Anda di halaman 1dari 31

6/10/05 1

FISIOLOGI
DAN
PENANGANAN PERSALINAN
BAG / SMF OBSTETRI GINEKOLOGI
FK UKI / RSU FK UKI
2008
Dr. Januar Simatupang, SpOG
6/10/05 2
DEFINISI
PARTUS :

PROSES PENGELUARAN HASIL KONSEPSI
YANG DAPAT HIDUP DARI DALAM
UTERUS MELALUI VAGINA KE DUNIA
LUAR
6/10/05 3
PARTUS IMMATURUS
KURANG DARI 28 MGG LEBIH DARI 20
MGG
BERAT JANIN ANTARA 1000 500 G
PARTUS PREMATURUS
PARTUS DARI HASIL KONSEPSI YANG
DAPAT HIDUP TETAPI BELUM ATERM
(CUKUP BULAN)
ANTARA 28 36 MGG
BERAT JANIN 1000 2500 G
PARTUS POSTMATURUS (SEROTINUS)
2 MGG ATAU LEBIH DARI WAKTU
PARTUS YANG DIPERKIRAKAN
6/10/05 4
GRAVIDA
SEORANG WANITA YANG SEDANG HAMIL
PRIMIGRAVIDA
WANITA YANG HAMIL UNTUK PERTAMA
KALI
6/10/05 5
PARA
WANITA YANG PERNAH MELAHIRKAN
BAYI YANG DAPAT HIDUP (VIABLE)
NULLIPARA
WANITA YANG BELUM PERNAH
MELAHIRKAN BAYI VIABLE UNTUK
PERTAMA KALI
MULTIPARA (PLEURIPARA)
WANITA YANG PERNAH MELAHIRKAN
BAYI YANG VIABLE UNTUK BEBERAPA
KALI
6/10/05 6
ABORTUS
PENGHENTIAN KEHAMILAN SEBELUM
JANIN VIABLE
UMUR KEHAMILAN < 20 MGG
BERAT JANIN < 500 G
6/10/05 7
IN PARTU
WANITA DALAM KEADAAN PERSALINAN
PARTUS BIASA / NORMAL / SPONTAN
BAYI LAHIR DG PRESENTASI
BELAKANG KEPALA
TANPA ALAT PERTOLONGAN
TIDAK MELUKAI IBU / BAYI
BERLANGSUNG < 24 JAM
PARTUS LUAR BIASA / ABNORMAL
BAYI DILAHIRKAN PERVAGINAM
DG CUNAM, EKSTRAKTOR VAKUM,
VERSI DAN EKSTRAKSI
6/10/05 8
KALA I
1. FASE LATEN
SELAMA 8 JAM
PEMBUKAAN TERJADI SANGAT
LAMBAT SAMPAI MENCAPAI 3
CM
6/10/05 9
2. FASE AKTIF
a. FASE AKSELERASI
2 JAM
PEMBUKAAN MENJADI 4 CM
b. FASE DILATASI MAKSIMAL
2 JAM
PEMBUKAAN SANGAT CEPAT, DARI
4 CM MENJADI 9 CM
c. FASE DESELERASI
2 JAM
PEMBUKAAN 9 CM MENJADI
LENGKAP
6/10/05 10
PRIMIGRAVIDA 13 JAM
MULTIGRAVUDA 7 JAM
PRIMIGRAVIDA ATERM KEPALA JANIN
MASUK PAP PADA KEHAMILAN 36 MGG
MULTIGRAVIDA ATERM KEPALA JANIN
BARU MASUK PAP PADA 38 MGG
PEMERIKSAAN LUAR :
LETAK JANIN
TURUNNYA KEPALA
KEMAJUAN PARTUS
6/10/05 11
PEMERIKSAAN DALAM MENILAI
VAGINA TERUTAMA DINDINGNYA
KEADAAN SERTA PEMBUKAAN SERVIKS
KAPASITAS PANGGUL
PENGHALANG (TUMOR) JALAN LAHIR
SIFAT FUOR ALBUS INFEKSI?
KETUBAN PECAH / TIDAK
PRESENTASI KEPALA JANIN
TERPENTING
TURUNNYA KEPALA
BESAR KEPALA TERHADAP PANGGUL
KEMAJUAN PERSALINAN
6/10/05 12
PELVIC BISHOP SCORE
0 1 2 3
Pembukaan
serviks ( cm )
0 1 - 2 3 - 4 5 - 6
Penipisan
(effecement)
0 30 % 40 50 % 60 70 % 80 %
Penurunan
kepala
- 3 - 2 -1 + 1 - +2
Konsistensi
serviks
keras sedang lunak -
Posisi serviks
posterior medial anterior -
Skor Bishop total = jumlah keseluruhan skor
Serviks matang ( skor Bishop > 5 )
Bag. Obstetri Ginekologi
FK UKI / RSU FK UKI
MPS / Obgin / 30.01.03
6/10/05 13
KALA II
HIS LEBIH KUAT DAN LEBIH CEPAT 2 3
MENIT SEKALI
PRIMIGRAVIDA 1,5 JAM
MULTIGRAVIDA 0,5 JAM
KETUBAN BELUM PECAH PECAHKAN
IBU DIPIMPIN MENERAN SEWAKTU
ADA HIS
AWASI DJJ DI LUAR HIS
6/10/05 14
KEPALA JANIN DI DASAR PANGGUL
VULVA MULAI MEMBUKA
RAMBUT KEPALA JANIN MULAI TAMPAK
PERINEUM DAN ANUS MULAI TEREGANG
PERINEUM DITAHAN MENGHINDARI
RUPTURA PERINEI
EPISIOTOMI :
EPISIOTOMI MEDIANA
EPISIOTOMI MEDIOLATERAL
EPISIOTOMI LATERAL
6/10/05 15
LAHIRKAN BAYI
KEPALA LAHIR PUTARAN PAKSI
LUAR
LAHIRKAN BAHU DEPAN DG KEDUA
TANGAN DI SAMPING KIRI DAN KANAN
KEPALA JANIN
LAHIRKAN BAHU BELAKANG DG
MENGANGKAT KEPALA JANIN KE ARAH
SIMFISIS
LAHIRKAN BAHAN JANIN,
TROKHANTER ANTERIOR,
TROKHANTER POSTERIOR DG KEDUA
TANGAN DI BAWAH KETIAK JANIN DAN
SEBAGIAN DI PUNGGUNG ATAS
6/10/05 16
TALI PUSAT DIGUNTING 5 10 CM DARI
UMBILIKUS TALI PUSAT DIJEPIT DG
CUNAM KOCHER DI ANTARA KEDUA
CUNAM TERSEBUT TALI PUSAT
DIGUNTING DG GUNTING TUMPUL
V.U HARUS KOSONG ATONIA UTERI
DAN MENGANGGU PELEPASAN PLASENTA
PERDARAHAN POST PARTUM
6/10/05 17
KALA III
DISEBUT JUGA KALA URI
SETELAH BAYI LAHIR SAMPAI PLASENTA
LAHIR LENGKAP
TINGKAT KELAHIRAN PLASENTA :
MELEPASNYA PLASENTA DARI
IMPLANTASINYA
PENGELUARAN DARI KAVUM UTERI
UTERUS TERABA KERAS
FUNDUS UTERI AGAK DI ATAS PUSAT
PLASENTA LEPAS 6 15 MENIT
6/10/05 18
TANDA TANDA PELEPASAN FISIOLOGI
DARI UTERUS :
BERTAMBAH PANJANG
PANCARAN DARAH
BENTUK UTERUS MENJADI LEBIH
BULAT
6/10/05 19
PELEPASAN PLASENTA
PERDARAHAN TIDAK > 400 ML
PLASENTA LAHIR OTOT OTOT
UTERUS SEGERA BERKONTRAKSI
PEMBULUH DARAH TERJEPIT
PERDARAHAN TERHENTI
UNTUK MENGTAHUI APAKAH PLASENTA
TELAH TERLEPAS DARI TEMPAT
IMPLANTASINYA PERASAT :
PERASAT KUSTNER
PERASAT STARSSMANN
PRASAT KLEIN
6/10/05 20
PERASAT KUSTNER
TANGAN KANAN MEREGANGKAN /
MENARIK SEDIKIT TALI PUSAT
TANGAN KIRI MENEKAN DI DAERAH
ATAS SIMFISIS
TALI PUSAT MASUK KEMBALI
PLASENTA BELUM LEPAS DARI
DINDING UTERUS
TETAP / TIDAK MASUK KEMBALI
PLASENTA SUDAH LEPAS DARI TEMPAT
IMPLANTASINYA
6/10/05 21
PERASAT STRASSMANN
TANGAN KANAN MEREGANGKAN /
MENARIK SEDIKIT TALI PUSAT
TANGAN KIRI MENGETOK2 FUNDUS
UTERI
TERASA GETARAN PADA TALI PUSAT
YANG DIREGANGKAN PLASENTA
BELUM LEPAS
TIDAK TERASA GETARAN SUDAH
LEPAS
6/10/05 22
PERASAT KLEIN
WANITA TERSEBUT DISURUH
MENGEDAN
TALI PUSAT TAMPAK TURUN KE
BAWAH
BERHENTI MENGEDAN TALI PUSAT
MASUK LAGI BELUM LEPAS
6/10/05 23
PERASAT CREDE
MEMIJAT UTERUS SEPERTI MEMERAS
JERUK AGAR PLASENTA LEPAS DARI
DINDING UTERUS
DALAM KEADAAN TERPAKSA MIS:
PERDARAHAN
DAPAT MENYEBABKAN HPP
PADA ORANG GEMUK SUKAR / TIDAK
DAPAT DIKERJAKAN
6/10/05 24
PLASENTA LAHIR KOTILEDON LENGKAP
PINGGIR PLASENTA APAKAH ADA
HUBUNGAN DENGAN PLASENTA LAIN
MIS: PLASENTA SUKSENTURIATA
KONTRAKSI KORPUS UTERI BAIK / TIDAK
MASSAGE RINGAN KORPUS UTERI
MEMPERBAIKI KONTRAKSI UTERUS
KONTRAKSI UTERUS KURANG BAIK
UTEROTONIKA MIS: PITOSIN, METERGIN
TERUTAMA PD PARTUS LAMA, GRANDE
MULTIPARA, GEMELLI
REPAIR PERINEUM
6/10/05 25
MANAJEMEN AKTIF KALA III
JEPIT DAN GUNTING TALI PUSAT SEDINI
MUNGKIN MEMULAI PROSES PELEPASAN
PLASENTA
PEMBERIAN OKSITOSIN
OKSITOSIN 10 U IM KETIKA LAHIR BAHU
DEPAN
DALAM 2 MENIT SETELAH KELAHIRAN
BAYI
OKSITOSIN 10 U IM DAPAT DIULANG
SETELAH 15 MENIT JIKA PLASENTA
BELUM LEPAS
OKSITOSIN ALAMIAH RANGSANG
PAYUDARA
6/10/05 26
PEREGANGAN TALI PUSAT TERKENDALI / PPT
(CONTROLED CORD TRACTION / CCT)
MEMPERCEPAT KELAHIRAN PLASENTA
SETELAH TERLEPAS
SATU TANGAN PADA KORPUS UTERI TEPAT DI
ATAS SIMFISIS PUBIS. SELAMA KONTRAKSI
TANGAN KANAN MENDORONG KORPUS UTERI
DENGAN GERAKAN DORSO KRANIAL
TANGAN YANG SATU MEMEGANG TALI PUSAT
DEKAT PEMBUKAAN VAGINA DAN
MELAKUKAN TARIKAN TALI PUSAT YANG
TERUS MENERUS, DALAM TEFANGAN YANG
SAMA DG TANGAN KE UTERUS SELAMA
KONTRAKSI
6/10/05 27
HANYA DILAKUKAN SELAMA UTERUS
BERKONTRAKSI
PLASENTA LEPAS KELUARKAN DARI
JALAN LAHIR DENGAN MENGGERAKAN
TANGAN ATAU KLEM PADA TALI
PUSAT MENDEKATI PLASENTA
KELUARKAN PLASENTA DG GERAKAN
KE BAWAH DAN KE ATS SESUAI JALAN
LAHIR
KEDUA TANGAN DAPAT MEMEGANG
PLASENTA MEMUTAR SEARAH
JARUM JAM MENGELUARKAN
SELAPUT KETUBAN

6/10/05 28
MASASE FUNDUS
SEGERA SETELAH PLASENTA DAN
SELAPUT KETUBAN DILAHIRKAN
MASASE FUNDUS KONTRAKSI
MENGURANGI PENGELUARAN DARAH
DAN MENCEGAH HPP
UTERUS TIDAK BERKONTRAKSI KUAT
SELAMA 10 15 DETIK ATAU
PERDARAHAN HEBAT KOMPRESI
BIMANUAL
ATONIA UTERI TIDAK TERATASI
DALAM 1 2 MENIT PROTOKOL
PERDARAHAN POST PARTUM
6/10/05 29
KALA IV
DUA JAM SETELAH PLASENTA LAHIR
LENGKAP
KALA PENGAWASAN

6/10/05 30
PERHATIKAN :
1.KONTRAKSI UTERUS HARUS BAIK
2.PERDARAHAN DARI VAGINA ATAU
DALAM ALAT GENITALIA TIDAK ADA
3.PLASENTA DAN SELAPUT KETUBAN
LENGKAP
4.V.U KOSONG
5.LUKA PERINEUM TERAWAT BAIK,
TIDAK ADA HEMATOMA
6.BAYI DALAM KEADAAN BAIK
7.IBU DALAM KEADAAN BAIK TD,
NADI
6/10/05 31