Anda di halaman 1dari 22

Ambiyo Budiman ( 2012730117 )

Egy Herliansyah ( 2012730124 )


Febridayanti Nur Fitrianisa ( 2012730126)
Lidya Marathus Sholihah ( 2012730136 )
Novia Ayu Larasati ( 2012730144 )
Rivaldi Puala Yuka ( 2012730151 )
Riza Alisha Sibua ( 2012730152 )
Rizka aulia ( 2012730153 )
Siti Sahara ( 2012730156 )
Trias Murni ( 2012730158 )
Tutor : dr. Ahmad Muchlis
Produksi kencing
menurun
*Skenario
*Seorang pria 68 tahun, masuk RS dengan keluhan produksi kencing
berkurang. Gejala ini disertai muntah-muntah, merasa sangat lemas
dan malaise. Dua minggu sebelumnya penderita merasa sangat
lemas dan sakit seluruh tubuh, terutama lengan dan kaki, dan
penderita minum obat untuk mengurangi rasa sakit tersebut.
*
*Malaise : keadaan tidak sehat berupa tidak nyaman dan lelah
*
* pria, 68 thn
* Produksi kencing menurun (KU)
* Muntah-muntah
* Lemas, malaise
* 2 minggu sebelumnya lemas dan sakit seluruh tubuh, t.u. lengan dan kaki
* Riwayat minum obat analgetik
*
Pria 68tahun
Gejala-gejala
Sudah
minum obat
Produksi kencing
menurun (KU)
Muntah-muntah
Lemas, malaise
2 minggu
sebelumnya
lemas dan sakit
seluruh tubuh,
t.u. lengan dan
kaki
Alur
diagnosis
Macam
macam
penyakit
dd
*
1. Bagaimana patomekanisme penurunan urin?
2. Mengapa sakit yg dirasakan lebih berat pada lengan dan tungkai ?
3. Hubungan gejala gejala dengan penurunan produksi urin?
4. Adakah Hubungan Riwayat Minum Obat Anti Nyeri Dengan Produksi Kencing
Menurun?
5. Jelaskan apa saja penyebab dan faktor faktor penurunan produksi urin?
6. Macam macam Penyakit yang menyebabkan penurunan produksi urin?
7. Bagaimana alur diagnosis pada skenario?
8. DD 1?
9. DD 2?
PATOMEKANISME MENURUNNYA
PRODUKSI URIN
ISKEMIA ATAU NEFROTOKSIN
PENURUNAN
ALIRAN DARAH
GINJAL
KERUSAKAN
GLOMERULUS
KERUSAKAN SEL
TUBULUS
PENURUNAN
ALIRAN DARAH
GLOMERULUS
PENURUNAN GFR
PENURUNAN
ULTRAFILTRASI
GLOMERULUS
PENINGKATAN
HANTARAN NaCl
KE MAKULA DENSA
KEBOCORAN
FILTRAT
OBSTRUKSI
TUBULUS
FASE
RUMATAN
FASE
AWAL
*
Gangguan ginjal
akut
Hiperkalemia
Perubahan
elektrolit dan
penurunan pH
Enselopati
uremik
neuropati
perifer
Ureum
meningkat
Aktifitas lengan
dan kaki
menumpuk
Nyeri pada kaki
dan lengan
Azotemia
Sekresi
eritopoetin
Produksi Hb
OksiHb
Suplai O
2

Metabolisme
anaerob
Timb. As.
laktat
Fatigue &
nyeri sendi
Suplai nutrisi
dlm darah
Resiko
gangguan
nutrisi
Eritrosit
Anemia
*
Obat Anti Nyeri
(Analgetik)
Menekan prostaglandin
(vasodilatasi)
vasokonstriksi
iskemik
NAT
(Nekrosis Akut
Tubular)
Gangguan fungsi
ginjal
GFR menurun
Produksi
kencing
menurun
*Kekurangan volume
intravaskular
*Diare,muntah
*Demam(berkeringat)
*Perdarahan
*Penggani cairan tidak adekuat
*pelepasan ADH
*Pasca operasi

*Curah jantung tidak
adekuat
*Gagal jantung
*Emboli paru
*Gagal ginjal akut
*Obat-obatan
*ATN akibat hipotensi
berkepanjangan
Penyakit dengan
gejala oligouria
Gagal Ginjal
Kronik
Disfungsi
Saluran kemih
Bagian Bawah
Hemolytic
Uremic
Syndrome
Sindrom
Nefrotik
Glomerulonefri
tis Akut
Obstruksi
Saluran Kemih
Gagal Ginjal
Akut
DEFINISI
Gagal Ginjal Akut Sindrom klinis penurunan mendadak (jam-hari) laju
filtrasi glomerulus (LFG)disertai sisa metabolisme (ureum dan kreatinin)
LAKI-LAKI > PEREMPUAN
USIA BERKISAR >60 TH
EPIDEMIOLOGI
1. Gagal ginjal akut prarenal
2. Gagal ginjal akut renal
3. Gagal ginjal akut postrenal

ETIOLOGI
GAGAL GINJAL AKUT
*PERJALANAN KLINIS
*Stadium Oliguria
*Stadium Diuresis
*Stadium Penyembuhan

GEJALA KLINIS
-Letargi disertai mual, muntah, diare, pucat (anemia), dan hipertensi.
-Nokturia (sering berkemih di malam hari)
-Edema tungkai, kaki/pergelangan kaki
-Oliguria <400ml/hari dengan hematuria Pengeluaran produksi urine (sedikit, dapat
mengandung darah, berat jenis sedikit rendah, yaitu 1.010 gr/ml)
-Urea dan kreatinin tinggi
-Baal (tangan/kaki)
-Tremor tangan
-Kulit dari membran mukosa kering (dehidrasi)
-Nafas mungkin berbau urin (foto uremik), dan kadang-kadang dijumpai adanya pneumonia uremik
-Manisfestasi sistem saraf (lemah, sakit kepala, kedutan otot, dan kejang).
Kencing nyeri, darah, bernanah
Urin volume, warna, bau, frekuensi
Keluhan tambahan sesak, mual, muntah, diare, nyeri
pinggang, penurunan /kenaikan bb, lelah nyeri perut,
hipertensi
Riwayat penyakit dahulu
Riwayat pengobatan kortikosteroid, analgesik
ANAMNESIS
Tanda vital: TD, nadi, suhu, pernapasan
JVP kelebihan/ penurunan
Asites
Hepatomegali
Ballotement pada ginjal
Colok dubur dan sekret uretra
PEMERIKSAAN FISIK
Urinalisis parameter fisik urin(warna, bau, turbiditas,
densitas relatif) , parameter kimia(pH, Hb, glukosa,
protein)
Fungsi ginjal konsentrasi ureum plasma, laju filtrasi
glomerulus
Radiologi ginjal USG, foto polos abdomen
Biopsi ginjal
PEMERIKSAAN
PENUNJANG
ALUR DIAGNOSIS

PENGELOLAAN PENCEGAHAN
Gaya hidup sehat
Banyak minum air
Rehidrasi cairan elektrolit
Transfusi darah

Pengaturan diet
Pengaturan kebutuhan
cairan dan keseimbangan
elektrolit
Dialisis
Operasi
KOMPLIKASI
*Hiperkalemia
*Asidosis metabolik
*Hiperfosfatemia
*Hipokalemia
PROGNOSIS
DUBIA AD MALAM
antibiotik (aminoglikosida,
amphotericin, cefalosporin)
obat lain (paracetamol,
cisplatin, cyclosporin)
Furosemide, bumetanide,
torsemide, ethacrynic acid

*Gagal ginjal kronik
*
*Suatu keadaan yang ditandai dengan penurunan dari laju filtrasi
glomerulus yang sifatnya tidak reversible
*
*Usia >50 tahun
*DM
*Hipertensi
*Obesitas
*Perokok
*Punya riwayat penyakit
ginjal pada keluarganya
*Epidemiologi
*AS 100 kasus/1jutapenduduk/tahun 8%/ tahun
*Malaysia 1800 kasus baru / tahun
*Dinegara berkembang lainnya 40-60 kasus / juta pendudukn/
tahun
*
*Glomerulonefritis
*Diabetes melitus
*Infeksi
*Hipertensi
*Penyakit sistemik
Penyakit yang
mendasari
Pengurangan
massa ginjal
Hipertrofi nefron hiperfiltrasi
Tekanan kapiler
dan aliran darah
Fungsi nefron
progresive
GFR
Kadar urea dan
kreatinin dalam
serum
GFR 60%
GFR 30%
GFR dibawah
30%
GFR dibawah
15%
Asimtomatik,
peningkatan kadar
urea dan kreatinin
Nokturia, badan
lemah, mual
Anemia, peningkatan
tekanan darah, dan
gangguan
metabolisme
Stadium gagal
ginjal
Gangguan
keseimbangan
elektrolit
MEKANISME
*Gambaran klinis
*Sesuai dengan penyakit yang mendasarinya
*Sindroma uremia
*Hipertensi
*Anemia
*Asidosis metabolik
*Gangguan keseimbangan elektrolit
*
*Faal ginjal
*Analisis urin rutin
*Pemeriksaan serum
*Pemeriksaan elektrolit

*
*Foto polos abdomen
*USG

*Pentalaksanaan
*Terapi spesifik terhadap penyakit dasarnya
*Pencegahan dan terapi terhadap kondisi
komorbid
*Memperlambat perburukan fungsi ginjal
*Pencegahan dan terapi terhadap komplikasi
*Terapi pengganti ginjal dan berupa dialisis
atau transplantasi ginjal
*
*Prognosis dari penyakit ginjal kronik,
tergantung pada seberapa cepat upaya deteksi
dan penanganan dini, serta penyakit penyebab.
Furosemide 40-80mg per
hari
Larutan SHOHL yang
terdiri dari larutan asam
sitrat dan 98 gram
natrium sitrat dalam 1
liter air untuk mengatasi
keadaan asidosis
Hemodialisis
Kaptopril untuk
antihipertensi

KELUHAN GGA GGK
Pria Pria>Perempuan

Perempuan>Pria

68 tahun > 60 tahun > 50 tahun
Produksi kencing
menurun
Oliguria <400ml/hari dgn
hematuria
Anuria
Urea, kreatinin tinggi
Keruskan glomerolus lebih dari
70%
Muntah-muntah letargi disertai mual,
menyebabkan muntah, diare,
pucat (anemia), dan
hipertensi.
Mual muntah sebagai keluhan
utama. Dekompresi oleh flora
usus sehingga terbentuk
amonia
Lemas dan malaise Manisfestasi sistem saraf
(lemah, sakit kepala, kedutan
otot, dan kejang)
Cardiac Ourput menurun
menyebabkan suplai O2
berkurang
Sakit seluruh tubuh
terutama pada
lengan dan kaki
Seluruh tubuh Seluruh tubuh
RPO Penggunaan analgetik Penggunaan analgetik
*
*Berdasarka gejala yang ada dari skenario penyakit yang mendekati
kasus ini adalah GAGAL GINJAL AKUT. Tetapi untuk memastikan
lebih lanjut, diperlukan adanya pemeriksaan fisis dan pemeriksaan
penunjang untuk menentukan diagnosa yang tepat.

*
At a glance klinis
Fisiologi Sherwood
http://coretanmahasiswafkuii.blogspot.com/2012/05/kejang-demam.html
http://dokmud.wordpress.com/2010/10/21/manajemen-pasien-stupor-dan-koma/. Diakses
pada 12 Maret 2014.
http://medicastore.com/penyakit/315/Hipoglikemia_(kadar_gula_darah_rendah).html
http://ners.unair.ac.id/materikuliah/MP-HPOHIPERGLIKEMIA.pdf
Misnadiarly, 2006, Diabetes Mellitus: Gangren, Ulcer, Infeksi. Mengenal Gejala,
Menanggulangi, dan Mencegah Komplikasi, Pustaka Populer Obor, Jakarta.
Murray RK et al: Biokimia Harper. Edisi 27. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2006
Patofisiologi volume 1 Sylvia
Patologi volume 2 Robin
Soewondo P, 2006, Ketoasidosis Diabetik, Dalam: Buku Ajar Penyakit Dalam, Pusat
Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,
Jakarta, pp. 1874-1877.
Sudoyo, Aru W (dkk). 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam FKUI jilid III. ED V. Jakarta:
InternaPublishing.
Tjokroprawiro A, Hendromartono, Sutjahjo A, et al, 2007, Diabetes Mellitus, Dalam: Buku
Ajar Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Airlangga RS Pendidikan Dr. Soetomo Surabaya,
Airlangga University Press, Surabaya, pp. 29-76.