RESUME KEPERAWATAN PADA AN.
T DENGAN
KONSTIPASI DI POLI ANAK RSUD ULIN BANJARMASIN
Untuk Menyelesaikan Tugas Profesi Keperawatan Anak
Program Profesi Ners
Disusun Oleh:
Utari Ermawati, S. Kep
NIM: 11194692110125
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MULIA
BANJARMASIN
2022
LEMBAR PERSETUJUAN
JUDUL KASUS : Resume Pada An. T dengan Konstipasi
NAMA MAHASISWA : Utari Ermawati
NIM : 11194692010125
Banjarmasin, April 2022
Menyetujui,
Preseptor Klinik Preseptor Akademik
Sylviyanti, S. Kep., Ns Malisa Ariani, Ns., M.Kep
NIP.197305031993032005 NIK. 1166022015081
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MULIA
FORMAT PENGKAJIAN di Poli Anak
Nama Mahasiswa : Utari Ermawati
Tempat Praktek : Poli Anak
Tanggal Praktek : 25-26 April 2022
I. PENGKAJIAN
A. IDENTITAS DATA
Nama : An. T Alamat : Sungai ketapi
Tempat/Tgl.lahir : 05/03/2022 Agama : Islam
Usia : 6 tahun Suku Bangsa : Banjar
Jenis Kelamin : Perempuan Pendidikan Ayah : SMP
Nama Ayah/Ibu : Ny.S Pendidikan Ibu : SMA
Pekerjaan Ayah/Ibu : Swasta
B. KELUHAN UTAMA
Ibu pasien mengatakan pasien sulit BAB sejak 2 minggu yang lalu
Riwayat kehamilan dan kelahiran
1. Prenatal: Ibu mengandung selama 9 bulan
2. Intranatal: Proses persalinan normal tanpa penyulit
3. Postanatal: Kondisi bayi sehat, BB lahir : 2, 8 kg PB lahir : 50cm
C. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
Ibu pasien mengatakan pasien sulit sejak BAB 2 Minggu yang lalu,
sebelumnya ± 1 bulan yang pasien BAB 6-7 kali perhari di celana dalam
disertai lendir, darah dan feses pasien keras. Sekarang pasien BAB 2-3
hari sekali, kemudian pasien berobat keklinik diberikan obat pencahar sirup
3 x 75 microlax sirup. Pasien tampak geliisah dan tampak meringis sambil
memegang perut.
D. RIWAYAT PENYAKIT & KESEHATAN DAHULU/ MASA LALU
1. Penyakit waktu kecil : tidak ada
2. Pernah dirawat di RS : pasien mengatakan sebelumnya belum pernah
dirawat dirumah sakit
3. Obat-obatan yang digunakan : obat pencahar sirup 3 x 75 microlax
sirup.
4. Tindakan (operasi) : Tidak ada
5. Alergi : Tidak ada
6. Kecelakaan: Tidak ada
E. RIWAYAT DAN KESEHATAN KELUARGA
Ibu pasien mengatakan keluarga pasien tidak menderita penyakit seperti
hipertensi, jantung, diabetes melitus dan penyakit keturunan lainnya.
Keterangan :
: Perempuan : Perempuan meninggal
: Laki- laki : Laki- Laki Meninggal
: Pasien : Tinggal Bersama
F. RIWAYAT SOSIAL
1. Yang mengasuh: orang tua
2. Hubungan dengan anggota keluarga: baik
3. Hubungan dengan teman sebaya: baik
4. Pembawaan secara umum: baik
5. Lingkungan rumah: cukup dekat dengan pelayanan kesehatan
G. KEBUTUHAN DASAR
1. Makanan yang disukai/tidak disukai :
Di Rumah
Selera : Ibu pasien mengatakan sebelum sakit
nafsu makan pasien baik tetapi pasien
tidak suka makan sayur dan buah.
Pola makan / jam : 3 x sehari, pagi, siang, dan malam
Saat sakit
Selera : Ibu pasien mengatakan anaknya makan
hanya menghabiskan dari ½ porsi dari
yang diberikan
Pola makan / jam : pagi, siang, malam
2. Pola tidur :
Di rumah : 21.00-jam 06.00
Kebiasaan sebelum tidur : Tidak ada
Tidur siang : Ibu pasien mengatakan anaknya tidur
siang 2-3 jam/ hari
Saat sakit : Ibu pasien mengakan pasien ketika sakit
pasien sulit tidur.
Kebiasaan sebelum tidur : Tidak ada
Tidur siang : Ibu pasien mengatakan anaknya jarang
tidur pada saat sakit.
3. Mandi :
Dirumah : Ibu pasien mengatkan anaknya mandi
2kali/ hari
Saat sakit : Ibu pasien mengatakan anaknya mandi
2x/hari
4. Aktivitas bermain :
Dirumah : Ibu pasien mengatakan anaknya bermain
dengan teman-temannya sebayanya, dan
anaknya sangat aktif
Saat sakit : Ibu pasien mengatakan selama sakit
pasien bermain dirumahnya
5. Eliminasi
Dirumah : Saat dirumah ibu pasien mengatakan
anaknya sulit BAB, seekarang BAB 2-3
hari sekali.
Saat sakit : Saat dirumah ibu pasien mengatakan
anaknya sulit BAB, seekarang BAB 2-3
hari sekali.
H. KEADAAN KESEHATAN SAAT INI
1. Diagnosa medis : Konstipasi
2. Status nutrisi :
IMT = Berat Badan (kg) : [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]
IMT = 21 / 1, 1 x 1,1 = 21 / 1,21 = 16,6 = 17,3 (Normal)
3. Pemeriksaan DDST : Pasien tumbuh kembang sesuai umurnya
tidak ada tertinggal dalam perkembangan sensori dan motoriknya
I. DATA TAMBAHAN
1. Pemeriksaan Penunjang : 07 April 2022
Pemeriksaaan Hasil Nilai rujukan Satuan
Hemoglobin 12,6 14.0-18.0 g/dL
Leukosit 10.7* 4.0-10.5 ribu/ul
Trombosit 372 150-450 ribu/ul
2. Pemberian Imunisasi: (Lengkap (HB 0, BCG,Polio , DPT-HB-Hib 1,
polio 2, DPT-HB-Hib 2,polio 3, DPT-HB-Hib 3,polio 4, IPV,)
J. DATA FOKUS
Data Subjektif:
Ibu pasien mengatakan pasien sulit BAB sejak 2 minggu yang lalu
Ibu pasien mengatakan BAB 2-3 hari sekali
Data Objektif:
BAB disertai lendir dan darah
Feses keras
Pasien tampak geliisah
Pasien tampak meringis sambil memegang perut.
Leukosit: 10.7ribu/ul
TTV
Tekanan Darah :-
Frekuensi nadi : 80x/menit
Frekuensi nafas :22 x/menit
Suhu : 36,6 °C
II. ANALISIS DATA
MASALAH
DATA KLIEN ETIOLOGI
KEPERAWATAN
DS: Konstipasi Ketidakcukupan diet
Ibu pasien mengatakan pasien sulit BAB (D. 0149)
sejak 2 minggu yang lalu
DO:
BAB disertai lendir dan darah
Feses keras
Leukosit: 10.7ribu/ul
TTV
Tekanan Darah :-
Frekuensi nadi : 80x/menit
Frekuensi nafas :22 x/menit
Suhu : 36,6 0C
DS: Gangguan rasa Gejala penyakit
Ibu pasien mengatakan BAB 2-3 hari nyaman
sekali (D. 0074)
DO:
Pasien tampak geliisah
Pasien tampak meringis sambil
memegang perut.
Leukosit: 10.7ribu/ul
TTV
Tekanan Darah :-
Frekuensi nadi : 80x/menit
Frekuensi nafas :22 x/menit
Suhu : 36,6 °C
III. PRIORITAS MASALAH
1. Konstipasi b.d Ketidakcukupan diet (D. 0149)
2. Gangguan rasa nyaman b.d Gejala penyakit (D. 0074)
IV. Rencana Keperawatan
Tgl Pengkajian : 26/04/2022 Nama Pasien : An. T Alamat rumah : Sungai ketapi
Nama Mhs : Utari Ermawati Umur : 6 tahun Nama ayah / ibu : Ny. S
Ruang Praktek : Poli Anak Jenis Kelamin : Perempuan Telepon yang dihubungi :
Nama Dokter : No. Rekam Medis : 01-xx-xx 0852******
Diagnosa Medis : Konstipasi
Hari/
No SDKI SLKI SIKI
Tanggal
1. Senin, Konstipasi b.d Eliminasi Fekal (L.04033) Manajemen Konstipasi (I. 04155)
25 April Ketidakcukupan Setelah dilakukan Tindakan Observasi
2022 diet (D.0149) keperawatan selama 1x8 1. Periksa tanda dan gejala
jam, diharapkan eliminasi konstipsi
fekal membaik teratasi 2. Periksa pergerakan usus,
dengan kriteria hasil: karakteristik feses
1. Kontrol pengeluaran 3. Monitor tanda dan gejala ruptur
feses dari skala 2 (cukup usus
menurun) ke skala 5 Terapeutik
(meningkat) 1. Anjurkan diet tinggi serat
2. Konsistensi feses dari 2. Lakukan evakuasi feses secara
skala 2 (cukup manual
memburuk) ke skala 5 Edukasi
(membaik) 1. Jelaskan etiologi masalah dan
alasan tindakan
Fungsi Gastrointestinal 2. Anjurkan peningkatan asupan
(L.03019) cairan
Setelah dilakukan Tindakan 3. Ajarkan cara mengatasi
keperawatan selama 1x8 konstipasi
jam, diharapkan Fungsi Kolaborsi
Gastrointestinal membaik 1. Konsultasi dengan tim medis
teratasi dengan kriteria tentang
hasil: penurunan/peningkatan
1. Darah pada feses darii frekuensi suara usus
skala 2 (sedang) ke skala 2. Kolaborasi penggunaan obat
5 (membaik) pencahar
2. Frekuensi BAB dari skala
2 (cukup memburuk) ke
skala 5 (membaik)
3. jumlah feses BAB dari
skala 2 (cukup
memburuk) ke skala 5
(membaik)
4. warna feses BAB dari
skala 2 (cukup
memburuk) ke skala 5
(membaik)
2 Senin, Gangguan rasa Status kenyamanan Terapi relaksasi I.09026
25 April nyaman b.d L.08064 Observasi
2022 Gejala penyakit Setelah dilakukan tindakan 1. Monitor penurunan tingkat
(D. 0074) keperawatan diharapkan energi
status kenyamanan 2. Identifikasi tehnik relaksasi yang
menngkat dengan kriteria pernah efektif digunakan
hasil : 3. Periksa ketegangan otot
1. Kesejahteraan fisik dari 4. Monitor terhadap relaksasi
skala 3 (sedang) ke Terapeutik
skala 5 (meningkat) 1. Ciptakan lingkungan yang
2. Kesejahteraan psikologis tenang
dari skala 3 (sedang) ke 2. Gunakan pakaian yang longgar
skala 5 (meningkat) Edukasi
3. Dukungan sosial dari 1. Jelaskan tujuan, manfaat,
keluarga dari skala 3 batasan dan relaksasi yang
(sedang) ke skala 5 tersedia
(meningkat) 2. Jelaskan secara rinci intervensi
4. Pola tidur dari skala 3 yang dipilih
(sedang) ke skala 5 3. Anjurkan mengambil posisi
(meningkat) yang nyaman
4. Demonstrasikan dan latih tehnik
relaksasi
Nomer
Hari/ Implementasi Tand
Diagnosa Jam Evaluasi keperawatan
Tgl keperawatan tanga
Keperawatan
Senin, 25 10.00 1. Memeriksa tanda dan S:
April gejala konstipsi Ibu pasien mengatakan
2022 (Saat dipapasi perut pasien masih belum BAB
terba keras) O:
1
2. Memeriksa Feses masih keras
pergerakan usus, Leukosit: 10.7ribu/ul
karakteristik feses TTV
(pergerakan usus Tekanan Darah: -
meningkat, feses Frek. nadi : 80x/menit
keras, disertai Frek. nafas : 22 x/menit
lendirdan darah) Suhu : 36,6 0C
3. Menganjurkan diet A:
tinggi serat Masalah belum teratasi
(ibu pasien dianjurkan P;
untuk diet tinggi Intervensi dilanjutkan pasien
serat) dirumah, pasien pulang
4. Menjelaskan etiologi
masalah dan alasan
tindakan
(ibu pasien dijelaskan
tentang etiologi dan
masalah tantang
konstipasi)
5. Menganjurkan
peningkatan asupan
cairan
(ibu pasien dianjurkan
agar meningkatkan
asupan cairan
anakknya)
6. Berkonsultasi dengan
tim medis tentang
penurunan/peningkat
an frekuensi suara
usus
7. Berkolaborasi
penggunaan obat
pencahar
(obat pencahar sirup
3 x 75 microlax sirup)
2
Senin, 25 10.15 1. Mengdentifikasi S;
April tehnik relaksasi Ibu pasien mengatakan
2022 yang pernah efektif anaknya masih BAB 2-3
digunakan hari sekali
(teknik distraksi dan O;
relaksasi) Pasien masih tampak
2. Memonitor terhadap geliisah
relaksasi Pasien masih tampak
3. Menciptakan meringis sambil
lingkungan yang memegang perut.
tenang Leukosit: 10.7ribu/ul
4. Menggunakan TTV
pakaian yang Tekanan Darah: -
longgar Frek. nadi : 80x/menit
(pasien dinajurkan Frek. Nafas :22 x/menit
untuk menggunakan Suhu : 36,6 °C
pakaian yang A;
longgar) Masalah belum teratasi
5. Menjelaskan tujuan, P;
manfaat, batasan Intervensi dilanjutkan pasien
dan relaksasi yang dirumah, pasien pulang
tersedia
6. Menjelaskan secara
rinci intervensi yang
dipilih
(distraksidan
relaksasi)
7. Menganjurkan
mengambil posisi
yang nyaman
(Posisi fowler)
8. Mendemonstrasikan
dan latih tehnik
relaksasi
(teknik relaksasi dan
distraksi nafas
dalam)
Discharge Planning
1. Menganjurkan peningkatan asupan cairan
2. Menganjurkan diet tinggi serat
3. Memberitahu pasien memeriksa tanda dan gejala konstipsi
4. Memberitahu pasien memeriksa pergerakan usus, karakteristik feses
5. Memberitahu pasien tentang teknik relaksasi dan distraksi mengurangi nyeri
6. Memberitahu pasien tentang penggunaan obat pencahar sirup 3 x 75 microlax sirup)
S :
- Pasien mengatakan akan meningkatan asupan cairan
- Pasien mengatakan akan diet tinggi serat
- Pasien mengatakan akan teknik relaksasi dan distraksi mengurangi nyeri
- Ibu pasien mengatakan akan menggunakan obat pencahar sirup 3 x 75 microlax
sirup)
O :
- Ibu pasien tampak memahami apa yang dijelaskan oleh perawat
- Pasien dan keluarga bertanyaan saat tidak mengerti penjelasan perawat
- Keluarga pasien tampak mematuhi apa yang diperintahkan perawat
A :
- Masalah teratasi
P :
- Intervensi dihentikan
Banjarmasin, 25 April 2022
Utari Ermawati, S. Kep