Anda di halaman 1dari 18

LATAR BELAKANG

Dalam kegiatan Studio Proses Perencanaan, diperlukan data-data


yang digunakan sebagai acuan untuk memudahkan penyusunan
laporan mengenai identifikasi, karakteristik serta analisis aspek
transportasi Kawasan Industri Kabupaten Karawang, untuk itu, maka
diperlukan adanya suatu perencanaan atau desain survei.

SASARAN
• Terkumpulnya data
TUJUAN
mengenai transportasi
Tujuan dari penyusunan desain
• Mengetahui kondisi eksisting
survei ini adalah memudahkan
sIstem transportasi kawasan
tersusunnya mekanisme
industri kabupaten karawang
pengumpulan data baik data
berdasarkan survey
primer maupun data sekunder
lapangan yang dilakukan
berdasarkan aspek Transportasi
• Mengidentifikasi sIstem
di Kawasan Industri Kabupaten
jaringan, sistem kegiatan,
Karawang.
dan sistem pergerakan
dalam aspek transportasi.
Ruang lingkup wilayah yang Ruang lingkup wilayah pada
dikaji pada aspek fisik yaitu kawasan industri kab.
kawasan Industri Kabupaten Karawang yang memiliki luas
Karawang, dengan batasan 33059 ha. Terdapat 5 (lima)
wilayah sebagai berikut : kecamatan yang menjadi
ruang lingkup wilayah studio
Utara : Kec.Rengasdenklok, perencanaan, diantaranya :
Rawamerta, - Kecamatan Telukjambe
Timur : Majalaya,Purwasari, Barat
Kota Baru - Kecamatan Telukjambe
Selatan: Tegalwaru,Pangkalan, Timur
Kab. Purwakarta - Kecamatan Ciampel
Barat : Bekasi - Kecamatan Klari
- Kecamaran Cikampek
RUANG LINGKUP MATERI
1. Mengidentifikasi Sistem Jaringan. Kita perlu bergerak karena ada salah satu
kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi di tempat dimana kita berada.Pergerakan
yang berupa pergerakan manusia dan/atau barang tersebut jelas membutuhkan
moda transportasi (sarana) dan media (prasarana) tempat modatransportasi
tersebut bergerak. Aksesibilitas, konsep yang menggabungkan sistem pengaturan
tata guna lahan secara geografis dengan sistem jaringan transportasi

2. Mengidentifikasi sistem kegiatan. Sistem ini merupakan sistem dimana semua aktivitas
masyarakat ditinjau, apakah kegiatan mempengaruhi lingkungan sekitar kajian atau
tidak, seperti fungsi utama transportasi di tempat itu, apakah digunakan untuk kegiatan
ekonomi, sosial, jasa, dan lainnya. Menganalisis pergerakan diantaranya :
Mobilitas adalah suatu ukuran kemampuan seseorang untuk bergerak yang biasanya
dinyatakan dari kemampuannya membayar biaya transportasi (Tamin, 2000)

3. Mengidentifikasi sistem pergerakan. Sistem pergerakan ditimbulkan karena interaksi


antara sistem jaringan dan sistem kegiatan. Sistem pergerakan yang ada merupakan
sistem pergerakan orang dan manusia.
MEKANISME PENGUMPULAN DATA
Pengumpulan Data
Pengumpulan data Primer Sekunder
Survei primer dilakukan untuk Survei sekunder
mengumpulkan persepsi dari merupakan kegiatan
responden terhadap suatu obyek kunjungan ke instansi-
penelitian. Sumber data diperoleh instansi terkait pada
dari survei lapangan langsung daerah yang telah
dengan mengamati obyek yang ditetapkan sebagai
menjadi sasaran kajian. Adapun daerah sampel. Tujuan
bentuk survei primer yaitu : dari kegiatan ini adalah
1. Observasi lapangan untuk mengumpulkan
2. Wawancara data-data pendukung
3. Dokumentasi aspek kebijakan sebagai
4. Kuisioner bahan analisis studio
5. Trafic conting perencanaan wilayah.
6. Teknik sampling
 Metode Pengumpulan Data :
 Pengumpulan Data Primer
Survei primer dilakukan untuk mengumpulkan
persepsi dari responden terhadap suatu obyek
penelitian. Sumber data diperoleh dari survei
lapangan langsung dengan mengamati obyek yang
menjadi sasaran kajian.
Observasi lapangan dilakukan dengan mengamati keadaan transportasi di Kawasan
Industri. Seperti mengamati sistem transportasi, berupa sistem jaringan, sistem
kegiatan dan sistem pergerakan. Dimana untuk mengamati sistem transportasi
tersebut dilakukan dengan mengobservasi kondisi eksisting sistem transportasi yang
ada saat ini sudah sesuai atau tidak. Sehingga memudahkan dalam
pengobservasian.

Kegiatan observasi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut :


 Surveyor melakukan kunjungan ke Kawasan Industri di lokasi tertentu yang
ditetapkan sebagai lokasi observasi yaitu terdiri dari 5 kecamatan, yaitu
Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kecamatan
Ciampel, Kecamatan Klari dan Kecamatan Cikampek.
 Survey dan pengambilan data sistem transportasi berupa sistem jaringan, sistem
aktivitas dan sistem pergerakan yang ada pada ruas jalan di Kawasan Industri.
 Mengamati secara visual terhadap sistem transportasi pada objek observasi.
 Mendokumentasikan hasil-hasil observasi mendukung studi ke dalam media tulis
dalam media gambar melalui foto.
Metode
No Poin Observasi Alat Dokumentasi
Observasi

1 Mengidentifikasi
kondisi ruas jalan Kamera
Mengamati Foto
yang rusak

2 Mengidentifikasi
penggunaan
Menggunakan Kuisioner dan
transportasi yang Foto dan video
kuisioner Wawancara
digunakan warga

3
Mengidentifikasi Menggunakan Formulir Traffic
Foto dan video
sistem pergerakan Traffic Counting Counting
 Wawancara merupakan teknik
pengumpulan data dalam metode survei
yang menggunakan pertanyaan secara
lisan kepada responden atau pihak terkait.

 Teknik wawancara yang digunakan


adalah Non-Probability Sampling, untuk
wawancara kepada instansi pemerintah
yang terkait transportasi. Dan Probability
sampling untuk wawancara kepada
masyarakat umum.
Topik Wawancara Tujuan Topik Wawancara Sumber
Untuk mengetahui pendapat
DISHUBKOMINFO
kondisi jalan yang terdapat di mengenai kondisi jalan yang terdapat
Dan
kawasan tersebut disana.
Masyarakat

Jenis transportasi yang ada Untuk mengetahui jenis transportasi


dan pemenuhan kebutuhan apa saja yang ada dan untuk
DISHUBKOMINFO
penggunaan transportasi mengetahui apakah kebutuhan
Dan Masyarakat
tersebut penggunaan transportasi disana sudah
terpenuhi
Untuk mengetahui pendapat
Masalah kegiatan transportasi masyarakat dan instansi mengenai DISHUBKOMINFO
dan penyebabnya masalah yang berhubungan dengan Dan Masyarakat
kegiatan transportasi

Kondisi sarana dan prasarana Untuk mengetahui kondisi sarana dan DISHUBKOMINFO
transportasi prasarana transportasi yang ada Dan Masyarakat

Untuk mengetahui apakah ada upaya


Upaya dan rencana untuk dan rencana yang dilakukan oleh
DISHUBKOMINFO
menyelesaikan permasalahan pemereintah daerah untuk
Dan Masyarakat
transportasi menyelesaikan permasalahan
transportasi yang ada

Peran dan penggunaan Untuk mengetaui peran dan


transportasi yang ada dan penggunaan transportasi yang ada
DISHUBKOMINFO
digunakan untuk mendukung dan digunakan untuk mendukung
Dan Masyarakat
kegiatan industri ataupun kegiatan pertanian ataupun
digunakan oleh warga digunakan oleh warga
Digunakan bila data yang
dibutuhkan diperkirakan
sulit diperoleh dari data
sekunder.
Traffic Counting adalah survei arus lalu lintas guna
mendapatkan data pergerakan barang dan orang.
• Metode Sampling
 Metode sampling yang digunakan yaitu metode area sampling
dan sampling purposive. Metode area sampling akan digunakan
untuk mendapatkan data dari masyarakat berdasarkan wakil dari
setiap wilayah geografis yang ada dengan cara
wawancara/kuisioner. Sementara untuk metode sampling
purposive digunakan untuk mendapatkan data dari instansi-
instansi terkait seperti DISHUBKOMINFO dan BPS.

NO RESPONDEN METODE SAMPLING


1 MASYARAKAT PROBABILITY
2 PEMERINTAH NON-PROBABILITY
•Penentuan Jumlah Responden
Teknik sampling yang digunakan adalah rumus ISAAC
and MICHAEL
λ𝟐 . 𝑁. 𝑃. 𝑄
𝑆= 2
𝑑 𝑁 − 1 + λ𝟐 . 𝑃. 𝑄

𝟎, 𝟑𝟓𝟑 𝑥 509,805 𝑥 0,5 𝑥 0,5


𝑆=
0,0025 𝑥 509,805 − 1 + 𝟎, 𝟑𝟓𝟑 𝑥 0,5 𝑥 0,5
44.990,29125
S=
1274,59825
S = 36 sampel
1. Tahap Persiapan
 Mempelajari rencana kerja dan checklist data terkait aspek serta koordinasi dengan tim
(kelompok) setiap aspek.
 Menyiapkan peralatan yang telah ditentukan untuk keperluan pengumpulan data.
2. Tahap Survey
 Dalam pengumpulan data di daerah perlu dilakukan survei data sekunder dan juga primer
dengan mengumpulkan berbagai informasi baik dari lapangan, kantor pemerintah setempat
dan masyarakat pada umumnya.
 Untuk pengumpulan data sekunder yang akan dilakukan adalah mencari dan meminta data ke
instansi terkait yang berhubungan dengan aspek ekonomi sesuai dengan checklist data dan
rencana kerja.
Dalam pengumpulan data primer yang akan dilakukan yaitu :
 Melakukan TC dibeberapa titik TC yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui
arah dan arus pergerakan.
 Melakukan wawancara/interview pada instansi terkait sesuai dengan ketentuan rencana kerja
dan form wawancara. Dengan tidak lupa merekam pembicaraan tersebut.
 Memberikan kuesioner kepada masyarakat.
3. Alat-alat yang digunakan dalam proses pengumpulan data
 Kamera. Digunakan untuk mengambil foto keadaan dikawasan yang dikaji.
 stopwatch, formulir survei, alat tulis dan kamera.
 Prosedur pelaksanaan: surveyor mencatat pada formulir yang disediakan setiap kali kendaraan
melewati lokasi pengamatan dan disesuaikan dengan golongannya selama waktu yang telah
ditentukan.