Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TUTORIAL I

EKMA4111
PENGANTAR BISNIS

NAMA: RULI DWI WILUJENG


NIM: 048462872

FAKULTAS MANAJEMEN
UNIVERSITAS TERBUKA
2023
Tugas 1
1. Mengapa suatu perusahaan atau negara harus melakukan perdagangan dengan negara lain?
Jawaban :
Berdagang merupakan usaha untuk menjual dan membeli produk, baik berupa barang
maupun layanan. Apabila banyak perusahaan terikat dalam perdagangan internasional,
perekonomian dunia secara cepat menjadi satu sistem yang ada saling ketergantung.
Berbagai macam produk yang ditawarkan di seluruh dunia dan dapat kita beli secara bebas
juga merupakan dampak perdagangan internasional.
Ada beberapa alasan mengapa suatu perusahaan atau negara harus melakukan perdagangan
dengan negara lain.
a. tidak ada negara mana pun yang memiliki teknologi yang dapat digunakan untuk
menghasilkan semua produk yang dibutuhkan oleh semua orang di negara tersebut
b. apabila ada satu negara yang mampu memenuhi kebutuhannya maka negara lain akan
berdagang dengannya untuk memenuhi kebutuhan orang-orang di negara tersebut
c. beberapa negara memiliki keunggulan dalam ketersediaan sumber daya (seperti Cina dan
Rusia), sementara negara lain memiliki keunggulan dalam teknologi (seperti Jepang dan
Taiwan) maka negara-negara tersebut dapat mengadakan pertukaran dengan
mengadakan hubungan dagang. Hal ini terjadi melalui proses perdagangan bebas.
Perdagangan bebas (free trade) merupakan perpindahan barang dan jasa di antara
negara-negara tanpa ada hambatan politik atau ekonomi.
Perbedaan di antara berbagai negara secara terus-menerus berkembang menjadi luas dan
mengarah pada kecenderungan ke arah globalisasi bisnis. Keberadaan internet telah
menyediakan kemudahan bagi para pelaku bisnis untuk dengan lebih mudah masuk ke pasar
global dan membuka berbagai cabang bisnis di negara lain. Kecenderungan yang ada saat ini
adalah adanya toko-toko online yang melayani beraneka ragam produk yang dibutuhkan
pelanggan dan masyarakat secara umum.
2. Jelaskan hambatan ekonomi dilihat dari perkembangan ekonomi, kurs mata uang, dan
sistem perekonomian makro?
Jawaban :
a. Perkembangan ekonomi
Yang dimaksud dengan perkembangan ekonomi sebagai hambatan dalam perdagangan
internasional adalah perkembangan ekonomi negara yang kurang berkembang (less-
developed country atau LDC). Negara yang kurang berkembang ini ditunjukkan dengan
rendahnya pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita dihitung dari pendapatan
yang dihasilkan dari produksi barang dan layanan negara tersebut dibagi dengan jumlah
penduduk. Rendahnya pendapatan per kapita menunjukkan rendahnya daya beli
masyarakat di negara tersebut. Namun demikian, melakukan perdagangan internasional
dengan negara kurang berkembang dengan penduduk yang besar ini merupakan potensi
bagi perdagangan barang konsumsi. Pada umumnya, pemerintah di negara kurang
berkembang ini akan membeli teknologi baru untuk meningkatkan infrastrukturnya.
Tingkat perkembangan suatu negara ditunjukkan dengan infrastruktur yang dimiliki,
sekolah, rumah sakit, sistem komunikasi, sistem distribusi komersial, dan fasilitas fisik
yang mendukung kegiatan perekonomian seperti jalan raya, bandara, jalan kereta api,
dan dermaga. Bank Dunia menggunakan pendapatan per kapita dalam membedakan
satu negara dengan negara lain, Menurut Ebert dan Griffin (2009).
Pengelompokan negara menurut pendapatan per kapita tersebut dimanfaatkan untuk
menentukan pasar sasaran bagi negara yang akan melakukan perdagangan
internasional. Selain itu, perekonomian dunia juga meliputi berbagai kelompok yang
bukan didasarkan pada pendapatan per kapita, namun berdasarkan penglusteran
geografis. Pada umumnya, terdapat tiga kluster yang memengaruhi pasar, yaitu kluster
Amerika Utara. Eropa, dan Asia Pasifik. Yang termasuk dalam kluster Amerika Utara
adalah Canada, Amerika Serikat (USA), dan Meksiko. Sementara itu kluster Eropa
meliputi Jerman, Inggris, Nederlan, Spanyol, Perancis, Skandinavia, Irlandia. Kluster asia
Pasifik meliputi Jepang, Cina, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, Korea Selatan,
Taiwan, Philipina, dan Australia. Di kluster Amerika Utara dan Eropa, teknologi
mengalami peningkatan peran dalam perdagangan internasional. Di beberapa bagian di
Asia, pengembangan elektronika sebagai infrastruktur mengalami perkembangan yang
lambat, yaitu dengan mengadopsi komputer dan teknologi informasi.

b. Kurs atau nilai tukar mata uang


Nilai tukar mata uang adalah perbandingan antara milai mata uang satu negara dengan
mata uang negara lain. Nilai tukar mata uang ini bervariasi atau mengalami perubahan
dari hari ke hari dan dapat kita peroleh informasinya melalui surat kabar atau internet.
Nilai tukar mata uang tersebut penting karena dapat memengaruhi biaya ekspor dam
impor. Bila nilai mata uang kita (rupiah) menurun relatif terhadap mata uang negara
lain, maka harga barang ekspor kita menjadi lebih rendah sedangkan nilai impor dari
negara tersebut relatif lebih tinggi. Ada kalanya, pemerintah dapat mengubah nilai tukar
mata uang melalui kebijakan fiskal. Devaluasi juga dapat digunakan untuk menurunkan
nilai tukar mata uang suatu negara terhadap negara lain. Dengan menurunnya nilai mata
uang tersebut akan mendorong penjualan produk domestik dan kepariwisataan.
Sementara itu, revaluasi ditujukan untuk menaikkan nilai mata uang dalam
hubungannya dengan mata uang negara lain. Hal ini jarang dilakukan.
c. Sistem perekonomian makro
Pada umumnya, negara industri memiliki sistem perekonomian yang berdasarkan pada
sistem perdagangan swasta atau yang dikenal dengan kapitalisme atau sistem
perekonomian pasar. Pada sistem perekonomian ini para pebisnis atau wirausaha
berusaha memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Pemerintah cenderung
menjadi pengawas untuk mengontrol kepemilikan bisnis, keuntungan, dan alokasi
sumber daya. Persaingan dalam bisnis cenderung akan mengatur kehidupan
perekonomian, menciptakan kesempatan, dan memberikan tantangan untuk
kesuksesan bisnis. Kondisi ini akan memengaruhi jenis persaingan yang ada.
Persaingan sempurna merupakan persaingan dengan jumlah pembeli dan penjual yang
banyak untuk menukarkan produk yang bersifat homogen, sehingga tidak ada pihak
manapun yang menguasai harga. Harga benar-benar ditentukan oleh kekuatan
permintaan dan penawaran. Persaingan monopolistik merupakan struktur pasar dengan
jumlah pembeli dan penjual dari beberapa hingga banyak yang saling menukarkan
produk yang bersifat heterogen sehingga masing-masing pihak dapat mengendalikan
harga. Penjual dapat membedakan produknya berdasarkan harga, kualitas, dan
karakteristik lainnya. Dalam industri, persaingan monopolistik ini akan memudahkan
perusahaan dalam memulai dan mengakhiri penjualan produk atau jasa Perusahaan juga
memiliki fungsi pengendalian terhadap harga produk atau jasa yang ditawarkannya.
Struktur pasar monopoli merupakan perdagangan yang didominasi oleh penjual tunggal
dalam produk atau jasa dan tidak ada perusahaan lain yang dapat menggantikannya.
Struktur monopoli terjadi bila perusahaan memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki
perusahaan lain atau memang perusahaan tersebut dimiliki pemerintah untuk
menguasai bisnis tertentu seperti Perusahaan Listrik Negara.
Namun demikian, kmonopoli kurang dirasakan pentingnya terutama bagi perusahaan
yang menganut sistem perekonomian kapitalis atau campuran maka monopoli tersebut
mulai diatur dan dikurangi kekuatannya. Antara tahun 1980 dan tahun 1990an,
pemerintah Amerika berupaya mengadakan deregulasi dalam monopoli tersebut,
sepern keputusan tentang harga, dikendalikan oleh pemerintah yang berwenang dengan
mencoba menghubungkan harga dan tingkat suku bunga yang berlaku. Di Indonesia,
monopoli yang dilakukan oleh pemerintah masih dipertahankan untuk bidang-bidang
yang merupakan kekayaan negara yang dipergunakan untuk kepentingan dan
kesejahteraan semua warganya. Hal ini diatur dalam UUD 1945 pasal 33.
3. Jelaskan tipe bisnis berdasarkan kegiatannya?
Jawaban :
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe dan dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-
beda. Berdasarkan kegiatannya, bisnis dapat dikelompokkan menjadi:
1. Manufaktur, yaitu bisnis yang menghasilkan produk yang berasal dari bar mentah atau
komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan Contoh
manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti kendaraan.
2. Bisnis jasa, yaitu bisnis yang menghasilkan barang yang tidak berwujud, da mendapatkan
keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis
jasa adalah konsultan hukum, psikolog, jasa pendidikan
3. Pengecer dan distributor merupakan pihak yang berperan sebagai peranta barang antara
produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi
konsumen merupakan distributor atau pengecer.
4. Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang menghasilkan barang barang
mentah, seperti tanaman pertanian, perkebunan, atau mineral tambang
5. Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan
pengelolaan modal. Bisnis ini dapat dilihat pada sektor perbankan, asuransi, pasar
modal, pegadaian, dan masih banyak lagi bisnis finansial lainnya.
6. Bisnis informasi adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan terutama dan pejualan
kembali properti intelektual (intelellectual property). Bisnis informasi ini dapat dilihat
misalnya pada perusahaan pertelevisian, radio, surat kahar majalah, buku, dan berbagai
jenis informasi lainnya yang dapat digunakan
7. Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air yang
biasanya didanai oleh pemerintah dan merupakan perusahaan yang dimonopoli oleh
pemerintah.
8. Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual,
menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
9. Bisnis transportasi adalah bisnis untuk mendapatkan keuntungan dengan cara
mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

Sumber Referensi :
Bmp EKMA4111 pengantar Bisnis

Anda mungkin juga menyukai