0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan26 halaman

Prosedur Audit Transaksi Keuangan

Dokumen tersebut berisi prosedur-prosedur audit yang dilakukan untuk menguji transaksi dan saldo akun, termasuk menelusuri dokumen, memverifikasi angka, dan mengkonfirmasi informasi untuk memastikan keakuratan catatan akuntansi.

Diunggah oleh

Daniel Edy Mulyono
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan26 halaman

Prosedur Audit Transaksi Keuangan

Dokumen tersebut berisi prosedur-prosedur audit yang dilakukan untuk menguji transaksi dan saldo akun, termasuk menelusuri dokumen, memverifikasi angka, dan mengkonfirmasi informasi untuk memastikan keakuratan catatan akuntansi.

Diunggah oleh

Daniel Edy Mulyono
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 13-25

1. Memeriksa salinan duplikat dokumen pengiriman untuk membuktikan bahwa kuantitasnya


telah di verifikasi sebelum pengiriman dilakukan.
a) Pengujian Pengendalian : memeriksa dokumen.
b) KEAKURATAN

2. Memilih sample cek gaji dan mencocokan jam kerja dengan kartu absensi karyawan.
a) Pengujian Substantif atas transaksi : memilih sample cek gaji dan mencocokan jam kerja.
b) KeAKURATAN.

3. Menggunakan perangkat lunak audit untuk menfoot dan mengcrossfoot jurnal penjualan
serta menelusuri saldonya ke buku besar .
a) Pengujian substantif atas transaksi : mengfoot dan mengcrossfoot jurnal penjualan serta
menelusuri saldonya ke buku besar.
b) Posting dan pengikhtisaran : mengfoot dan mengcrossfoot jurnal penjualan serta
menelusuri saldonya ke buku besar.

4. Memeriksa paket voucher dan faktur vendor terkait untuk membuktikan persetujuan
klasifikasi akun.
a) Pengujian Pengendalian : memeriksa paket voucher dan faktur vendor.
b) Klasifikasi : memeriksa paket voucher dan faktur vendor untuk membuktikan
persetujuan klasifikasi akun.

5. Menelusuri sample dokumen pengiriman ke ayat jurnal dalam jurnal penjualan.


a) Pengujian substantif atas transaksi : menelusuri sample dokumen pengiriman ke ayat
jurnal dalam jural penjualan.
b) Keterjadian : menelusuri sample dokumen pengiriman ke ayat jurnal dalam jural
penjualan.

6. Memeriksa sample slip pemindahan gudang menyangkut tanda tangan pejabat yang
berwenang.
a) Pengujian pengendalian : memeriksa saple slip pemindahan gudang menyangkut tana
tangan penjabat yang berwenang.
b) Keterjadian : memeriksa saple slip pemindahan gudang menyangkut tana tangan
penjabat yang berwenang.

7. Memilih sample ayat jurnal dalam jurnal penerimaan kas dan menelusuri posting ke catatan
piutang usaha pelanggan individual.
a) Pengujian substantif atas transaksi : memilih sample ayat jurnal penerimaan kas dan
menelusuri posting kecacatan piutang.
b) Kelengkapan : menelusuri posting kecatatan piutang usaha pelanggan individual.

8. Memilih sample faktur penjualan dan mencocokan harga dengan daftar harga yang di
setujui.
a) Pengujian substatif atas transaksi : memilih sample faktur penjualan dan mencocokan
harganya dengan daftar harga yang di setujui.
b) Keakuratan : mencocokan harga dengan daftar harga yang di setujui.

13-26
13-26. Berikut ini adalah prosedur audit dari siklus tranksaksi yang berbeda :

1. Memeriksa faktur penjualan untuk membuktikan verifikasi internal atas harga, kuantitas, dan
ekstensi.

a) siklus penjualan dan penagihan : karena berkaitan dengan faktur penjualan

b) pemeriksaan fisik : memeriksa faktur penjualan

c) pengujian SUBSTANTIF.

d) pengujian SUBSTANTIF ATAS TRANSAKSI

e) keterjadian : untuk memeriksa dan memastikan bahwa transaksi penjualan tersebut benar-benar
terjadi.

f) -

2. Memilih item-item dari catatan persediaan klien dan memeriksa item-item itu ke gudang
perusahaan.

a) siklus persediaan dan pergudangan : karena berkaitan dengan dengan persediaan dan item-item
yang ada di gudang

b) pemeriksaan fisik : karena dilakukannya pemeriksaan atas item-item yang ada digudang

c) pengujian substantif : karena berkaitan dengan pemilihan item dan pemeriksaan item yang ada di
gudang

d) pengujian rincian saldo :

e) -

f) keakuratan dan kelengkapan : untuk memeriksa persediaan di gudang guna memastikan jumlah
yang dicantumkan benar

3. menggunakan perangkat lunak audit untuk memfoot dan cross-foot jurnal pengeluaran kas serta
menelusuri saldo ke buku besar.

a) siklus akuisisi dan pembayaran : karna berkaitan dengan proses operasi perusahaan dalam
menggunakan perangkat lunak audit untuk memfoot dan cross-foot jurnal pengeluaran kas serta
menelusuri saldo ke buku besar.

b) rekalkulasi : karna terdapat aktivitas menjumlahkan pengeluaran kas

c) pengujian substantif : karna berkaitan dengan pengujian saldo akun di buku besar

d) pengujian rincian saldo : karna berkaitan dengan saldo yang ada di dalam buku besar

e) -
f) detail tie in : karna untuk memeriksa rincian saldo akun yang sesuai dengan jumlah pada file induk,
total saldo akun, dan total buku besar.

4. Memilih sampel ayat jurnal dalam jurnal akuisisi dan menelusuri masing-masingnya ke faktur
vendor terkait untuk menentukan keberadaannya

a) siklus akuisisi dan pembayaran : karena berkaitan dengan dengan proses pemilihan sampel ayat
jurnal dalam jurnal akuisisi dan menelusuri masing-masingnya ke faktur vendor terkait untuk
menentukan keberadaannya

b) inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan atau penelusuran faktur vendor terkait untuk
menentukan keberadaannya.

c) pengujian substantif : karena aktivitas ini berkaitan dengan kegiatan pengecekan ayat jurnal dan
penelusuran faktur vendor terkait untuk memastikan bahwa transaksi tersebut benar-benar terjadi

d) pengujian substantif ATAS TRANSAKSI.

e) -

f) keterjadian : untuk memastikan bahwa transaksi yang terjadi memang benar-benar terjadi

5. Memeriksa dokumentasi transaksi akuisisi sebelum dan setelah tanggal neraca untuk menentukan
apakah hal itu telah dicatat pada periode yang tepat

a) siklus akuisisi dan pembayaran : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumentasi transaksi
akuisisi sebelum dan setelah tanggal neraca untuk menentukan apakah hal itu telah dicatat pada
periode yang tepat

b) inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen transaksi akuisisi, dan untuk
memastikan bahwa transaksi tersebut benar-benar terjadi

c) pengujian substantif : karena berkaitan dengan pengecekan transaksi akuisisi yang terjadi apakah
hal itu telah dicatat pada periode yang tepat

d) pengujian substantif rincian saldo :

e) -

f) cut off : karena transaksi telah dicatat pada periode akuntansi yang benar

6. Mengajukan pertanyaan kepada manajer kredit apakah setiap piutang usaha pada neraca saldo
menurut umur dapat ditagih

a) siklus penjualan dan penagihan : karena berkaitan dengan piutang usaha pada neraca saldo

b) tanya jawab atau wawanca dengan klien : karena dalam aktivitas ini terjadi tanya jawab yang
dilakukan oleh manajer berkaitan dengan piutang usaha yang ada pada neraca saldo

c) pengujian PENGENDALIAN: karena berkaitan dengan setiap piutang usaha pada neraca saldo
menurut umur dapat ditagih

d) KETERJADIAN

e) -

f) nilai yang dapat tertagih


7. Menghitung perputaran persediaan untuk setiap produk utama dan membandingkan dengan
tahun sebelumnya

a) siklus persediaan dan pergudangan : karena berkaitan dengan persediaan

b) prosedur analitis : karena berkaitan dengan perhitungan perputaran persediaan untuk setiap
produk utama dan membandingkan dengan tahun sebelumnya

c) pengujian substantif : karena berkaitan dengan pengujian kebenaran dari setiap perputaran
persediaan yang ada dalam perusahaan

d) prosedur analitis :

e) -

f) keakuratan : untuk memastikan kebenaran dari transaksi yang dicatat.

8. Mengkonfirmasi sampel saldo wesel bayar, tingkat suku bunga, dan agunan dengan pemberian
pinjaman

a) siklus akuisisi modal dan pembayaran : karena berkaitan dengan wesel bayar, tingkat suku bunga,
dan agunan

b) konfirmasi : untuk mengkonfirmasi atau memastikan saldo wesel bayar, tingkat suku bunga, dan
agunan

c) pengujian substantif : karena berkaitan dengan pengujian atau pengecekan terhadap saldo wesel
bayar, tingkat suku bunga, dan agunan

d) pengujian substantif rincian saldo : karena berkaitan dengan saldo yang ada di neraca

e) -

f) KETERJADIAN

9. Menggunakan perangkat lunak audit untuk memfoot neraca saldo piutang usaha dan
membandingkan saldonya dengan buku besar

a) siklus penjualan dan penagihan : karena berkaitan dengan piutang usaha

b) rekalkulasi : karena berkaitan dengan penjumlahan saldo di buku besar

c) pengujian substantif : karena berkaitan dengan pengujian atau pengecekan Menggunakan


perangkat lunak audit untuk memfoot neraca saldo piutang usaha dan membandingkan saldonya
dengan buku besar

d) pengujian rincian saldo

e)

f) detail tie in
14-26

1. Memperhitungkan urutan dokumen pengiriman dan memeriksa masing-masing untuk

memastikan bahwa Salinan faktur penjualan telah dilampirkan

a. Pengujian pengendalian : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen

b. Keakuratan dan kelengkapan : untuk memastikan apakah semua transaksi

telah dicatat dan salinan faktur penjualan telah dilampirkan.

c. Inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen.

2. Memperhitungkan urutan faktur penjualan dan memeriksa masing-masing untuk

memastikan bahwa salinan dokumen telah dilampirkan

a. Pengujian pengendalian : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen

b. Keakuratan dan kelengkapan : untuk memastikan apakah semua transaksi

telah dicatat dan salinan dokumen pengiriman telah dilampirkan.

c. Inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen.

3. Membandingkan kuantitas dan deskripsi item-item pada dokumen pengiriman dengan

salinan faktur penjualan terkait.

a. Pengujian substantif atas transaksi : untuk Membandingkan kuantitas dan

deskripsi item-item pada dokumen pengiriman dengan salinan faktur

penjualan terkait.

b. Keakuratan : untuk memastikan jumlah yang dicatat benar.

c. Inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen.

4. Menelusuri penjualan yang dicatat dalam jurnal penjualan ke file induk piutang usaha

terkait dan membandingkan nama pelanggan, tanggal, serta jumlah masing-masing.


a. Pengujian susbtantif atas transaksi : karena berkaitan dengan penelusuran

penjualan yang dicatat dalam jurnal penjualan ke file induk piutang usaha

terkait dan membandingkan nama pelanggan, tanggal, serta jumlah masing-

masing.

b. Posting dan pengihktisaran : untuk memastikan bahwa transaksi yang

terjadi memang benar-benar ada dan untuk memastikan transaksi yang

dicatat benar.

c. rekalkulasi : dilakukannya penelusuran atas penjualan yang dicatat dalam

jurnal penjualan ke file induk piutang usaha terkait dan membandingkan

nama pelanggan, tanggal, serta jumlah masing-masing.

5. Memeriksa retur penjualan untuk disetujui oleh pejabat yang berwenang.

a. pengujian substantif atas transaksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan

retur penjualan

b. keterjadian: untuk memastikan bahwa transaksi yang terjadi memang

benar-benar terjadi dan dicatat dalam jumlah yang benar.

c. inspeksi : karena berkaitan pemeriksaan dokumen retur penjualan

6. Mereview prelisting dalam buku penerimaan kas untuk menentukan apakah kas telah

diprelisted setiap hari.

a. pengujian substantif atas transaksi: karena berkaitan dengan pengulasan

prelisting dalam buku penerimaan kas untuk menentukan apakah kas telah

diprelisted setiap hari.

b. kelengkapan : untuk memastikan bahwa penerimaan kas telah diprelisted

setiap hari.

c. inspeksi : karena berkaitan dengan pemeriksaan dokumen


7. Merekonsiliasi penerimaan kas yang dicatat pada prelisting dengan jurnal penerimaan

kas dan laporan bank selama periode satu bulan

a. Pengujian substantif atas transaksi : karena berkaitan dengan rekonsiliasi

penerimaan kas yang dicatat pada prelisting dengan jurnal penerimaan kas

dan laporan bank selama periode satu bulan

b. keakuratan : untuk memastikan bahwa rekonsiliasi penerimaan kas yang

dicatat pada prelisting dengan jurnal penerimaan kas dan laporan bank

selama periode satu bulan benar-benar terjadi dan jumlah yang dicatat

benar.

c. Rekalkukasi : karena berkaitan dengan rekonsiliasi penerimaan kas yang

dicatat pada prelisting dengan jurnal penerimaan kas dan laporan bank

selama periode satu bulan


14-28
1. Membandingkan kuantitas dan deskripsi item-item pada Salinan faktur penjualan

dengan dokumen pengiriman terkait

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Keakuratan, karena prosedur audit di atas membandingkan kuantitas

dan deskripsi item-item pada salinan faktur penjualan dimana hal

tersebut untuk mengetahui transaksi yang dicatat dinyatakan pada

jumlah yang benar.

c) -

2. Menelusuri penerimaan kas yang dicatat dalam file induk piutang usaha ke jurnal

penerimaan kas dan membandingkan nama pelanggan, tanggal, serta jumlah masing-

masing

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Posting dan Pengikhtisaran, karena prosedur audti di atas menelusuri

penerimaan kas yang dicatat dalam file induk piutang usaha ke jurnal

penerimaan kas.

c) -
3. Memeriksa Salinan faktur penjualan untuk menunjukkan bahwa harga jual per unit

telah dibandingkan dengan daftar harga yang disetujui

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian pengendalian, karena

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Keterjadian, karena prosedur audit tersebut memeriksa salinan faktur

penjualan untuk menunjukan bahwa harga jual dengan daftar harga

yang disetujui telah dinyatakan dalam jumalh yang benar.

c) Pengujian substantif yang akan digunakan untuk menentukan apakah ada salah

saji moneter adalah pengujian substantif atas transaksi. Dapat dilihat

dengan membandingkan harga jual per unit pada salinan faktur penjualan ke

daftar harga yang telah disetujui.

4. Memeriksa Salinan faktur penjualan untuk menentukan apakah klasifikasi akun

penjualan telah dimasukkan dalam dokumen

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian pengendalian.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Klasifikasi, karena prosedur audit diatas untuk mengetahui salinan

faktur penualan telah diklasifikasikan dan dimasukkan dalam dokumen

sacara tepat.

c) Pengujian substantif yang akan digunakan untuk menentukan apakah ada salah

saji moneter adalah pengujian substantif atas transaksi. Caranya dengan

memeriksa salinan transaksi penjualan untuk mementukan apakah masing-

masing klasifikasi benar dalam jurnal penjualan.


5. Memeriksa jurnal penjualan menyangkut transaksi dengan pihak terkait, wesel tagih,

dan pos-pos tidak biasa lainnya

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Keterjadian, karena tujuan ini berkenaan dengan apakah transaksi

yang tervatat memang benar-benar terjadi.

c) -

6. Memilih sampel pesanan pelanggan dan menelusuri dokumen ke dokumen

pengiriman, faktur penjualan, dan file induk piutang usaha yang terkait untuk

membandingkan nama, tanggal, serta jumlah

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Posting dan Pengihktisaran, karena tujuan ini berkaitan dengan

apakah transaksi yang dicatat telah dimasukkan ke dalam file induk

dan diikhtisarkan dengan benar. Dapat dilihat daro pemilihan sampel

pesanan dan menelusuri dokumen-dokuman.

c) -

7. Memeriksa bukti penerimaan kas

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :


 Kelengkapan, karena prosedur audit tersebut bertujuan untuk

mengetahui bahwa transaksi yang harus dimasukkan dalam jurnal,

benar-benar telah dicatat.

c) -

8. Memeriksa sampel remittance advice untuk menyetujui diskon tunai

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian substantif atas transaksi

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Keakuratan, karena tujuan ini berkenaan dengan apakah transaksi

yang dicatat dinyatakan pada jumlah yang benar. Dimana hal tersebut

dapat dilihat bahwa dalam prosedur audit tersebut dilakukan

pemeriksaan sampel remittance advice untuk menyetujui diskon tunai.

c) Pengujian substantif yang akan digunakan untuk menentukan apakah ada salah

saji moneter adalah pengujian substantif atas transaksi. Caranya dengan

menghitung ulang diskon tunai untuk sampel remittance advice dan

menentukan masing-masing sesuai dengan kebijakan perusahaan.

9. Memperhitungkan urutan numeris remittance advice dan menentukan apakah ada

tanda cross-reference untuk masing-masing, yang menunjukkan bahwa hal tersebut

telah dicatat dalam jurnal penerimaan kas

a) Prosedur audit diatas merupakan pengujian pengendalian.

b) Tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh prosedur

audit itu adalah :

 Kelengkapan, karena prosedur audit tersebut bertujuan untuk

mengetahui bahwa transaksi yang harus dimasukkan dalam jurnal,

benar-benar telah dicatat.,


 keterjadian

c) Pengujian substantif yang akan digunakan untuk menentukan apakah ada salah

saji moneter adalah pengujian substantif atas transaksi. Caranya dengan

melacak dari remittance advice ke jurnal penerimaan kas untuk menentukan

apakah kas yang terkait telah dicatat.

16-25

1. Mengkonfirmasi saldo akhit piutang usaha dan syarat penjualan, seperti hak retur dan

pengaturan konsinyasi

a. Pengujian rincian atas saldo

b. Akurasi

2. Mereview retur penjualan setelah tanggal neraca untuk menentukan apakah ada yang

dapat dimasukkan ke tahun berjalan

a. Pengujian rincian atas saldo

b. Cut-off

3. Membandingkan tanggal pada dokumen pengiriman dan jurnal penjualan selama

tahun berjalan

a. Pengujian substantif atas transaksi

b. Cut-off

4. Melaksanakan prosedur alternative untuk konfirmasi yang tidak direspons

a. Pengujian rincian atas saldo

b. Akurasi
5. Memeriksa transaksi penjualan menyangkut pihak terkait atau penjualan oleh

karyawan yang dicatat sebagai penjualan biasa

a. Pengujian substantif atas transaksi

b. Klasifikasi

6. Memeriksa Salinan faktur penjualan menyangkut penjualan konsinyasi dna

pengiriman lainnya yang belum dimasukkan

a. Pengujian substantif atas transaksi

b. Hak

7. Menelusuri sampel piutang dari file induk piutang usaha ke aged trial balance

a. Pengujian rincian atas saldo

b. kelengkapan

8. Menelusuri transaksi penjualan yang dicatat ke dokumen pengiriman untuk

menentukan apakah dokumen tersebut memang ada

a. Pengujian pengendalian

b. Keberadaan

9. Memeriksa Salinan faktur penjualan untuk melihat tanda tangan yang menunjukkan

verifikasi internal atas perkalian dan footing

a. Pengujian pengendalian

b. Akurasi

10. Menelusuri sampel dokumen pengiriman ke ayat jurnal faktur penjualan terkait dalam

jurnal penjualan

a. Pengujian substantif atas transaksi

b. kelengkapan

11. Membandingkan jumlah dan tanggal pada aged trial balance dengan file induk

piutang usaha
a. Pengujian rincian atas saldo

b. Detail tie-in

12. Menelusuri dari jurnal penjualan ke file induk piutang usaha untuk memastikan

bahwa informasinya sama

a. Pengujian substantif atas transasksi

b. Detail tie-in

13. Menanyai manajemen apakah ada catatan dari pihak terkait yang dimasukkan dengan

piutang usaha

a. Pengujian rincian atas saldo

b. Klasifikasi

16-26

PERTANYAAAN

a. Apa persyaratan akuntansi untuk mengoreksi pisah batas penjualan?

b. Faktur penjulan mana, jika ada, yang dicatat pada periode akuntansi yang salah?

Buatlah ayat jurnal penyesuaian guna mengoreksi laporan keuangan untuk tahun

yang berakhir 31 Agustus 2013. Asumsikan bahwa perusahaan menggunakan

system persediaan periodic (persediaan dan harga pokok penjualan tidak perlu

disesuaikan )

c. Asumsikan bahwa klerk pengiriman secara tidak sengaja menuliskan tanggal 31

Agustus pada dokumen pengiriman 2168 hingga 2172. Jelaskan bagaimana hal

tersebut akan memengaruhi kebenaran laporan keuangan. Bagaimana anda,

sebagai auditor, akan mengungkapkan kesalahan tersebut?


d. Gambarkan,dalam istilah umum, prosedur audit yang akan anda ikuti untuk

memastikan bahwa pisah batas penjualan sudah akurat pada tanggal neraca

e. Identifikasilah pengendalian internal yang akan mengurangi kemungkinan salah

saji pisah batas. Bagaimana anda akan menguji setiap pengendalian?

JAWABAN

a.Kiriman harus dicatat sebagai penjualan pada tanggal pengapalan atau berlalunya judul,
mana yang lebih dahulu. Biasanya, pengiriman dianggap penjualan ketika dikirimkan,
dijemput, atau disampaikan oleh pengangkut umum.

b. Jumlah penjualan faktur dapat diabaikan, kecuali untuk menentukan jumlah dokumen
pengiriman.
Dokumen OVERSTATEMENT OR
Belanja UNDERSTATEMENT OF
MISSTATEMENT
AUG. 31 SALES
IN SALES
Faktur.
CUTOFF
August sales

4326 2164 none


4329 2169 1,914.30 overstatement
4327 2165 none
4328 2168 620.22 overstatement
4330 2166 none
2,534.52
September sales

4332
4331 2163 4,641.31 understatement
4333 2167 106.39 understatement
4335 2170 none
4334 2171 none
2172 none
4,747.70
Net understatement 2,213.18
Adjusting entry

Accounts receivable 2213.18


Sales 2213.18
c. Setelah membuat jenis cut off penyesuaian ditampilkan di bagian b, penjualan tahun
berjalan akan dilebih-lebihkan oleh:
Amount of sale

2168 620.22
2169 1,914.30
2170 852.06
2171 1,250.50
2172 646.58
5,283.66
Cara terbaik untuk menemukan salah saji yang berada di tangan pada tanggal neraca dan
catatan dalam audit kertas kerja dokumen pengiriman terakhir yang dikeluarkan pada periode
berjalan. Kemudian, auditor dapat memeriksa dokumen pengiriman sebelum dan sesudah
tanggal neraca untuk menentukan apakah mereka benar tanggal.
Alternatif, jika ada catatan abadi, adalah untuk menindaklanjuti perbedaan antara jumlah fisik
persediaan dan saldo catatan abadi untuk menentukan apakah penyebabnya adalah akhir dari
salah saji periode cutoff. Asumsikan, misalnya, bahwa ada 626 unit bagian X263 di tangan 31
Agustus namun catatan perpetual menunjukkan total 526, dan pengiriman 100 unit disertakan
pada perpetual 31 Agustus yang merupakan indikasi kemungkinan pengiriman September
yang telah tanggal 31 Agustus.

d. Prosedur berikut biasanya diinginkan untuk menguji cutoff penjualan.

1. Jadilah hadir pada saat penghitungan fisik pada hari terakhir dari periode akuntansi untuk
menentukan jumlah dokumen pengiriman untuk pengiriman terakhir dibuat pada tahun
berjalan. Catat nomor dalam kertas kerja.

2. Selama akhir tahun kerja lapangan, memilih sampel dokumen pengiriman mendahului dan
mereka dipilih dalam prosedur 1. Pengiriman dokumen dengan sama atau dengan jumlah
yang lebih kecil dari yang ditentukan dalam prosedur 1 harus dimasukkan dalam penjualan
saat ini. Mereka dengan angka dokumen yang lebih besar dari jumlah yang seharusnya
dikeluarkan dari penjualan saat ini.

3. Selama akhir tahun kerja lapangan, memilih sampel dari penjualan dari jurnal penjualan
dicatat dalam beberapa hari terakhir dari periode saat ini, dan sampel yang tercatat selama
beberapa hari pertama pada periode berikutnya. penjualan jejak yang tercatat pada periode
saat ini untuk pengiriman dokumen terkait untuk memastikan bahwa masing-masing
memiliki angka yang sama dengan atau lebih kecil dari satu dalam prosedur 1. Demikian
pula, penjualan jejak yang tercatat pada periode berikutnya untuk memastikan setiap
penjualan memiliki dokumen pengiriman terkait lebih banyak dari yang ada di prosedur 1.

e. Berikut ini adalah kontrol yang efektif dan tes terkait kontrol untuk membantu mencegah
salah saji cutoff.
pengujian Test pengujian
1) Kebijakan yang membutuhkan Memeriksa beberapa dokumen untuk
penggunaan dokumen pengiriman diberi prenumbering.
nomor sebelumnya.
(2) Kebijakan yang membutuhkan Amati penerbitan dokumen, memeriksa
penerbitan dokumen pengiriman berurutan. nomor dokumen dan penyelidikan.
(3) Kebijakan yang membutuhkan faktur Mengamati rekaman dokumen, memeriksa
penjualan rekaman di urutan yang sama nomor dokumen dan penyelidikan.
seperti dokumen pengiriman yang
dikeluarkan.
(4) Kebijakan yang membutuhkan kencan Mengamati kencan dokumen pengiriman
dari pengiriman dokumen, rekaman dan faktur penjualan, dan waktu perekaman.
langsung dari penjualan, dan penjualan
kencan pada tanggal yang sama dengan
pengiriman.
(5) Penggunaan catatan persediaan Memeriksa lembar kerja rekonsiliasi
perpetual dan rekonsiliasi perbedaan antara penghitungan fisik dan catatan abadi.
catatan fisik dan abadi.
18-22

PERTANYAAAN

a. Mengidentifikasi jenis bukti audit yang digunakan bagi setiap prosedur

b. Mengidentifikasi tujuan audit yang berkaitan dengan transaksi yang dipenuhi oleh

setiap prosedur

c. Mengidentifikasi apakah prosedurnya adalah pengujian pengendalian atau pengujian

substantif atas transaksi

8. Memilih sampel akuisisi dari jurnal akuisisi dan melakukan hal-hal berikut:

c. Memvouching transaksi ke paket voucher yang mencakup laporan penerimaan,

pesanan pembelian, dan faktur vendor yang cocok

d. Memverifikasi bahwa pesanan pembelian disetujui oleh agen pembelian yang

berwenang

e. Memverifikasi bahwa ada tanda tangan klerk utang usaha, yang menunjukkan

bahwa dokumen telah dicocokkan secara layak dan jumlah pada faktur vendor

telah diverifikasi

f. Merekalkulasi jumlah faktur dan membandingkan jumlah dolar per faktur

terhadap jumlah yang tercatat pada jurnal akuisisi

g. Memeriksa apaka transaksi tercatat bagi vendor yang benar dalam file induk utang

usaha

h. Mereview bagan akun untuk menentukan apakah transaksi dibebankan ke akun

buku besar umum yang sesuai


9. Membahas dengan personil utang usaha tentang sifat prosedur yang digunakaan

ketika mencocokkan dokumentasi akuisisi dan membahas jenis perbedaan yang

biasanya ditemukan serta bagaimana menyelesaikannya

10. Menscan jurnal akuisisi atas setiap ayat jurnal yang tidak biasa dan menyelidikinya.

11. Memfoot jurnal akuisisi pada dua bulan dalam setahun dan menentukan apakah

jumlahnya sudah dicatat dengan benar dalam akun buku besar umum

12. Menelusuri sampel paket voucher ke jurnal akuisisi selama tahun berjalan untuk

menentukan bahwa transaksi tersebut telah dicantumkan dalam jurnal akusisi

JAWABAN

1 A.

 Inspeksi, karena memvoching transaksi kepaket voucher.

 Keterjadian, untuk memastikan bahwa voching transaksi kepaket voucher

yang mencangkup laporan penerimaan, pesanan pembelian, dan faktur

vendor telah cocok.

 Pengujian substantif atas transaksi, karena memvoching transaksi kepaket

voucher yang mencangkup laporan penerimaan, pesanan pembelian, dan

faktur vendor yang cocok.

B.

 Konfirmasi, karena memverifikasi pesanan pembelian yang telah disetujui.

 Keterjadian, karena memastikan apakah pesanan pembelian telah disetujui

oleh agen pembelian yang berwenang.

 Pengujian Pengendalian, karena adanya pesanan pembelian yang disetujui

oleh agen pembelian yang berwenang.


C.

 Konfirmasi, karena memverifikasi apakah ada tanda tangan klerk utang usaha

 Keakuratan, untuk memastikan jumlah pada faktur vendor telah diverifikasi.

 Pengujian substantif atas transaksi, karena dokument yang ada telah dicocokkan

secara layak dan jumlah pada faktur vendor telah diverifikasi.

D.

 Rekalkulasi, karena merekalkulasi jumlah faktur

 Keakuratan, karena membandingkan jumlah dolar per faktur terhadap

jumlah yang tercatat pada jurnal akuisisi

 Pengujian substantif atas transaksi, karena merekalkulasi jumlah faktur

dan membandingkan jumlah dolar per faktur terhadap jumlah yang tercatat

pada jurnal akuisisi

E.

 Inspeksi, karena memeriksa apakah transaksi sudah tercatat atau belum

 Posting dan Pengikhtisaran, karena memeriksa hingga ke file induk

 Pengujian substantif atas transaksi, karena behubungan dengan transaksi.

 Inspeksi, karena menentukan apakah transaksi sudah dicatat dengan benar

atau tidak.

 Penetapan waktu, karena transaksi dicatat pada bulan yang benar dan

berdasarkan kapan barang diterima

 Pengujian substantif atas transaksi, karena berhubungan dengan transaksi


G.

 Inspeksi, karena mereview bagan akun untuk menentukan transaksi

 Posting dan Pengikhtisaran, karena berhubungan dengan akun buku besar

umum yang sesuai.

 Pengujian substantif atas transaksi, karena berhubungan dengan transksi

yang dibebankan ke akun buku besar umum yang sesuai.

2. a. Wawancara, karena membahas dengan personil utang usaha

b. Keterjadian, karena membahas perbedaan prosedur yang dilakukan dan

menyelesaikannya

c. Pengujian Pengendalian, karena melakukan wawancara tentang sifat

prosedur yang digunakan

3. a. Prosedur analitis, karena menscan jurnal akuisisi atas setiap ayat jurnal dan

menyelidikinya

b. Keterjadian, karena menyelidiki jurnal akuisisi atas setiap ayat jurnal yang

tidak biasa sudah terjadi atau belum.

c. Pengujian Pengendalian, karena menscan dan menyelidiki setiap ayat jurnal

akuisisi yang tidak biasa

4. a. Rekalkulasi, karena memfoot jurnal akuisisi dan menentukan jumlahnya

sudah tepat atau belum

b. Posting dan Pengikhtisaran, karena hasil footnya dibandingkan ke akun buku

besar
c. Pengujian substantif atas transaksi, karena berhubungan dengan jurnal

akuisisi dan akun buku besar umum

5. a. Inspeksi, karena menelusuri paket voucher ke jurnal akuisisi selama tahun

berjalan

b. Keterjadian, karena menentukan bahwa transaksi tersebut telah

tercantum dalam jurnal akuisisi

c. Pengujian substantif atas transaksi, karena berhubungan dengan jurnal

akuisisi selama tahun berjalan

18-25

PERTANYAAAN

f. Untuk setiap prosedur, identifikasilah jenis bukti audit yang digunakan

g. Untuk setiap prosedur, identifikasilah tujuan audit yang berkaitan dengan saldo

mana yang dipenuhi

h. Evaluasilah kebutuhan yang mengharuskan tujuan tertentu dipenuhi oleh lebih

dari satu prosedur audit

1. Memperoleh daftar utang usaha. Menambahkan kembali dan membandingkan dengan

buku besar umum


2. Menelusuri dari neraca saldo buku besar umum dan dokumentasi pendukung untuk

menentukan apakah utang usaha, pihak terkait dan asset serta kewajiban terkait

lainnya telah dicantumkan dengan tepat dalam laporan keuangan

3. Untuk kewajiban yang merupakan utang dalam mata uang asing, tentukan nilai tukar

dan perhitungan cek

4. Membahas dengna pemegang pembukuan apakah ada jumlah yang dicantumkan

dalam daftar utang usaha yang terutang kepada pihak terkait, saldo debet, atau wesel

bayar

5. Memperoleh laporan vendor dari kontroler dan merekonsiliasinya dengan daftar utang

usaha

6. Memperoleh laporan vendor secara langsung dari vendor dan merekonsiliasinya

dengan daftar utang usaha

7. Memeriksa dokumen pendukung menyangkut pengeluaran kas beberapa hari sebelum

dan setelah akhir tahun

8. Memeriksa jurnal akuisisi dan pengeluaran kas selama beberapa hari terakhir periode

berjalan dan beberapa hari pertama periode selanjutnya, untuk mencari transaksi yang

berjumlah besar dan tidak biasa

JAWABAN

1.

a. Pemeriksaan ulang, karena menambahkan kembali dan membandingkan utang usaha

dengan buku besar umum.

b. Detail tie in, karena membandingkan dengan buku besar umum

2.
a. Inspeksi, karena menelusuri dari neraca saldo buku besar umum dan dokumentasi

pendukung

b. Klasifikasi menentukan apakah utang usaha, pihak terkait, dan aset serta kewajiban

terkait lainnya telah dicantumkan dengan tepat dalam laporan keuangan

3.

a. Rekalkulasi, karena menentukan nilai tukar dan perhitungan cek

b. Keakuratan, karena menentukan keakuratan nilai tukar dan perhitungan cek.

4.

a. Wawancara, karena membahas dengan pemegang pembukuan

b. Klasifikasi, karena membahas ada jumlah yang dicantumkan dalam daftar utang usaha

yang terutang kepada pihak terkait, saldo debet, atau wesel bayar

5.

a. Rekalkulasi, karena merekonsiliasi laporan vendor dari kontroler dengan daftar utang

usaha.

b. Keakuratan, karena memastikan laporan dengan daftar utang usaha sudah sesuai atau

belum.

6.

a. Konfirmasi, karena memperoleh laporan vendor secara langsung dari vendor

b. Keterjadian, karena memastikan laporan vendor dengan daftar utanf usaha yang sudah

direkonsiliasi

7.
a. Inspeksi, karena memeriksa dokumen pendukung menyangkut pengeluaran kas

b. Ketepatan waktu, karena dokumen pendukung menyangkut pengeluaran kas diperiksa

beberapa hari sebelum dan setelah akhir tahun.

8.

a. Prosedur analitis, karena memeriksa jurnal akuisisi dan pengeluaran kas selama

beberapa hari terakhir periode berjalan dan beberapa hari pertama periode selanjutnya

b. Keterjadian, karena memeriksa jurnal akuisisi dan pengeluaran kas sudah terjadi atau

belum

Anda mungkin juga menyukai