Anda di halaman 1dari 13

PROMOSI KESEHATAN

PADA AREA BENCANA

Presented By:
- ...
- ...
Pengertian Area Bencana
Bencana adalah sesuatu yang menyebabkan
(menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan;
kecelakaan; bahaya. Bencana sering diidentikan dengan
sesuatu yang buruk. Paralel dengan istilah disaster
dalam bahasa Inggris. Secara etimologis berasal dari
kata DIS yang berarti sesuatu yang tidak enak
(unfavorable) dan ASTRO yang berarti bintang (star).
Dis-astro berarti an event precipitated by stars (peristiwa
jatuhnya bintang-bintang ke bumi).
Daerah yang memiliki risiko tinggi terhadap ancaman
terjadinya bencana baik akibat kondisi geografis, geologis
dan demografis maupun karena ulah manusia. Daerah
rawan bencana alam terdiri atas:
Kawasan rawan tanah longsor;
Kawasan rawan gelombang pasang; dan
Kawasan rawan banjir.
Karakteristik Area Bencana
Bencana alam geologi adalah bencana alam
yang terjadi di permukaan bumi seperti gempa
bumi, tsunami, tanah longsor dan gunung
meletus. Gempa bumi dan gunung meletus
terjadi di hanya sepanjang jalur-jalur pertemuan
lempeng tektonik di darat atau lantai samudera
Prinsip dasar pemetaan wilayah rawan
bencana alam antara lain :
Menganalisis jenis dan sebaran wilayah rawan bencana.
Mengkaji sejarah atau peristiwa bencana alam yang
pernah terjadi sebelumnya disuatu wilayah.
Menentukan zona dan tingkat bahaya dalam bencana.
Menentukan elemen yang paling rawan terkena bencana
alam.
Memperkirakan risiko kerusakan akibat bencana alam.
Bencana alam di Indonesia terjadi karena
Indonesia memiliki karakteristik sebagai berikut :

Posisi geografis Indonesia yang diapit oleh dua


samudra besar dunia (Samudra Hindia & Pasifik)
Posisi Geologis Indonesia pada pertemuan tiga
lempeng utama dunia ( Lempeng Indo-Australia,
Eurasia dan Pasifik)
Kondisi permukaan wilayah Indonesia (relief)
yang sangat beragam.
Promosi Kesehatan pada
Area Bencana
Evaluasi program kesigapan
tanggal terakhir pengkajian ulang rencana bencana tingkat regional
Latihan bencana tahunan
Evaluasi langkah-langkah mitigasi
Persentasi fasilitas kesehatan serta sistem persediaan air dan
pembuangan air kotor
Persentasi fasilitas yang sangat penting serta sistem persediaan air
dan pembuangan air kotor
Evaluasi program pelatihan
Jumlah orang yang telah menjalani pelatihan pengelolaan bencana
khusus
Jumlah waktu pelatihan pengelolaan bencana yang tersedia di
tingkat sarjana dan pascasarjana
Tahapan Penanganan Bencana

Dalam materi-materi terdahulu mungkin telah dijelaskan


dengan detail pentahapan bencana. Dalam kesempatan
ini pendekatan akan lebih diarahkan kepada keterkaitan
proses dengan pendekatan promosi kesehatan. Hal ini
dikaitkan dengan lebih melihat kepada proses bencana
Konteks proses bencana ditetapkan dalam bentuk
segitiga yang dimulai dari kejadian bencana, dampak
dari bencana dan bahaya yang diperoleh akibat dampak
bencana.
Kegiatan Health Promotion in Disaster yang dapat dilakukan di
shelter

Membuat Tata Tertib


Seperti: Menjaga kesehatan Barak, Gotong royong,
resik-resik lingkungan barak,. Beberapa hal yang
dipromosikan: cuci tangan dengan sabun sebelum
makan dan setelah buang air, tidak merokok di dalam
ruangan, membuang sampah pada tempatnya, dan
bersihkan WC setelah digunakan.
Tipe kebutuhan analisis dalam pengadaan
fasilitas kesehatan:
Normative needs, (kebutuhan dasar)
Felt needs: kebutuhan individu
Expressed needs: kebutuhan yang terlihat
(walaupun survivors tidak
mengatakannya)
Comparative needs
Contoh dari tujuan umum dan khusus dari sebuah program
promoting Health (Youth Center)
Tujuan Umum: fokuslah untuk menciptakan kondisi
lingkungan yang kondusif
Tujuan Khusus:
Pengelola dan relawan sadar dan paham akan pentingnya
lingkungan yang kondusif bagi pengungsi di shelter tetap sehat
Pengelola dan relawan mendukung terbentuknya lingkungan
yang kondusif bagi pengungsi di shelter agar tetap sehat (Palupi,
2006)
TERIMA KASIH