Anda di halaman 1dari 3

Menurut Sofjan Assauri (2014:198) Dalam strategi pemasaran terdapat Strategi

Acuan atau Bauran Pemasaran (Marketing Mix), yang menetapkan komposisi


terbaik dari keempat komponen atau variabel pemasaran, untuk mencapai
sasaran pasar yang dituju sekaligus mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.
Bauran pemasaran terdiri dari beberapa unsur atau variabel, yaitu produk
(product), struktur harga (price), kegiatan promosi (promotion), saluran distribusi
(place).
1. Produk (product)
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk
mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan atau dikonsumsi dan yang
dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan.
Kebijakan produk meliputi jumlah barang atau jasa yang akan ditawarkan
perusahaan termasuk pelayanannya. Untuk jasa terdapat perbedaan yang
mendasar bahwa jasa berbeda dengan barang dari sisi tidak berwujud, tidak
dapat dipisahkan, berubah-ubah dan dari sisi daya tahan bahwa jasa tidak bisa
disimpan.
2. Harga (price)
Harga adalah sejumlah uang sebagai alat tukar untuk memperoleh produk
atau jasa . Keuntungan yang diperoleh sebuah perusahaan sangat ditentukan
oleh penetapan harga yang ditawarkan. Besarnya harga ditentukan oleh
besarnya biaya yang sudah dikeluarkan untuk memproduksi produk tersebut.
Dalam penetapan harga biasanya merupakan kombinasi dari barang/jasa
dengan jasa lainnya serta keuntungan yang diharapkan. Strategi penetapan
harga ini berkaitan dengan keuntungan jangka pendek dan jangka panjang
perusahaan.
3. Saluran Distribusi (place)
Sebelum produsen memasarkan produknya, maka sudah ada perencanaan
tentang pola distribusi yang akan dilakukan. Disini penting sekali perantara
dan pemilihan saluran distribusinya.
4. Kegiatan Promosi (promotion)
Program promosi adalah program yang selalu menjadi perhatian produsen
dalam meningkatkan penjualan. Namun dalam banyak praktik banyak sekali
program promosi yang seringkali tidak sesuai dengan terget pasar. Selain
harus mempertimbangkan budget juga harus melihat karakter produk yang
sedang dikreasi oleh seorang produsen. Program promosi bisa dipilih sesuai
dengan kondisi produk yang dipasarkan.

2.2.3Tahap-tahap Perilaku Konsumen

Menurut Etta Mamang Sangadji (2013:10) mejabarkan tahap-tahap perilaku


konsumen sebagai berikut :
1. Tahap untuk merasakan adanya kebutuhan dan keinginan
2. Usaha untuk mendapatkan produk, mencari informasi tentang produk, harga, dan
saluran distribusi
3. Pengkonsumsian, penggunaan dan pengevaluasian produk setelah digunakan
4. Dan tindakan paska pemberian yang berupa perasaan puas atau tidak puas

2.2.4 Tujuan Perilaku Konsumen

Menurut Peter dan Olson dalam Etta Mamang Sangadji (2013:10) tujuan
mempelajari dan menganalisis perilaku konsumen adalah sebagai berikut :
1. Teori perilaku konsumen menyediakan pertanyaan-pertanyaan krusial yang harus
dijawab manajer dalam pemasaran produk
2. Praktik pemasaran dirancang untuk merespons bagaimana perilaku konsumen
mempengaruhi perusahaan, individu dan masyarakat
3. Semua keputusan dan peraturan pemasaran didasarkan pada asumsi-asumsi
perilaku konsumen
4. Keberhasilan dan kegagalan strategi atau program-program pemasaran yang
dirancang dan dilaksanakan perusahaan tergantung pada pemahaman tentang
perilaku konsumen
5. Perilaku konsumen menjadi dasar bagi manajer pemasaran untuk merancang
strategi pemasaran dan menentukan segmentasi pasar, pemosisisan produk,
diferensiasi produk, analisis lingkungan dan kebijakan-kebijakan publik
6. Mempelajari perilaku konsumen bermanfaat bagi konsumen agar mereka bisa
menjadi konsumen yang cerdas
7. Teori perilaku konsumen bisa digunakan untuk memahami perilaku manusia secara
umum
8. Dengan mempelajari perilaku konsumen, kita bisa mendapatkan beberapa
informasi mengenai orientasi konsumen, fakta-fakta perilaku konsumen, dan teori
yang membimbing proses berfikir konsumen