100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan4 halaman

Contoh Puisi Anak

Puisi ini menceritakan tentang keindahan taman bunga yang dimiliki si pengarang. Puisi ini menggunakan bahasa sederhana untuk mendeskripsikan perasaan senang, bahagia, dan bangga pengarang ketika melihat kecantikan taman bunganya. Puisi ini juga memberikan pesan untuk selalu merawat dan menjaga keindahan taman bunga agar dapat dinikmati oleh orang lain.

Diunggah oleh

fariza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan4 halaman

Contoh Puisi Anak

Puisi ini menceritakan tentang keindahan taman bunga yang dimiliki si pengarang. Puisi ini menggunakan bahasa sederhana untuk mendeskripsikan perasaan senang, bahagia, dan bangga pengarang ketika melihat kecantikan taman bunganya. Puisi ini juga memberikan pesan untuk selalu merawat dan menjaga keindahan taman bunga agar dapat dinikmati oleh orang lain.

Diunggah oleh

fariza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh puisi anak (sumber: buku tema 5 kelas 2 kurikulum 2013)

Taman Bungaku
Karya Ni Komang Juniati (Kelas 2 SDN 5 Jungatan)

Taman bungaku
Bila kupandang
Hatipun senang
Tamanku cantik
Sangatlah menarik

Taman bungaku
Berserilah selalu
Jangan pernah kau layu
Karena aku kan bersedih sedu

Oh angin dari segala rindu


Mampirlah ke tamanku
Sebarlah harum bungaku
Ke segala penjuru

Analisis Unsur Intrinsik Puisi “Taman Bungaku” Karya Ni Komang Juniati

1. Tema
Keindahan : seseorang yang sangat menyukai keindahan taman bunganya).

2. Rasa
Kesenangan, kebahagiaan, dan kebanggaan karena memiliki taman bunga
yang indah.

3. Nada
Senang, bahagia, dan bangga.
4. Amanat/pesan
Amanat yang bisa diambil dari puisi “Taman Bungaku” adalah taman bunga
yang cantik dan menarik bisa membuat hati senang. Oleh karena itu, kita harus
menjaga dan merawat taman bunga dengan baik. Sehingga orang lain pun akan
senang dengan keindahan dari taman yang kita pelihara.

5. Gaya Bahasa
Bahasa yang digunakan pengarang dalam puisi ini sangat sederhana, dan
dengan kesederhanaan itu pengarang mencapai kepada klimaks yang ingin
disampaikan.

6. Rima
 Rima Bait 1:
Taman bungaku [a]
Bila kupandang [b]
Hatipun senang [b]
Tamanku cantik [c]
Sangatlah menarik [c]
Pada bait 1, pengarang menggunakan teknik rima patah. Karena pada baris
pertama, tidak ada persamaan bunyi pada baris lainnya.
Sedangkan rima baris ke-2 sama dengan ke-3.
Begitu pula pada rima baris ke-4 sama dengan baris ke-5.
Perhatikan persamaan rimanya.
... bungaku
... kupan-dang
... se-nang
... can-tik
... mena-rik
 Rima Bait 2:
Taman bungaku [a]
Berserilah selalu [a]
Jangan pernah kau layu [a]
Karena aku kan bersedih sedu [a]
Pada bait ke-2, pengarang puisi taman bungaku menggunakan rima rangkai.
Apabila kata-kata yang berima terdapat pada kalimat-kalimat yang beruntun.
Bentuk ini dapat kita jumpai dalam bentuk Syair dengan rumusnya,
a – a – a – a ; b – b – b –b.
Semua semua baris, diakhiri dengan huruf /u/.
Sehingga pola rimanya disebut a –a –a –a –a.
Perhatikan bentuk rimanya.
... bunga-ku
... sela-lu
... la-yu
... se-du
 Rima Bait 3:
Oh angin dari segala rindu [a]
Mampirlah ke tamanku [a]
Sebarlah harum bungaku [a]
Ke segala penjuru [a]
Pada bait ke-3 atau terakhir, rimanya sama dengan rima pada bait ke-2, yaitu
rima rangkai.
Pada bait ke-3, diakhiri dengan huruf yang sama pada setiap barisnya. Yakni
huruf /u/.
Penggunaan rima semacam itu akan membuat persajakkan yang indah.
Perhatikan rima bait ke-3
… rin-du
… taman-ku
… bunga-ku
… penju-ru

7. Tipografi
Bentuknya rapi, satu bait terdapat 4-5 baris, satu baris terdapat 3-5 kata.
8. Pencitraan/Imaji
Taman bungaku (Penglihatan)
Bila kupandang (Perasaan)
Hatipun senang (Perasaan)
Tamanku cantik (Penglihatan)
Sangatlah menarik (Perasaan)

Taman bungaku (Penglihatan)


Berserilah selalu (Perasaan)
Jangan pernah kau layu (Perasaan)
Karena aku kan bersedih sedu (Perasaan)

Oh angin dari segala rindu (Perasaan)


Mampirlah ke tamanku (Penglihatan)
Sebarlah harum bungaku (Penciuman)
Ke segala penjuru (Perasaan)

9. Diksi
Diksi atau pemilihan kata yang digunakan adalah kata-kata yang mudah
dimengerti oleh pembaca, khususnya anak-anak. Seperti “Taman bungaku. Bila
kupandang. Hatipun senang. Tamanku cantik. Sangatlah menarik” adalah kata-
kata yang mudah dimengerti atau diungkapkan oleh anak-anak.

Kesimpulan

Puisi anak di atas dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan puisi anak
lebih banyak menggunakan pilihan kata atau diksi yang sesuai dengan apa yang
mereka lihat dan mereka rasakan, mereka menuliskan gagasan-gagasan dalam
bentuk puisi sesuai dengan apa yang mereka lihat dan mereka rasakan. Dari apa
yang mereka lihat dan mereka rasakan mereka dapat menuliskan tentang
keindahan alam di sekeliling mereka. Ungkapan rasa bangga terhadap apa yang
telah mereka rasakan dan mereka lihat dengan panca indera yang dimilikinya.

Anda mungkin juga menyukai