Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

GEOGRAFI PL DAN ZAMAN BAPA LELUHUR DAN TAHUN KELUARAN

DI SUSUN OLEH :

KELOMPOK I

NAMA NAMA :

1. DORACE LIMAU
2. ROSMA PILILIH
3. JEANET SOLONE
4. MINI SIORINA TUIMAN
5. SUSIYANTI DOKOMI
6. WIERLIANI TAKUMANSANG
7. YUSTARI
8. IRSKA DEVI
9. CINDY LAMETIGE
BAB I PENDAHULUAN

1.1.1 SEJARAH PERJANJIAN LAMA

A. Zaman dari Adam sampai Abraham

Perlu di katakana terlebih dahulu bahawa keterangan/data-data tentang penentuan


waktu dalam zaman ini sangat kurang sekali. Oleh karna itu terdapatlah beberapa pendapat.
Ada sarjana- sarjana menempatakan Adam antara tahun. 4000 s/d 5000 ( sebelum Masehi), dan
ada lagi yang memperhatikan bukti ilmia bahwa sebangsa manusia sudah ada di bumi jauh
sebelum itu ( misalnya, R.K Harrison, Introduction to the Old Testamen – Sekitar 150.000 Tahun;
Sarjana-sarjana mengemukakan waktu sampai 500.000 tahun.)

Mengenai hak ini perlu di sadari Alkitab tidak di maksudkan untuk menjadi suatu
catatan kronologis ( berturut – turut) yang teliti , mulai penciptaan dan seterusnya. Tujuan
berhubungan Alkitab ialah untuk mencatat peristiwa- peristiwa penting yang berhubungan
tidakan –tindakan Allah terhadap manusia –misalnya menciptakan manusia pertama, dan
selanjutnya urusan Allah dengan manusia, pertama-tama secara umum/ menyeluruh, kemudian
melalui satu bangsa, yaitu Israel.

Pada Abab ke- 17, Uskup James, Ussher di negeri Inggris mencoba untuk menentukan
waktu penciptaan Adam dengan cara menjumlahkan kebelakang geneologi- geneologi ( silsilah)
dan data –data kronologis lain yang terdapat dalam Perjanjian Lama. Dengan demikian dia
menentukan tahun. 4004.000 SM sebagai waktu penciptaan Adam. Akan tetap dengan
perkembagan ilmu arkeologi dalam zaman modern ini, boleh di katatkan bahwa perhitungan
Ussher tersebut tidak berlaku lagi. Lebih dari itu perhitungan Ussher itu di dasarkan atas
pemikiran bahwa silsila – silsila PL semua lengkap( tidak nama- nama hilang) dan bahwa jangka
waktu yang tercatat ntuk kehidupan setiap nama berturut- turut. Akan tetapi kalau silsilah –
silsilah akan terdapat dalam 1 Tawarikh di bandingkan dengan silsila- silsila dalam bagian- bagian
PL yang lain ternyata kadang – kadang tidak cocok, misalnya ada nama-nama yang masuk dalam
satu Kitab dan tidak ada pada Kitab yang lain, demikian pula jangka –jangka waktu atau lamanya
hidup orang tertentu kadang – kadang berbeda. Salah satu usaha ialah untuk menyesuaikan
latar belakang historis daripada kejadian – kejadian PL dengan periode kebudayaan tertentu
yang telah di tetapkan oleh para ahli arkeologi daerha Mesopotomia, sbb :
Sebelum Th. 8000 B.C. – Jaman Batu Kuno ( Paleolithic Period)
Th. 8000 – 6000 B. C .- Jaman Batu Tengah ( Mesolithic Period)
Th. 6000 - 4500 B. C. – Jaman Batu Baru ( Neolithic Period)
Th. 4500 – 3000 B. C. _ Jaman Tembaga ( Chalcolithic Period)
Th. 3200 – 2000 B.C. – Jaman Perunggu Pertama ( Early Bronze Age )
Th. 2100 – 1550 B.C. – Jaman Perunggu Tengah ( Middle Bronze Age )
Th. 1500 – 1200 B.C. – Jaman Perunggu Terakhir ( Late Bronze Age )
Th. 1200 – 300 B.C. – Jaman Besi ( Iron Age )

Kemudian diantara periode-periode tersebut dimanakah letak peristiwa-peristiwa besar


yang tercatat dalam Kejadian 1-11? Menjawab pertanyaan ini memang tidak mungkin bicara
dengan pasti, tetapi ada beberapa komentar yang dapat diberikan, sebagai berikut :

1. Pengusiran Adam dari taman Eden mungkin merupakan penjelasan tentang ledakan peradaban
di Mesopotamia, yang kemudian menyebar ke pulau Kreta di bagian Barat dan Hindia di bagian
Timur, akhirnya sampai ke Eropa dan Tiongkok. Sebagaimana diceritakan dalam Kejadian 1-3,
Allah meletakkan pengetahuan dekat dengan tangan manusia, ia merampasnya dan tidak lama
lagi peradaban yang pertama muncul.

2. Telah diakui oleh sarjana-sarjana sekuler bahwa peradaban yang pertama muncul pada zaman
Tembaga, kira-kira tahun 450 B.C; di Sumer. Bandingkanlah keterangan ini dengan kejadian
4:16,17 yang menceritakan pembangunan sebuah kota oleh Kain di tempat bernama Henokh,
yang terletak di sebelah Tenggara Eden, yaitu daerah yang diberi nama “Sinear” (Babel) dalam
Alkitab. Kalau begitu, dapat ditafsirkan bahwa penciptaan Adam terjadi kira-kira 100th
sebelumnya.
Jadi, berdasarkan data dan tafsiran diatas, sebagian sarjaan mengambil kesimpulan bahwa
Adam diciptakan sesudah atau paling lama pada tahun 5000. B.C. namun pendapat ini belum
memuaskan bagi banyak sarjana lain karena keterangan-keterangan ilmiah yang mengemukakan
adanya manusia dipelbagai tempat di dunia jauh sebelum waktu tersebut. Usaha-usaha untuk
mencocokkan keterangan Alkitab dengan keterangan ilmiah telah menimbulkan beberapa teori,
misalnya :

1. Diantara kejadian 1:1 dan 1:2 ada selang waktu. Kejadian 1:1 menceritakan penciptaan yang
pertama, termasuk manusia, dan dunia purba itu berjalan cukup lama untuk meliputi semua
periode ilmiah yang sekarang dikemukakan oleh para ahli geolog. Jadi “Fossil” (tulang-tulang
bekas) baik dari binatang maupun manusia yang ditemukan sekarang berasal dari
penciptaan pertama itu, bukan dari penciptaan kedua mulai dari kejadian 1:3. Penciptaan
pertama itu dimusnahkan oleh Tuhan karena terjadinya sesuatu hal yang mengharuskannya-
biasannya dikemukakan bahwa hal itu ialah pemberontakan iblis sebagaimana disebutkan
dalam Yesaya 14:12,15; Yehezkiel 28:11-19. Kemudian bumi yang telah dikembalikan pada
keadaan tanpa bentuk dan kosong, dibentuk dan diisi baru seperti ceritanya kejadian 1:3-31.
2. Kejadian 1 menceritakan tentang semacam penciptaan umum, termasuk manusia, selama
puluhan atau ratusan ribu tahun. Walaupun ada sejenis manusia yang sudah diciptakan dan
hidup di bumi belum tentu bentuk dan sifatnya persis sama dengan manusia yang diciptakan
“Menurut gambar dan rupa Allah”. Fossil-fossil kuno yang telah ditemukan adalah dari
manusia primitif itu, bukan dari keturunan Adam. Kemudian Tuhan menciptakan Adam
secara khusus yaitu menurut gambar dan rupaNya sendiri, sebagai makhluk tertinggi dan
pusat perhatianNya selanjutnya (Kej 2:8 dst).

3. Dalam silislah kitab Kejadian terdapat lowongan-lowongan ribuan atau puluhan ribu tahun
lamanya, cukup untuk memungkinkan berlalunya semua periode ilmiah antara peristiwa
penciptaan Adam dan peristiwa penting yang berikut, yaitu Air Bah.

B. PARA BAPA-BAPA LELUHUR


Suatu rumusan pengakuan iman yang tua dari orang Israel dimulai dengan perkataan
sebagai berikut:
Timur Belakang

Daerah kejadian - kejadian Perjanjian Lama pada garis besarnya termasuk lembah utara dan
delita / benting sungai Nil, semenanjung Sinai, Negara – Negara Palestina , Fenisia, Aram, ( Siria),
lembah – lembah sungai Efrat, Tigris, dan Negara Persia( Iran) Sekarang daerah luas itu disebut “
Sabit Subur ’’.

Penduduknya mendiami daerah yang berbentuk seperti dua garis memanjang yang merupakan
lengan daripada suatu sudut ,dengan ujung sudut itu terletak di dekat mata air sungai Efrat.
Garis timur dari sudut tersebut menuju ke arah Selatan melalui ke lembah Efrat sampai ke
Teluk Pesia.pad a garis terdapat garis Asyur, Babel dan Persia. Pada garis Barat daya , terdapat
bangsa Aram (Siria), Fenisia, Israel dan Mesir.

Kedua sistem sungai yang besar , yaitu Sungai Nil( Bagian barat daya)dan Efrat – Tigris(bagian
Timur laut)
memungkinkan tanah datar yang luas dan berpengairan. Kedua daerah daratan tersebut
menjadi pusat daripada dua kekuasaan besar pada masa ke Perjanjian lama, yaitu Mesir dan
Mesopotania ( Babel).

Letak Isreal di antara ke dua kekuasaan besar tersebut . Mula –mula Mesir , kemudian Asyur
setelah itu Babel, pesia dan kerajaan – kerajaan Ptolemy dan Seleucus( Raja – raja Yunani /
Gerika), sangat memperngaruhi jalannya Israel. Dibandingan dengan kerajaan – kerajaan yang
kuat itu , Israel keliahatan kecil dan tidak berdaya , bahkan tidak berarti bagi pandangan
duaniawi. Akan tetapi Israel telah memandai dan memepengaruhi sejarah dunia dari segi
agama dengan cara yang tidak tercapai oleh kerajaan kerajaan yang lain itu.

2.1 PALESTINA

Tanah Pelstina atau Kanaan adalah daerah yang terletak di antara Lautan Tengah
sebagai batas Barat dan padang Gurun Arab sebagai batas Timur.Bats Utara dan Selatan tidak di
tetapkan dengan pasti , tetapi kira – kira sesuai dengan ucapan yang seringkali terdapat dalam
PL yaitu “ dari Dan sampai Besyebah’’. Nama Palestina berasal dari nama “ Filistin” , sebab
orang - orang itu menduduki dataran pantai.
Panjang tanah Palestina dari Dan sampai Bersyeba kurang lebih 240 km, sedangkan
lebarnya kalau dihitung dari sungai Yordan ke pantai kurang lebih 95 km di bagian Selatan, dan
kurang lebih 50 km di bagian Utara. Di sebelah Timur sungai Yordan , garis perbatasan agak
kurang jelas.
1. Sifat Umum – pada umumnya, tanah Palestina berupa daerah pegunungan. Di antara
gunung-gunung itu, terdapat lembah-lembah yang cukup subur. Sebagai orang yang biasa
hidup di daerah pegunungan, bani Israel kurang panda berperang di tanah datar ( Hak 1:19),
walaupun kemudian mereka mulai memakai pasukan kuda untuk melawan Siria dan Asyur.
Oleh sebab itu bani Israel tidak dapat mempertahankan bagian dataran pantai dalam waktu
yang lama, sedangkan dataran Esdralon sering menjadi tempat perjuangan, yang tidak selalu
berhasil baik bagi tentara Israel.