokasi untuk dapat mendapatkan bonus €3000 dengan tambahan €1 untuk setiap
kelebihan €10 dari profit target yang telah ditentukan.
Meskipun demikian bisnis jasa mencuci mobil ini sangat tergantung pada faktor-
faktor yang tidak dapat dikontrol oleh perusahaan. Faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Penurunan revenue karena adanya konstruksi pada jalan yang berada di lokasi car
wash.
Adanya konstruksi pada jalan di depan lokasi tempat pencucian mobil Olympic ini
juga dapat mempengaruhi jumlah konsumen yang datang untuk mencuci
kendaraannya disini. Walaupun tidak ada hubungan secara langsung antara adanya
kontruksi dengan jumlah konsumen yang datang, namun hal ini nyatanya sangat
mempengaruhi pendapatan yang diterima oleh Olympic Car Wash. Dengan adanya
kontruksi ini, akan menyebabkan jalanan di depan tempat pencucian mobil ini
menjadi kotor. Maka akan mengakibatkan, pemilik kendaraan untuk berpikir dua
kali sebelum mencuci kendaraannya disini. Daripada kendaraan mereka kembali
kotor setelah dicuci akibat adanya kontruksi ini, mereka lebih memilih untuk
menggunakan jasa pencucian kendaraan di tempat lain.
2. Vandalisme/ perusakan.
Kerusakan pada tempat pencucian kendaraan Olympic dapat mempengaruhi
keiginan konsumen untuk menggunakan jasa dari Olympic Car Wash ini. Tampilan
toko atau cabang dari Olympic Car Wash dapat menarik maupun menghilangkan
keinginan konsumen untuk menggunakan jasa dari Olympic Car Wash. Bergerak
di bidang jasa pembersihan kendaraan, Olympic Car Wash harus memiliki tampilan
dan kondisi toko yang bersih pula. Hal ini sebagai cerminan dari jasa yang
dilakukannya. Sering terjadinya perusakan pada toko, seperti adanya vandalisme
akan membuat toko menjadi rusak dan kotor. Jika dibiarkan saja, konsumen akan
enggan datang ke Olympic Car Wash. Kondisi ini tidak dapat dikendalikan oleh
perusahaan karena perbuatan ini dilakukan oleh pihak diluar perusahaan.
Perusahaan harus melakukan perbaikan pada kerusakan dan tentunya akan
membuat perusahaan mengeluarkan biaya yang lebih banyak daripada biasanya.
Hal ini akan menurunkan profit yang dihasilkan oleh perusahaan.
3. Cuaca.
Faktor terakhir yang sangat mempengaruhi preferensi konsumen untuk mencuci
kendaraannya adalah faktor cuaca. Faktor ini paling tidak bisa dikendalikan oleh
perusahaan. Apabila kondisi cuaca buruk, seperti hujan yang terus-menerus,
membuat konsumen menjadi jarang untuk mencuci kendaraannya. Akibatnya
perusahaan mengalami penurunan penjualan.

Diantara ketiga uncontrollable factor diatas, faktor yang paling harus


dipertimbangkan oleh Jacques adalah cuaca. Hal ini disebabkan karena pada cuaca di
Belgia yang sering hujan pada musim semi menyebabkan variance yang besar pada profit
perusahaan jika dibandingkan dengan budgetnya. Hal ini disebabkan karena pelanggan
tidak mau mobilnya kotor lagi karena terkena air hujan setelah dicuci di car wash. Hal
tersebut diluar kontrol manajemen. Persamaan dibawah ini dapat membuktikan hal
tersebut:

Revenue actual = ( average number of vehicles wash in good weather * hours of good
weather * actual average revenue per vehicle ) + ( average number of vehicles wash in bad
weather * hours of bad weather * actual average revenue per vehicle)

124.080 = (24 * 470 * 11 ) + (x *450* 11)


X=0
Artinya tidak ada kendaraan yang dicuci pada cuaca yang buruk dalam hal ini hujan.

Bonus pool yang seharusnya diberikan kepada Aalst location adalah berdasarkan
profit yang dapat dikontrol oleh manajemen Aalst. Ada dua asumsi yang dapat digunakan
untuk menentukan hal tersebut :

1. Membuat flexible budget dan membandingkannya dengan actual result. Dengan


membuat flexible budget, maka angka revenue sudah disesuaikan dengan actual
hours of good weather. Dengan demikian hal tersebut meniadakan variance yang
terjadi karena adanya perbedaan antara jam cuaca baik yang diprediksi dan dengan
actualnya.
Jika menggunakan asumsi ini, maka bonus pool yang seharusnya
didapatkan oleh lokasi Aalst adalah
€3.000 + (€6.810 / €10) = €3.681

2. Asumsi kedua adalah dengan melakukan adjustment pada data actual. Yaitu dengan
mengabaikan uncontrollable factor yaitu weather. Hal ini disebabkan karena dalam
kontrak bonus, Jacques memiliki hal untuk melakukan penyesuaian subjektif untuk
efek-efek yang diyakini diluar kontrol manajemen. Penyesuaian ini menggunakan
total hours in quarter untuk menghitung revenue. Hal ini berarti bahwa penyesuaian
ini menganggap baik dalam bad weather maupun good weather tetap ada kendaraan
yang dicuci dalam car wash.

Jika menggunakan asumsi ini, maka bonus pool yang seharusnya


didapatkan oleh lokasi Aalst adalah
€3.000 + (€12.620 / €10) = €4.260

Dari kedua jawaban diatas, antara jawaban yang pertama dan kedua,
keduanya sama-sama baik jika diterapkan tergantung kondisi dan kesesuaian
dengan situasi di perusahaan. Keduanya menghasilkan nilai yang sesuai dengan
profit yang dihasilkan dan telah disesuaikan dengan faktor-faktor yang ada.
Sistem pengendalian yang diterapkan oleh perusahaan Olympic Car Wash
yaitu menggunakan Diagnostic Cotrol System. Perusahaan memberikan penilaian
dan insentif kepada setiap cabang dengan berdasarkan kepada nilai profit yang
dihasilkan. Apabila profit yang dihasilkan melebihi target yang telah ditetapkan,
maka cabang akan mendapatkan insentif. Insentif tersebut dihitung berdasarkan
persentase kelebihan profit dari yang ditargetkan. Profit untuk setiap cabang akan
dikumpulkan di suatu pool dan kemudian dibagikan ke setiap karyawan di cabang
sesuai ketentuan dan kontribusi dari karyawan di setiap cabang. Hal ini akan
membuat para manajer di setiap cabang untuk senantiasa meningkatkan pelayanan
dan jasa mereka untuk menarik konsumen datang untuk menggunakan jasa mereka
dan pada akhirnya akan menaikkan profit yang diperoleh. Semakin tinggi profit
yang dihasilkan maka insentif yang dieroleh juga akan semakin banyak. Hal ini
akan menguntungkan perusahaan secara keseluruhan.