0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
896 tayangan15 halaman

Cetak Digital

Digital printing adalah proses mencetak gambar digital secara langsung ke berbagai media. Jenis-jenisnya antara lain large format untuk gambar besar, digital offset untuk berbagai media cetak, screen digital untuk sablon kaos, dan keramik printing untuk mencetak pada keramik.

Diunggah oleh

im zeroseven
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
896 tayangan15 halaman

Cetak Digital

Digital printing adalah proses mencetak gambar digital secara langsung ke berbagai media. Jenis-jenisnya antara lain large format untuk gambar besar, digital offset untuk berbagai media cetak, screen digital untuk sablon kaos, dan keramik printing untuk mencetak pada keramik.

Diunggah oleh

im zeroseven
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CETAK DIGITAL

D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
KELOMPOK :5

ANGGOTA : 1. KHAIRUL NISA


2. SRI ULFA DEWI
3. MUHAMMAD ALFAT
4. GITA RAHMAYANI
5. MURSALIN

PEMERINTAH ACEH
DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 1 JULI


2021
KATA PENGANTAR

Puji syukur diucapkan kehadiran Allah SWT atas segala rahmatnya yang telah
di berikan kepada kita bersama,sehingga makalah ini dapat kita selesaikan dengan isi
yang akan kami tentukan.Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih terhadap
bantuan pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan semangat baik pikiran
maupun materinya.

Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan


dan pengalaman bagi pembaca.bahkan kami berharap lebih jauh agar makalah ini bisa
pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari hari.

Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan


penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman
kami.untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari
pembaca demi kemampuan makalah ini.

Bireuen, 03 Maret 2021

Penulis

i
DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR.................................................................................. i
DAFTAR ISI ................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah..................................................................... 1

BAB II PERMASALAHAN
2.1. Rumusan Masalah............................................................................ 3
2.2. Tujuan.............................................................................................. 3

BAB III PERMASALAHAN


3.1. Pengertian Cetak Digital (Digital Printing)...................................... 4
3.2. Jenis-Jenis Digital Printing.............................................................. 4
3.3. Media Cetak Digital Printing........................................................... 5
3.4. Tahapan Proses Digital Printing....................................................... 6
3.5. Manfaat Digital Printing.................................................................. 8
3.7. Kelebihan Digital Printing............................................................... 9
3.8. Kekurangan Digital Printing............................................................ 9
3.9. Contoh Digital Printing.................................................................... 10

BAB IV PENUTUP
Kesimpulan ..................................................................................... 11

DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 12

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


 Dunia desain tidak akan dapat dipisahkan dengan percetakan. Desainer
yang telah membuat sebuah desain tentu ingin untuk mencetak desain yang
telah dibuatnya. Mesin cetak juga telah mengalami perkembangan yang sangat
cepat dari zaman Gutenberg hingga cetak digital seperti sekarang ini. Oleh
karena itu pada makalah ini akan dibahas semua hal yang berhubungan dengan
proses cetak dalam hal ini adalah digital printing.
Digital printing telah mengubah dunia percetakan dunia, dengan proses
kerjanya yang cepat tanpa mengurangi kualitas hasil. Sejarah cetak
digital printing cukup singkat disbanding dengan percetakan itu sendiri, karena
digital printing muncul di akhir tahun 1900-an.  Tapi digital printing
berkembang sangat cepat dan menjadi salah satu metode umum
percetakan untuk bisnis dan pribadi.
Mesin pencetak pertama kali ditemukan oleh Johannes Gutenberg pada
tahun 1439.Penemuan ini menjadi awal industri percetakan di mana buku bisa
diproduksi secara massal dan mampu dibiayai oleh pengusaha menengah
karena biaya produksi yang lebih murah. Kemudian mesin pencetak berdaya
listrik ditemukan, yang membuat produksi percetakan lebih mudah.
Digital printing press mulai digunakan pada tahun 1993. Gagasan ini
berkembang dengan semakin majunya teknologi computer. Evolusi digital
printing sebenarnya rumit, tapi Xerox memiliki peran besar untuk
mempermudahnya. Tidak seperti metod pencetakan lainnya, digital printing
prees mampu mencetak gambar berbeda pada setiap halaman, sementara mesin
cetak lainnya harus mengandalkan pelat yang harus dipakai berulang kali untuk
mencetak.
Dengan digital printing, gambar digital disimpan di computer, yang bisa
ditransfer ke bermacam medium kertas atau media lainnya, termasuk kertas

1
fotografi, kertas biasa, vinil dan film. Digital printing menggunakan mesin tinta
cetak kering dan thermal printer, yang bagus untuk pencetakan eksperimental
atau kustomisasi cetak.  Kecanggihan digital printing yang lainnya adalah bisa
disambungkan atau diberikan link ke jaringan Computer dalam hal ini bisa juga
berperan sebagai korektor gambar yang akan dicetak, sehingga tidak asal cetak.
Begitulah sejarah singkat digital printing. Sampai saat ini digital printing
adalah teknologinya yang akan terus berkembang.

2
BAB II
PERMASALAHAN

2.1. Rumusan Masalah


1. Apa pengertian cetak digital (digital printing) ?
2. Apa saja jenis-jenis digital printing?
3. Apa saja media cetak digital printing?
4. Bagaimana tahapan proses digital printing?
5. Apa saja manfaat digital printing?
6. Apa saja kelebihan digital printing?
7. Apa saja kekurangan digital printing?
8. Apa saja contoh digital printing?

2.2. Tujuan
1. Mengetahui pengertian cetak digital (digital printing).
2. Mengetahui jenis-jenis digital printing.
3. Mengetahui media cetak digital printing.
4. Mengetahui tahapan proses digital printing.
5. Mengetahui manfaat digital printing.
6. Mengetahui kelebihan digital printing.
7. Mengetahui kekurangan digital printing.
8. Mengetahui contoh digital printing.

3
BAB III
PEMBAHASAN

3.1. Pengertian Cetak Digital (Digital Printing)


Digital Printing adalah suatu kegiatan merubah gambar dari bentuk
digital pada media editor seperti komputer menjadi bentuk fisik pada
media/material tertentu sesuai kebutuhan di lapangan dengan menggunakan
perantara alat yang disebut mesin cetak tau printer yang terhubung ke media
editor/komputer tersebut. Pada umumnya, kegiatan ini sering digunakan
dalam dunia usaha percetakan.
Digital Printing adalah sebuah proses cetak dari sebuah gambar
digital secara langsung ke berbagai macam media. Proses ini umumnya terjadi
pada proses cetak professional ketika sebuah file kecil dari computer atau
sumber lain dicetak menggunakan printer laser atau inkjet bervolume besar.
Mencetak per halaman menggunakan teknik Digital printing membutuhkan
biaya yang lebih tinggi daripada traditional offset printing, namun kadang-
kadang biaya yang digunakan bisa dihemat karena digital printing tidak
memerlukan plat cetak untuk mencetak. Teknik ini mengakomodasi keinginan
konsumen yang membutuhkan cetak dengan kuantitas yang tidak banyak,
maupun konsumen yang menggunakan file bervariasi. Penghematan biaya dan
keefisiensian dari digital printing dapat memenuhi keinginan pasar yang
membutuhkan hasil cetak yang besar dan baik sekaligus dengan harga yang
murah.

3.2. Jenis-Jenis Digital Printing


1. Large Format, yaitu mesin percetakan digital yang menggunakan
mesin dengan ukuran besar dan memang diperuntukan bagi gambar
dengan ukuran besar, seperti banner, spanduk, baliho, billboard dan
sebagainya.

4
2. Digital Offset Printing, sebuah mesin percetakan yang bisa
menghasilkan output dalam berbagai bentuk seperti kertas HVS dan
lain sebagainya.
3. Screen Digital Printing, mesin percetakan digital yang diperuntukan
khusus untuk sablon kaos yang dimana dapat mencetak gambar di kaos
secara langsung. Tentunya jauh lebih efektif dan cepat dibandingkan
menggunakan mesin sablon konvensional.
4. Keramik Printing, yaitu mesin percetakan digital untuk mencetak
gambar di keramik atau cangkir, gelas dan sebagainya.

3.3. Media Cetak Digital Printing


Media cetak yang dipakai dalam dunia digital printing sangat beragam.
Keberagamannya bisa dilihat dari satu objek media saja dulu yang dipakai,
misal kertas. Kertas yang digunakan dalam dunia digital printing ada yang
menggunakan kertas halus dan kerta yang kasar. Kertas halus biasanya
dipakai untuk mencetak foto, sedangkan kertas kasar biasanya dipakai untuk
mencetak koran atau bentuk lainnya. Selain kehalusan pun, ada banyak
kertas dikelompokan dari tipis tebalnya sebuah kertas yang biasa disebut
dengan istilah gramasi. Mulai dari puluhan gram hingga ratusan gram.
Semakin tinggi gramasi, maka semakin tebal kertas tersebut. Ini baru satu
media berupa kertas, belum lagi media lain seperti kaca, kayu, batu, dan lain
sebagainya.
Dilihat dari ukuran hasil cetak pun tidak kalah beragamnya. Tentuk
ukuran ini, selain disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, juga
disesuaikan dengan ukuran mesin cetaknya. Ada mesin cetak yang hanya
bisa maksimal sampai ukuran A3. Bahkan ada mesin cetak/printer yang
hanya bisa mencetak maksimal sampai ukuran F4 saja. Bahkan ada printer
yang dapat mencetak hingga ukuran lebih dari 2 meter.

5
3.4. Tahapan Proses Digital Printing
3.4.1. Tahap Pracetak
1. Font
a. Pastikan font-font yang anda gunakan terlampir dalam satu
folder(direkomendasikan menggunakan adobe postscript font)
b. Pastikan font yang digunakan ngelink pada dokumen anda
c. Bila anda menggunakan software illustrasi lakukan convert to path
sesuaikan dengan pekerjaan anda, karena font yang sudah di conver
mengakibatkan data file menjadi besar karena sudah berubah menjadi
vector
2. Vector
a. Apakah komposisi warna desain anda sudah sesuai dengan color
guide
b. Pilih warna CMYK pada color pallete jangan RGB ataou Pantone,
kecuali memang akan digunakan sebagai warna khusu/spot color
c. Usahakan jangan menggunakan path terlalu kompleks karena akan
memperlambat proses produksi
3. Image
a. Gunakan software anda di photoshop
b. Gunakan format TIFF atau EPS
c. Pastikan resolusi image anda 300 dpi (produksi Koran dapat
menggunakan 150-200 dpi) untuk output digital print indoor atau
outdoor resolusi cukup dengan 72-100 dpi
d. Pastikan gambar sudah terlink pada dokumen
e. Buang alfa channel yang tidak perlu dan jika image masih dalam
bentuk layer harus di flatten terlebhi dahulu.
4. Document
a. Gunakan software desain grafis dalam pembuatan suatu dokumen
b. Pastikan ukuran dokumen anda sesuai dengan ukuran jadi

6
c. Apakah dokumen file sudah diberikan bleed/sisiran minimum 3 mm
keliling
d. Pastikan komponen file sudah terlink
5. Informasi cetak dan finishing
a. Sudahkah anda informasikan jenis kertas yang anda gunakan
b. Sudahkah anda informasikan jenis finishing yang akan di gunakan
c. Apakah sudah di definisikan warna khusus atau warna proses
d. Komunikasikan denga percetakan
6. PDF
a. Mampu melakukan kompresi data secara maksimal tanpa mengurangi
kualitas gambar
b. Dapat dibukan di PC maupun Macintosh
c. Dapat mengembed font dan image, sehingga tidak lagi perlu
font/image untuk dilampirkan
d. Tidak diperlukan lagi software aslinya bila sudah menyerahkan
dalam bentuk PDF
3.4.2. Tahap Cetak
Digital printing menghasilkan sebuah image yang didapat dari
dot matrix yang umumnya disebut pixel. Dan proses menghasilkan
pixel ini disebut proses “ digitizing”. Selanjutnya data image yang
berupa pixel akan diproses oleh Raster Image Processor (RIP) menjadi
dot sehingga dapat dibaca oleh mesin dan akhirnya dapat dicetak. Pada
proses ini juga terdapat kalibrasi warna tinta, pada dasarnya proses
cetak yang terjadi pada digital printing ini ada dua basic tinta yang
digunakan yaitu dengan basic air dan minyak. Tinta dengan basic air
biasanya digunakan untuk digital printing untuk indoor karena tinta
dengan basic ini lebih rentan dan tidak begitu kuat. Sebaliknya untuk
outdoor printing menggunakan tinta berbasic minyak karena lebih
awet dan tahan air.

7
3.4.3. Tahap Pasca Cetak
1. Problem Cetak
a. Gap
Adanya garis putih yang terjadi pada hasil print karena
adanya celah diantara baris – baris tinta yang ada di bidang
cetak
b. Overlap
Adanya penumpukan tinta saat pengeprinan
c. Ink accumulation
Adanya penumpukan tinta sampai media kertas menjadi
basah
d. Missing Nozzle
Adanya efef gares pada pada bidang print
2. Finishing
Adalah proses terakhir setelah bahan tercetak. Finishing
berguna untuk melindungi hasil cetak dari kerusakan dan juga
berfungsi untuk menambahkan efek doff atau glossy kepada
hasil output sesuai kebutuhan

3.5. Manfaat Digital Printing


Kegunaan dari adanya digital printing ini utamanya adalah untuk
menyampaikan sebuah informasi dari pihak satu ke pihak lainnya dalam
bentuk fisik/media cetak. Meskinpun saat ini era digital semakin
mendominasi, tapi tidak sedikit pihak yang masih gagap dalam hal
teknologi sehingga membutuhkan media dalam bentuk fisik. Dan pada
kasus tertentu media cetak dirasa lebih murah jika dilihat dari segi
pembiayaannya.
Informasi yang dapat disampaikan melalui media cetak hasil dari
digital printing ini dapat berupa informasi brand sebuah produk atau
tokoh tertentu. Untuk informasi brand sebuah produk, berguna agar

8
produk tersebut bisa menarik perhatian pihak yang dijadikan target
penyampaian info dari produk tersebut. Hasil akhirnya tentu supaya
produk tersebut diminati dan berpengaruh positif pada penjualan. Untuk
informasi tokoh, media cetak ini berguna dalam memperkenalkan tokoh
tertentu agar lebih dikenal luas oleh berbagai lapisan masyarakat.
Biasanya, penyampaian tokoh ini digunakan dalam kampanye pemilihan
umum dan kegiatan seminar atau workshop pada media tertentu.

3.6. Kelebihan Digital Printing


1. Waktu produksi yang jauh lebih cepat dan instan.
2. Dapat mencetak custom, dalam arti ialah bahwa customer dapat
membuat permintaan khusus dan tanpa minimal order.
3. Proses yang sangat cepat dan bahkan hasil cetak dapat dilihat secara
langsung.
4. Tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak.
5. Proses pengerjaan yang tergolong sederhana, bahkan dapat dilakukan
oleh pemula sekalipun.

3.7. Kekurangan Digital Printing


1. Biaya produksi yang jauh lebih tinggi jika dihitung dalam jumlah
satuan.
2. Dikarenakan proses pengerjaan yang cukup mudah, banyak lapisan
masyarakat yang justru tertarik untuk menekuni bisnis ini sehingga
tingkat persaingan pun akan semakin tinggi.

9
3.8. Contoh Digital Printing

10
BAB IV
PENUTUP

KESIMPULAN
Digital Printing adalah sebuah proses cetak dari sebuah gambar
digital secara langsung ke berbagai macam media. Proses ini umumnya terjadi
pada proses cetak professional ketika sebuah file kecil dari computer atau
sumber lain dicetak menggunakan printer laser atau inkjet bervolume besar.
Digital printing telah merubah dunia percetakan yang semula terbatas
kini menjadi lebih variatif. Dunia printing kini seakan-akan tidak memiliki
batasan, orang bisa mencetak apapun dengan resolusi berapapun dan dengan
ukuran sebesar apapun. Hal ini secara langsung mampu membuat kehidupan
manusia menjadi lebih mudah.
Kelebihan digital printing adalah bisa mencetak custom sesuai
keinginan kostumer dan prosesnya lebih cepat dan instan.
Contoh digital printing adalah seperti banner, baliho, billiboard, cetak
foto, cetak majalah, dan sebagainya.

11
DAFTAR PUSTAKA

http://kuncoroaji14.blogspot.com/2018/06/makalah-grafika-kelas-101112.html

https://www.hanindo.co.id/portfolio/apa-itu-digital-printing

https://zonacetakbandung.com/pengertian-digital-printing/

https://id.scribd.com/doc/46404344/Digital-Printing

12

Common questions

Didukung oleh AI

Persaingan yang meningkat dalam industri digital printing meningkatkan variasi pilihan dan menekan harga untuk konsumen, namun juga mendesak pemain di industri untuk terus berinovasi agar tetap kompetitif. Hal ini berpotensi mempercepat laju perkembangan teknologi dan layanan cetak yang lebih personalisasi serta ramah lingkungan. Bagi pasar, ini membawa keuntungan dari segi aksesibilitas layanan, namun juga membuat kebutuhan akan diferensiasi dan pelatihan lebih penting untuk kelangsungan bisnis .

Kelebihan utama digital printing dibandingkan dengan metode pencetakan tradisional adalah waktu produksi yang jauh lebih cepat dan instan. Digital printing memungkinkan pencetakan custom, tanpa minimal order, dan dapat dilakukan oleh pemula karena prosesnya yang sederhana. Selain itu, hasil cetak bisa langsung dilihat, dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja .

Tinta berbasis air biasanya digunakan untuk cetakan indoor dimana kelembapan dan resistensi air bukanlah masalah besar, memberikan hasil cetak yang lebih rentan dan kurang tahan lama. Sebaliknya, tinta berbasis minyak lebih awet dan tahan terhadap paparan elemen eksternal, sehingga lebih cocok untuk cetakan outdoor yang memerlukan ketahanan lebih terhadap cuaca dan fisik .

Proses digital printing terdiri dari tiga tahap utama: pracetak, cetak, dan pasca cetak. Pada tahap pracetak, persiapan file digital penting untuk memastikan font dan gambar terlink secara benar, mengatur resolusi, dan memastikan settings warna dalam format CMYK. Tahap cetak melibatkan digitizing gambar dan menggunakan Raster Image Processor (RIP) untuk menerjemahkan data ke mesin cetak. Tahap pasca cetak fokus pada finishing seperti pelapisan doff atau glossy untuk melindungi hasil cetak. Memahami setiap tahap kritis untuk mengoptimalkan kualitas hasil cetak dan efisiensi produksi .

Digital printing mengatasi kebutuhan pencetakan dengan kuantitas rendah dan file yang bervariasi dengan tidak memerlukan plat cetak, yang biasanya meningkatkan biaya dan waktu dalam pencetakan tradisional. Dengan digital printing, proses cetak berlangsung langsung dari file digital tanpa persiapan plat, memungkinkan efisiensi dalam menyesuaikan kebutuhan individual tiap cetakan .

Digital printing dianggap mengubah dunia percetakan karena memperkenalkan fleksibilitas dan efisiensi yang belum pernah ada, menggantikan metode konvensional yang memerlukan preparasi dan biaya lebih tinggi. Teknologi komputer memainkan peran penting dalam revolusi ini dengan memungkinkan pengolahan file digital langsung ke mesin cetak, menghilangkan langkah-langkah mekanis seperti pembuatan pelat cetak dan mempercepat penyebaran informasi cetak yang cepat dan akurat .

Teknologi RIP (Raster Image Processor) dalam digital printing berfungsi mengonversi data gambar yang berupa pixel menjadi dot yang mesin cetak dapat baca dan proses. Ini penting karena menghasilkan akurasi spektral tinggi dalam detail cetakan, memastikan bahwa warna dan gambar dicetak sebagaimana diinginkan. RIP juga mengoptimalkan kinerja mesin cetak dengan meminimalkan kesalahan cetak dan meningkatkan efisiensi produksi .

Media dalam digital printing sangat beragam, termasuk kertas, kaca, kayu, dan batu. Kertas misalnya, bisa sangat halus atau kasar, yang mempengaruhi penggunaannya dalam pencetakan foto versus koran. Karakter lain seperti ketebalan atau gramasi, dari puluhan hingga ratusan gram, menentukan kekakuan dan ketahanan media. Selain kertas, kaca, kayu, dan batu menawarkan efek visual dan aplikasi yang unik untuk dekorasi atau signage .

Digital printing berperan penting dalam promosi produk atau tokoh karena memungkinkan penyampaian informasi brand secara visual dan fisik, yang lebih mudah ditangkap oleh audiens yang tidak terlampau familiar dengan teknologi digital. Media cetak yang dihasilkan dapat menarik perhatian target audiens dan menambah daya tarik promosi, mendorong peningkatan kesadaran dan pengenalan produk atau tokoh tersebut .

Digital printing lebih variatif dan memudahkan kehidupan karena memungkinkan pencetakan apapun dengan resolusi berapapun dan ukuran yang sangat beragam. Hal ini menghilangkan batasan yang ada dalam metode konvensional, memberikan fleksibilitas dalam produksi dan menjawab berbagai kebutuhan konsumen dengan cepat dan akurat .

Anda mungkin juga menyukai