Anda di halaman 1dari 10

 Toleransi atau kegagalan membentuk

antibodi
atau mengembangkanrespon imunseluler pas
ca pajanan denganimunogen atau antigen terj
adi hanya terhadap antigen
tertentu saja dan tidak disertai gangguan ter
hadap respon antigen yang lain.
 Tubuhmempunyai mekanisme kuat utuk
mencegah terjadinya autoimunitas.
 Sel T terutama selCD4+ memiliki
peran sentral dalam mengontrol hampir
semua respon imun.
 oleh karena itu toleransi sel T merupakan hal
yang jauh lebih penting dibanding toleransi
terhadapsel B. hampir semua sel B self-
reacive tidak akan dapat memproduksi
autoantibodykecuali mendapat bantuan yang
benar dari sel T
 Mekanisme toleransi dapat primer yang
terjadi di organ limfoid pirmer seperti
sumsumtulang dan timus, yang disebut
toleransi sentral, dan di perifer yang disebut
toleransi perifer
 Sistem imun normal dapat membedakan antigen self (berasal
dari tubuh sendiri) dengan non-self (berasal dari luar
tubuh/benda asing) dengan adanya TOLERANSI IMUNOLOGI

self tissue/ self tissue/


antigen antigen
immune
tolerance response autoimmune

SISTEM IMUN
SENTRAL
diinduksi oleh pengenalan
self-Ag oleh limfosit immature
di organ limfoid generative.

Imunologic tolerance
PERIFER
diinduksi oleh pengenalan
self-Ag oleh limfosit mature
di organ limfoid perifer
 Toleransi sentral
o Terjadi karena stadium pematangan limfosit di organ
limfoid sentral sangat sensitif untuk terjadinya toleransi
o Limfosit yang memiliki reseptor antigen (Ag) dengan
afinitas yang tinggi terhadap self-Ag akan di delete

 Toleransi perifer
o Berfungsi untuk mempertahankan sifat sistem imun agar
tidak responsif terhadap Ag yang tidak ada di jaringan
limfoid sentral, tapi ada di jaringan limfoid perifer
o Terjadi karena limfosit matang dapat mengenali Ag akibat:
- ko-stimulator tidak adekuat
- stimulasi persisten dan berulang oleh self-Ag
1. Delesi: kematian sel akibat apoptosis
2. Anergi: inaktivasi fungsi tanpa kematian sel
3. Penekanan aktivasi limfosit dan fungsi efektor
oleh limfosit regulator

◦ Toleransi sentral biasanya akibat delesi

◦ Toleransi perifer akibat delesi, anergi dan


penekanan aktivasi limfosit/fungsi efektor