Anda di halaman 1dari 2

GASTRITIS KRONIS Gastritis helicobacter pilory adalah infeksi bakteri yang menyebabkan gastritis kronis, terutama pada bagian

antrum dari lambung dan menyebabkan terjadinya ulous pada usus dua belas jari. Etiologi - imunologik (gastritis autoimun): antibody terhadap sel pariental, menyebabkan atrofi dan destruksi sel parietal. Produksi faktor intrinsik yg kurang dapat menyebabkan anemia pernisiosa. - infeksi kronik : helicobacter pylori - toksik : alkohol, dan tembakau - pasca bedah : refluks empedu pasca antrektomi GEJALA KLINIS Mual Muntah Demam _ UJI DIAGNOSTIK LABORATORIUM Spesiman : - biopsi lambung, darah Smear : - gram, impregnasi perak Uji khusus : uji urease _ TERAPI Triple drug therapy : - Metronidazole, Amoksilin / tetrasiklin, PPI (proton pump Inhibitor) Selama kurang lebih 14 hari ocw.usu.ac.id/.../patologi_anatomi_slide_gastritis_helicobacter_pilory.pdf Etiologi Gastritis Penyebab dari Gastritis dapat dibedakan sesuai dengan klasifikasinya sebagai berikut : y Gastritis Akut Penyebabnya adalahobat analgetik , anti inflamasi terutama aspirin (aspirin yang dosis rendahsudah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung).Bahan kimia misal : lisol, alkohol, merokok, kafein lada, steroid dan digitalis

Gastritis Kronik Penyebab dan patogenesis pada umumnya belum diketahui.Gastritis ini merupakan kejadian biasa pada orang tua, tapi di duga pada peminum alkohol, dan merokok Patofisiologi Gastritis

Gastritis Akut Zat iritasi yang masuk ke dalam lambung akan mengiitasi mukosa lambung.Jika mukosa lambung teriritasi ada 2 hal yang akan terjadi :1. Karena terjadi iritasi mukosa lambung sebagai kompensasi lambung. Lambung akanmeningkat sekresi mukosa yang berupa HCO3, di lambung HCO3 akan berikatan dengan NaCLsehingga menghasilkan HCI dan NaCO3.Hasil dari penyawaan tersebut akan meningkatkanasam lambung. Jika asam lambung meningkatmaka akan meningkatkan mual muntah, maka akan terjadi gangguan nutrisi cairan & elektrolit.2. Iritasi mukosa lambung akan menyebabkan mukosa inflamasi, jika mukus yang dihasilkandapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan HCL maka akan terjadi hemostatis danakhirnya akan terjadi penyembuhan tetapi jika mukus gagal melindungi mukosa lambung makaakan terjadi erosi pada mukosa lambung. Jika erosi ini terjadi dan sampai pada lapisan pembuluhdarah maka akan terjadi perdarahan yang akan menyebabkan nyeri dan hypovolemik. Gastritis Kronik Gastritis kronik disebabkan oleh gastritis akut yang berulang sehingga terjadi iritasi mukosalambung yang berulang-ulang dan terjadi penyembuhan yang tidak sempurna akibatnya akanterjadi atrhopi kelenjar epitel dan hilangnya sel pariental dan sel chief. Karena sel pariental dansel chief hilang maka produksi HCL. Pepsin dan fungsi intinsik lainnya akan menurun dandinding lambung juga menjadi tipis serta mukosanya rata, Gastritis itu bisa sembuh dan juga bisaterjadi perdarahan serta formasi ulser Komplikasi 1. Komplikasi yang timbul pada Gastritis Akut, yaitu perdarahan saluran cerna bagian atas(SCBA) berupa hemotemesis dan melena, berakhir dengan syock hemoragik, terjadi ulkus, kalau prosesnya hebat dan jarang terjadi perforasi. 2. Komplikasi yang timbul Gastritis Kronik, yaitu gangguan penyerapan vitamin B 12, akibatkurang pencerapan, B 12 menyebabkan anemia pernesiosa, penyerapan besi terganggu danpenyempitan daerah antrum pylorus. Penatalaksaan M edik Gastritis 1. Gastritis AkutPemberian obat-obatan H2 blocking (Antagonis reseptor H2). Inhibitor pompa proton,ankikolinergik dan antasid (Obat-obatan ulkus lambungyang lain). Fungsi obat tersebut untuk mengatur sekresi asam lambung. 2. 2. Gastritis Kronik Pemberian obat-obatan atau pengobatan empiris berupa antasid, antagonis H2 atau inhibitor pompa proton http://www.scribd.com/doc/48266250/LP-GASTRITIS