Anda di halaman 1dari 40

Quality

Cost and

Chapter 11 Productivity:
Measurement, Reporting,
and Control
Dapat mengidentifikasi dan
menjelaskan empat jenis quality
costs.

Objektif Mengetahui mengapa quality cost


Pembelajaran information dibutuhkan.

Menjelaskan apa itu produktivitas dan


menghitung pengaruh perubahan
produktifitas kepada profit.
Quality
Produk atau jasa berkualitas
adalah sesuatu yang dapat
memenuhi atau melewati
ekspektasi konsumen.
Quality Defined

Performance Aesthetics Service Ability Features

Quality of Fitness For


Reliability Durability
Conformance Use
Defective
Product
Defective product adalah
produk yang tidak memenuhi
spesifikasi.

Zero defects berarti semua


produk memenuhi spesifikasi.
Cost of Quality
Cost of quality adalah biaya yang timbul karena mungkin atau telah
dihasilkan produk yang jelek kualitasnya.
Definisi mengenai kegiatan yang berhubungan dengan kualitas dapat
dikategorikan menjadi empat, yaitu: Muncul mencegah
1. Preventive Costs dihasilkannya
Muncul ketikaproduk
melakukan
atau
2. Appraisal Costs pengecekan
jasa yang buruk
apakah produk
Muncul
sesuai ketika standar
dengan produk atau
dan
3. Internal Failure Costs Muncul
servis ketika produktidak
yang dihasilkan dan
tidak.
servis
sesuaitidak sesuai
dengan dengan
standar.
4. External Failure Costs
spesifikasi setelah
pengiriman
Example of Preventive Costs
Prevention costs
Quality engineering
Quality training programs
Quality planning
Quality reporting
Supplier evaluation and selection
Quality audits
Quality circles
Field trials
Design reviews
Example of Appraisal Costs
Appraisal Costs
Inspection of raw materials
Testing of raw materials
Packaging inspection
Supervising appraisal
Product acceptance
Process acceptance
Inspection of equipment
Testing equipment
Outside endorsements
Example of Internal Failure Costs
Internal failure costs
Scrap
Rework
Downtime (defect related)
Reinspection
Retesting
Design changes
Example of External Failure Costs
External failure costs
Cost of recalls
Lost sales
Returns/allowances
Warranties
Repairs
Product liability
Customer dissatisfaction
Lost market share
Complaint adjustment
Hidden Costs adalah biaya
oportunitas yang dihasilkan
oleh mutu yang buruk.
1. The Multiplier Method
2. The Market Research Method
3. Taguchi Quality Loss Function

Measuring Quality Costs


The Multiplier Method
The multiplier method mengasumsikan bahwa total biaya produk gagal adalah
beberapa kali lipat dari biaya produk gagal yang diukur.
Total biaya produk gagal= k(Biaya produk gagal yang diukur)
k adalah angka pengganda.

Jika k = 4, dan produk gagal eksternal yang terukur adalah 2 million, maka biaya
produk gagal eksternal actual adalah $8 million.
The market research method digunakan untuk
menilai pengaruh mutu yang buruk terhadap
penjualan dan pangsa pasar.
The Market Survey pelanggan dan wawancara dengan tim
Research penjualan dapat memberikan informasi yang
lebih baik terhadap hidden cost perusahaan.
Method Hasil penelitian pasar dapat digunakan untuk
memperkirakan hilangnya laba di masa depan
akibat mutu yang buruk.
The Taguchi loss function mengasumsikan bahwa
hidden cost hanya terjadi pada unit yang
The Taguchi menyimpang jauh dari batas spesifikasi atas dan
bawah.
Quality Loss
Function Hidden quality costs meningkat secara kuadrat
pada saat nilai actual menyimpang dari nilai
target.
The Taguchi Quality Loss Function
L(y) = k(y – T)²
k = Konstanta proporsionalitas yang besarnya
tergantung pada struktur biaya produk gagal.
y = Nilai aktual dari karakteristik mutu
T = Nilai target dari karakteristik mutu
L = Rugi Mutu

k = c/d²
c = Kerugian pada batas spesifikasi atas atau bawah.
d = Jarak batas dari nilai target.
The Taguchi Quality Loss Function
$ Cost

Lower Target Upper


Specification Value Specification
Limit Limit
Quality Cost Report
Unit Actual Diameter (y) y-T (y –T)² k(y-T)²

1 9.9 -0.10 0.010 $ 4.00


2 10.1 0.10 0.010 4.00
3 10.2 0.20 0.040 16.00
4 9.8 -0.20 0.040 16.00
Total 0.100 $40.00
Average 0.025 $10.00

k = $400
T = 10 inci diameter
Image Products
11-22
Quality Cost Report
For the Year Ended March 31, 2004

Quality Costs % of Sales


Prevention costs:
Quality training $35,000
Reliability engineering 80,000 $115,000 4.11%
Appraisal costs:
Materials inspection $20,000
Product acceptance 10,000
Process acceptance 38,000 68,000 2.43
Internal failure costs:
Scrap $50,000
Rework 35,000 85,000 3.04
External failure costs:
Customer complaints $25,000
Warranty 25,000
Repair 15,000 65,000 2.32
Total quality costs $333,000 11.90% *penjualan aktual $2.800.000
Relative Distribution of Quality Costs
External
Prevention
Failure
(34.5%)
(19.5%)

Internal
Appraisal
Failure
(20.4%)
(25.6%)
Quality Cost Graph
Total
Cost Quality
Costs Failure Costs

Control Costs
0
AQL 100%
Percent Defects
Contemporary Quality Cost Graph
Cost Total
Quality
Costs Failure Costs

Control Costs

0 100%
Percent Defects
Trend Analysis
Quality Costs Actual Sales % of Sales
2000 $440,000 $2,200,000 20.0%
2001 423,000 2,350,000 18.0
2002 412,500 2,750,000 15.0
2003 392,000 2,800,000 14.0
2004 280,000 2,800,000 10.0
Multiple-Period Trend Graph: Total Quality Costs
% of
Sales

20

15

10

0 1 2 3 4 5

Year
Multiple-Period Trend Graph: Total Quality Costs
Internal External
Prevention Appraisal Failure Failure

2000 2.0%1 2.0% 6.0% 10.0 %


2001 3.0 2.4 4.0 8.6
2002 3.0 3.0 3.0 6.0
2003 4.0 3.0 2,5 4.5
2004 4.1 2.4 2.0 1.5
1Expressed as a % of sales
Multiple-Period Trend Graph: Total Quality Costs
Percentage 10
of Sales 9
8
7
6
5
4
3
2
Prevention
1
0
Appraisal
Internal failure
External failure

0 1 2 3 4 Year
Productivity: Measurement and Control
Productivity berkaitan dengan pembuatan
output secara efisien dan secara spesifik
menunjuk pada hubungan antara output dan
input yang digunakan untuk memroduksi
output.
Total productive efficiency adalah
keadaan dimana dua kondisi
tertentu terpenuhi:
1. Pada setiap bauran input untuk
memproduksi output tertentu,
tidak digunakan satu input dari
yang diperlukan.
2. Dengan bauran yang memenuhi
kondisi pertama, dipilih bauran
dengan biaya terendah.

Productivity: Measurement and


Control
Technical Efficiency
Technical Efficiency kondisi dimana tidak ada lagi satu input yang digunakan
daripada yang diperlukan untuk menghasilkan output yang diinginkan
Technical efficiency improvement adalah ketika input yang lebih sedikit digunakan
untuk menghasilkan output yang sama atau lebih banyak.
Current productivity:
Inputs: Outputs:
Labor
4
Capital
6
Technical Efficiency
Same Output, Fewer Inputs
Inputs: Outputs:

Labor
3 6
Capital

More Output, Same Inputs


Inputs: Outputs:

Labor
4 8
Capital
Technical Efficiency
More Output, Fewer Inputs
Inputs: Outputs:

Labor
3 8
Capital
Technical Efficiency
Technically Efficient Combination I:
Inputs: Outputs:
Labor
3 8 Dari kedua kombinasi yang
Capital
menghasilkan output yang
$20,000,000
sama, kombinasi yang
Technically Efficient Combination II:
mengeluarkan biaya paling
Inputs: Outputs: sedikit yang akan dipilih.

2
Labor

Capital
8
$25,000,000
Partial Productivity
Measurement
Partial Productivity Measurement: Menghitung produktifitas
untuk satu input.
Partial Measure = Output/Input

Operational Productivity Measure adalah partial measure


dimana output dan input diukur dalam kuantitas fisik.
Financial Productivity Measure adalah partial measure
dimana output dan input dinyatakan dalam dolar.
Profile measurement
menyediakan serangkaian
atau vector tindakan
operasional parsial yang
terpisah dan berbeda.
Profile Productivity Measures
Example 1:
The productivity of both labor labor and materials
moves in the same direction:
2003 2004
Number of motors produced 120,000 150,000
Labor hours used 40,000 37,500
Materials used (lbs.) 1,200,000 1,428,571
150,000/37,500
Partial Productivity Ratios
150,000/1,428,571
2003 Profile 2004 Profile

Labor productivity ratio 3.000 4.000


Material productivity ratio 0.100 0.105
Profit-Linked Productivity Measurement
Profit-Linkage Rule adalah pengukuran jumlah perubahan laba yang
diakibatkan oleh perubahan produktivitas.

PQ = Output Berjalan/Rasio Produktivitas Periode Dasar


Profit-Linked Productivity
Measurement

Example: Kunkul provided the following data:


2003 2004
Number of motors produced 120,000 150,000
Labor hours used 40,000 37,500
Materials used (lbs.) 1,200,000 1,700,000
Unit selling price (motors) $50 $48
Wages per labor hour $11 $12
Cost per pound of material $2 $3
Profit-Linked Productivity
Measurement
PQ (labor) = 150,000/3 = 50,000 hrs.
PQ (materials) = 150,000/0.100 = 1,500,000 lbs.
Cost of labor: (50,000 x $12) $ 600,000
Cost of materials: (1,500,000 x $3) 4,500,000
Total PQ cost $5,100,000

The actual cost of inputs:


Cost of labor: (37,500 x $12) $ 450,000
Cost of materials: (1,700,000 x $3) 5,100,000
Total current cost $5,550,000
Profit-Linked Productivity
Measurement
Profit-linked effect = Total PQ cost - Total current cost
= $5,100,000 – $5,550,000
= $450,000 decrease in profits

Hasil pengurangan perubahan proses


adalah unfavorable. Profit berkurang
$450.000 karena produktifitas berubah.
Price-Recovery Component
The difference between the total profit change and the
profit-linked productivity change is called the price-
recovery component.
2004 2003 Difference
Revenues $7,200,000 $6,000,000 $ 1,200,000
Cost of inputs 5,550,000 2,840,000 2,710,000
Profit $1,650,000 $3,160,000 $-1,510,000

Price recovery = Profit change – Profit-linked productivity change


= $1,510,000 – $450,000
= $1,060,000