Penggantian Tujuan
Penggantian Tujuan merupakan suatu proses dimana suatu organisasi mengganti tujuan semula
dengan tujuan baru yang disebabkan oleh beberapa factor diantaranya akibat dari pemenuhan
tujuan yang tidak tercapai dan menyebabkan timbulnya suatu distorsi atau permasalahan yang sulit
atau tidak dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada sumber daya yang tersedia secara pasti
untuk membantu mengatsi dan menyelesaikan permasalahan pencapaian tujuan, sehingga
dibutuhkan suatu tujuan baru yang harus disesuaikan dengan kemampuan di suatu organisasi untuk
dapat memenuhi tujuan tersebut.
Contoh :
Organisasi koperasi sekolah A mempunyai tujuan untuk memajukan kesejahteraan anggotanya dan
siswa-siswi sekolah A pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam
rangka mewujudkan siswa-siswi yang adil dan Makmur
Organisasi koperasi sekolah tersebut ternyata kurang berhasil untuk mencapai tujuan tersebut
karena tatanan ekonomi dan kesejahteraan dari sekolah maupun anggotanya kurang meningkat dan
cenderung stagnan
Karena hal tsb, tujuan awal yang merupakan tujuan utama diganti dengan tujuan sekunder dimana
pembentukan koperasi sekolah di kalangan siswa dilaksanakan dalam rangka menunjang pendidikan
siswa dan latihan berkoperasi / wirausaha. Dengan demikian, tujuan pembentukannya tidak terlepas
dari tujuan pendidikan yaitu menanamkan kesadaran berkoperasi / wirausaha sejak dini.
Penambahan Tujuan
Penambahan tujuan merupakan tujuan yang dirumuskan sebagai tindak lanjut adanya perubahan
dalam suatu tujuan yang ada di dalam organisasi, khususnya jika ada suatu hal-hal atau materi dalam
tujuan utama organisasi yang bersangkutan yang harus dan perlu ditinjau Kembali.
Penambahan Tujuan berfungsi untuk memberikan adanya suatu tujuan-tujuan baru yang akan
mendukung tujuan utama suatu organisasi agar organisasi tersebut dapat berjalan lebih baik dan
lebih maksimal.
Contoh :
Universitas B memiliki organisasi yaitu Hima Prodi Kesejahteraan Sosial, yang dibentuk dengan
tujuan untuk menyatukan keberagaman sebagai kekuatan dan tidak membedakan
maupun memecah dan menjadi pemersatu dengan mahasiswa lain dari berbagai
macam daerah untuk mengadakan pertemuan.
Setelah beberapa pertemuan dilakukan, hima prodi tersebut merasa sudah
berhasil mencapai tujuan tersebut tetapi masih juga merasa kurang berkembang
dan kemampuan anggotanya juga harus dieksplorasi lebih lanjut
Karena itu diputuskan untuk menambah beberapa tujuan dalam hima tersebut
yaitu dengan menampung aspirasi mahasiswa dengan menyampaikan berbagai
macam pendapat dan pesan untuk kepentingan organisasi
Perluasan tujuan
Perluasan tujuan yaitu upaya dari suatu organisasi untuk memperluas cakupan tujuan dan kapasitas
anggota dari organisai tersebut yang dilakukan dengan maksud mengembangkan kualitas organisasi,
meningkatkan kapasitas anggota dengan menambah beberapa anggotanya, ataupu melakukan
akuisisi dengan organisasi lain untuk berdiskusi lebih lanjut tentang perluasan tujuan dan
bermaksud untuk menjangkau orang-orang baru yang belum pernag sama sekali terlibat dengan
organisasi tersebut.
Contoh :
Organisasi karang taruna di Desa C dibentuk oleh masyarakat denga tujuan sebagai wadah
generasi muda untuk mengembangkan diri
Setelah beberapa kegiatan dilangsungkan oleh karang taruna tersebut, seperti diadakan
sosialisasi dan pengembangan beberapa sumber daya di Desa C, Ternyata masyarakat lain
menunjukan adanya minat yang besar terhadap karang taruna ini karena dianggap
membantu desa C untuk dapat berkembang
Dari situ, karang taruna berniat untuk memperluas tujuannya yaitu dengan memberikan
pelayanan kepada masyarakat dengan partisipasi dari masyarakat tidak hanya anggota
organisasi saja melalui program-program dari karang taruna