0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan20 halaman

BAB2 Komponen Undercarriage

Bab 2 membahas komponen undercarriage pada alat berat. Terdiri dari dua pelajaran yang menjelaskan fungsi dan klasifikasi undercarriage, serta komponen-komponen utamanya seperti track frame, track roller, dan track roller support beserta fungsinya masing-masing. Pemahaman tentang undercarriage penting karena merupakan komponen vital yang memerlukan perawatan berkala.

Diunggah oleh

Dani Ahmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan20 halaman

BAB2 Komponen Undercarriage

Bab 2 membahas komponen undercarriage pada alat berat. Terdiri dari dua pelajaran yang menjelaskan fungsi dan klasifikasi undercarriage, serta komponen-komponen utamanya seperti track frame, track roller, dan track roller support beserta fungsinya masing-masing. Pemahaman tentang undercarriage penting karena merupakan komponen vital yang memerlukan perawatan berkala.

Diunggah oleh

Dani Ahmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

UNDERCARRIAGE

Tujuan Bab 2:
Setelah menyelesaikan pembelajaran pada BAB 2, siswa mampu:
 menjelasakan mengenai klasifikasi undercarriage,
 menyebutkan nama-nama komponen undercarriage,
 menunjukkan lokasi dari komponen-komponen undercarriage, dan
 menjelaskan fungsi dari komponen-komponen undercarriage.

Referensi :
Manual:
Komatsu KUC Procedure Manual (edition 12)
Shop Manual Komatsu Bulldozer D375A-5
Final Drive & Undercarriage

Pelajaran 1: Fungsi dan Klasifikasi Undercarriage

Tujuan Pelajaran 1
Setelah mengikuti pembelajaran pada pelajaran 1, siswa mampu menjelaskan mengenai fungsi dan
klasifikasi undercarriage.

Fungsi Undercarriage
Undercarriage atau disebut juga sebagai kerangka bawah merupakan bagian dari sebuah crawler
tractor yang berfungsi:
 untuk menopang dan meneruskan beban unit ke tanah.
 bersama-sama dengan sistem steering dan rem mengarahkan unit untuk bergerak maju,
mundur, ke kanan, dan ke kiri.
 sebagai pembawa dan pendukung unit.

Komponen undercarriage yang terpasang pada sebuah


bulldozer dan excavator

Jika dilihat dari fungsinya di atas, maka undercarriage adalah salah satu komponen yang sangat fital
dari sebuah crawler tractor. Komponen- Undercarriage
komponen undercarriage harus dilakuakan Other
45% - 60%
perbaikan atau penggantian (service) secara Steering

berkala, sebab jika tidak akan berakibat pada Blade


menurunnya performa alat tersebut, sehingga
pengguna harus mengeluarkan banyak biaya
untuk perawatan undercarriage . Dari hasil
penelitian dikatakan bahwa biaya perawatan
undercariage sekitar 45%-60% dari total biaya perawatan alat.

15
Final Drive & Undercarriage

Di bawah ini ditunjukkan sebuah struktur undercarriage assembly. Pada gamabar terlihat beberapa
komponen-komponen undercarriage, seperti front idler, carrier roller, track chain assembly, track
frame, track rollers, dan sprocket. Pada pelajaran 2 akan dibahas secara lebih mendalam dari masing-
masing komponen tersebut.

Undercarriage assembly

Klasifikasi Undercarriage
Undercarriage dapat diklasifikasikan kedalam dua tipe,yaitu: tipe rigid dan tipe semi rigid.

 Tipe rigid
Pada undercarriage tipe ini, front idler tidak dilengkapi dengan rubber pad. Final drive juga tidak
dilengkapi dengan rubber bushing dan equalizing beam hanya menempel pada main frame. Contoh
unit yang menggunakan undercarriage tipe ini adalah bulldozer D80/85A dan D155A.

1 2 3 4

8 7 6 5

1. Idler 5. Track roller (single flange)


2. Track shoe 6. Track roller (double flange)
3. Carrier roller 7. Track roller guard
4. Sprocket 8. Track frame

Track frame tipe rigid


16
Final Drive & Undercarriage

 Tipe semi rigid


Tipe kerangka bawah ini pada track frame-nya dilengkapi dengan rubber pad dan pada sprocket
dilengkapi dengan rubber bushing. Undercarriege tipe ini equalizing beam-nya diikat dengan pin pada
frame utama.

Rubber bushing

Track frame semi rigid

17
Final Drive & Undercarriage

Pelajaran 2: Komponen Undercarriage

Tujuan Pelajaran 2
Setelah mengikuti pembelajaran pada pelajaran 2, siswa mampu:
 menyebutkan nama-nama komponen undercarriage,
 menunjukkan lokasi dari komponen-komponen undercarriage, dan
 menjelaskan fungsi dari komponen-komponen undercarriage.

Track Frame
Track frame merupakan tulang punggung daripada undrcarriage, sebagai tempat kedudukan
komponen-komponen undercarriage. Pada setiap crawler tractor terdapat 2 buah track frame yang
dipasang pada bagian kiri dan kanan unit.
Track frame merupakan gabungan baja yang dibentuk menyerupai kotak ( box) yang disusun saling
menyilang dan dirakit dengan plat baja yang dilas. Track frame khusus dirancang agar mampu
melawan beban kejut baik dalam kondisi kerja ringan maupun berat.
Berdasarkan cara pengikatannya (mounting) ke main frame, track frame diklasifikasikan menjadi
beberapa tipe, yaitu: tipe rigid mounting dan tipe pivot mounting. Berikut ini dijelaskan perbedaan
antara keduanya.

 Rigid mounting

Main
Frame

Track Frame

Rigid Mounting

Track frame dengan tipe rigid ini diikat ( mounting) ke main frame dengan kaku (rigidly). Track frame
dengan tipe seperti ini biasa digunakan pada unit-unit kecil, contohnya pada unit bulldozer D41-6.

18
Final Drive & Undercarriage

 Pivot maounting
Track frame dengan tipe pivot mounting seperti ini masing-masing track frame-nya dapat bergerak
secara bebas (independenly). Track frame ini digunakan pada unit-unit dengan ukuran menegah
sampai dengan unit yang berukuran besar. Track frame dengan tipe pivot mounting terdiri atas dua
tipe, yaitu : pivot shaft type dan diagonal brace type.

Equalizer Bar
Equalizer Bar

Pivot Shaft Diagonal Brace

Diagonal Brace Type Track Frame Pivot Shaft Type Track Frame

Track Roller
 Fungsi dan klasifikasi track roller
Track roller yang terdapat pada sebuah undercarriage berfungsi sebagai pembagi berat unit ke track
dan sebagai pengarah track link, bukan untuk
menggulung track. Track roller teridir atas dua
jenis, yaitu single flange dan double flange.
Dua jenis track roller tersebut dipasang dengan
susunan tertentu pada masing-masing track
pada crawler tractor. Jumlah track roller yang
Single Flange Double Flange
terpasang pada sebuah undercarriage sangat
tergantung dari panjangnya track, semakin panjang track maka semakin banyak pula susunan track
roller yang terpasang. Berikut ini ditunjukkan salah satu contoh susunan track roller pada unit
bulldozer D155.

Idler
Sprocket

Susunan Track Roller pada Bulldozer D155 19


Final Drive & Undercarriage

Tabel Susunan Track Roller

 Struktur track roller


Di samping ini ditunjukkan struktur dari
sebuah track roller. Seperti yang
ditunjukkan pada gambar di bawah, oli
yang terdapat di dalam track roller
bertujuan untuk mengurangi keausan
yang terjadi akibat gesekan antara
bushing dengan shaft. Dikarenakan
terdapat adanya oli untuk pelumasan di
dalam track roller, maka di pasanglah
floating seal. Floating seal yang dipasang
pada track roller berfungsi untuk
mencegah terjadinya kebocoran oli dari

Struktur Track Roller 20


Final Drive & Undercarriage

dalam ke luar dan sebaliknya mencegah agar jangan sampai debu, pasir, atau lumpur masuk ke
bagian dalam track roller.
 Track roller support
Track roller support merupakan komponen yang berfungsi sebagai pemegang atau tempat dudukan
dari track roller. Track roller support terdiri dari dua tipe, yaitu
tipe rigid dan tipe boogie.
Track roller support dengan tipe rigid berarti track roller-nya
langsung dipasang pada track framenya. Track roller support
tipe boogie terbagi ke dalam dua tipe, yaitu tipe X-boogie dan
X-Boogie
K-boogie. Di samping ditunjukkan dua buah tipe track roller
tipe boogie.
Jika dibandingkan dengan track roller support tipe rigid
(conventional), track roller support tipe boogie lebih dapat
menyesuaikan dengan bentuk permukaan tanah yang tidak
rata, hal ini akan lebih menguntungkan karena akan
K-Boogie
meminimalkan slip antara permukaan tanah dengan track
shoe. Dengan slip yang minimal, maka akan menambah traksi
dan memperpanjang umur dari komponen-komponen undercarriage.

X-Boogie Track Roller K-Boogie Track Roller

21
Final Drive & Undercarriage

Carrier roller
 Fungsi dan klasifikasi carrier roller
Carrier roller merupakan salah satu komponen undercarriage yang berfungsi untuk:
 Menahan gulungan bagian dari track shoe assembly agar tidak melentur ke bawah.
 Menjaga kelurusan antara track shoe assembly dengan idler.
Jumlah carrier roller yang terpasang pada tiap-tiap sisi track sangat tergantung pada panjang-
pendeknya track. Pada umumnya jumlah carrier roller yang terpasang adalah 1 atau 2 carrier roller
pada tiap-tiap sisi.
Terdapat dua tipe carrier roller, yaitu tipe flange (flange type) dan tipe flat (flat type). Carrier roller
tipe flange dibagi lagi menjadi 2 tipe, yaitu center flange dan single flage.

Di samping ditunjukkan dua tipe carrier roller tipe flange, yaitu


center flange type dan single flange type.
Center flange type pada umumnya digunakan pada unit hydraulic
excavator, bulldozer ukuran kecil, dan dozer shovels.

Single flange type pada umumnya digunakan pada unit


bulldozer dengan ukuran sedang sampai besar dan dozer
shovels.

Flange type carrier roller

Carrier roller dengan tipe flat pada umumnya digunakan pada


hdraulic excavator dengan ukuran kecil.

Flat type carrier roller

 Struktur carrier roller


Struktur dari carrier roller seperti ditunjukkan pada gambar di
samping terlihat lebih sederhana jika dibandingkan dengan
struktur track roller. Di dalam carrier roller juga terdapat oli
pelumas untuk mengurangi terjadinya keausan antara bushing
dengan shaft. Dan juga terdapat seal untuk mencegah

22
Struktur carrier roller
Final Drive & Undercarriage

terjadinya kebocoran oli ke luar dan sebaliknya mencegah kotoran agar jangan sampai masuk ke
dalam komponen carrier roller.
Front Idler
Idler dipasang pada bagian depan dari track frame yang berfungsi sebagai pengarah (guide) track
link assembly dan peredam kejut. Pada bagian dalam dari idler dilengkapi dengan bushing dan shaft
serta oli yang berfungsi sebagai pelumas.

Struktur front idler

Track Adjuster & Recoil Spring


Recoil spring yang terdapat pada komponen undercarriage berfungsi untuk kejutan yang berasal dari
front idler, sehingga hal ini akan dapat memperpanjang umur komponen dan menambah
kenyamanan operator dalam mengoperasikan alat. Sedangkan track adjuster berfungsi agar kondisi
kekencangan track shoe assembly tetap terjaga.

Struktur recoil spring

23
Final Drive & Undercarriage

1. Yoke
2. Nut
3. Retainer
4. Recoil spring
5. Rod
6. Spring cylinder
7. Reatainer
8. Holder
9. Piston
10. Lubricator
11. Grease chamber
cylinder

Struktur recoil spring bulldozer


D375A-5

Sprocket

 Fungsi sprocket
Sprocket berfungsi untuk:
 Meneruskan tenaga gerak ke track melalui bushing.
 Merubah putaran menjadi gulungan pada track agar unit
dapat bergerak.

Srocket dengan tarck link

 Klasifikasi sprocket
Tipe srocket ada dua macam, yaitu solid sprocket dan segmented sprocket.
Sprocket dengan tipe solid terbuat dari cast steel yang
merupakan satu kesatuan, sehingga jika ada salah satu

24
Solid sprocket
Final Drive & Undercarriage

teeth pada sprocket yang mengalami kerusakan, maka untuk menggantinya harus dilakukan
pemotongan dan dilas kembali.

Sprocket dengan tipe segmented lebih banyak digunakan karena


cukup praktis penggunaannya karena mudah dilepas atau diganti
satu persatu.

Segmented sprocket

Track Link
 Fungsi track link
Track link berfungsi sebagai merubah gerakan putar menjadi gulungan dan empat tumpuan dari track
roller sehingga memungkinkan unit dapat berjalan. Komponen-komponen utama dari track link terdiri
atas: link, pin, bushing, dan seal ass’y. Track link terdiri dari dua tipe, yaitu: sealed and lubricated
type track dan grease sealed type track.

 Link
Link berfungsi sebagai:
 Penumpu berat unit ke landasan.
 Tempat persinggungan dengan track roller dan carrier roller
 Pemutus dan penghubung rangkaian rantai (khusus untuk master link).
Link terdiri dari dua tipe, yaitu: master link dan reguler link.

25

Contoh master link


Final Drive & Undercarriage

 Pin & bushing


Pin berfungsi untuk menghubungkan dan
memutuskan antar link sedangkan bushing
berfungsi untuk mendapatkan sifat fleksibel
ketika track bergerak menggulung. Seperti
halnya link, pin dan bushing juga terdiri dari dua
tipe, yaitu master (pin & bushing) dan reguler
(pin & bushing). Master pin dan reguler pin
mempunyai diameter yang sama, permukaan
yang sama-sama rata tetapi pada master pin
terdapat chamfered dan center bore untuk
mempermudah dalam identifikasi.

 Seal
Sela berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran oli dan sebaliknya untuk mencegah agar jangan
sampai ada kotoran dari luar yang
masuk ke dalam komponen.
Terdapat beberapa tipe dari seal
yang digunakan pada track link,
yaitu: tipe F dan tipe W yang
digunakan pada track link tipe
Tipe seal untuk sealed and lubricated track type
sealed and lubricated track link
(SALT type), tipe W dan tipe V
yang digunakan untuk track link
tipe grease sealed type.

Tipe seal untuk grease sealed track type

26
Final Drive & Undercarriage

Track Shoe
 Fungsi track shoe
Track shoe hampir sama dengan landasan sepatu yang kita gunakan. Kita harus sesuaikan landasan
sepatu dengan kondisi
tanah tempat kita
berjalan. Sepatu yang
kita gunakan untuk
mendaki gunung tentu
berbeda dengan
sepatu yang kita
gunakan di ruang kantor. Hal tersebut sama ketika kita melakukan pemilihan untuk track shoe pada
sebuah crawler tractors. Crawler tractor yang digunakan untuk bekerja di daerah rawa tentu memiliki
track shoe yang berbeda dengan crawler tractors yang digunakan untuk bekerja di daerah bebatuan.
Track shoe berfungsi untuk menimbulkan traksi dan kemudahan dalam bermanuver pada sebuah
crawler tractors. Seperti halnya kita dalam memilih jenis sepatu, jika kita salah dalam memilih track
shoe, maka akan berakibat alat kita akan mudah slip dan gaya dorong dan gaya tarik yang dihasilkan
akan kecil.

 Tipe track shoe


Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa pemilihan tipe track shoe sangat penting. Tipe track shoe
yang digunakan pada
sebuah crawler
tractors sangat
ditentukan oleh
kondisi landasan
dimana alat tersebut
bekerja. Berikut
ditampilkan masing-
masing aplikasi dari
tipe-tipe dari track
shoe yang digunakan Contoh tipe track shoe
pada crawler tractors,
termasuk kerugian dan keuntungannya masing-masing.

27
Final Drive & Undercarriage

28
Final Drive & Undercarriage

29
Final Drive & Undercarriage

Guard
Guard berfungsi untuk melindungi komponen-komponen undercariage dari kerusakan yang
diakibatkan oleh gesekan atau benturan dari luar, seperti kayu, batu, dan material keras lainnya.
Komponen-komponen yang dilindungi oleh guard diantaranya track roller dan final drive case.

Roller guard untuk small bulldozer Roller guard untuk large bulldozer

30
Final Drive & Undercarriage

Ringkasan

Undercarriage atau disebut juga sebagai kerangka bawah merupakan bagian dari sebuah crawler
tractor yang berfungsi:
 untuk menopang dan meneruskan beban unit ke tanah.
 bersama-sama dengan sistem steering dan rem mengarahkan unit untuk bergerak maju,
mundur, ke kanan, dan ke kiri.
 sebagai pembawa dan pendukung unit.
Klasifikasi undercarriage: semi rigid dan rigid.
Track frame merupakan tulang punggung daripada undrcarriage, sebagai tempat kedudukan
komponen-komponen undercarriage. Pada setiap crawler tractor terdapat 2 buah track frame yang
dipasang pada bagian kiri dan kanan unit. Track frame diklasifikasikan menjadi 2 tipe, yaitu: rigid
mounting dan pifot mounting.
Track roller yang terdapat pada sebuah undercarriage berfungsi sebagai pembagi berat unit ke
track dan sebagai pengarah track link, bukan untuk menggulung track. Track roller terdiri dari dua
tipe, yaitu single flange type dan double flange type.
Carrier roller: merupakan salah satu komponen undercarriage yang berfungsi untuk:
 Menahan gulungan bagian dari track shoe assembly agar tidak melentur ke bawah.
 Menjaga kelurusan antara track shoe assembly dengan idler.
Carrier roller diklasifikasikan menjadi dua tipe, yaitu: flange type (center flange type & single flange
type) dan flat type.
Idler dipasang pada bagian depan dari track frame yang berfungsi sebagai pengarah (guide) track
link assembly dan peredam kejut. Pada bagian dalam dari idler dilengkapi dengan bushing dan shaft
serta oli yang berfungsi sebagai pelumas.
Recoil spring yang terdapat pada komponen undercarriage berfungsi untuk kejutan yang berasal
dari front idler, sehingga hal ini akan dapat memperpanjang umur komponen dan menambah
kenyamanan operator dalam mengoperasikan alat.
Sprocket berfungsi untuk:
 Meneruskan tenaga gerak ke track melalui bushing.
 Merubah putaran menjadi gulungan pada track agar unit dapat bergerak.
Sprocket terdiri dari dua tipe, yaitu: solid type dan segmented type.
Track link berfungsi sebagai merubah gerakan putar menjadi gulungan dan empat tumpuan dari
track roller sehingga memungkinkan unit dapat berjalan. Komponen-komponen utama dari track link
terdiri atas: link, pin, bushing, dan seal ass’y. link dan bushing terdiri dari dua tipe, yaitu master dan
reguler pin, master dan reguler link.

31
Final Drive & Undercarriage

Track shoe berfungsi untuk menimbulkan traksi dan kemudahan dalam bermanuver pada sebuah
crawler tractors.
Guard berfungsi untuk melindungi komponen-komponen undercariage dari kerusakan yang
diakibatkan oleh gesekan atau benturan dari luar, seperti kayu, batu, dan material keras lainnya.

Soal Latihan

Sebutkan nama dan jelaskan fungsinya masing-masing dari komponen-komponen yang ditunjukkan
berikut!

1._________ 2._________ 3._________

4._________ 5._________ 6._________

32
Final Drive & Undercarriage

Kunci Jawaban

1. Idler dipasang pada bagian depan dari track frame yang berfungsi sebagai pengarah (guide)
track link assembly dan peredam kejut.

2. Carrier roller: merupakan salah satu komponen undercarriage yang berfungsi untuk:
 Menahan gulungan bagian dari track shoe assembly agar tidak melentur ke bawah.

 Menjaga kelurusan antara track shoe assembly dengan idler.

3. Sprocket berfungsi untuk:


 Meneruskan tenaga gerak ke track melalui bushing.
 Merubah putaran menjadi gulungan pada track agar unit dapat bergerak.
4. Track frame merupakan tulang punggung daripada undrcarriage, sebagai tempat
kedudukan komponen-komponen undercarriage.
5. Carrier roller: merupakan salah satu komponen undercarriage yang berfungsi untuk:
 Menahan gulungan bagian dari track shoe assembly agar tidak melentur ke bawah.
 Menjaga kelurusan antara track shoe assembly dengan idler.
6. Sprocket berfungsi untuk:
 Meneruskan tenaga gerak ke track melalui bushing.

 Merubah putaran menjadi gulungan pada track agar unit dapat bergerak.

33

Anda mungkin juga menyukai