Anda di halaman 1dari 15

* BAB 14 Kesatuan

Dalam Tubuh Kristus

Madeline Jessica Huwae - 1151009


Yesus, setelah menyelesaikan
pekerjaan-Nya diatas dunia ini,
masih terus merasa tersiksa
melihat keadaan murid-muridNya,
bahkan saat senja menjelang
kematian-Nya. (Yohanes 17:4)
Karena di dalam hati mereka masih terdapat
kecemburuan dan mereka melibatkan diri dalam
perdebatan tentang siapakah yang terbesar dan
siapakah yang akan mendapat jabatan yang tinggi di
dalam kerajaan Kristus.

Tetapi Kristus tidak dapat digoncangkan oleh


tradisi, pendapat umum, bahkan tidak juga oleh
pengendalian kaum kerabat. Kasih-Nya yang tidak
dapat dibendung itu mengalir dan memulihkan
manusia yang telah hancur lebur.

Mengapa semua itu terjadi?


*Kesatuan Roh. Roh Kudus merupakan kekuatan
penggerak di belakang kesatuan jemaat.
Melalui Dia orang-orang yang beriman dipimpin
ke dalam jemaat. Melalui Dia mereka telah
dibaptis menjadi satu tubuh (1 Kor. 12:13).

*Tingkat Kesatuan. Jemaat Tuhan haruslah


menunjukkan kesatuan perasaan, pikiran dan
perbuatan.

KESATUAN ALKITAB DAN


GEREJA ATAU JEMAAT
*Kesatuan dalam Keanekaragaman. Kesatuan
orang Kristen itu bergantung pada
keterkaitan setiap anggota kepada Kristus.

*Kesatuan Iman. Mereka bersama-sama


memberitahukan kepada dunia undangan Tuhan
Allah, yang membawa keselamatan.
Kesatuan sangat penting bagi jemaat. Tanpa
persatuan jemaat akan gagal menyelesaikan
misinya yang kudus.

BERAPA PENTINGKAH
PERSATUAN
JEMAAT ITU?
* Kesatuan Membuat Upaya Jemaat Efektif.
Kalau di kalangan orang Kristen ditemukan
kesatuan yang sejati maka sikap ini akan
luluh. Itu menjadi sebuah bukti yang besar
bagi dunia ini, sebagaimana dikatakan
Kristus, bahwa Ia Juruselamat mereka (Yoh.
17:23)
*Kesatuan Menyatakan Realitas
Kerajaan Allah. Jemaat yang
bersatu padu di dunia ini
menunjukkan bahwa anggota-
anggotanya memang sungguh-
sungguh berharap hidup rukun
bersama di surga.
*Kesatuan Menunjukkan Kekuatan
Jemaat. Kesatuan mendatangkan
kekuatan, ketidaksatuan menimbulkan
kelemahan. Sebuah jemaat akan benar-
benar makmur dan tangguh apabila
anggota-anggota disatukan dalam
Kristus, bekerja sama dalam
keselarasan demi keselamatan dunia. (1
Kor 3:9)
Jika jemaat mau memperoleh pengalaman
kesatuan itu, maka Keallahan dan umat
percaya haruslah dilibatkan dalamnya. Apakah
sumber kesatuan dan apakah itu dapat
dicapai? Peran apakah yang harus dilakonkan
orang-orang percaya?

*PENCAPAIAN
KESATUAN
*Sumber Kesatuan. Kitab Suci
menunjukkan bahwa kesatuan
memperoleh sumbernya dalam :

1. Pemeliharaan dalam kuasa Bapa


(Yoh. 17:11)
2. Kemuliaan Tuhan yang
diberikan Kristus kepada para
pengikut-Nya (Yoh. 17:22)
3. Umat percaya yang didiami
Kristus (Yoh. 17:23).
*Roh Kudus sebagai Pemersatu. Sebagaimana
Roh Kristus dan Roh kebenaran, Roh
Kudus mendatangkan kesatuan.

1. Fokus kesatuan.
2. Peranan karunia-karunia rohani dalam
pencapaian kesatuan.
3. Dasar Kesatuan
* Hukum Kristus yang Baru. Sama seperti
manusia, jemaat itu didirikan dalam gambar
Allah. Sebagaimana setiap Oknum dalam
Keallahan itu saling mengasihi begitu pula
seharusnya anggota jemaat itu. Kristus
menyuruh umat-Nya menunjukkan kasih mereka
kepada Tuhan dengan jalan saling mengasihi
di antara mereka (Mat. 22:39).
*Mungkinnya Ketidakmungkinan.
(Yoh 12:32)
*Kesatuan di kayu salib. (Yoh
15:5)
Kesatuan tidak datang secara otomatis.
Orangorang percaya harus memastikan langkah
untuk memperolehnya.

1. Kesatuan di dalam rumah tangga.


2. Tujuan Kesatuan.
3. Bekerja sama untuk tujuan yang sama.
4. Mengembangkan perspektif yang global
5. Hindari sikap yang memisahkan.

* Langkah-langkah menuju
Kesatuan.